PROFESI NERS
1. Mata kuliah: Keperawatan Maternitas II Beban Studi: 2 SKS (1T; 1P)
Prasyarat : -
Deskripsi Mata Kuliah/kelompok bahan kajian :
Mata kuliah ini membahas tentang upaya meningkatkan kesehatan reproduksi perempuan usia subur, ibu hamil, melahirkan, nifas, diantara dua masa kehamilan dan bayi baru lahir dalam kondisi berisiko dan masalah-masalah yang berhubungan dengan reproduksi dengan penekanan pada upaya preventif dan promotif yang menggunakan pendekatan proses keperawatanserta memperhatikan aspek legal dan etis ditatanan klinik maupun komunitas.
.
Sasaran Pembelajaran:
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran keperawatan maternitas, bila diberi data/ kasus mahasiswa mampu:1. Melakukan asuhan keperawatan wanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluarga dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
2. Melakukan simulasi pendidikan kesehatan padawanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluargadengan memperhatikan aspek legal dan etis.
3. Mengintegrasikan hasil penelitian yang berhubungandengan wanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluarga dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
4. Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan padawanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluarga dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
AIPNI 130 5. Mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada wanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluargadengan memperhatikan aspek legal dan etis.
AIPNI 131
No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Pokok Bahasan Metoda
1 Melakukan asuhan
keperawatan wanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluarga dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
1. Masalah-masalah kesehatan wanita pada masa reproduksi
a. Gangguan perdarahan
1) Perdarahan awal kehamilan, perdarahan kehamilan lanjut. 2) Perdarahan pada pasca persalinan 3) Syok Hemoragi
4) Gangguan pembekuan pada masa kehamilan
b. Infeksi Maternal
1) Penyakit Menular seksual 2) Infeksi TORCH
3) Human Papilomavirus 4) Infeksi traktus genetalis 5) Infeksi pasca partum c. Penyakit pada masa kehamilan
1) DM
2) Hyperemisis gravidarum 3) Hypertensi pada kehamilan 4) Gangguan kardiovaskuler pada
masa kehamilan Mini Lecture, Case Study, Small Group Discussion, Project Based Learning (PjBL), Skills Laboratory
AIPNI 132
No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Pokok Bahasan Metoda
5) Anemia d. Persalinan berisiko 1) Distosia 2) Prematur 3) Postmatur e. Keluarga Berencana f. Gangguan menstruasi: 1) Amenorea Hipogonadotropi 2) Dismenore 3) Endometriosis g. Infeksi:
Penyakit radang panggul h. Infertilitas
1) Investigasi infertilitas wanita 2) Investigasi infertilitas pria i. Klimakterium
1) Gejala klimakterium 2) Gejala pasca klimakterium j. Trauma melahirkan
1) Inkontinensia urine 2) Fistula Genetalia
AIPNI 133
No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Pokok Bahasan Metoda
k. Keganasan:
1) Kanker payudara
2) Keganasan organ-organ reproduksi (Kanker serviks, kanker
endometrium, ovarium) l. Kekerasan terhadap perempuan 2. Asuhan Keperawatan Sistem Reproduksi
a. PengkajianSistem Reproduksi
b. Diagnosa keperawatan pada gangguan Sistem Reproduksi
c. Perencanaan/implementasi/evaluasi keperawatan pada gangguan Sistem Reproduksi
d. Dokumentasi asuhan keperawatan 3. Sistem layanan kesehatan untuk pasien
dengan gangguan sistem Reproduksi (rujukan, PMO, Gakin, Jamkesmas) 2 Melakukan simulasi
pendidikan kesehatan padawanita usia subur (usia
1. Pengkajian dan Promosi Kesehatan Wanita 2. Upaya-upaya pencegahan primer,
sekunder, dan tersier pada sistem reproduksi a. Sadari
Mini Lecture, Case Study, Small Group
AIPNI 134
No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Pokok Bahasan Metoda
reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluargadengan
memperhatikan aspek legal dan etis. b. Screening Discussion, Project Based Learning (PjBL), Skills Laboratory 3 Mengintegrasikan hasil penelitian yang berhubungandengan wanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluarga dengan
1. Trend dan Issue Keperawatan maternitas terkait masalah-masalah kesehatan wanita 2. Evidence based practice dalam
keperawatan maternitas
Telaah Jurnal, Case Study, Small Group Discussion
AIPNI 135
No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Pokok Bahasan Metoda
memperhatikan aspek legal dan etis.
4 Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan padawanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluarga dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
Manajemen kasus pada Sistem Reproduksi (klasifikasi kasus sistem reproduksi dan prioritas masalah sistem reproduksi)
Case Study, Small Group Discussion
5 Mendemonstrasikan
intervensi keperawatan pada wanita usia subur (usia reproduksi), pasangan usia
1. Membantu melakukan pemeriksaan pap smear, IVA
2. Pemeriksaan payudara sendiri (SADARI)
AIPNI 136
No Capaian Pembelajaran Mata Kuliah
Pokok Bahasan Metoda
subur, wanita dalam masa childbearing (hamil, melahirkan, dan setelah melahirkan) dan bayinya sampai usia 28 hari dalam kondisi berisiko beserta keluar
3. Memberikan penyuluhan alat kontrasepsi
4. Memasang alat kontrasepsi dalam rahim
5. Memberikan injeksi kontrasepsi 6. Melakukan konseling keluarga
Daftar rujukan:
Green C.J. (2012). Maternal Newborn Nursing Care Plans. Second edition. Malloy.Inc Klossner, J.,(2006), Introductory Maternity Nursing, Lippincott Williams & Wilkins Lowdermilk, D.L. & Perry, S.E. (2006). Maternity Nursing, (7th.ed ). St. Louis: Mosby, Inc. Lowdermilk, Perry &Cashion (2010). maternity nursing, (8th.ed). Mosby. inc
AIPNI 137 2.Mata kuliah : Keperawatan Medikal Bedah II
Beban Studi : 3 SKS (2T; 1P)
Prasyarat : Keperawatan Dasar I dan II, IDK I, IDK II, Keperawatan Medikal Bedah I
Deskripsi Mata Kuliah :
Fokus mata ajar ini adalah pada pemenuhan kebutuhan klien dewasa dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan. Pemberian asuhan keperawatan pada kasus gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan berdasarkan proses keperawatan dengan mengaplikasikan ilmu biomedik seperti biologi, histologi, biokimia,anatomi, fisiologi, patofisiologi, ilmu keperawatan medikal bedah, ilmu penyakit dalam, farmakologi,nutrisi, bedah dan rehabilitasi. Gangguan dari system tersebut meliputi gangguan peradangan, kelainan degenerative, keganasan dantrauma, yang termasuk dalam 10 kasus terbesar baik lokal, regional, nasional dan internasional. Lingkup bahasan mulai dari pengkajian sampai dengan evaluasi asuhan terhadap klien. Intervensi keperawatan meliputi terapi Modalitas Keperawatan pada berbagai kondisi termasuk terapi komplementer. Proses pembelajaran dilakukan melalui kuliah pakar, collaborative learning (CL) dan Belajar Berdasarkan Masalah (BDM),dan praktik laboratorium.
Capaianpembelajaran mata kuliah:
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran keperawatan medikal bedah II, setelah diberi data/kasus/artikelmahasiswa mampu:
1. Melakukan simulasi asuhan keperawatan dengan kasus gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
2. Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
3. Mengintegrasikan hasil-hasil penelitian kedalam asuhan keperawatan dalam mengatasi masalahsistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan 4. Melakukan simulasi pengelolaan asuhan keperawatan pada sekelompok
klien dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan
AIPNI 138 5. Melaksanakan fungsi advokasi pada kasus dengan gangguan sistem
endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa. 6. Mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kasus dengan gangguan
sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa sesuai dengan standar yang berlaku dengan berfikir kreatif dan inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif.
AIPNI 139
No Capaianpembelajaran mata kuliah Bahan kajian Metoda
1 Melakukan simulasi asuhan
keperawatan dengan kasus gangguan sistem endokrin, imunologi,
pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis.
Anatomi, fisiologi, kimia, fisika dan biokimia terkait sistem endokrin,
imunologi, pencernaan dan perkemihan Patofisiologi, farmakologi dan terapi diet
pada gangguan sistem endokrin (DM, gangguan tiroid), imunologi (rematik), pencernaan (Apendisitis, kanker
kolorektal, hepatitis, sirosis hepatis) dan perkemihan (penyakit ginjal kronik, BPH) Asuhan keperawatan (pengkajian, analisa data, diagnosis keperawatan, intervensi, implementasi dan evaluasi secara komprehensif meliputi bio-psiko-sosio-spiritual) sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan
Case study, SGD, Project Based learning
(PjBL),Discovery learning (DL)
2 Melakukan simulasi pendidikan kesehatan dengan kasus gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis
Pendidikan kesehatan
Pencegahan primer, sekunder dan tersier pada masalah gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan Persiapan, pelaksanaan dan paska pemeriksaan diagnostik dan laboratorium
SGD, Project Based learning (PjBL), Lab skills
AIPNI 140
No Capaianpembelajaran mata kuliah Bahan kajian Metoda
3 Mengintegrasikan hasil-hasil penelitian kedalam asuhan keperawatan dalam mengatasi masalahsistem endokrin, imunologi, pencernaan dan
perkemihan
Hasil-hasil penelitian tentang penatalaksnaan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan
Trend dan issue terkait gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan
SGD, Discovery learning (DL), Telaah jurnal,
4 Melakukan simulasi pengelolaan
asuhan keperawatan pada sekelompok klien dengan gangguan sistem
endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa dengan memperhatikan aspek legal dan etis
Manajemen kasus padagangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan
Case study, SGD
5 Melaksanakan fungsi advokasi dan komunikasi pada kasus dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa
Peran dan fungsi perawat Case study,
Discovery Learning (DL), SGD,
6 Mendemonstrasikan intervensi keperawatan pada kasus dengan gangguan sistem endokrin, imunologi, pencernaan dan perkemihan pada klien dewasa sesuai dengan standar yang berlaku dengan berfikir kreatif dan
Pemeriksaan GDS, Injeksi sub kutan (dalam pemberian insulin), Pemasangan Nasogastric Tube (NGT), Bilas lambung (gastric Lavage), Menentukan jenis dan jumlah kalori dalam diet, Wash-out /
Case study,
Discovery Learning (DL) Demontrasi, Lab skills
AIPNI 141
No Capaianpembelajaran mata kuliah Bahan kajian Metoda
inovatif sehingga menghasilkan pelayanan yang efisien dan efektif.
Enema, Colostomy care, kateter, irigasi bladder, Pemberian obat kemoterapi, Manajemen nyeri
AIPNI 142
Daftar Pustaka:
Ackley, B. J. & Ladwig, G. B. (2013). Nursing Diagnosis Handbook: An Evidence-Based Guide to Planning Care, 10e. Mosby elsevier.
Barber B, Robertson D, (2012).Essential of Pharmacology for Nurses, 2nd edition, Belland Bain Ltd, Glasgow
Bulechek, G. M. & Butcher, H. K. McCloskey Dochterman, J. M. & Wagner, C. (2012). Nursing Interventions Classification (NIC), 6e. Philladelphia: Mosby Elsevier Dudek,S. G. (2013). Nutrition Essentials for Nursing Practice, 7th. Lippincott: William
Wilkins
Johnson, M., Moorhead, S., Bulechek, G. M., Butcher, H. K., Maas, M. L. & Swanson, S. (2011). NOC and NIC Linkages to NANDA-I and Clinical Conditions: Supporting Critical Reasoning and Quality Care, 3e. Philladelphia: Mosby Elsevier
Lewis S.L, Dirksen S. R, Heitkemper M.M, Bucher L, Harding M. M, (2014). Medical Surgical Nursing, Assessment and Management of Clinical Problems. Canada: Elsevier.
Lynn P. (2011). Taylor's Handbook of Clinical Nursing Skill, China: Wolter Kluwer Health
Madara B, Denino VP, (2008). Pathophysiology; Quick Look Nursing, 2nd ed. Jones and Barklet Publisher, Sudbury
McCance, K.L. & Huethe, S. E. (2013). Pathophysiology: The Biologic Basis for Disease
in Adults and Children, 7e. Elsevier
Moorehead, S., Johnson, M., Maas, M.L. & Swanson, E. (2012). Nursing Outcomes Classification (NOC): Measurement of Health Outcomes, 5e. Mosby Elsevier.
Nanda International. (2014). Nursing Diagnoses 2015-17: Definitions and Classification (Nanda International). Philladelphia: Wiley Blackwell
Silverthorn, D. U. (2012). Human Physiology: An Integrated Approach (6th Edition) Skidmore-Roth, Linda (2009). Mosby's 2009 nursing drug reference Toronto : Mosby
AIPNI 143