BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.3 Matrik Pasangan Bibliografi pada HYLE tahun terbit 1999-
Gambar Matrik 3. Pasangan Artikel A1 dan Artikel A32
Dokumen A1 dan dokumen A32 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A1 dan dokumen A32 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu T2. Dokumen A1 dan dokumen A32 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A1 dan dokumen A32 adalah 1.
A1 A32
A1 A34
T2 T2
Gambar Matrik 4. Pasangan Artikel A1 dan A34
Dokumen A1 dan dokumen A34 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A1 dan dokumen A34 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu T2. Dokumen A1 dan dokumen A34 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A1 dan dokumen A34adalah 1.
A34 A2
N1
Gambar Matrik 5. Pasangan Artikel A2 dan A34
Dokumen A2 dan dokumen A34 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A2 dan dokumen A34 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu N1. Dokumen A2 dan dokumen A34 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A2 dan dokumen A34adalah 1.
A8 A3
J3
Gambar Matrik 6. Pasangan Artikel A3 dan A8
Dokumen A3 dan dokumen A8 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A3 dan dokumen A8 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu J3. Dokumen A3 dan dokumen A8 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A3 dan dokumen A8 adalah 1.
T2
A3 A32
Dokumen A3 dan dokumen A32 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A3 dan dokumen A32 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu T2. Dokumen A3 dan dokumen A32 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A3 dan dokumen A32 adalah 1.
J3
Gambar Matrik 8. Pasangan Artikel A3 dan A33
Dokumen A3 dan dokumen A33 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A3 dan dokumen A33 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu J3. Dokumen A3 dan dokumen A33 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A3 dan dokumen A33 adalah 1.
A3 A33
O1 A2 R2 T2 C3
E1
A1 D3
A3 A34
Gambar Matrik 9. Pasangan Artikel A3 dan A34
Dokumen A3 dan dokumen A34 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A3 dan dokumen A34 terdapat 8 referensi yang sama yaitu A1, E1, O1, A2, R2, T2, C3 dan D3. Dokumen A3 dan dokumen A34 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A3 dan dokumen A34 adalah 8.
A7 A4
E3
Gambar Matrik 10. Pasangan Artikel A4dan A7
Dokumen A4 dan dokumen A7 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A4 dan dokumen A7 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu E3. Dokumen A4 dan dokumen A7 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A4 dan dokumen A7 adalah 1.
A35 A4
E2
Gambar Matrik 11. Pasangan Artikel A4 dan A35
Dokumen A4 dan dokumen A35 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A4 dan dokumen A35 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu E2. Dokumen A4 dan dokumen A35 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A4 dan dokumen A35 adalah 1.
B2
A5 A8
Dokumen A5 dan dokumen A8 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A5 dan dokumen A8 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu B2. Dokumen A5 dan dokumen A8 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A5 dan dokumen A8 adalah 1.
D1
Gambar Matrik 13. Pasangan Artikel A5 dan A11
Dokumen A5 dan dokumen A11 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A5 dan dokumen A11 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu D1. Dokumen A5 dan dokumen A11 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A5 dan dokumen A11 adalah 1.
A5 A11
B2 C2
A6 A26
Gambar Matrik 14. Pasangan Artikel A6 dan A26
Dokumen A6 dan dokumen A26 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A6 dan dokumen A26 terdapat dua referensi yang sama yaitu B2 dan C2. Dokumen A6 dan dokumen A26 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A3 dan dokumen A32 adalah 2.
A34 A7
T1
Gambar Matrik 15. Pasangan Artikel A7 dan A34
Dokumen A7 dan dokumen A34 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A7 dan dokumen A34 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu T1. Dokumen A7 dan dokumen A34 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A7 dan dokumen A34 adalah 1.
A12 A8
Q1
Gambar Matrik 16. Pasangan Artikel A8 dan A12
Dokumen A8 dan dokumen A12 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A8 dan dokumen A12 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu Q1. Dokumen A8 dan dokumen A12 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A8 dan dokumen A12 adalah 1.
Z1
A8 A25
Dokumen A8 dan dokumen A25 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A8 dan dokumen A25 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu Z1. Dokumen A8 dan dokumen A25 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A8 dan dokumen A25 adalah 1.
Q1
Gambar Matrik 18. Pasangan Artikel A8 dan A38
Dokumen A8 dan dokumen A38 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A8 dan dokumen A38 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu Q1. Dokumen A8 dan dokumen A38 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A5 dan dokumen A8 adalah 1.
A8 A38
A9 A23
X1
Gambar Matrik 19. Pasangan Artikel A9 dan A23
Dokumen A9 dan dokumen A23 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A9 dan dokumen A23 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu X1. Dokumen A9 dan dokumen A23 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A9 dan dokumen A23 adalah 1.
A34 A9
X1
Gambar Matrik 20. Pasangan Artikel A9 dan A34
Dokumen A9 dan dokumen A34 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A9 dan dokumen A34 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu X1. Dokumen A9 dan dokumen A34 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A9 dan dokumen A34 adalah 1.
A38 A9
M1
Gambar Matrik 21. Pasangan Artikel A9 dan A38
Dokumen A9 dan dokumen A38 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A9 dan dokumen A38 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu M1. Dokumen A9 dan dokumen A38 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A9 dan dokumen A38 adalah 1.
A10 A32
F3
Dokumen A10 dan dokumen A32 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A10 dan dokumen A32 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu F3. Dokumen A10 dan dokumen A32 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A10 dan dokumen A32 adalah 1.
Gambar Matrik 23. Pasangan Artikel A10 dan A46
Dokumen A10 dan dokumen A46 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A10 dan dokumen A46 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu F3. Dokumen A10 dan dokumen A46 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A10 dan dokumen A46 adalah 1.
A10 A46
A12 A38
Q1 F3
Gambar Matrik 24. Pasangan Artikel A12 dan A38
Dokumen A12 dan dokumen A38 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A12 dan dokumen A38 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu Q1. Dokumen A12 dan dokumen A38 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A12 dan dokumen A38 adalah 1.
A16 A15
J2
Gambar Matrik 25. Pasangan Artikel A15 dan A16
Dokumen A15 dan dokumen A16 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A15 dan dokumen A16 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu J2. Dokumen A15 dan dokumen A16 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A55 dan dokumen A16 adalah 1.
A26 A16
S2
Gambar Matrik 26. Pasangan Artikel A16 dan A26
Dokumen A16 dan dokumen A26 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A16 dan dokumen A26 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu S2. Dokumen A16 dan dokumen A26 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A16 dan dokumen A26 adalah 1.
H2
A16 A30
Dokumen A16 dan dokumen A30 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A16 dan dokumen A30 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu H2. Dokumen A16 dan dokumen A30 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A16 dan dokumen A30 adalah 1.
Gambar Matrik 28. Pasangan Artikel A17 dan A18
Dokumen A17 dan dokumen A18 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A17 dan dokumen A18 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu V1. Dokumen A17 dan dokumen A18 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A17 dan dokumen A18 adalah 1.
A17 A18
A17 A36
F2 V1
Gambar Matrik 29. Pasangan Artikel A17 dan A36
Dokumen A17 dan dokumen A36 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A17 dan dokumen A36 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu F2. Dokumen A17 dan dokumen A36 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A17 dan dokumen A36 adalah 1.
A46 A17
V1
Gambar Matrik 30. Pasangan Artikel A17 dan A46
Dokumen A17 dan dokumen A46 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A17 dan dokumen A46 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu V1. Dokumen A17 dan dokumen A46 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A17 dan dokumen A46 adalah 1.
A47 A18
V1
Gambar Matrik 31. Pasangan Artikel A18 dan A47
Dokumen A18 dan dokumen A47 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A18 dan dokumen A47 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu V1. Dokumen A18 dan dokumen A47 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A18 dan dokumen A47 adalah 1.
D2
A21 A39
Dokumen A21 dan dokumen A39 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A21 dan dokumen A39hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu D2. Dokumen A21 dan dokumen A39 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A21 dan dokumen A39 adalah 1.
Gambar Matrik 33. Pasangan Artikel A22 dan A40
Dokumen A22 dan dokumen A40 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A22 dan dokumen A40 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu F1. Dokumen A22 dan dokumen A40 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A22 dan dokumen A40 adalah 1.
A22 A40
A23 A30
Y1 F1
Gambar Matrik 34. Pasangan Artikel A23 dan A30
Dokumen A23 dan dokumen A30 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A23 dan dokumen A30 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu Y1. Dokumen A23 dan dokumen A30 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A23 dan dokumen A30 adalah 1.
A26 A24
S1
Gambar Matrik 35. Pasangan Artikel A24 dan A26
Dokumen A24 dan dokumen A26 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A24 dan dokumen A26 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu S1. Dokumen A24 dan dokumen A26 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A24 dan dokumen A26 adalah 1.
A39 A25
Z1
Gambar Matrik 36. Pasangan Artikel A25 dan A39
Dokumen A25 dan dokumen A39 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A25 dan dokumen A39 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu Z1. Dokumen A25 dan dokumen A39 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A25 dan dokumen A39 adalah 1.
Y1
A26 A30
Dokumen A26 dan dokumen A30 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A26 dan dokumen A30 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu Y1. Dokumen A26 dan dokumen A30 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A26 dan dokumen A30 adalah 1.
Gambar Matrik 38. Pasangan Artikel A27 dan A29
Dokumen A27 dan dokumen A29 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A27 dan dokumen A29 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu R1. Dokumen A27 dan dokumen A29 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A27 dan dokumen A29 adalah 1.
A27 A29
A27 A31
R1 R1
Gambar Matrik 39. Pasangan Artikel A27 dan A31
Dokumen A27 dan dokumen A31 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A27 dan dokumen A31 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu R1. Dokumen A27 dan dokumen A31 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A27 dan dokumen A31 adalah 1.
A31 A29
C1
Gambar Matrik 40. Pasangan Artikel A29 dan A31
Dokumen A29 dan dokumen A31 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A29 dan dokumen A31 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu C1. Dokumen A29 dan dokumen A31 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A29 dan dokumen A31 adalah 1.
A31 A30
R1
Gambar Matrik 41. Pasangan Artikel A30 dan A31
Dokumen A30 dan dokumen A31 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A30 dan dokumen A31 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu R1. Dokumen A30 dan dokumen A31 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A30 dan dokumen A31 adalah 1.
T2
A32 A34
Dokumen A32 dan dokumen A34 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A32 dan dokumen A34 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu T2. Dokumen A32 dan dokumen A34 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A32 dan dokumen A34 adalah 1.
Gambar Matrik 43. Pasangan Artikel A32 dan A46
Dokumen A32 dan dokumen A46 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A32 dan dokumen A46 terdapat dua referensi yang sama yaitu Q2 dan F3. Dokumen A32 dan dokumen A46 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A32 dan dokumen A46 adalah 2.
Q2 A32 A46 I1 X2 Z2 H1 F3 A36 A37
Gambar Matrik 44. Pasangan Artikel A36 dan A37
Dokumen A36 dan dokumen A37 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A36 dan dokumen A37 terdapat 4 referensi yang sama yaitu H1, I1, X2 dan Z2. Dokumen A36 dan dokumen A37 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A36 dan dokumen A32 adalah 4.
J1
A36
H1 I1
B1 H3
A38
Gambar Matrik 45. Pasangan Artikel A36 dan A38
Dokumen A36 dan dokumen A38 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A36 dan dokumen A38 terdapat 5 referensi yang sama yaitu B1, J1, H1, I1 dan H3. Dokumen A36 dan dokumen A38 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A36 dan dokumen A38 adalah 5.
A39 A36
H1
Gambar Matrik 46. Pasangan Artikel A36 dan A39
Dokumen A36 dan dokumen A39 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A36 dan dokumen A39 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu H1. Dokumen A36 dan dokumen A39 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A36 dan dokumen A39 adalah 1.
I1
A36 A40
Dokumen A36 dan dokumen A40 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A36 dan dokumen A40 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu I1. Dokumen A36 dan dokumen A40 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A36 dan dokumen A40 adalah 1.
Gambar Matrik 48. Pasangan Artikel A36 dan A42
Dokumen A36 dan dokumen A42 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A36 dan dokumen A42 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu H1. Dokumen A36 dan dokumen A42 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A36 dan dokumen A42 adalah 1.
A36 A42
A3 H3
H1
H1
A36 A43
Gambar Matrik 49. Pasangan Artikel A36 dan A43
Dokumen A36 dan dokumen A43 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A36 dan dokumen A43 terdapat 3 referensi yang sama yaitu H1, A3 dan H3. Dokumen A36 dan dokumen A43 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A36 dan dokumen A43 adalah 3.
A3 H3 H1
A36 A44
Gambar Matrik 50. Pasangan Artikel A36 dan A44
Dokumen A36 dan dokumen A44 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A36 dan dokumen A44 terdapat 3 referensi yang sama yaitu H1, A3 dan H3. Dokumen A36 dan dokumen A44 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A36 dan dokumen A44 adalah 3.
H1 I1
A37 A38
Gambar Matrik 51. Pasangan Artikel A37 dan A38
Dokumen A37 dan dokumen A38 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A37 dan dokumen A38 terdapat dua referensi yang sama yaitu H1 dan I1. Dokumen A37 dan dokumen A38 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A37 dan dokumen A38 adalah 2.
H1
A37
A3
A39
Dokumen A37 dan dokumen A39 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A37 dan dokumen A39 terdapat dua referensi yang sama yaitu H1 dan A3. Dokumen A37 dan dokumen A39 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A37 dan dokumen A39 adalah 2.
Gambar Matrik 53. Pasangan Artikel A37 dan A40
Dokumen A37 dan dokumen A40 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A37 dan dokumen A40 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu I1. Dokumen A37 dan dokumen A40 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A37 dan dokumen A40 adalah 1.
A37 A40
A37 A42
H1 I1
Gambar Matrik 54. Pasangan Artikel A37 dan A42
Dokumen A37 dan dokumen A42 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A37 dan dokumen A42 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu H1. Dokumen A37 dan dokumen A42dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A37 dan dokumen A42 adalah 1.
Z2 A3 H1
A37 A43
Gambar Matrik 55. Pasangan Artikel A37 dan A43
Dokumen A37 dan dokumen A43 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A37 dan dokumen A43 terdapat 3 referensi yang sama yaitu H1, Z2 dan A3. Dokumen A37 dan dokumen A43 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A37 dan dokumen A43 adalah 3.
A3 C3
H1
A37 A44
Gambar Matrik 56. Pasangan Artikel A37 dan A44
Dokumen A37 dan dokumen A44 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A37 dan dokumen A44 terdapat 3 referensi yang sama yaitu H1, A3 dan C3. Dokumen A37 dan dokumen A44 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A37 dan dokumen A44 adalah 3.
P2 K2 M2 H1
A38 A39
Gambar Matrik 57. Pasangan Artikel A38 dan A39
Dokumen A38 dan dokumen A39 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A38 dan dokumen A39 terdapat 4 referensi yang sama yaitu H1, P2, K2 dan M2. Dokumen A38 dan dokumen A39 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A38 dan dokumen A39 adalah 4.
A40 A38
I1
Gambar Matrik 58. Pasangan Artikel A38 dan A40
Dokumen A38 dan dokumen A40 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A38 dan dokumen A40 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu I1. Dokumen A38 dan dokumen A40 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A38 dan dokumen A40 adalah 1.
H1
A38
I3
A42
Dokumen A38 dan dokumen A42 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A38 dan dokumen A42 terdapat dua referensi yang sama yaitu H1 dan I3. Dokumen A38 dan dokumen A42 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A38 dan dokumen A42 adalah 2.
Gambar Matrik 60. Pasangan Artikel A38 dan A43
Dokumen A38 dan dokumen A43 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A38 dan dokumen A43 terdapat dua referensi yang sama yaitu H1 dan H3. Dokumen A38 dan dokumen A43 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A38 dan dokumen A43 adalah 2.
H1
A38 A43
H1 H3
H3
A38 A44
Gambar Matrik 61. Pasangan Artikel A38 dan A44
Dokumen A38 dan dokumen A44 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A38 dan dokumen A44 terdapat dua referensi yang sama yaitu H1 dan H3. Dokumen A38 dan dokumen A44 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A38 dan dokumen A44 adalah 2.
A41 A39
L2
Gambar Matrik 62. Pasangan Artikel A39 dan A41
Dokumen A39 dan dokumen A41 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A39 dan dokumen A41 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu L2. Dokumen A39 dan dokumen A41 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A39 dan dokumen A41 adalah 1.
A42 A39
H1
Gambar Matrik 63. Pasangan Artikel A39 dan A42
Dokumen A39 dan dokumen A42 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A39 dan dokumen A42 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu H1. Dokumen A39 dan dokumen A42 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A39 dan dokumen A42 adalah 1.
L2
A39
A3 H1
A43
Dokumen A39 dan dokumen A43 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A39 dan dokumen A43 terdapat 3 referensi yang sama yaitu H1, L2 dan A3. Dokumen A39 dan dokumen A43 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A39 dan dokumen A43 adalah 3.
L2 A3
H1
A39 A44
Gambar Matrik 65. Pasangan Artikel A39 dan A44
Dokumen A39 dan dokumen A44 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A39 dan dokumen A44 terdapat 3 referensi yang sama yaitu H1, L2 dan A3. Dokumen A39 dan dokumen A44 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A39 dan dokumen A44 adalah 3.
A41 A43
L2
Gambar Matrik 66. Pasangan Artikel A41 dan A43
Dokumen A41 dan dokumen A43 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A41 dan dokumen A43 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu L2. Dokumen A41 dan dokumen A43 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A41dan dokumen A43 adalah 1.
A44 A41
L2
Gambar Matrik 67. Pasangan Artikel A41 dan A44
Dokumen A41 dan dokumen A44merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A41 dan dokumen A44 hanya terdapat satu referensi yang sama yaitu L2. Dokumen A41 dan dokumen A44 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A41dan dokumen A44adalah 1.
H1 P1
A42 A43
Gambar Matrik 68. Pasangan Artikel A42 dan A43
Dokumen A42 dan dokumen A43 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A42 dan dokumen A43 terdapat dua referensi yang sama yaitu H1 dan P1. Dokumen A42 dan dokumen A43 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara dokumen A42dan dokumen A43 adalah 2.
H1
A42
H3
A44
Dokumen A42 dan dokumen A44 merupakan pasangan dokumen yang menjadi objek pengamatan. Dari referensi yang dimiliki dokumen A42 dan dokumen A44 terdapat dua referensi yang sama yaitu H1 dan H3. Dokumen A42 dan dokumen A44 dikatakan terpasang secara bibliografi. Adapun kekuatan pasangan bibliografi antara