Matriks SWOT Cluster Desa Sangat Baik
Faktor Internal
Faktor Eksternal
KEKUATAN (S)
1. Adanya keinginan masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengembangan ekowisata 2. Persepsi masyarakat positif
mengenai wisata berkelanjutan/lestari
3. Adanya budaya khas dan beberapa peninggalan sejarah
4. Daya tarik objek di desa banyak yang masih alami
5. Keterbukaan masyarakat terhadap pengunjung didukung 50 % masyarakat sekitar merupakan penduduk asli
6. Adanya motivasi ekonomi bagi masyarakat terhadap
pengembangan wisata
7. Partisipasi masyarakat cukup baik 8. Adanya kepatuhan terhadap tokoh
masyarakat tertentu
KELEMAHAN (W)
1. Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi
2. Kesempatan pengambilan keputusan oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas dalam penyampaian ide
3. Latar pendidikan masyarakat desa masih rendah sehingga masyarakat belum siap dalam menerima wisatawan 4. Belum adanya promosi oleh
masyarakat
5. Pengetahuan tentang CBE masih rendah
PELUANG (O)
1. Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat 2. Sikap positif masyarakat dalam
menerima program desa wisata 3. Pasar masih terbuka luas 4. Adanya rencana pemekaran
Bogor Barat
5. Lokasi desa berdekatan dengan wilayah lain yang mempunyai potensi wisata Barat
6. Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang memasarkan ekowisata Bogor Barat
7. Infrastruktur yang cukup memadai
Strategi (S-O)
1. Pelibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (S1-S8, O1-O5) 2. Pengembangan program desa wisata yang khas sesuai potensi alam dan budaya masyarakat (S3- S6,O1-O5)
3. Pembentukan wadah bagi pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat (S7,S8,O1) 4. Promosi program ekowisata
berbasis masyarakat yang ada di Zona wisata Bogor Barat (S6- S8,O6,O7)
Strategi (W-O)
1. Pendampingan kepada masyarakat untuk mengawal proses (W1-W3,O1-O4)
ANCAMAN (T)
1. Kemungkinan adanya kecemburuan antar desa yang berhubungan dengan pengembangan objek wisata 2. Adanya kompetitor/pesaing desa
di wilayah lain yang memiliki potensi wisata
3. Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku wisata di tingkat desa
4. Aksesibilitas menuju desa banyak yang masih rusak
Strategi (S-T)
1. Peningkatan kemampuan SDM masyarakat desa terutama SDM di objek wisata melalui berbagai pelatihan teknis dan manajerial (S1,S5-S8,T2,T3)
2. Pengembangan desa-desa potensial di kecamatan yang berdekatan dengan desa yang akan dikembangkan CBE (S4,T1)
Strategi (W-T)
1. Perbaikan sarana dan prasarana wisata untuk mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat yang memperhatikan konsep keberlanjutan ekologi dalam pengembangan desa wisata (W4,W5,T1-T4)
Matriks SWOT (strength, weakness, opportunity dan threat) Cluster Desa Baik
Faktor Internal
Faktor Eksternal
KEKUATAN (S)
1. Daya tarik objek di desa banyak yang masih alami
2. Persepsi masyarakat positif mengenai wisata
berkelanjutan/lestari 3. Adanya keinginan masyarakat
untuk berpartisipasi
4. Adanya kehidupan masyarakat yang masih tradisional 5. Lebih dari 50 % masyarakat
sekitar merupakan penduduk asli 6. Kepatuhan terhadap tokoh
masyarakat tertentu
KELEMAHAN (W)
1. Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi
2. Kesempatan pengambilan keputusan oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas dalam penyampaian ide 3. Latar pendidikan masyarakat desa
masih rendah sehingga masyarakat belum siap dalam menerima wisatawan 4. Banyak kondisi aksesibilitas tidak
mendukung
5. Keterbatasan dukungan infrastuktur lainnya belum lengkap
6. Pengetahuan tentang CBE masih rendah 7. Belum adanya promosi oleh masyarakat
PELUANG (O)
1. Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat 2. Sikap positif masyarakat dalam
menerima program desa wisata 3. Pasar masih terbuka luas 4. Adanya rencana pemekaran Bogor
Barat
5. Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang memasarkan ekowisata Bogor Barat
6. Lokasi desa berdekatan dengan wilayah lain yang mempunyai potensi wisata Barat
Strategi (S-O)
1. Pelibatan masyarakat dalam pengembangan desa wisata mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (S1-S6, O1-O6) 2. Pengembangan program desa wisata yang khas sesuai potensi alam dan budaya masyarakat(S1- S4,O3-O6)
3. Pembentukan wadah bagi pengelolaan ekowisata berbasis masyarakat (S5, O2)
4. Promosi program ekowisata berbasis masyarakat yang ada di Zona wisata Bogor Barat (S3,O5)
Strategi (W-O)
Pendampingan kepada masyarakat untuk mengawal proses (W1,W2,O1- O4)
ANCAMAN (T)
1. Adanya kompetitor/pesaing desa di wilayah lain yang memiliki potensi wisata
2. Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku wisata di tingkat desa 3. Aksesibilitas menuju desa banyak
yang masih rusak
4. Kemungkinan adanya kecemburuan antar desa yang berhubungan dengan pengembangan objek wisata
Strategi (S-T)
1. Peningkatan kemampuan SDM masyarakat desa terutama SDM di objek wisata melalui berbagai pelatihan teknis dan manajerial (S2,S3,S5,S6,T1,T2)
Strategi (W-T)
1. Perbaikan sarana dan prasarana wisata untuk mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat yang memperhatikan konsep keberlanjutan ekologi dalam pengembangan desa wisata (W1,W4-W7,T1-T4)
Matriks SWOT (strength, weakness, opportunity dan threat) Cluster Desa Sedang
Faktor Internal
Faktor Eksternal
KEKUATAN (S)
1. Daya tarik objek di desa banyak yang masih alami
2. Persepsi masyarakat positif mengenai wisata berkelanjutan/lestari 3. Adanya keinginan masyarakat untuk
berpartisipasi
4. Adanya motivasi ekonomi bagi masyarakat terhadap pengembangan wisata
5. Lebih dari 50 % masyarakat sekitar merupakan penduduk asli
KELEMAHAN (W)
1. Partisipasi masyarakat desa cenderung bersifat pelaksanaan atau hanya sebagai objek belum pada tataran perencanaan dan evaluasi 2. Kesempatan pengambilan keputusan
oleh masyarakat masih rendah seperti terbatas dalam penyampaian ide
3. Latar pendidikan masyarakat desa masih rendah sehingga masyarakat belum siap dalam menerima wisatawan
4. Banyak kondisi aksesibilitas tidak mendukung
5. Keterbatasan dukungan infrastuktur lainnya belum lengkap
6. Pengetahuan tentang CBE masih rendah
7. Konsep pelestarian terhadap objek oleh masyarakat masih belum optimal
8. Belum adanya promosi oleh masyarakat
9. Belum terlibatnya semua pemangku kepentingan
10. Belum tersedianya produk-produk kerajinan masyarakat yang ramah lingkungan
11. Beberapa desa tidak mempunyai seni tradisional yang khas
PELUANG (O)
1. Adanya dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekowisata berbasis masyarakat 2. Sikap positif masyarakat dalam
menerima program desa wisata 3. Pasar masih terbuka luas 4. Adanya rencana pemekaran
Bogor Barat
5. Berkembangnya berbagai media cetak dan elektronik merupakan peluang memasarkan ekowisata Bogor Barat
6. Lokasi desa berdekatan dengan wilayah lain yang mempunyai potensi wisata Barat
Strategi (S-O)
1. Pelibatan masyarakat dalam
pengembangan desa wisata mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi (S1-S5, O1-O6)
2. Pengembangan program desa wisata yang khas sesuai potensi alam dan budaya masyarakat(S1,S4,O6) 3. Pembentukan wadah bagi pengelolaan
ekowisata berbasis masyarakat (S2- S5,O1, O2)
4. Promosi program ekowisata berbasis masyarakat yang ada di Zona wisata Bogor Barat(S3,O5)
Strategi (W-O)
1. Pendampingan kepada masyarakat untuk mengawal proses (W1-W3,W6- W11,O1-O4)
ANCAMAN (T)
1. Adanya kompetitor/pesaing desa di wilayah lain yang memiliki potensi wisata
2. Kurangnya kemampuan pelayanan dalam pemasaran ekowisata para pelaku wisata di tingkat desa
3. Aksesibilitas menuju desa banyak yang masih rusak 4. Tidak tersedianya dukungan
kebijakan pemerintah daerah dalam pengembangan CBE 5. Minimnya pemahaman tentang
ekowisata di masyarakat
Strategi (S-T)
1. Peningkatan kemampuan SDM masyarakat desa terutama SDM di objek wisata melalui berbagai pelatihan teknis dan manajerial (S5,T1,T2,T4,T5)
Strategi (W-T)
1. Perbaikan sarana dan prasarana wisata untuk mendukung pengembangan ekowisata berbasis masyarakat yang memperhatikan konsep keberlanjutan ekologi dalam pengembangan desa wisata (W4,W5,W7,W9-W11,T2-T5)