BAB IV HASIL PENELITIAN
4.3 Analisis Data
4.3.5 Matriks SWOT usaha rumah kost Kelas C
Dari hasil Analisis Diagram SWOT menunjukkan bahwa faktor strategis kelemahan perlu diseimbangkan dengan faktor strategis peluang yang ada di pasar demi mencapai jalan keluar dari permasalahan yang ada. Usaha rumah kost Kelas C tersebut memiliki matriks SWOT yang merupakan strategi WO dimana strategi ini diterapkan berdasarkan pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada. Selanjutnya untuk mendapatkan strategi alternatif dari usaha rumah kost Kelas C di keluarahan Padang Bulan ini, menggunakan matriks SWOT. yang dapat dilihat sebagai berikut:
IFAS Weaknesses
EFAS
1. Fasilitas & pelayanan yang minim 2. Administrasi keuangan yang
masih sederhana
3. Tidak melakukan kegiatan promosi
4. Kurangnya pemeliharaan kebersihan rumah kost 5. Kurangnya tingkat keamanan
yang disediakan
6. Modal yang diperlukan cukup besar
Opportunities
1. Menambah atau menyediakan fasilitas
2. Membuat atau menambahkan pelayanan dan usaha tambahan 3. Membuat pengelolaan keuangan
khusus usaha rumah kost
4. Meningkatkan kegiatan Promosi 5. Melakukan kegiatan kebersihan
yang rutin dan terorganisir 6. Meningkatkan sistem keamanan
rumah kost
7. Memanfaatkan pinjaman dari bank untuk mengembangkan usaha
1. Tingkat populasi konsumen yang tinggi
2. Tersedianya pinjaman dari bank 3. Tingginya permintaan kamar kost
yang murah
4. Kebutuhan sehari-hari penghuni kamar kost yang tinggi
Sumber: olahan peneliti
Tabel 4.6 Matriks SWOT usaha rumah kost Kelas C
Dari hasil matriks SWOT diatas maka dapat disimpulkan bahwa usaha rumah kost Kelas C di kelurahan Padang Bulan menghasilkan beberapa strategi alternatif, yang strategi tersebut dibagi menjadi 2 bagian, yaitu strategi jangka pendek dan strategi jangka panjang. Berikut strategi alternatif dari usaha rumah kost Kelas C di kelurahan Padang Bulan:
Strategi alternatif jangka pendek: 1. Meningkatkan kegiatan promosi
Usaha rumah kost umumnya selalu melakukan kegiatan promosi, namun promosi yang dilakukan hanya berupa plank/papan yang diletak didepan rumah kost bertuliskan “menerima kost”. Dan untuk mengimplementasikan strategi ini pemilik usaha rumah kost Kelas C harus meningkatkan kegiatan promosi yang lebih baik dengan menyebarkan selebaran tentang informasi kamar kost yang akan
disewakan, dan juga menempel flyer ke kampus-kampus sekitar, dan untuk kegiatan promosi tambahannya dengan menggunakan media jejaring sosial seperti facebook, twitter, atau pun website jual-beli di internet. Strategi ini akan sangat berguna saat fasilitas dan pelayanan usaha rumah kost sudah dikembangkan.
2. Melakukan kegiatan kebersihan yang rutin dan terorganisir
Dalam mengatasi permasalahan yang sering terjadi di kalangan penghuni-penghuni rumah kost yaitu penyakit demam berdarah, maka perlu dilakukan strategi ini untuk memberikan kenyamanan bagi penghuni-penghuni kamar kost. Strategi ini dapat diimplementasikan dengan membuat jadwal rutin kegiatan membersihkan lingkungan rumah kost, jadwal tersebut dapat dilakukan rutin atau pun perperiode demi memelihara kebersihan dan mencegah terjadinya wabah-wabah penyakit di lingkungan rumah kost tersebut. Kegiatan ini setidaknya dilakukan oleh pemilik rumah kost sendiri agar tidak menimbulkan biaya pengeluaran, karena kegiatan ini tidak terlalu sulit untuk dilakukan.
3. Meningkatkan sistem keamanan rumah kost
Untuk memberikan kenyamanan yang lebih dan mengatasi permasalahan tingkat kemalingan dan kehilangan di rumah kost Kelas C ini, dapat dikurangi dengan meningkatkan sistem kemanannya. Untuk mengimplementasikan strategi ini mungkin akan mengeluarkan
dana yang tidak sedikit, karena sistem keamanan yang dimaksud bisa berupa penyewaan jasa security, pemasangan CCTV, penambahan jeruji besi di setiap jendela kamar dan pintu kamar, pagar di sekeliling rumah kost, menyediakan gembok untuk setiap kamar, dan lain sebagainya.
Strategi alternatif jangka panjang: 1. Menambah atau menyediakan fasilitas
Strategi ini memang mudah untuk direncanakan, dan sudah sering terpikirkan oleh banyak pemilik usaha rumah kost Kelas C. Namun untuk mengimplementasikannya sangat sulit, hal ini terkendala karena modal yang dibutuhkan cukup besar untuk membeli fasilitas-fasilitas baru tersebut. Namun solusi dalam hal ini adalah pemilik harus turun tangan sendiri untuk bersosialisasi dengan para penghuni di rumah kostnya, untuk mengetahui fasilitas apa yg mereka butuhkan dan menyepakati kenaikan harga sewa yang dilakukan untuk penambahan fasilitas yang mereka butuhkan tersebut. Dengan begitu selain membuat penghuni merasa nyaman, pengeluaran dalam penambahan fasilitas akan tercicil dari penambahan uang sewa dari para penghuni, dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan penghasilan.
Penambahan fasilitas lainnya dapat berupa membangun tambahan kamar, untuk menambah daya tampung penghuni di rumah kost sehingga pendapatan yang diperoleh juga menambah. Pembangunan yang dilakukan tidak mudah, karena ada beberapa usaha rumah kost
Kelas C yang lokasinya berada di bangunan-bangunan yang padat sehingga tidak dapat menambah bangunan melebar, hal ini dapat diatasi dengan bangunan keatas yaitu lantai 2 untuk lahan penambahan kamar-kamar kost baru.
2. Membuat atau menambahkan pelayanan dan usaha tambahan
Strategi ini cukup berperan penting dalam meningkatkan penghasilan pemilik usaha rumah kost Kelas C. Dengan memanfaatkan kebutuhan-kebutuhan harian dari penghuni rumah kost, pemilik usaha rumah kost dapat mengambil kesempatan dengan membuka pelayanan berbayar. Pelayanan berbayar tersebut bisa berupa jasa laundry pakaian, jasa katering makanan, dan lain sebagainya yang khusus untuk penghuni rumah kost. Selain jasa, pemilik usaha rumah kost juga bisa membuka toko kelontong untuk menjual keperluan sehari-hari, wartel, warnet, dan lain sebagainya.
Strategi ini selain memudahkan penghuni untuk memenuhi kebutuhan hariannya, juga dapat menambah penghasilan pemilik usaha rumah kost.
3. Membuat pengelolaan keuangan khusus usaha rumah kost
Pengelolaan keuangan khusus ini merupakan strategi yang dilakukan dalam bentuk pencatatan keuangan. Hal ini berguna untuk perencanaan jangka panjang, dimana semua pemasukan dari laba dan pengeluaran dicatat dan dihitung untuk nantinya dapat dikelola untuk
pengembangan kedepannya. Selain itu dengan strategi ini pemilik dapat memprediksi keuangan dimasa depan, agar dapat digunakan untuk mengembangkan usahanya dengan baik.
Namun untuk mengimplementasikan strategi ini butuh keahlian dalam penghitungan keuangan, karena kegiatan pencatatan keuangan ini membutuhkan keteletian agar perhitungan yang dilakukan tidak salah. Untuk itu pemilik usaha dapat mempelajarinya terlebih dahulu melalui buku, maupun internet.
4. Memanfaatkan pinjaman dari bank untuk mengembangkan usaha
Strategi yang terakhir ini merupakan hal yang paling terpenting untuk mengimplementasikan pengembangan strategi bisnis, dimana dalam pelaksanaannya membutuhkan modal yang besar. Namun dengan pinjaman uang dari bank dan pengelolaan keuangan yang baik dengan menggunakan pencatatan keuangan, pengimplementasian strategi-strategi dari usaha rumah kost Kelas C di kelurahan Padang Bulan akan berjalan dengan sangat efektif.