• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORI DAN KERANGKA BERPIKIR

2. Media Chart

a. Pengertian MediaChart

Media grafis termasuk media visual yang berfungsi untuk menyalurkan pesan dari sumber ke penerima pesan (receiver), dimana pesan dituangkan melalui lambang atau simbol komunikasi visual. Sebagaimana yang dinyatakan oleh Sadiman “simbol-simbol tersebut harus dipahami benar artinya agar proses penyampaian pesan dapat berhasil dan efisien”40. Selain itu fungsi umum itu secara khusus grafis berfungsi pula untuk menarik perhatian, memperjelas sajian ide, mengilustrasikan atau menghasilkan fakta yang mungkin akan cepat dilupakan, atau diabaikan bila tidak digrafiskan. Salah satu media grafis adalahchart.

Menurut Asnawir dan Usman Chart atau bagan adalah “gambaran dari sesuatu yang dilukiskan dengan garis dan kata-kata.”41 Maksudnya untuk memperagakan suatu pokok pelajaran yang menunjukkan adanya hubungan, perkembangan atau perbandingan sesuatu. Chart pada umumnya digunakan untuk menggambarkan sebuah peristiwa secara kronologis, jumlah kuantitas secara kronologis.

Lebih lanjut Menurut Asnawir dan Usman bahwa Media bagan/chart adalah “suatu media pembelajaran yang penyajiannya secara diagramatik dengan menggunakan lambang-lambang visual, untuk mendapatkan sejumlah informasi yang menunjukkan ide, objek lembaga, orang keluarga ditinjau dari sudut waktu dan ruang”.42 Bagan hampir sama dengan diagram, namun“bagan lebih menekankan kepada suatu perkembangan atau suatu proses atau susunan suatu organisasi”.43

Chart atau bagan mampu memvisualisasikan sebuah hubungan yang bersifat abstrak seperti kronologis sebuah kejadian, atau struktur

40

Arif S. SadimanMedia Pendidikan …………..h 28

41

Asnawir dan Basyiruddin Usman, Media Pembelajaran, (Jakarta : Ciputat Pers 2003), h.11

42

Asnawir dan Basyiruddin Usman Media Pembelajaran.,……….. h. 33

43

organisasi. Dengan kemampuan tersebut chart merupakan cara untuk memvisualisasikan informasi atau materi yang rumit dengan cara yang sederhana dan singkat. Untuk merancang sebuah chart yang efektif dapat dimanfaatkan berbagai jenis grafis seperti gambar, sketsa, grafik, diagram atau bahkan bentuk verbal.

Ada beberapa pertimbangan penting mengapa media chart

dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman tentang suatu konsep bagi siswa, yaitu dapat memperjelas seluruh bagan secara efisien dalam berbagai bentuk, penggunaan media chart mampu menyampaikan beragam pengalaman pada peserta didik. Hal ini sejalan dengan pendapat Sadiman bahwa “seringkali siswa bingung bila dihadapkan pada data yang banyak sekaligus. Oleh karena itu, guru hendaknya memakai chart yang dapat menyajikan pesan secara bertahap”.44

Dari sejumlah media grafis, chart merupakan jenis yang paling banyak digunakan, mudah dikenali dan mudah dimengerti secara langsung tanpa memerlukan interpretasi.

Chart sering terdapat dalam buku-buku pelajaran dan pelajaran materi lainnya. Dalam proses pembelajaran dengan menggunakan media chart, pembuatan chart disusun sesuai tujuan pelajaran yang ditentukan secara jelas. Bagi siswa suatu chart yang disajikan berisi satu konsep atau gambaran konsep. Sebaiknya “chart itu ditekan hingga hanya berisi informasi verbal dan visual yang minimum untuk dapat dipahami, jika ingin mengungkapkan beberapa gagasan atau konsep.”45 Bagan atau chart termasuk media visual fungsi yang pokok adalah menyajikan ide-ide atau konsep yang sulit jika hanya disampaikan secara tertulis atau lisan secara visual. Bagan yang mampu memberikan ringkasan butir-butir penting dari suatu presentasi.

44

Arif S SadimanMedia Pendidikan ………h. 36

45

Pembelajaran ekonomi dengan menggunakan media chart yaitu sebuah media pembelajaran yang penyajiannya secara diagramatik yang menggunakan lambang-lambang visual. Fungsi pokoknya adalah menyajikan ide-ide atau konsep-konsep yang sulit bila hanya disampaikan secara tertulis atau lisan, secara visual, suatu proses perkembangan atau hubungan-hubuangan penting. Sebagai media yang baik mediachart harus:

1. Dapat dimengerti anak.

2. Sederhana dan lugas tidak rumit atau berbelit-belit.

3. Diganti pada waktu-waktu tertentu agar tidak kehilangan daya tarik.46

Fungsi tersebut diharapkan mampu memberikan hasil yang baik untuk para siswa, itu membuktikan pentingnya sebuah media chart

dalam pembelajaran bukan hanya sebuah alat namun juga media diharapkan mampu menjadi tranformator yang efektif dalam kemampuan berpikir siswa.

Dari pembahasan mediachart di atas dapat disimpulkan bahwa media chart merupakan gambaran dari sesuatu yang dilukiskan dengan garis dan kata-kata. Chart atau bagan mampu memvisualisasikan sebuah hubungan yang bersifat abstrak seperti kronologis sebuah kejadian, atau struktur organisasi dan dapat meningkatkan pemahaman tentang suatu konsep bagi siswa, yaitu dapat memperjelas seluruh bagan secara efisien dalam berbagai bentuk, penggunaan media chart

mampu menyampaikan beragam pengalaman pada peserta didik. Seringkali siswa bingung bila dihadapkan pada data yang banyak sekaligus. Oleh karena itu, guru hendaknya memakai chart yang dapat menyajikan pesan secara bertahap.

46

b. Jenis-jenis MediaChart

Heinich membedakan chart dalam berbagai jenis yang sangat berkaitan dengan jenis materi yang akan disampaikan yaitu:

1. Bagan Organisasi

Bagan organisasi adalah bagan yang menggambarkan struktur sebuah organisasi. Dalam bagan ini dapat dilihat dengan jelas bidang-bidang yang terdapat didalamnya.

2. Bagan Arus

Bagan arus dapat diartikan sebagai beberapa anak sungai yang menuju kesatu arah yang sama untuk bersama-sama melahirkan sebuah sungai yang baru.

3. Bagan Pohon

Bagan pohon digunakan untuk menjelaskan bahwa dari satu benda dapat dihasilkan berbagai benda yang lain.

4. Bagan Proses/arus

Bagan proses menggambarkan tahap-tahap pembuatan sesuatu.47

Menurut Sadiman beberapa jenis bagan/chartsecara garis besar dapat digolongkan menjadi dua yaitu chart yang menyajikan pesan secara bertahap danchartyang menyajikan pesannya sekaligus.

1. Chart yang menyajikan pesan bertahap

a) Flip chart atau bagan balikan menyajikan setiap informasi. Apabila urutan informasi yang disajikan tersebut sulit ditunjukkan dalam selembar chart, bagan balikan dapat dipakai.

b) Bagan tertutup (hidden chart) disebut juga strips charts. Pesan yang dikomunikasikan mula-mula dituangkan kedalam suatu chart. Kemudian ditutup dengan potongan kertas yang mudah untuk dilepas.

2. Chartyang menyajikan pesan sekaligus

Chart atau bagan yang menyajikan pesan secara sekaligus, antara lain bagan pohon (tree chart), bagan arus (flow chart), bagan garis waktu (time line chart) danstream chart.48

Dapat disimpulkan jenis-jenis chart (bagan) adalah sebagai berikut:

47

Yudhi Munadi,Media Pembelajaran: Sebuah Pendekatan Baru.…..h. 94-95

48

Arif S. Sadiman dkk, Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan dan

1. Chart (bagan) sesuai pembuatannya yaitu: bagan organisasi, bagan arus dan bagan pohon

2. Chart yang menyajikan pesan bertahap yaitu: flip chart, dan bagan tertutup (hidden chart).

3. Chart yang menyajikan pesan sekaligus antara lain bagan pohon (tree chart), bagan arus (flow chart), bagan garis waktu (time line chart) danstream chart.

c. Cara Penggunaan MediaChart

Media digunakan dengan perencanaan sistematis, media digunakan jika media itu mendukung tercapainya tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan serta sesuai dengan sifat materi pembelajaran yang telah dirumuskan.

a. Persiapan sebelum menggunakan mediachart

Agar penggunaan media dapat berjalan dengan baik, kita perlu membuat persiapan yang baik pula, pertama dipelajari buku petunjuk yang telah disediakan untuk membuat mediachart, karena untuk memudahkan belajar dengan media itu.

Peralatan yang diperlukan untuk menggunakan media itu juga perlu dipersiapkan, dengan demikian pada saat menggunakannya nanti tidak ada gangguan. Peralatan media perlu ditempatkan dengan baik sehingga siswa dapat melihat atau mendengar program dengan enak, lebih-lebih media itu kita gunakan secara kelompok.

b. Kegiatan selama menggunakan mediachart.

Yang perlu dijaga selama kita menggunakan media adalah suasana ketenangan, gagasan yang dapat mengganggu perhatian dan konsentrasi harus dihindarkan, seorang guru dapat mempersilahkan muridnya apabila terdapat bagian-bagian dari media chart yang disajikan terdapat ketidak jelasan.

c. Kegiatan tindak lanjut.

Kegiatan tindak lanjut ini adalah untuk melihat apakah tujuan telah tercapai, untuk itu soal tes yang disediakan perlu dikerjakan dengan segera sebelum siswa lupa program mediachart

yang disajikan, kemudian kita cocokkan jawaban apabila masih terdapat banyak kesalahan berarti sajian program media harus diulang kembali.

Dapat disimpulkan penggunaan media chart dilakukan secara sistematis dan terencana sebelum disajikan didalam kelas. Pertama

dilakukan persiapan dengan mempelajari buku dan peralatan yang diperlukan. Kedua, Kegiatan selama menggunakan media chart dalam keadaan suasana ketenangan. Ketiga Kegiatan tindak lanjut dengan memberikan soal tes.

d. Cara Pembuatan MediaChart

Dengan menggunakan media chart, proses pembelajaran Ekonomi akan lebih menarik dan mengasyikan, dan diharapkan dapat mengubah pandangan negatif siswa terhadap IPS khususnya ekonomi serta pada akhirnya akan menghasilkan penguasaan ekonomi yang baik.

Media chart memiliki kelebihan dan kelemahan. Menurut Benyamin S. Bloom, “kelebihan Media chart diantaranya: murah dan dapat dipersiapan terlebih dahulu serta dapat dipakai dalam berbagai situasi. Sedangkan kekurangannya, kurang flesksibel, perlu waktu banyak untuk mempersiapkannnya. Perlu keterampilan tertentu untuk membuatnya”.49

Pembuatan media chart dapat dilakukan dengan teknik menggambar. Pembuatan mediachart yang dimaksud dalam penulisan ini terbatas pada media yang dibuat dengan manual (tangan) dan bukan

49

Slameto, Proses Belajar Mengajar Dalam Sistem SKS. (Jakarta: Bumi Aksara, 1999), cet ke-1 H. 120

dengan pemanfaatan alat. Sebuah chart yang dibuat secara manual dengan perbadingan ukuran warna, bentuk seperti benda wajarnya akan menghasilkan benda menunjukkan adanya hubungan yang jelas. Media chart yang disajikan menggunakan bahan karton, dan kertas warna untuk menarik perhatian siswa.

Media chart yang disajikan berupa media bagan Arus, bagan organisasi dan bagan tertutup (hidden chart). Menurut Sadiman, “bagan tertutup (hidden chart) disajikan dengan pesan yang akan dikomunikasikan mula-mula dituangkan ke dalam satu

chart. Misalnya pesan tersebut berupa jenis chart. Setiap jenis kemudian ditutup dengan potongan kertas yang mudah untuk dilepas. Potongan selain murah juga menarik perhatian. Pada saat penyajian satu persatu tutup itu dibuka.50

Cara pembuatan media chart dengan langkah-langkah sebagai berikut: Pertama, mempersiapkan alat atau bahan media seperti karton, spidol, kertas warna, gunting. Kedua, Menuliskan materi pada kertas warna. Ketiga, menggambar bagan sesuai dengan materi.

Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa cara pembuatan media chart harus memiliki keahlian seperti menggambar dan menghabiskan waktu dalam pembuatan dan penggunaannya, akan tetapi mediachart dapat di pakai berbagai situasi.

3. Hakikat Hasil Belajar

Dokumen terkait