BAB III KONSEP PERANCANGAN
C. Perancangan Media
2. Media Lini Bawah ( below the line )
Merupakan jenis iklan yang tidak mengharuskan adanya komisi, walaupun bersifat komersial tetapi tidak terikat kontrak atau sewa lahan. Terdiri dari seluruh media selain media di atas, seperti kalender, sticker cuting,leaflet.
Coffee table book dari fotografi fashion dengan konsep lolipop ini menggunakan media lini atas dan lini bawah untuk menunjang promosinya, antara lain:
1. Media lini atas a. Surat kabar
Iklan surat kabar merupakan iklan yang berisi informasi tentang produk yang ditawarkan. Media ini mempunyai kategori jangkauan lokal hingga nasional, dengan adanya iklan koran ini konsumen dari luar daerahpun dapat mengetahui tentang keberadaan dari coffee table
book “ Fotografi Fashion dengan Konsep Lolipop” karena koran
beredar tidak hanya pada satu daerah saja namun dapat menjangkau daerah lain.
1) Desain media
Desain iklan koran ini menggunakan warna hitam putih yang isinya berupa penjelasan isi dari coffee table book ini.
2) Penempatan media
Surat kabar kompas dengan spesifikasi iklan dimuat pada space
b. Iklan majalah
Iklan majalah merupakan media promosi yang sifatnya hampir sama dengan iklan surat kabar. Media ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan dalam promosi. Kelebihannya iklan ini dapat menjangkau segmen pasar tertentu. Majalah mempunyai waktu edar paling panjang
dan dapat disimpan bertahun-tahun sebagai referensi. Media ini
memiliki kualitas visual yang baik karena pada umumnya dicetak pada kertas yang berkuatitas tinggi sehingga menyajikan tata warna serta reproduksi foto yang baik dan menarik. Kelemahannya yaitu dibutuhkan biaya yang relatif mahal. Banyak yang peredarannya lambat dan tidak memiliki jangkauan distribusi yang tepat.
1) Desain media
Desain iklan majalah ini menggunakan warna colorfull yang isinya
berupa penjelasan isi dari coffee table book ini.
2) Penempatan media
Majalah fashion remaja, seperti: go girl! 2. Media lini bawah
a. Coffee table book
Coffee table book digunakan sebagai media utama untuk mempromosikan fotografi fashion dengan konsep lolipop. Hal ini
dikarenakan, dengan media coffee table book dapat memuat beberapa
1) Desain media
Coffee table book ini di berisi tentang berbagai konsep fashion
yang memadukan warna lolipop. Dengan tebal buku 10 sheet
dengan ukuran 20x30. 2) Penempatan media
Penempatan coffee table book ini di studio foto. b. Poster
Poster adalah pemberitahuan secara tertulis atau lembaran tercetak
berukuran besar. Keunggulan poster adalah kemampuannya untuk
menampilkan ilustrasi visual dan warna yang menarik. Isi pesan tergambarkan secara jelas dan dapat dipasang di tempat-tempat keramaian.
1) Desain media
Desainposter ini hanya berisi penjelasan mengenai coffee table book fotografi fashion dengan konsep lolipop ini.
2) Penempatan media
Mediaposter di sini dipasang di butik, mall, salon sebagai hiasan dan memberikan sebuah informasi.
c. X-banner
1) Alasan pemilihan media
Sebagai informasi adanyalounching Coffee Table Book Fotografi
2) Konsep
Dibuat dengan ilustrasi simple dengan body text penjelasan
tentang acara lounching 3) Placement
Dipakai ketika open lounching
d. Agenda
1) Alasan pemilihan media Digunakan untuk mencatat 2) Konsep
Gambar ilustrasi model 3) Palacement
Dibagikan kepada pengunjung 3. Merchandise
a. Stiker
1) Alasan pemilihan media
Karena daya jangkauannya yang cukup luas, fleksibel, dan dapat dipasang di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah.
2) Konsep
Konsep dari stiker ini adalah lebih menonjolkan dari head line yang akan disampaikan kepada khalayak.
3) Placement
Dibagi-bagikan pada saat diadakan lounching Coffee Table Book Fotografi Fashion dengan Konsep Lolipop.
b. Pulpen
1) Alasan pemilihan media
Benda yang sering digunakan setiap hari untuk tulis menulis.
2) Konsep
Menuliskan identitas Coffee Table Book Fotografi Fashion dengan
Konsep Lolipop 3) Placement
Digunakan sebagai door prize saatlounhing. c. Bloknotes
1) Alasan pemilihan media
Blocknotes digunakan mencatat pada saat menghadiri lounching. 2) Konsep
Desain simple model lolipop. 3) Placement
Digunakan sebagai door prize saatlounching. d. Calender
1) Alasan pemilihan media
Media promosi yang dapat digunakan sehari-hari dan dapat bermanfaat bagi semua orang.
2) Konsep
Layout yang simple dan menarik. 3) Placement
Digunakan sebagai door prize saat lounching. e. Goodybag
1) Alasan pemilihan media
Seperti halnya stiker goody bag daya jangkauannya yang cukup luas, fleksibel, dan dapat dipasang di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah.
2) Konsep
Sablon printing menggunakan ilustrasi yang simple dan
mencantumkan headline.
3) Placement
Digunakan sebagaidoor prize saat lounching.
D. Teknik Pelaksanaan
1. Peralatan yang di gunakan dalam proses perancangan fotografi fashion, antara
lain:
a. Camera digital
Kamera dengan system bidikan melewati lensa dibantu pantulan dari
cermin refleksi, sehingga bidikan dan hasil tidak mengalami
Kamera yang digunakan dalam pengerjaan karya fotografi fashion dengan konsep lolipop ini menggunakan camera Nikon D90 dengan lensa Nikon 18-105 VR, 50mm f 1.8 dan 70-300mm f4-5.6G. Kamera digital mempunyai berbagai macam kelebihan untuk proses fotografi.
Spesifikasi camera: memiliki kualitas gambar 12.3 megapixel sehingga dapat menampilkan gambar dengan bagus.
Kelebihancamera digital:
1) Pengolahandigital sudah canggih, foto dapat dilihat langsung dan jika kurang memadai dapat dihapus secara langsung tanpa mengeluarkan biaya cetak terlebih dahulu
2) Lebih cepat 3) Lebihefisien
4) Mempunyai banyak fasilitas sehingga lebih mudah dalam pengambilan gambar
5) Dapat mengambil gambar sebanyak mungkin sesuai kebutuhan b. Payung
Payung adalah salah satu peralatan fotografi yang berguna untuk memberikan cahaya pada objek. Kelebihan payung hampir sama dengan soft box, yaitu cahaya yang diberikan kepada objek menyebar merata dan
efek bayangan tidak terlalu keras. Pemakaian umbrellabersamaan dengan
lightinguntuk memberikan kesan cahaya yang soft pada model dalam foto indoor.
c. Flash eksternal
Flash eksternal digunakan umtuk memberikan cahaya tambahan pada saat pemotretan. Pada pemotretan kali ini menggunakan flash Nikon SB 900, SB-700 dan Yungno.
d. Reflektor
Reflektor digunakan untuk menghasilkan pantulan sinar sehingga dapat mengenai objek secara tidak langsung. Reflector yang digunakan ada 5 warna, yaitu: silver, emas, putih, hijau, dan biru. Reflector memiliki permukaan yang dapat menghasilkan pantulan yang lembut dan menyebar sehingga sinar yang dipantulkan tidak terlalu kuat.
e. Komputer
Komputer merupakan alat yang paling menunjang dalam proses perancangan ini. Komputer harus memiliki spesifikasi yang tinggi agar dapat melakukan proses editing dengan lancar.
2. Software yang digunakan
Software yang digunakan dalam proses perancangan fotografi fashion ini
antara lain: Adobe photoshop Cs 3 dan Corel Draw X4.
a. Adobe Photoshop Cs3
Photoshop merupakan program pengolahan gambar paling populer.Adobe photoshop memiliki banyak tools dan efek sehingga sangat membantu dalam proses pengolahan editing fotografi fashion yang dapat di buat
b. Corel Draw X4
Corel Draw merupakan software pengolahan gambar secara vectordan layouting sebuah desain. Dengan menggunakan corel draw proses layout desain promosi media penunjang fotografi fashiondapat tercipta dengan baik.
3. Sudut pengambilan gambar
Sudut pengambilan gambar adalah pengambilan foto dengan posisi kamera
pada sebuah gambar yang memiliki angle atau sudut gambar yang menarik.
a. Foto 1
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground
2) Model
3) Lampu dengan standar reflector
4) Kamera
Pemotretan di lakukan di indoor memakai cahaya lampu dengan standar reflektor dan memakai payung putih transparan agar jatuhnya cahaya ke model
halus. Model dibuat pada 5 kali foto sesiyang berbeda lalu di gabungkan menjadi
satu pada cover coffee table book agar ketika target audience melihatnya, mampu menelaah isi dan tertarik untuk mengetahui isi coffee table book tersebut.
b. Foto 2
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model
3) Lampu dengan standar reflector
4) Kamera
5) Payung transparan
Pemotretan di lakukan di indoor memakai cahaya lampu dengan standar reflektor dan memakai payung putih transparan agar jatuhnya cahaya ke model
halus. Model dibuat pada 5 kali foto sesiyang berbeda lalu di gabungkan menjadi satu halaman pertama tentang isi coffee table book, yaitu tentang kelima macam kepribadian manusia.
c. Foto 3
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model
3) Lampu dengan standar reflector
4) Kamera
5) Payungtransparan
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
dengan standar reflector yang diberi payung transparan. Model menggunakan costum warna pink dengan make up dan aksesoris yang mencitrakan kepribadian melankolis dengan backgroundwarna-warni lolipop.
d. Foto 4
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model
3) Lampu dengan standar reflector
4) Kamera 5) Flash Eksternal
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
denganstandar reflector yang dibantu dengan flash eksternal untuk memperhalus
bayangan. Model tetap memakai costum warna pink dan aksesorisnya, namun
pada pemotretan diperjelas dengan menampilkan detail pada wajah dan di
e. Foto 5
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model
3) Lampu dengan standar reflector
4) Kamera 5) Flash Eksternal
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
denganstandar reflector yang dibantu dengan flash eksternal untuk memperhalus
bayangan. Model tetap memakai costum warna pink dan aksesorisnya, namun
dalam penataannya diberi efek seolah-olah model muncul dari belakang dan
f. Foto 6
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrellla 4) Kamera 5) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam. Jatuhnya cahaya tidak sekeras memakai lampu besar sehingga jarak lampu dengan model lebih dekat. Model
menggunakan baju warna-warni ala lolipop namun berkesan casual yang
g. Foto 7
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam. Foto diambil dengan memperlihatkan foto full badan yang disusun berjajar tiga agar tirlihat menarik dan model tetap memakai baju, aksesoris dan make up yang sama yang mencitrakan kepribadian kholerisdengan warna yang dominan hijau.
h. Foto 8
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam. Jatuhnya cahaya tidak sekeras memakai lampu besar sehingga jarak lampu dengan model lebih dekat. Model
menggunakan baju warna-warni ala lolipop namun berkesan smart, pada konsep
kali ini model harus berperan seperti orang pintar, dengan make up lolipop yang dibuat seperti kacamata dan memakai pakaian warna kuning.
i. Foto 9
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3)Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam. Penataan foto dengan cropping halus yang di lipat gandakan menjadi tiga dan dua kotak besar agar seimbang, layout
j. Foto 10
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam. Foto dibuat dengan konsep kepribadian phlegmatis ini menampilkan dari foto clouse up hingga full badan, dengan tata
letak asimetris yang digabungkan dengan cropping model berikutnya yang
mencitrakan kepribadian sanguinis, agar target audience mengetahui tema yang selanjutnya dan lebih tertarik untuk membuka halaman berikutnya.
k. Foto 11
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam. Model di ambil dengan tema kepribadian sanguinis yang mengambil warna biru namun mencitrakan konsep country.Make up dan warna-warni lolipop tetap disuguhkan dalam konsep ini. Penataan tata
letak dikombinasi dengan cropping yang segaris dengan outline agar
l. Foto 12
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal agar cahaya halus. Penataan pada layouting ini menonjolkan warna biru yang contry namun tetap lolipop.
m. Foto 13
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Paying hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal untuk
member efek bayangan dibelakang model. Konsep yang berikutnya adalah lolipop
yang menggambarkan keceriaan tentang permainan warna dalam ber-fashion,
karena ketika ber-fashion asal kita berani dan percaya diri, kita akan terlihat fashionable.
n. Foto 14
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal. Penataan tata letak menampilakan foto-foto yang memperlihatkan setain aksesoris danmake up bagian atas agar terlihat warna-warni lolipopnya.
o. Foto 15
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal. Penataan tata letak menampilakan foto icon keceriannya, dengan di tambah foto lain pada kotak bagian bawah dan atasnya.
p. Foto 16
Sudut pengambilan gambar
Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam
Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu
umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal. Penataan tata dibagi menjadi empat sama besar yang menampilkan insert-insert dari foto keceriaan lolipop.