• Tidak ada hasil yang ditemukan

Media Lini Bawah ( below the line )

Dalam dokumen YUN NINGSIH C 9509102 (Halaman 38-62)

BAB III KONSEP PERANCANGAN

C. Perancangan Media

2. Media Lini Bawah ( below the line )

Merupakan jenis iklan yang tidak mengharuskan adanya komisi, walaupun bersifat komersial tetapi tidak terikat kontrak atau sewa lahan. Terdiri dari seluruh media selain media di atas, seperti kalender, sticker cuting,leaflet.

Coffee table book dari fotografi fashion dengan konsep lolipop ini menggunakan media lini atas dan lini bawah untuk menunjang promosinya, antara lain:

1. Media lini atas a. Surat kabar

Iklan surat kabar merupakan iklan yang berisi informasi tentang produk yang ditawarkan. Media ini mempunyai kategori jangkauan lokal hingga nasional, dengan adanya iklan koran ini konsumen dari luar daerahpun dapat mengetahui tentang keberadaan dari coffee table

book “ Fotografi Fashion dengan Konsep Lolipop” karena koran

beredar tidak hanya pada satu daerah saja namun dapat menjangkau daerah lain.

1) Desain media

Desain iklan koran ini menggunakan warna hitam putih yang isinya berupa penjelasan isi dari coffee table book ini.

2) Penempatan media

Surat kabar kompas dengan spesifikasi iklan dimuat pada space

b. Iklan majalah

Iklan majalah merupakan media promosi yang sifatnya hampir sama dengan iklan surat kabar. Media ini juga memiliki kelebihan dan kekurangan dalam promosi. Kelebihannya iklan ini dapat menjangkau segmen pasar tertentu. Majalah mempunyai waktu edar paling panjang

dan dapat disimpan bertahun-tahun sebagai referensi. Media ini

memiliki kualitas visual yang baik karena pada umumnya dicetak pada kertas yang berkuatitas tinggi sehingga menyajikan tata warna serta reproduksi foto yang baik dan menarik. Kelemahannya yaitu dibutuhkan biaya yang relatif mahal. Banyak yang peredarannya lambat dan tidak memiliki jangkauan distribusi yang tepat.

1) Desain media

Desain iklan majalah ini menggunakan warna colorfull yang isinya

berupa penjelasan isi dari coffee table book ini.

2) Penempatan media

Majalah fashion remaja, seperti: go girl! 2. Media lini bawah

a. Coffee table book

Coffee table book digunakan sebagai media utama untuk mempromosikan fotografi fashion dengan konsep lolipop. Hal ini

dikarenakan, dengan media coffee table book dapat memuat beberapa

1) Desain media

Coffee table book ini di berisi tentang berbagai konsep fashion

yang memadukan warna lolipop. Dengan tebal buku 10 sheet

dengan ukuran 20x30. 2) Penempatan media

Penempatan coffee table book ini di studio foto. b. Poster

Poster adalah pemberitahuan secara tertulis atau lembaran tercetak

berukuran besar. Keunggulan poster adalah kemampuannya untuk

menampilkan ilustrasi visual dan warna yang menarik. Isi pesan tergambarkan secara jelas dan dapat dipasang di tempat-tempat keramaian.

1) Desain media

Desainposter ini hanya berisi penjelasan mengenai coffee table book fotografi fashion dengan konsep lolipop ini.

2) Penempatan media

Mediaposter di sini dipasang di butik, mall, salon sebagai hiasan dan memberikan sebuah informasi.

c. X-banner

1) Alasan pemilihan media

Sebagai informasi adanyalounching Coffee Table Book Fotografi

2) Konsep

Dibuat dengan ilustrasi simple dengan body text penjelasan

tentang acara lounching 3) Placement

Dipakai ketika open lounching

d. Agenda

1) Alasan pemilihan media Digunakan untuk mencatat 2) Konsep

Gambar ilustrasi model 3) Palacement

Dibagikan kepada pengunjung 3. Merchandise

a. Stiker

1) Alasan pemilihan media

Karena daya jangkauannya yang cukup luas, fleksibel, dan dapat dipasang di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah.

2) Konsep

Konsep dari stiker ini adalah lebih menonjolkan dari head line yang akan disampaikan kepada khalayak.

3) Placement

Dibagi-bagikan pada saat diadakan lounching Coffee Table Book Fotografi Fashion dengan Konsep Lolipop.

b. Pulpen

1) Alasan pemilihan media

Benda yang sering digunakan setiap hari untuk tulis menulis.

2) Konsep

Menuliskan identitas Coffee Table Book Fotografi Fashion dengan

Konsep Lolipop 3) Placement

Digunakan sebagai door prize saatlounhing. c. Bloknotes

1) Alasan pemilihan media

Blocknotes digunakan mencatat pada saat menghadiri lounching. 2) Konsep

Desain simple model lolipop. 3) Placement

Digunakan sebagai door prize saatlounching. d. Calender

1) Alasan pemilihan media

Media promosi yang dapat digunakan sehari-hari dan dapat bermanfaat bagi semua orang.

2) Konsep

Layout yang simple dan menarik. 3) Placement

Digunakan sebagai door prize saat lounching. e. Goodybag

1) Alasan pemilihan media

Seperti halnya stiker goody bag daya jangkauannya yang cukup luas, fleksibel, dan dapat dipasang di mana saja. Proses penyebaran dan distribusinya cukup mudah.

2) Konsep

Sablon printing menggunakan ilustrasi yang simple dan

mencantumkan headline.

3) Placement

Digunakan sebagaidoor prize saat lounching.

D. Teknik Pelaksanaan

1. Peralatan yang di gunakan dalam proses perancangan fotografi fashion, antara

lain:

a. Camera digital

Kamera dengan system bidikan melewati lensa dibantu pantulan dari

cermin refleksi, sehingga bidikan dan hasil tidak mengalami

Kamera yang digunakan dalam pengerjaan karya fotografi fashion dengan konsep lolipop ini menggunakan camera Nikon D90 dengan lensa Nikon 18-105 VR, 50mm f 1.8 dan 70-300mm f4-5.6G. Kamera digital mempunyai berbagai macam kelebihan untuk proses fotografi.

Spesifikasi camera: memiliki kualitas gambar 12.3 megapixel sehingga dapat menampilkan gambar dengan bagus.

Kelebihancamera digital:

1) Pengolahandigital sudah canggih, foto dapat dilihat langsung dan jika kurang memadai dapat dihapus secara langsung tanpa mengeluarkan biaya cetak terlebih dahulu

2) Lebih cepat 3) Lebihefisien

4) Mempunyai banyak fasilitas sehingga lebih mudah dalam pengambilan gambar

5) Dapat mengambil gambar sebanyak mungkin sesuai kebutuhan b. Payung

Payung adalah salah satu peralatan fotografi yang berguna untuk memberikan cahaya pada objek. Kelebihan payung hampir sama dengan soft box, yaitu cahaya yang diberikan kepada objek menyebar merata dan

efek bayangan tidak terlalu keras. Pemakaian umbrellabersamaan dengan

lightinguntuk memberikan kesan cahaya yang soft pada model dalam foto indoor.

c. Flash eksternal

Flash eksternal digunakan umtuk memberikan cahaya tambahan pada saat pemotretan. Pada pemotretan kali ini menggunakan flash Nikon SB 900, SB-700 dan Yungno.

d. Reflektor

Reflektor digunakan untuk menghasilkan pantulan sinar sehingga dapat mengenai objek secara tidak langsung. Reflector yang digunakan ada 5 warna, yaitu: silver, emas, putih, hijau, dan biru. Reflector memiliki permukaan yang dapat menghasilkan pantulan yang lembut dan menyebar sehingga sinar yang dipantulkan tidak terlalu kuat.

e. Komputer

Komputer merupakan alat yang paling menunjang dalam proses perancangan ini. Komputer harus memiliki spesifikasi yang tinggi agar dapat melakukan proses editing dengan lancar.

2. Software yang digunakan

Software yang digunakan dalam proses perancangan fotografi fashion ini

antara lain: Adobe photoshop Cs 3 dan Corel Draw X4.

a. Adobe Photoshop Cs3

Photoshop merupakan program pengolahan gambar paling populer.Adobe photoshop memiliki banyak tools dan efek sehingga sangat membantu dalam proses pengolahan editing fotografi fashion yang dapat di buat

b. Corel Draw X4

Corel Draw merupakan software pengolahan gambar secara vectordan layouting sebuah desain. Dengan menggunakan corel draw proses layout desain promosi media penunjang fotografi fashiondapat tercipta dengan baik.

3. Sudut pengambilan gambar

Sudut pengambilan gambar adalah pengambilan foto dengan posisi kamera

pada sebuah gambar yang memiliki angle atau sudut gambar yang menarik.

a. Foto 1

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground

2) Model

3) Lampu dengan standar reflector

4) Kamera

Pemotretan di lakukan di indoor memakai cahaya lampu dengan standar reflektor dan memakai payung putih transparan agar jatuhnya cahaya ke model

halus. Model dibuat pada 5 kali foto sesiyang berbeda lalu di gabungkan menjadi

satu pada cover coffee table book agar ketika target audience melihatnya, mampu menelaah isi dan tertarik untuk mengetahui isi coffee table book tersebut.

b. Foto 2

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model

3) Lampu dengan standar reflector

4) Kamera

5) Payung transparan

Pemotretan di lakukan di indoor memakai cahaya lampu dengan standar reflektor dan memakai payung putih transparan agar jatuhnya cahaya ke model

halus. Model dibuat pada 5 kali foto sesiyang berbeda lalu di gabungkan menjadi satu halaman pertama tentang isi coffee table book, yaitu tentang kelima macam kepribadian manusia.

c. Foto 3

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model

3) Lampu dengan standar reflector

4) Kamera

5) Payungtransparan

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

dengan standar reflector yang diberi payung transparan. Model menggunakan costum warna pink dengan make up dan aksesoris yang mencitrakan kepribadian melankolis dengan backgroundwarna-warni lolipop.

d. Foto 4

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model

3) Lampu dengan standar reflector

4) Kamera 5) Flash Eksternal

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

denganstandar reflector yang dibantu dengan flash eksternal untuk memperhalus

bayangan. Model tetap memakai costum warna pink dan aksesorisnya, namun

pada pemotretan diperjelas dengan menampilkan detail pada wajah dan di

e. Foto 5

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model

3) Lampu dengan standar reflector

4) Kamera 5) Flash Eksternal

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

denganstandar reflector yang dibantu dengan flash eksternal untuk memperhalus

bayangan. Model tetap memakai costum warna pink dan aksesorisnya, namun

dalam penataannya diberi efek seolah-olah model muncul dari belakang dan

f. Foto 6

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrellla 4) Kamera 5) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam. Jatuhnya cahaya tidak sekeras memakai lampu besar sehingga jarak lampu dengan model lebih dekat. Model

menggunakan baju warna-warni ala lolipop namun berkesan casual yang

g. Foto 7

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam. Foto diambil dengan memperlihatkan foto full badan yang disusun berjajar tiga agar tirlihat menarik dan model tetap memakai baju, aksesoris dan make up yang sama yang mencitrakan kepribadian kholerisdengan warna yang dominan hijau.

h. Foto 8

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam. Jatuhnya cahaya tidak sekeras memakai lampu besar sehingga jarak lampu dengan model lebih dekat. Model

menggunakan baju warna-warni ala lolipop namun berkesan smart, pada konsep

kali ini model harus berperan seperti orang pintar, dengan make up lolipop yang dibuat seperti kacamata dan memakai pakaian warna kuning.

i. Foto 9

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3)Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam. Penataan foto dengan cropping halus yang di lipat gandakan menjadi tiga dan dua kotak besar agar seimbang, layout

j. Foto 10

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam. Foto dibuat dengan konsep kepribadian phlegmatis ini menampilkan dari foto clouse up hingga full badan, dengan tata

letak asimetris yang digabungkan dengan cropping model berikutnya yang

mencitrakan kepribadian sanguinis, agar target audience mengetahui tema yang selanjutnya dan lebih tertarik untuk membuka halaman berikutnya.

k. Foto 11

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam. Model di ambil dengan tema kepribadian sanguinis yang mengambil warna biru namun mencitrakan konsep country.Make up dan warna-warni lolipop tetap disuguhkan dalam konsep ini. Penataan tata

letak dikombinasi dengan cropping yang segaris dengan outline agar

l. Foto 12

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal agar cahaya halus. Penataan pada layouting ini menonjolkan warna biru yang contry namun tetap lolipop.

m. Foto 13

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Paying hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal untuk

member efek bayangan dibelakang model. Konsep yang berikutnya adalah lolipop

yang menggambarkan keceriaan tentang permainan warna dalam ber-fashion,

karena ketika ber-fashion asal kita berani dan percaya diri, kita akan terlihat fashionable.

n. Foto 14

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal. Penataan tata letak menampilakan foto-foto yang memperlihatkan setain aksesoris danmake up bagian atas agar terlihat warna-warni lolipopnya.

o. Foto 15

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal. Penataan tata letak menampilakan foto icon keceriannya, dengan di tambah foto lain pada kotak bagian bawah dan atasnya.

p. Foto 16

Sudut pengambilan gambar

Keterangan: 1) Bacground 2) Model 3) Lampu umbrella 4) Kamera 5) Flash Eksternal 6) Payung hitam

Pemotretan dilakukan pada indoor, menggunakan lampu 2 buah lampu

umbrella dengan umbrella warna hitam yang dibantu dengan flash eksternal. Penataan tata dibagi menjadi empat sama besar yang menampilkan insert-insert dari foto keceriaan lolipop.

BAB IV

Dalam dokumen YUN NINGSIH C 9509102 (Halaman 38-62)

Dokumen terkait