• Tidak ada hasil yang ditemukan

Melakukan sosialisasi pemanfaatan agen hayati tricoderma 1 Tahapan Kegiatan Pembukaan kegiatan

Dalam dokumen RANCANGAN AKTUALISASI (Halaman 40-50)

D. Gagasan Penyelesaian Isu

1. Melakukan sosialisasi pemanfaatan agen hayati tricoderma 1 Tahapan Kegiatan Pembukaan kegiatan

Kegiatan sosialisasi pemanfaatan tricoderma ini penulis hadir lebih dulu mempersiapkan tempat, alat dan bahan serta makanan untuk para peserta (disiplin, Anti korupsi) dan penulis dengan ramah sopan santun menyambut kedatangan peserta undangan (pelayanan public), Ketika peserta sudah memasuki ruangan penulis meminta peserta untuk mengisi daftar hadir dengan penuh rasa hormat ( etika public), Pembukaan acara juga diawali dengan doa agar acara dapat berjalan dengan lancar ( Nasionalisme sila ke 1)

2. Melakukan sosialisasi pemanfaatan agen hayati tricoderma

Saat melakukan presentasi materi terkait pemanfaatan agen hayati tricoderma ini penulis menjelaskan dengan penuh integritas (Akuntabilitas) dan tanggung jawab namun tetap dalam bahasa yang sederhana (Anti Korupsi)

34

sehingga mudah dipahami oleh peserta. Penulis juga bertanggung jawab (Etika Publik) dengan seluruh pengetahuannya untuk menyampaikan secara jelas, transparan, efektif dan efisien (Komitmen Mutu), kegiatan ini juga dilakukan secara kekeluargaan dan persamaan derajat sehingga acara berjalan efektif dan efisien (Nasionalisme dan Komitmen Mutu)

3. Demo perbanyakan dan pengaplikasian agen hayati tricoderma pada tanaman Dalam melaksanakan kegiatan demo ini penulis memberikan penjelasan (Akuntabilitas) terkait perbanyakan tricoderma. Penulis bertanggung jawab untuk mensosialisasikan kegiatan yang tidak memberatkan petani (akuntabilitas). Ketika melaksanakan sosialisasi ini penulis membuat sesi tanya jawab secara terbuka dan saling menghargai sehingga peserta/petani dapat memahami materi dan kegiatan pun mendapat hasil yang baik (etika public)

2 Output/hasil 1. Dengan terlaksananya kegiatan sosialisasi ini maka petani faham dan mampu menerapkan Pengendalian Hama Terpadu dengan

menggunakan tricoderma

2. Setelah melaksanakan kegiatan ini maka petani mendapatkan formula/resep

perbanyakan dan pemanfaatan tricoderma 3 Keterkaitan

Substansi Mata

➢ Akuntabilitas

Penulis bertanggung jawab dalam memberikan

35

Pelatihan penjelasan yang mudah difahami dan isi materi pada buku panduan pemanfaatan agen hayati tricoderma secara integritas dan jelas mudah difahami oleh petani menghargai, hormat dan penuh rasa tanggung jawab. memahami dan melakukan kegiatan ini secara terus menerus.

➢ Pelayanan publik

Dalam pelaksanaan kegiatan ini dilakuakan

36

dengan memberikan arahan yang jelas terkait penggunaan agen hayati tricoderma.

➢ Whole Of Goverment

Dalam pelaksanaan kegiatan ini penulis bekerja sama dangan petani dalam mempersiapkan alat dan bahan pengaplikasian tricoderma pada juga ikut berkontribusi terhadap Visi UPT perlindungan tanaman yaitu” terwujudnya penerapan pengendalian hama terpadu maka hal ini telah memperkuat nilai Keteladanan (sikap, perilaku, dan kebiasaan yang ditampilkan akan

37

menjadi perhatian bagi peserta pelatihan), dan Profesional (melaksanakan tugas sesuai dengan profesi).

Tabel 2.6 Kegiatan IV 4.Monitoring dan evaluasi

1 Tahapan Kegiatan 1. Monitoring lokasi penerapan agen hayati tricoderma

Penulis bertanggung jawab untuk melakukan pengamatan secara berkala sebab ini telah menjadi keajiban dan tugas pokok penulis sebagai Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan yang hakikinya dikerjakan dengan tulus ihklas (Akuntabilitas, Etika Publik). Sebagai seorang POPT penulis dengan konsisten melakukan pengamatan dan monitoring untuk menunjukan integritas ASN, dan memberikan rasa percaya (Akuntabilitas, Anti Korupsi, Pelayanan Publik). Dan dalam melaksanakan kegiatan ini penulis Bersama PPl mengutamakan komunikasi dan kerja sama yang baik (Whole Of Government, Etika Publik)

2. Evaluasi kegiatan dan membuat laporan

Evaluasi ini dilakukan agar dapat mengetahui kegiatan ini berhasil atau tidak. Ini merupakan tanggung jawab penulis (Akuntabilitas dan Anti Korupsi), Penerapan PHT harus terlaksana agar tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai dengan baik (Komitmen Mutu), Saat membuat

38

laporan hasil evaluasi penulis dengan jujur dan transparan serta profesional menunjukan integritas seorang ASN (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Anti Korupsi).

Penulis juga bekerja keras agar laporan dapat selesai dengan hasil mutu yang maksimal (Akuntabilitas, Komitmen Mutu)

2 Output/hasil 1. Dengan terlaksananya kegiatan monitoring dan evaluasi maka terwujudlah penerapan pengendalian hama terpadu dengan menggunakan agen hayati tricoderma

2. Tewujudnya hasil rancangan aktualisasi

3 Keterkaitan

Substansi Mata Pelatihan

➢ Akuntabilitas

➢ Kegiatan monitoring dan evaluasi dikerjakan dengan tulus ihklas, penulis dengan konsisten melakukan pengamatan dan monitoring, Evaluasi ini dilakukan agar dapat mengetahui kegiatan ini berhasil atau tidak. Ini merupakan tanggung jawab penulis, Saat membuat laporan hasil evaluasi penulis dengan jujur dan transparan

➢ Nasionalisme

➢ Penulis secara profesional menunjukan integritas seorang ASN

➢ Etika publik

➢ Tugas pokok penulis sebagai Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan yang hakikinya dikerjakan dengan tulus ihklas, Dan

39

dalam melaksanakan kegiatan ini penulis Bersama PPl mengutamakan komunikasi dan kerja sama yang baik, Bersikap jujur dan terbuka dalam membuat hasil evaluasi kegiatan aktualisasi.

Komitmen Mutu

Penerapan PHT harus terlaksana agar tujuan dari kegiatan ini dapat tercapai dengan baik, Penulis juga bekerja keras agar laporan dapat selesai

Dalam pelaksanaan kegiatan ini penulis dengan penuh tanggung jawab dan cermat saat melakukan pengamatan dan monitoring secara berkala

➢ Pelayanan publik

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai tugas pokok penulis sebagai Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, penulis dengan konsisten melakukan pengamatan dan monitoring untuk menunjukan integritas ASN, dan memberikan rasa percaya dan setelah selesainya kegiatan ini saya berharap pelayanan mutu yang jelas dan konsisten dalam pendampingan terhadap petani.

➢ Whole Of Goverment

Dalam kegiatan ini penulis juga mengajak penyuluh pertanian untuk bekerja sama dan berkoordinasi langsung agar kegiatan dapat

40

Organisasi Tanaman pada poin 4 dan 5 yaitu “Melindungi petani dan konsumen hasil pertanian dari

akibat samping penggunaan sarana

perlindungan tanaman, dan Mengurangi

pencemaran lingkungan dalam

mempertahankan keanekaragaman hayati di ekosistem pertanian”.

6 Penguatan Nilai Nilai Organisasi

Dengan terlaksananya kegiatan maka dapat memperkuat nilai organisasi profesionaliseme sebagai POPT karena dalam penerapannya akan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ASN.

41 4. Jadwal Kegiatan

Dalam melaksanakan kegiatan dan tahapan kegiatan yang telah penulis buat dalam rancangan aktualisasi ini, peserta Pelatihan Dasar mendapat waktu selama 30 hari kerja untuk melaksanakannya, Rencana pelaksanaan kegiatan dapat dilihat pada tabel

Tabel 2.7 Jadwal kegiatan Pelaksanaan rancangan Aktualisasi

No Kegiatan November-Desember 2021

M1 M2 M3 M4 M5

1

Berkoordinasi dengan mentor dan penyuluh pertanian di Kec. Rakit Kulim

2 Menyiapkan alat dan bahan

3

Melakukan sosialisasi penggunaan agen hayati tricoderma pada tanaman cabe

4 Monitoring dan evaluasi kegiatan

42 BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Dalam rancangan aktualisasi ini penulis membuat gagasan kretif

“Pemanfaatan Agen Hayati Tricoderma Sebagai Upaya Pengendalian Hama Terpadu di Kec.Rakit Kulim” gagasan kreatif tersebut penulis membuat 4 kegiatan yang menjadi rancangan aktualisasi dengan melaksanakan kegiatan yang berkaitan erat dengan nilai-nilai dasar profesi PNS yang akan dilaksanakan mulai tanggal 10 November-09 Desember 2021 di Kecamatan Rakit Kulim.

B. Saran

Demikian rancangan aktualisasi ini saya buat. Semoga rancangan aktualisasi ini dapat terlaksana sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan mutu pelayanan sebagai Pengendali Orghanisme Pengganggu Tumbuhan.

Diharapkan adanya kritik dan saran dari coach, mentor, dan rekan kerja yang dapat membangun demi terwujudnya kelancaran dan perbaikan dalam proses aktualisasi yang akan dilaksanakan.

43

Dalam dokumen RANCANGAN AKTUALISASI (Halaman 40-50)

Dokumen terkait