• Tidak ada hasil yang ditemukan

Memantapkan pelaksanaan reformasi birokrasi

PERENCANAAN DAN PENETAPAN KINERJA

Misi 4. Memantapkan pelaksanaan reformasi birokrasi

Hal ini dimaksudkan untuk mewujudkan perubahan signifikan elemen-elemen birokrasi antara lain kelembagaan, sumber daya manusia aparatur, ketatalaksanaan, akuntabilitas aparatur, pengawasan, dan pelayanan public. Hal yang penting dalam reformasi birokrasi adalah perubahan mind-set dan budaya kerja. Reformasi diarahkan pada upaya mencegah dan mempercepat pemberantasan korupsi secara berkelanjutan dalam menciptakan tata pemerintahan yang baik, bersih, dan berwibawa (good governance), dan pemerintah yang bersih (clean government) dan bebas KKN.

Misi 5 : Aktualisasi nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Nilai-nilai yang dijunjung dan menjadi atribut setiap tindakan dalam rencana strategis maupun rencana kegiatan terkecil sekalipun akan memberi energi pada rencana itu sendiri. Nilai-nilai dimaksud membantu mengubah kekuatan energi dalam tujuan menjadi kekuatan yang lebih besar yang dapat dicapai melalui organisasi, usaha, maupun keterampilan.

Bab II | 12

Nilai melipat gandakan kekuatan tindakan dan hasilnya. Nilai yang dianut akan terekspresi dalam tindakan fisik, sikap, dan dalam pikiran. Masing-masing memiliki kekuatan sendiri. Nilai-nilai mental misalnya terekspresikan melalui kejujuran, kebenaran, kepercayaan dan idealisme. Nilai-nilai spiritual mengkespresikan iman, ketulusan, kesabaran, ketekunan, niat baik, dan penyerahan diri pada Tuhan. Maka, dapat dipahami bahwa setiap tindakan adalah sesuatu yang luas dan dapat mengekspresikan banyak nilai. Semakin terekspresikan, semakin besar kekuatan dan efektivitasnya

II.3 Tujuan

Tujuan merupakan penjabaran atau implementasi dari pernyataan misi yang lebih spesifik dan terukur akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai dengan 5 (lima) tahun. Tujuan organisasi harus konsisten dengan tugas dan fungsinya, secara kolektif, tujuan organisasi menggambarkan arah stratejik organisasi dan perbaikan-perbaikan yang ingin diciptakan sesuai tugas dan fungsi organisasi. Tujuan organisasi mempertajam fokus pelaksanaan misi lembaga, meletakan kerangka prioritas untuk memfokuskan arah semua program dan aktivitas lembaga dalam melaksanakan misinya.

Dengan mengacu pada visi dan misi Kabupaten Cianjur serta didasarkan pada isu-isu stratejik dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Cianjur Tahun 2011-2016, ditetapkan tujuan yang menunjukkan suatu kondisi yang ingin dicapai Pemerintah Kabupaten Cianjur. Tujuan Pemerintah Kabupaten Cianjur ada 9, yaitu :

1. Mewujudkan layanan pendidikan yang bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat;

2. Mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas;

3. Meningkatkan minat dan kebiasaan membaca masyarakat;

4. Menyelenggarakan pembangunan kesehatan baik oleh masyarakat, swasta maupun pemerintah secara sinergis;

5. Mewujudkan keberlangsungan serta meningkatkan kualitas aksesibilitas pelayanan KB dan kesehatan reproduksi serta mengendalikan angka kelahiran;

Bab II | 13

6. Meningkatkan pendapatan masyarakat melalui usaha dan peningkatan produktivitas usaha di bidang perekonomian;

7. Mentransformasi budaya birokrasi yang berorientasi kepada pelayanan publik ke seluruh unit kerja pemerintah Kabupaten;

8. Mewujudkan nilai-nilai akhlakul kariman sebagai karakter pemerintah dan masyarakat dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara;

9. Mengatasi permasalahan sosial pada kehidupan masyarakat dengan terciptanya kesejahteraan masyarakat.

II.4 Sasaran

Sasaran merupakan penjabaran dari tujuan, yaitu kondisi yang ingin dicapai atau dihasilkan oleh instansi pemerintah melalui tindakan-tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai tujuan. Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata dalam rumusan yang lebih spesifik, terinci, dapat diukur dan dapat dicapai dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan.

Sasaran strategis yang akan dicapai Pemerintah Kabupaten Cianjur sebanyak 40 sasaran yaitu :

1. Meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan pendidikan;

2. Meningkatnya angka kelulusan siswa untuk seluruh jenjang pendidikan; 3. Terkendalinya angka mengulang dan drop out di setiap tingkatan dan

jenjang;

4. Meningkatnya mutu kelulusan siswa dari setiap jenjang pendidikan; 5. Meningkatnya lulusan SMK yang terserap dunia kerja;

6. Tertanamnya nilai-nilai akhlakul karimah ke dalam pribadi peserta didik; 7. Meningkatnya keadilan dan kesetaraan jender dalam layanan pendidikan; 8. Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran siswa dalam antisipasi dalam

penanggulangan bencana;

9. Meningkatnya kualitas pendidikan tinggi lokal;

10. Meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan dan

pelaksanaan pendidikan;

11. Meningkatnya sarana dan prasarana perpustakaan;

12. Terwujudnya masyarakat yang proaktif memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan, berpartisipasi aktif menolong dirinya, serta mampu

Bab II | 14

membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat dalam keluarga dan masyarakat;

13. Meningkatnya kondisi dan kualitas fasilitas layanan prasarana kesehatan; 14. Meningkatnya layanan kesehatan masyarakat;

15. Peningkatan ketersediaan pembiayaan kesehatan masyarakat; 16. Terjaminnya ketersediaan dan keterjangkauan obat;

17. Terpenuhinya permintaan pelayanan KB dan kesehatan reproduksi yang berkualitas;

18. Meningkatnya pengetahuan kesehatan reproduksi remaja (KRR);

19. Meningkatkan kualitas hidup dan perlindungan anak serta peran perempuan dalam berbagai bidang pembangunan;

20. Meningkatkan kualitas tumbuh kembang dan kelangsungan hidup anak; 21. Berkembangnya agribisnis yang mempu menghasilkan produk dan

industri pertanian yang berdaya saing;

22. Meningkatnya produksi dan ketersediaan pangan serta berkembangnya mekanisme distribusi dan aksesibilitas pangan;

23. Meningkatnya pariwisata daerah berbasis alam dan budaya yang mampu bersaing memenuhi kebutuhan wisatawan dengan tetap berprinsip pada pembangunan berkelanjutan;

24. Meningkatnya aksesibilitas KUMKM terhadap modal, teknologi dan pasar; 25. Terwujudnya pengelolaan industri dan perdagangan yang berdaya saing

didukung oleh SDA, SDM, sarana dan prasarana serta teknologi tepat guna;

26. Meningkatkan promosi dan kerjasama investasi; 27. Terwujudnya iklim investasi yang sehat;

28. Berkembangnya pemanfaatan dan pengelolaan pesisir dan kelautan secara optimal dan berkelanjutan;

29. Menguatnya implementasi rencana tata ruang daerah dalam pemanfaatan untuk pengembangan wilayah Kabupaten Cianjur;

30. Terwujudnya pemanfaatan ruang yang berhasil guna dan berdaya guna

serta mampu mendukung pengelolaan lingkungan hidup yang

Bab II | 15

31. Berkembangnya wilayah dengan didukung oleh ketersediaan dan pembangunan infrastruktur yang handal;

32. Terwujudnya keseimbangan fungsi lahan untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup;

33. Terwujudnya dan terimplementasikannya perangkat transformasi budaya birokrasi yang mampu menciptakan sumber daya aparatur yang berbudi

luhur, tangguh dan cerdas, terampil, mandiri, memiliki rasa

kesetiakawanan, bekerja keras, produktif, inovatif, berorientasi pada pembangunan dan masa depan serta berakhlak mulia;

34. Terwujudnya penyelenggaraan pemerintah daerah yang berorientasi pada peningkatan pemanfaatan anggaran secara efektif dan efisien, pemberian pelayanan prima pada masyarakat penyelenggaraan fungsi pemerintahan secara optimal dan perwujudan SDM aparatur yang handal;

35. Meningkatnya profesionalisme birokrasi dan penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat;

36. Terwujudnya penegakan hukum, kepastian hukum dan budaya hukum dalam rangka supremasi hukum serta pembinaan kerukunan hidup dalam masyarakat guna pelaksanaan penyelenggaraan ketentraman, ketertiban dan keamanan yang kondusif;

37. Terwujudnya sinergi antar kelembagaan berkaitan dengan sumber daya serta jaringan teknologi informatika dan komunikasi;

38. Terwujudnya pemahaman yang meluas dan mendalam pada aparat dan masyarakat Kabupaten Cianjur pada nilai-nilai akhlakul karimah;

39. Pelembagaan penerapan kebijakan aktualisasi nilai-nilai akhlakul karimah pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

40. Terwujudnya upaya preventif dan kuratif dalam menghadapi

permasalahan sosial. II.5 Kebijakan

Kebijakan merupakan arah/tindakan pedoman untuk menentukan bentuk konfigurasi program dan kegiatan dalam mencapai tujuan. Kebijakan merupakan kumpulan keputusan-keputusan pimpinan yang menentukan secara teliti tentang bagaimana strategi akan dilaksanakan atau dengan kata lain kebijakan merupakan pedoman pelaksanaan tindakan atau kegiatan tertentu. Kebijakan

Bab II | 16

merupakan pedoman untuk mengatur suatu mekanisme tindakan lanjutan untuk pelaksanaan pencapaian tujuan dan sasaran.

Kebijakan pada dasarnya merupakan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh yang berwenang untuk dijadikan pedoman, pegangan atau petunjuk dalam pengembangan ataupun pelaksanaan program/kegiatan guna tercapainya kelancaran dan keterpaduan dalam perwujudan sasaran, tujuan serta visi dan misi instansi pemerintah.

Adapun kebijakan yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Cianjur Tahun 2011-2016 diarahkan pada :

1. Meningkatkan mutu pendidikan dan mempermudah jangkauan pendidikan bagi masyarakat;

2. Meningkatkan mutu dan jangkauan layanan kesehatan bagi masyarakat; 3. Pengembangan kemampuan ekonomi dan mengoptimalkan potensi lokal

untuk menciptakan lapangan pekerjaan;

4. Penyelenggaraan pemerintah yang bersih, akuntabel dan berwibawa;

5. Meningkatkan penerapan nilai-nilai akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

II.6 Program

Program adalah kumpulan kegiatan-kegiatan nyata, sistematik dan terpadu yang dilaksanakan oleh satu atau beberapa organisasi ataupun dalam rangka kerjasama dengan masyarakat, atau yang merupakan partisipasi aktif masyarakat guna mencapai sasaran tertentu.

Adapun program yang telah ditetapkan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam RPJMD Tahun 2011-2016 adalah sebanyak 257 program. Sedangkan untuk mencapai ketiga belas sasaran yang terdapat dalam RPJMD 2011-2016, tahun 2012 melaksanakan 26 urusan wajib yang mencakup 159 program dan 8 urusan pilihan yang mencakup 98 program.

Bab II | 17 II.7 Indikator Makro

Tabel 2.1

Target Pencapaian Indikator Makro Tahun 2012

No Indikator Target 2012

1. IPM 71,38

2. Angka Harapan Hidup (AHH) 66,67 3. Angka Melek Huruf (AMH) 98,03 4. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 7,55

5. PPP (Rp) 630.817

II.8 Penetapan Kinerja

Tabel 2.2

Dokumen terkait