• Tidak ada hasil yang ditemukan

membela agama Allah, amar ma'ruf nahi munkar dll, pen), maka menepati janji bai'at shugra ini masuk dalam wilayah nash-nash (teks

ayat atauhadits)

umum

yang menganjurkanatasmutlaknya menepati

janji.

2.Ketaatandalambai'atkubraitumutlak,selamasesuaidenganKitabullah

dan Sunnah

Rasul.

Adapun

ketaatan terhadap bai'atshugra,

maka

terbatas

pada

halapajabattangan

dan

aqaditudiadakan.

3.Menunaikan bai'atkubraituwajib,

dan

meninggalkannyaitutidakada

ta'wil,diamati dalam keadaanmatijahiliyah.

Adapun

bai'atshugra

maka

menunaikannyaituadalahijtihadi (kesimpulandarihasilijtihad,

bukanketentuan nashayat atauhadits).

4.Bai'at kubradilakukan olehahlulhalliwal'aqdi (semacam

DPR/MPR)

dalam umatterhadaporangyang

memenuhi

syarat-syaratnya(untukjadi khalifah,pen).

Adapun

bai'atshugra

maka

dilakukan olehkelompokdari

1. DebbyMurti Nasutiondalam BahayaIslamJama'ah -Lemkari-LDII, (HartonoAhrnadJaiz,ed),LPPI, Jakarta,cetakan kesepuluh,2001M,hal32-34.

Indonesia 111

muslimin terhadaporang

yang mereka

ridhaikarena ilmunyaatau

kemampuannya

untuk berbuatsuatu ataubeberapaamal yangbaik.

5. Bai'otkubrawajib

mengutamakan

syariat

dan

melibatkanseluruh muslimin.

Adapun

bai'atshugra,

maka

tidakmelibatkanselainorang

yang masuk

di dalamnya,

dan

tetaptaat

dalam

batas-batas

yang

disepakatinya.1'

SelanjutnyaDr.Mani'mengutip pendapatDr.Shalah As-Shawidalam kitabnya,Ats-Tsawaabit wal Mutaghayyiraat,

dengan

berangkatdari

pandangannya

ke perkara bai'atshugra

bahwasanya

itu termasuk

madhannal

ijtihad(wilayah perkiraanijtihad) diantarapara ulama,baik dinamaibai'atshugraataupunsalingberjanjidalamkebaikandantetaptaat

untuk melaksanakannya. Iamelihathalinibisadiadakan ikatandisuatu

masa ataupun

negeri

manapun. Demikian

pula bisajuga saling membatalkannyaketikaadatuntutan. Sepertihalnyabisajugabergabung antarabeberapakelompokuntukberbai'at jadi satuapabilatidakadasaling pertentangan,dan penggabunganitutidakadakerugian bagisalah satunya.

Sungguh

telah terjadi kee'kstriman {ghuluw) sebagian jama'ah-jama'ahIslam

masa

kinidalamhal bai'at "shugrajuzi'yyah" (kecilparsial) ini, di

mana

bai'atshugrainidigunakanatas

nama

bai'atkubradengan klaim

bahwa

jama' ahituadalahsebagai (keseluruhan)jama'ahmuslimin,

dan

amirnyaadalah (diklaim sebagai)

imam

muslimin.

Sebagaimana

terjadi keekstriman di kalangan tarekat-tarekatshufiyah (tasawuf), menjadikanorangyangberbai'atituadalahsebagaipengikut syaikhnya

dalam

hal

kebenaran maupun

kebatilan,

dan

pengikut

dalam

hal

menyebarkan

madzhabnya,tarekatnya,

dan kepemimpinan

mutlaknya kepadasyaikhnya.

Dengan adanya

gejalaseperti itu, perlupula disimakpendapat orang

masa

kini di antaranya Dr.

Bakr

bin Abdullah

Abu

Zaid, ia

berpendapat:

Sesungguhnyabai'atdalamIslamitusatu,yaitudaridzawissyaukah

(ahlulhaliiwal'agdi/semacam

DPR/MPR)

untukwaliyul amrilmuslimindan

sultanmereka(khalifahdansultanmuslimin).

Dan

adapun apa yangselain

ituberupabai'at-bai'attarekat (tasawuf),hizbiyah(partai-partai, golongan-golongan) didalamsebagianjama'ahIslam

masa

kini itu

semua

adalah

bai'at-bai'atyangtidakadaasalnya(laaashialaha)dalamsyara'.Tidakdari Kitabullahdantidak dari

Sunnah

Rasul,dantidak dariamal/perbuatan

1, Dr.Mani'binHamadAl Johani dalam bito^

^zaMA^u'jMA/naAWAMY.Riyadh,cetakan3, hal.1004-1005.

112 Aliran&PahamSesatdiIndonesia

sahabatdan tabi'in.

Maka

diaituadalahbai'atmubtada'ah

(diada-adakansecara baru) padahalsetiapbid'ah (pengadaanbaru) ituadalah

sesat.

Dan

setiap bai'atyangtidakada asalnya

dalam

syara' itu

maka

bukanlahketetapanjanji,

maka

tidakadadosadalammeninggalkannyadan mengkhianatinya.

Bahkan

berdosadalam mengadakannya."

(Mukmu!

intimaa' Hal firaqwalJamaa'aatAl-Ishmiyah, hal 163).11

Demikianlah, bai'at selainuntukkhalifah ituadalah

merupakan

ijtihad.Darihasil ijtihadituada yang

membolehkan

dengansyarat-syarat,

dan adayang

menganggapnya

bid'ah.

Dalam

kenyataan, banyak yang ghuluw/ekstrim

dan

itutak sesuaidengan Islam,

bahkan menyeleweng

jauh.

Ada

yang menjadikanbai'atshugraituuntuk

memvonis

kafirbagi oranglainyangtakikut berbai'at,seperti

faham Nur Hasan

Ubaidah2' pendiriIslam

Jama'ah

yangkini

bernama

LDII.

Ada

yang menjadikan

bai'atshugra itusebagaialatuntukmeniru-niru kerahiban sepertiyang dilakukandikalangantarekat-tarekattasawuf,hinggaketundukankepada syekh secara total,

dalam

kebenaran

maupun

kebatilan.

Ada yang menjadikan

bai'at shugra itu sebagai alat untuk menakut-nakuti jama'ahnya, hingga harus setor

uang

tiap saat, tanpabisa mengelak,

hinggakadang sampaimencuri agarbisa setor

uang

kepadaamirnya.

Penyelewengan-penyelewengan bai'atshugra itu

punya dampak

merusak

pemahaman

Islamdan merusakkehidupanberislam.Oleh karena

itu

pemahaman

tentangbai'atiniperludimengerti olehsetiapMuslim, agar tidakterjerumus oleh parapenyelewengdanpenyesatyangbergentayangan

di sekitar kitasetiapsaat.

Dan

hendaknyaparapenyelewengdanpenyesat

itumengakhiri kejahatannyalantasbertaubatkepadaAllah

Subhanahu wa

Ta'ala, agar tidakmenjadi

wadyabala

Iblislaknatullah. Darisini bisa difahami, LDIIyang

menyelewengkan

bai'atshugrasampai ketingkat mengkafirkanpihaklainitu

makanya

disebut-sebutsebagai

Lembaga

Dajjal IbiisIndonesia oleh sebagian masyarakat,diantaranyaolehPak

Bambang

Irawan Hafiluddin bekaspetinggialiransesatLDIIitusendiridanjugaDr.KH.

ManarulHidayatmuballighdarijajaran

NU

.

s|( ?{c sjcS^fl

1. Ibid,hal1003.

2. Darisisilain,Nurhasan Ubaidah menurutpenelitianDepartemenAgama,ada13wanitayangdiatalak.

Sedangkan menurutKHHasyimRifa'l(pengikutsetiaNurhasan selama17 tahundankemudiankeluar), jumlahwanitayangditalakNurhasantidak bisadihitunglagi.Padahaladahadits,

, , - 't <- '

"SesungguhnyaAllahtidaksukakepadasetiappencicip(menikahi'lalumentalak,berganti-ganti)darilaki-laki,

dan(Allahjuga)tidaksukakepadasetiappencicipdari'perempuan. (UK.IbnitAbtSyaibahno.19193).

Darisinibisa dilihatbahwa Nurhasan Ubaidahitudhalim terhadapwanita,melanggaraturan Allah,dan sama sekalitidakpantasbilaiamengakusebagaiimam.

Dokumen terkait