• Tidak ada hasil yang ditemukan

Memberikan Kritik dan Saran terhadap Laporan

Pelajaran 4 Manfaat Tanaman

A. Memberikan Kritik dan Saran terhadap Laporan

Manfaat Tanaman

Mendengarkan Laporan lisan

Menyimak pembacaan laporan Memahami isinya Memberikan kritikan dan saran Berbicara Intisari buku > > > > > Menulis Cerpen Mengingat/memahami cerita pengalaman orang lain Menemukan ide

Menulis cerpen berdasarkan pengalaman orang lain >

>

Memilih jenis buku → Nonfiksi Membaca buku dengan saksama Menemukan intisari buku > > > > Santun Alasan logis Bahasa jelas, tidak berbelit-belit

Sesuai topik masalah > > > > > Tokoh (pelaku) Setting/latar Alur

Sudut pandang pengarang > > > > Gagasan utama Kalimat utama Garis besar isi buku > > > Tempat Waktu Suasana > > > Awal cerita Inti cerita Penutup cerita > > >

A. Memberikan Kritik dan Saran terhadap Laporan

1.2 Mendengarkan Tujuan Pembelajaran:

Kamu akan mampu mengomentari berbagai laporan lisan dengan memberikan kritik dan saran.

Ketika menyimak pembacaan laporan yang disampaikan secara lisan, bagaimana reaksimu? Mampukah kamu memberikan tanggapan terhadap laporan tersebut dengan baik? Pada pelajaran ini, kamu akan berlatih untuk memberikan tanggapan yang berupa kritik dan saran terhadap laporan lisan yang disampaikan.

1. Pengertian Kritik dan Saran

Mengkritik adalah suatu kegiatan memberi masukan atau komentar dengan cara memilah, membedakan, mengurai, dan menunjukkan kesalahan, kelebihan-kekurangan, dan keunggulan-kelemahan disertai alasan yang logis terhadap sesuatu (dalam hal ini adalah laporan lisan). Dalam mengkritik, kamu tidak diperbolehkan untuk menjelek-jelekkan atau menjatuhkan, atau menguji terhadap materi yang disampaikan. Kritiklah isi dari laporannya, bukan si pembaca laporan.

Sementara saran adalah kegiatan memberikan pendapat, usul, atau masukan terhadap sesuatu (dalam hal ini adalah laporan lisan) dengan disertai alasan yang kuat dan mendukung, sehingga dapat diterima oleh orang lain. Saran yang baik adalah saran yang tidak menjatuhkan dan menuju ke arah kebaikan bersama.

2. Santun Memberikan Kritik dan Saran

Memberikan sebuah kritikan dan saran juga memerlukan sopan santun. Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat memberikan sebuah kritik dan saran.

a. Santun memberikan kritik

Santun untuk memberikan kritik antara lain sebagai berikut. 1) Kritikan sesuai dengan isi laporan.

2) Kritikan tidak boleh menjatuhkan atau menguji pemikiran orang lain. 3) Tunjukkanlah kesalahan, kelebihan, kekurangan, atau kelemahannya. 4) Beri argumentasi yang meyakinkan, sehingga dapat diterima.

b. Santun memberikan saran

Santun untuk memberikan saran antara lain sebagai berikut. 1) Berikan saran yang baik dan tidak menjatuhkan.

2) Saran hendaknya sesuai dengan isi laporan.

3) Berikan ulasan singkat pendapatmu, kemudian sampaikan saran yang membangun.

4) Ungkapkan dengan kalimat yang jelas, komunikatif, dan tidak berbelit-belit. 5) Saran hendaknya bermanfaat bagi orang lain dan bukan untuk mencari

keuntungan sendiri.

Nah, sekarang kamu berlatih mengomentari sebuah laporan yang disampaikan secara lisan. Di bawah ini ada teks yang berupa laporan lisan dari wartawan Tim Potret SCTV.

Dua orang temanmu akan membacakan laporan secara lisan. Tutuplah bukumu, dengarkanlah pembacaan laporan lisan dengan saksama, kemudian kerjakan tugas yang menyertainya!

Mimpi Hijau Jakarta

Gambar penghijauan di ruas jalan

Jakarta yang kini dihuni sekitar 11 juta penduduk menyimpan beragam masalah. Salah satunya soal kebutuhan ruang publik atau area hijau. Saat ini di ibukota, baru terdapat 8.600 hektare ruang publik atau 11 persen dari luas wilayah Jakarta.

Idealnya Jakarta dengan kepadatan penduduk dan tingkat polusi yang tinggi membutuhan 22 hektare atau 33 persen ruang hijau. Terlebih menilik perkembangan jumlah warga hingga tahun 2010 setidaknya dibutuhkan 513 hektare lahan hijau. Jakarta pada tahun 1970 pernah memiliki ruang hijau hampir 49 persen. Dari areal lahan hijau sekitar 33.000 hektare kini sudah menyusut tinggal 6.000 hektare.

Hilangnya lahan hijau di Jakarta disebabkan oleh perubahan fungsi lahan. Ada yang berubah menjadi apartemen, perumahan, perkantoran, atau pertokoan. Di sisi lain, kepadatan penduduk hingga 180 jiwa per hektare dan perkembangan kendaraan bermotor yang mencapai enam juta unit per tahun menyebabkan polusi udara.

Menurut pakar tata kota, Suryono Herlambang, minimnya ruang hijau membawa dampak kepada kehidupan sebuah kota. Ditambahkan Suryono, saat ini banyak ruang hijau di Jakarta berubah fungsi sehingga kantong air menyempit. Selama ini Jakarta Selatan menjadi andalan resapan air. Namun, 70 persen wilayah itu kini sudah diisi bangunan. Padahal, daerah Jakarta yang datarannya 40 persen lebih rendah dari permukaan laut mutlak membutuhkan ruang terbuka hijau dan kantong air.

Jakarta berubah menjadi kota yang padat, panas, dan banjir. Padahal, kota ini mempunyai mimpi menjadi daerah yang aman, nyaman, bersih, dan tertib. Untuk mewujudkan itu, berbagai penertiban dilakukan. Jakarta yang hijau memang masih menjadi mimpi. Bagaimana sebenarnya problematika Kota Jakarta dan mampukah mimpi itu diwujudkan?

Sumber: Laporan SCTV Tim Potret , 22 Maret 2008.

Dari hasil simakanmu mengenai pembacaan laporan lisan di atas, coba kerjakan latihan berikut ini!

1. Berikanlah kritikanmu yang santun dan baik disertai alasan yang tepat. 2. Berikan saranmu yang santun dan baik disertai alasan yang tepat. 3. Tulislah pokok-pokok isi laporan berdasarkan pemahamanmu.

4. Rangkailah pokok-pokok isi laporan tersebut menjadi sebuah intisari laporan yang baik.

5. Sampaikan hasil kerjamu secara lisan di depan kelas yang didengarkan oleh teman yang lain!

Pahamilah permasalahan berikut ini.

Berikan kritik dan saranmu yang santun disertai alasan yang tepat! Harga Kedelai Akibat Liberalisasi

Harga kedelai pada Januari 2008 mencapai Rp7.000 – 8.000 per kilogram. Padahal sebelumnya hanya Rp 3.000 per kilogram. Kenaikan harga yang tidak terkendali ini akibat dari cara berpikir pemerintah yang salah dan cenderung berakibat pada pasar bebas yang terkooptasi oleh kapitalisme glo-bal.

Kerjakan di buku tugasmu!

1

Kerjakan di buku tugasmu!

2

Gambar 4.2 Kacang kedelai

Sumber:

1

Saya tidak selalu optimis harga bisa terkendali. Belajar saja dari kasus kenaikan harga minyak goreng. Karena itu, saya mendukung aksi turun ke jalan sebagai bentuk mengubah kebijakannya, yang ingin melakukan liberalisasi pangan.

Rosi Sugiarto, Mijen Semarang, Tempo, 27 Januari 2008

1. Bentuklah kelompok yang terdiri dari empat anggota.

2. Dengarkanlah sebuah laporan berita dari stasiun televisi atau radio, jika perlu rekamlah.

3. Simaklah dengan saksama, kemudian tulislah intisari beritanya. 4. Berikan kritik dan saranmu mengenai isi laporan berita.

5. Buat format laporan sebagai berikut.

Nama stasiun : . . . . Peliput/pelapor : . . . . Topik laporan : . . . . Jam tayang : . . . . Pokok-pokok laporan: 1. . . . 2. . . . 3. . . . 4. . . . 5. . . . 6. . . . Kritikan Penjelasan/alasan . . . . . . . . . . . . . . . . Saran Penjelasan/alasan . . . . . . . . . . . . . . . .

B. Menyampaikan Intisari Buku

Dokumen terkait