• Tidak ada hasil yang ditemukan

membersihkan institusi polri

Dalam dokumen Majalah Detik 28 (Halaman 49-56)

olahraga

Juara bertahan Spanyol diunggulkan untuk

mengulang SukSeS di piala eropa. Sandungan

akan datang dari Sang runner up, Jerman. tim

oranye, belanda Juga berambiSi mengakhiri

paceklik. Juaranya?

Menanti RekoR

BaRu Piala eRoPa

reporter: esti utami

Foto: ukraine2012.gov

olahraga

P

eluit telah ditiup. Dalam tiga pekan ke

depan, mata dunia akan tertuju ke Polandia dan Ukraina. Sejenak dunia melupakan krisis ekonomi untuk menyaksikan 16 tim terbaik berlaga di salah satu turnamen sepakbola terbaik sejagat.

Pada pertandingan pembuka, tuan rumah Polandia menahan seri 1-1 juara Eropa 2004 Yunani di hadapan publiknya yang memadati National Stadium Warsawa. Dalam perhelatan kali ini Polandia tidak terlalu diunggulkan. Polandia saat ini berada di peringkat 65 FIFA, atau yang paling buncit dari 16 kontestan.

Sebagai tuan rumah, Polandia telah membelanjakan US$1,3 miliar demi menyiapkan empat stadion yang digunakan untuk gelaran empat tahunan ini. Namun Polandia gagal membangun tim yang kuat, guna menjawab impian rakyat Polandia. Meski demikian pelatih Franciszek Smuda, tetap optimistis tim asuhannya yang tergabung bersama Rusia, Yunani dan Republik Ceko di Grup A bakal melenggang ke delapan besar.

“Kami tidak memiliki bintang. Tapi kami dapat meraih sesuatu sebagai tim,” ujar Smuda.

Mendekati putaran final, penampilan Polandia memang membaik. Mereka tak terkalahkan dalam

enam pertandingan persahabatan. Harapan Smuda tertumpu pada tiga pemain yang merumput di

Borussia Dortmund, Robert Lewandowski, Lukasz Piszczek dan Jakub Blaszczykowski.

Jejak Ukraina yang juga menjadi tuan rumah, sedikit lebih baik. Negara

pecahan Uni Soviet ini berhasil lolos ke putaran final Piala Dunia 2006. Sang pelatih Oleg Blokhin, tercatat sebagai pemain terbaik Eropa 1975. Ukraina juga memiliki Andriy Shevchenko,

Andriy Shevchenko

olahraga

pemain terbaik Eropa 2001. Shevchenko bermimpi di akhir kariernya bisa mengantarkan negerinya ke empat besar. Tapi untuk itu, berarti Ukraina harus mampu melewati adangan Inggris dan Prancis di Grup D.

Lalu siapa yang layak membawa pulang Piala Eropa? Juara bertahan Spanyol masih menjadi unggulan utama. Dua tahun lalu tim asuhan Vicente Del Bosque ini berhasil mengawinkan gelar juara dunia dan juara Eropa, dan kini berambisi mencetak rekor baru, memenangi Piala Eropa dua kali berturut-turut. “Tentu kami diunggulkan, setelah kami berhasil mengawinkan Piala Eropa dengan Piala Dunia. Kami tidak tergoyahkan,” ujar Del Bosque kepada kantor berita Reuters.

Del Bosque diperkirakan tetap mempertahankan anggota tim intinya, dan hanya membuat sedikit perubahan pada tim yang begitu solid, dalam empat tahun. Ia juga tidak akan membuat banyak perubahan pada gaya permainan. Tetap pada pola 4-2-4,

dengan mengutamakan penguasaan bola guna mendikte permainan, pertahanan

solid yang sesekali dikombinasikan dengan serangan mematikan.

“Kami memiliki tim yang relatif stabil dalam

empat tahun terakhir. Tim yang tidak perlu banyak perubahan. Kami memiliki kualitas, pola yang tepat, juga

semangat untuk

Juara Eropa 2008 Spanyol kembali diunggulkan.

olahraga

menang,” ujar Del Bosque.

Bosque memang harus kehilangan dua pemainnya, David Villa dan Charles Puyol, yang belum pulih dari cedera. Namun ia masih bisa berharap pada Xavi Hernandez yang menjadi inspirator tim, serta sederet bintang lainnya macam David Silva, Cesc Fabregas atau Fernando Torres yang permainannya sedang menurun. Bosque melihat Belanda dan Jerman sebagai tim yang bisa mencuri gelar. “Posisi mereka sebagai runner up dan juara ketiga, tidak bisa dianggap remeh,” ujar mantan pelatih Real Madrid itu.

Jerman memang tidak bisa diabaikan. Tim asuhan Joachim Loew ini mengincar rekor juara empat kali, sekaligus mengakhiri paceklik selama 16 tahun sejak membawa pulang trofi Henry Delaunay pada 1996.

Bastian Schweinsteiger menjadi tumpuan. Ia dikenal kuat, cerdas dan memiliki determinasi tinggi. Jika ia bermain bagus, biasanya tim akan menang. Jika Schweinsteiger bermain di bawah form, tim panser bakal kehilangan ruh. Kombinasi Schweinsteiger dengan Sami Khedira, Mesut Ozil ataupun Mario Goetze membuat Jerman unggul di lapangan tengah. Hingga mengantar Jerman memenangi 10 pertandingan kualifikasi. Schweinsteiger pun sudah tak sabar memberikan gelar bagi negerinya. “Ini adalah tim nasional terbaik. Setiap orang berharap kami menang dan kami juga menginginkan jadi juara” ujar pemain yang sudah 90 kali membela Jerman ini.

Inggris, Italia, Prancis dan Portugal juga tak bisa dianggap enteng. “Dalam sebuah turnamen yang relatif singkat seperti Piala Eropa, semua tim mungkin mencapai form-nya dan meraih kemenangan. Ini yang dialami Yunani di Portugal 2004,” ujar Del Bosque.

(reuters/ami) Jerman sedang mengincar gelar

ke empat di Piala Eropa.

gaya hidup wisata

gaya hidup wisata

Foto-foto: lviv.travel

Reporter: Ken Yunita 

Setelah menYaKSiKan peRtandingan piala eRopa,

aSYiKnYa jalan-jalan meniKmati Kota. di lviv,

tempat piala eRopa digelaR, banYaK tempat Yang

baKal membuat anda teRKeSan. 

gaya hidup wisata

D

emam Piala Eropa sudah makin terasa.

Banyak pelancong mulai bersiap untuk ter-bang menuju negara tempat kompetisi em-pat tahun sekali itu digelar, yakni Ukraina dan Polandia. 

Salah satu kota tempat kompetisi Piala Eropa digelar adalah Lviv. Dulu kala, kota ini merupakan bagian dari Polandia. Namun kini, telah menjadi wilayah Ukraina. 

Buat beberapa orang, mengeja nama kota ini agak sulit. Namun sebenarnya, tinggal menyebutnya dengan le-vile saja. Orang Jerman, sering menyebut kota ini dengan Lemberg. 

Lviv menjadi salah satu kota penting untuk Piala Eropa 2012. Stadion Arena Lviv diklaim UEFA sebagai stadion paling nyaman untuk kompetisi sepakbola sebenua biru itu. 

Terbukti, dua event penting Piala Eropa 2012 dihe-lat di kota ini yaitu seremoni pembukaan dan pertan-dingan pembuka antara Jerman melawan Portugal pada 9 Juni 2012.

Stadion milik klub sepakbola Karpaty Lviv ini di-arsiteki Albert Wimmer dari Wina dan Arnika dari

Lviv. Dibuka sejak Oktober 2011, stadion ini bisa menampung le-bih dari 34 ribu penonton.

Selama Piala Eropa, akan ada 19 restoran fast food yang berja-jar di sekitar jalur pejalan kaki. Belum lagi tujuh restoran siap

gaya hidup wisata

saji yang berada di luar stadion.

Selain Piala Eropa, kota ini sebenarnya juga mena-rik untuk dieksplorasi. Kota ini dianggap sebagai sa-lah satu pusat kebudayaan utama di Ukraina. Boleh dibilang, Lviv termasuk kota bersejarah.

Menjelang Perang Dunia II pecah, kota ini mayo-ritas dihuni oleh orang-orang Polandia dan Yahudi. Kota ini berhasil bertahan hingga perang usai, bah-kan setelah invasi Uni Soviet.

Dengan berbagai sejarah yang terjadi, maka mak-lum saja jika kota ini menjadi rumah bagi banyak institusi budaya kelas dunia. Ada juga lembaga tinggi seperti Universitas Lviv dan Politeknik Lviv.

Dalam dokumen Majalah Detik 28 (Halaman 49-56)

Dokumen terkait