Pemangku kepentingan memiliki tujuan dan harapan yang berbeda-beda terhadap keberlanjutan usaha ANTAM dan dapat mempengaruhi pencapaian visi dan misi Perusahaan. Untuk itu, ANTAM telah melakukan identifikasi kelompok pemangku kepentingan di seluruh wilayah operasional. Identifikasi pemangku kepentingan dilakukan berdasarkan data primer penelitian lapangan sesuai dengan teori identifikasi pemangku kepentingan dan AA1000 Stakeholder Engagement Standard versi tahun 2015 yang terbaru. Ada 6 atribut yang kami gunakan untuk menentukan pemangku kepentingan, yaitu: 1. Dependency – jika ANTAM memiliki ketergantung pada
seseorang atau sebuah organisasi, atau sebaliknya. 2. Responsibility – jika ANTAM memiliki tanggung jawab
legal, komersial atau etika terhadap seseorang atau sebuah organisasi.
3. Tension – jika seseorang atau sebuah organisasi membutuhkan perhatian ANTAM terkait isu ekonomi, sosial atau lingkungan tertentu.
4. Influence – jika seseorang atau sebuah organisasi memiliki pengaruh terhadap ANTAM atau strategi atau kebijakan pemangku kepentingan lain.
5. Diverse Perspective – jika seseorang atau sebuah organisasi memiliki pandangan yang berbeda yang dapat mempengaruhi situasi dan mendorong adanya aksi yang tidak ada sebelumnya.
6. Proximity – jika seseorang atau sebuah organisasi memiliki kedekatan geografis dan operasional dengan ANTAM. Kami melakukan wawancara mendalam, observasi dan studi kepustakaan untuk menganalisa kekuatan, pengaruh, legitimasi, isu dan kedalaman tingkat kepentingan pemangku kepentingan terhadap Perusahaan. Kemudian ANTAM juga melakukan Focus Group Discussion atau FGD pada tahun 2015 selama 2 hari dengan dihadiri oleh perwakilan berbagai departemen, fungsi, dan unit bisnis ANTAM, serta difasilitasi oleh konsultan independen untuk membahas kelompok pemangku kepentingan. [G4-25]
Kelompok pemangku kepentingan yang teridentifikasi dan signifikan bagi ANTAM yaitu; pemegang saham, karyawan dan serikat pekerja, institusi pemerintah pusat dan daerah, industri atau pelaku usaha pertambangan yang juga menjadi kompetitor dan asosiasi usaha, kontraktor dan mitra kerja lainnya, pembeli, masyarakat lokal, media, lembaga swadaya masyarakat, dan lembaga pendidikan. [G4-24]
Pendekatan terhadap pemangku kepentingan dilakukan dengan metode yang berbeda-beda sesuai kebutuhannya. Salah satu pendekatan yang rutin dilakukan adalah melalui Rapat Umum Pemangku Kepentingan (RUPK). Kegiatan ini merupakan pertemuan antara Perusahaan dengan para pemangku kepentingan di masing-masing wilayah operasional yang dilakukan secara berkala. Pada pertemuan ini hadir wakil-wakil dari kelompok pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah, perwakilan masyarakat, anggota legislatif, perwakilan LSM, manajer perusahaan pertambangan setempat, tenaga ahli, akademisi, penerima manfaat program, dan unsur pemangku kepentingan lainnya. [G4-26]
3. Tension – whether a person or an organization needs ANTAM’s attention on specific economic, social or environmental issues.
4. Influence – whether a person or an organization has an influence on ANTAM or strategy or policy of other stakeholders.
5. Diverse Perspective – whether a person or an organization has a different view that can influence the situation and encourage action where none existed before.
6. Proximity – whether a person or an organization has proximity to ANTAM.
We conducted in-depth interviews, observation and literature study to analyze the strength, influence, legitimacy, and the depth of issues of importance to the Company’s stakeholders. ANTAM also conducted a two-day Focus Group Discussion or FGD in 2015 which was attended by representatives of various departments, sections and business units, and facilitated by an independent consultant to discuss stakeholder groups. [G4-25]
Identified stakeholder groups significant for ANTAM are, namely; shareholders, employees and unions, central and local government institutions, industrial or mining entrepreneurs who are also competitors, business associations, contractors and other business partners, consumers, local communities, media, non-governmental organizations, and educational institutions. [G4-24]
Stakeholders were approached using different methods aligned with the requirement. One approach routinely implemented is the General Meeting of Stakeholders (RUPK). This approach involves a meeting between the Company and stakeholders in each operational area and carried out periodically. This meeting was attended by representatives of stakeholder groups, such as local governments, community representatives, legislators, representatives of NGOs, local mining company managers, experts, academics, program beneficiaries, and other stakeholder elements. [G4-26]
Pembinaan Hubungan dengan Pemangku Kepentingan [G4-26, G4-27]
Approach to Stakeholder Engagement
No. Kelompok Pemangku Kepentingan Stakeholder Group Basis Identifikasi Attribute for Identification Topik Utama Main Topics
Tingkat, Metode dan Frekuensi
Level, Method and Frequency
1 Pemegang Saham Shareholders
D, R, I, P • Pertanggungjawaban kinerja ekonomi, lingkungan, dan sosial Perusahaan • Accountability of the Company’s economic,
environmental, and social performance
Pemberian Informasi dan Pelibatan
• Publikasi rutin (laporan tahunan, laporan keuangan kuartalan, laporan eksplorasi kuartalan) dan website • Forum multi-pemangku kepentingan, penyelenggaraan
RUPS, minimal 1 kali dalam setahun Informing and Involvement
• Regular publications (annual report, quarterly financial statements, quarterly exploration report) and website • Multi-stakeholder forum, Annual GMS implementation
held minimum once a year. 2 Karyawan & Serikat Pekerja Employee & Labor Unions D, R, T, I, P • Kinerja K3 • Kesejahteraan karyawan • OHS Performance • Employee welfare
Pemberian Informasi, Konsultasi, Negosiasi, Pelibatan • Buletin di korporasi, buletin di unit bisnis, komunikasi
melalui email dan intranet, website
• Survei keterikatan karyawan, survei kepuasan karyawan
• Penyusunan dan penetapan perjanjian kerja bersama (PKB) untuk jangka waktu tiga tahun
• Forum bipartit antara ANTAM dan serikat pekerja Informing, consultation, negotiation, involvement • Bulletins in corporation and business units,
communication via email and intranet, website • Employee engagement survey, employee satisfaction
survey
• Preparation and determination of the collective labor agreement (CLA) for a period of three years • Bipartite forum between ANTAM and labor unions 3 Pemerintah Pusat dan Daerah, serta Anggota Legislatif Central and Local Government, and Members of Parliament
D, R, T, I, DP, P • Pemberdayaan masyarakat melalui program CSR
• Pembayaran pajak dan kewajiban kepada Negara
• Empowering communities through CSR programs
• Payment of taxes and obligations to the State
Advokasi, Pemberian Informasi, Konsultasi, Pelibatan, dan Pemberdayaan
• Pemberian masukan kepada pemerintah untuk beragam kebijakan dan regulasi
• Pelaporan rutin (AMDAL, RKTTL, Rencana Pascatambang laporan kuartalan ke OJK, dsb) dan website
• Konsultasi kepada K/L dan dinas, konsultasi publik, RUPK
• Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) dengan pemerintah daerah; Pembayaran pajak, PNBP dan kewajiban lainnya kepada Negara • Integrasi perwakilan Pemerintah dalam Dewan
Komisaris ANTAM
Advocacy, Informing, Consultation, Involvement and Empowerment
• Providing inputs to the government on various policies and regulations.
• Regular reports (EIA, RKTTL, Post-mining Plan, quarterly reports to OJK, etc) and website
• Consultation with Ministry/Agency and regional bodies, public consultation, RUPK
• Development Planning Meeting (Musrenbang), with local governments. Payment of tax, non-tax revenues and other obligations to the State
• Integration of government representative in ANTAM Board of Commissioners
No. Kelompok Pemangku Kepentingan Stakeholder Group Basis Identifikasi Attribute for Identification Topik Utama Main Topics
Tingkat, Metode dan Frekuensi
Level, Method and Frequency
4 Industri, Pelaku Usaha Pertambangan & Asosiasi Usaha Industry, Mining Companies & Business Associations
T, I, P • Penerapan Good Mining Practices • Persepsi negatif terhadap sektor
pertambangan
• Regulasi pertambangan, khususnya terkait pembatasan ekspor bahan mentah dan kewajiban pembangunan smelter • Implementation of Good mining Practices • Negative perception on the mining sector • Mining regulation, particularly related
to raw material export restrictions and obligation on smelter construction
Advokasi, Pemberian Informasi, Konsultasi, dan Kolaborasi
• Pemberian masukan kepada pemerintah melalui IMA, PERHAPI, dll
• Website, presentasi di berbagai seminar dan konferensi • Konsultasi publik, RUPK
• Penyelenggaraan proyek bersama, dan pengembangan kapasitas, dilakukan sesuai kebutuhan
Advocacy, Informing, Consultation and Collaboration • Providing inputs to the government through IMA,
PERHAPI, etc
• Website, delivering presentations at various seminars and conferences
• Public consultation, RUPK
• Joint implementation of projects, and capacity building carried out as per requirements
5 Kontraktor & Mitra Kerja Lain Contractors & other Business Partners
D, R, T, P • Transparansi pengadaan barang dan jasa • Kinerja ekonomi, sosial dan lingkungan • Pengamanan aset ANTAM sebagai objek
vital nasional
• Transparency in procurement of goods and services
• Economic, social and environmental performance
• Security of ANTAM assets as national vital objects
Pemberian Informasi dan Kolaborasi
• Penyelenggaraan penawaran (tender) kontrak kerja reguler secara terbuka dan transparan; dokumen kontrak kerja yang memuat ketaatan pada hukum, termasuk aspek HAM, K3, dan lingkungan
• Pelaksanaan proyek bersama; koordinasi rutin dengan Polri dan TNI terkait pengamanan aset ANTAM dan penegakan hukum
Informing and Collaboration
• Implementation of regular tenders in an open and transparent manner; work contract document containing strict adherence to the law, including human rights aspects, OHS, and the environment
• Joint implementation of projects; regular coordination with the police and military related to ANTAM asset security and law enforcement
6 Pembeli Buyers
D, R, I, P • Kualitas produk dan pelayanan • Product and Service Quality
Pemberian Informasi dan Konsultasi
• Pembuatan kontrak komersial penjualan produk dengan jaminan kualitas produk, kesinambungan pasokan dan ketepatan pengiriman, dilakukan sesuai kebutuhan
• Pertemuan reguler dengan konsumen dan survei kepuasan pelanggan minimal 1 tahun sekali Informing and Consultation
• Product sale commercial contract with guarantee on product quality, secure supply and timely delivery, carried out as needed
• Regular meetings with consumers and consumer satisfaction survey at least once a year
No. Kelompok Pemangku Kepentingan Stakeholder Group Basis Identifikasi Attribute for Identification Topik Utama Main Topics
Tingkat, Metode dan Frekuensi
Level, Method and Frequency
7 Masyarakat Lokal Local Communities
D, R, T, I, DP, P • Sosialisasi dan penyaluran dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) • Pendampingan dan pemberdayaan
masyarakat
• Pengelolaan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan
• Dissemination of information and disbursement of funds for the Partnership and Community Stewardship Program (PKBL)
• Community mentoring and empowerment • Managing economic, social and
environmental impacts
Pemberian Informasi, Transaksi, Konsultasi, Negosiasi, Pelibatan, Kolaborasi, dan Pemberdayaan
• Sosialisasi AMDAL; pertemuan rutin dengan warga masyarakat; RUPK; laporan; website
• Penyelenggaraan PKBL
• Menerima masukan masyarakat dalam proses AMDAL; Rencana Pascatambang partisipasi dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dengan masyarakat dan pemerintah daerah
• Penentuan harga yang adil pada pembebasan lahan; negosiasi dalam peluang bisnis dan ketenagakerjaan lokal
• Pelibatan masyarakat dalam perencanaan,
pelaksanaan, serta monitoring dan evaluasi PKBL dan pengembangan masyarakat
• Kerja sama dalam berbagai inisiatif multi-pemangku kepentingan dengan masyarakat lokal, universitas, pemerintah daerah; kemitraan dengan berbagai lembaga
• Integrasi wakil masyarakat (komisaris independen) ke dalam Dewan Komisaris ANTAM
Informing, Transaction, Consultation, Negotiation, Involvement, Collaboration, and Empowerment • Information dissemination on EIA; regular meetings
with local communities; RUPK; reports; website • PKBL Implementation
• Receive inputs from the community in the EIA process; Post-mining Plan participate in Development Planning Meeting (Musrenbang) with local community and regional government
• Determining a fair price on land acquisition; negotiating business opportunities and local employment • Community involvement in the planning,
implementation, monitoring and evaluation of PKBL and community development
• Cooperation in various multi-stakeholder initiatives with local communities, universities, local government; partnerships with various institutions
• Integration of community representative (independent commissioner) in ANTAM Board of Commissioners 8 Media T, I, DP • Sosialisasi dan penyaluran dana Program
Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) • Pendampingan dan pemberdayaan
masyarakat
• Pengelolaan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan industri pertambangan • Kepatuhan terhadap regulasi • Dissemination of information and
disbursement of funds for the Partnership and Community Stewardship Program (PKBL)
• Community mentoring and empowerment • Managing economic, social and
environmental impact for mining industry • Compliance towards regulations
Pemantauan, Pemberian Informasi, Konsultasi, dan Pelibatan
• Media monitoring harian
• Penyampaian informasi rutin; media release dan press conference sesuai kebutuhan; pemberian kesempatan wawancara
• Media visit sesuai kebutuhan
• Konsultasi publik, RUPK, media gathering minimal 1 tahun sekali
Monitoring, Informing, Consultation and Involvement • Daily media monitoring
• Regular provision of information; media release and press conference as required; providing opportunities for interviews
• Media visit as required
• Public consultation, RUPK, media gathering minimum once a year
No. Kelompok Pemangku Kepentingan Stakeholder Group Basis Identifikasi Attribute for Identification Topik Utama Main Topics
Tingkat, Metode dan Frekuensi
Level, Method and Frequency
9 Lembaga Swadaya Masyarakat Non- Governmental Organizations
T, I, DP • Sosialisasi dan penyaluran dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) • Pendampingan dan pemberdayaan
masyarakat
• Pengelolaan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan industri pertambangan • Dissemination of information and
disbursement of funds for the Partnership and Community Stewardship Program (PKBL)
• Community mentoring and empowerment • Managing economic, social and
environmental impact in mining industry
Pemberian Informasi, Konsultasi, dan Kolaborasi • Sosialisasi AMDAL; laporan; website • Konsultasi publik; RUPK
• Kerjasama penelitian sosial; kerja sama pendampingan dan pemberdayaan masyarakat; kerja sama sosialisasi dan penyaluran dana PKBL, dilakukan sesuai kebutuhan
Informing, Consultation, and Collaboration
• Information dissemination on EIA; reports; website • Public consultation; RUPK
• Collaboration on social research; collaboration in community mentoring and empowerment; collaboration in dissemination and disbursement of PKBL funds, carried out as required
10 Lembaga Pendidikan Educational Institutions
T, I, DP • Teknologi dan inovasi pertambangan • Pengelolaan dampak ekonomi, sosial dan
lingkungan industri pertambangan • Mining technology and innovation • Managing economic, social, and
environmental impact in mining industry
Pemberian Informasi; Konsultasi dan Kolaborasi • Sosialisasi AMDAL; laporan; website • Konsultasi publik; RUPK
• Kerjasama penelitian sosial dan lingkungan; kerja sama pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, dilakukan sesuai kebutuhan
Informing; Consultation and Collaboration • EIA Dissemination; reports; website • Public consultation; RUPK
• Collaboration on social research; collaboration in community mentoring and empowerment, carried out as required
D =Dependency; R = Responsibility; T = Tension; I = Influence; DP = Diverse Perspective; P = Proximity