SPT PPN PT IMN
6. Membuat SPT Masa PPh Pasal 21
SPT Masa PPh Pasal 21 dibuat untuk periode Mei, Juni, dan Juli 2021. Berikut dibawah ini merupakan tahapan yang dilaksanakan:
1. Menerima database e-SPT Masa 2126, all tax format Ms. Excel (Gambar 3.46, Gambar 3.47, dan Gambar 3.48), 1721_I_Bulanan format CSV (untuk impor ke dalam aplikasi) dan Ms. Excel (Gambar 3.49), BPN (Gambar 3.50), dan SSE (Gambar 3.51) dari senior.
PT IMN
PT IMN
116 Gambar 3.46
All Tax Sheet Summary PT TMI
Gambar 3.47
All Tax Sheet PPh 21 NE PT TMI
Gambar 3.48
All Tax Sheet PPh 21 PT TMI
Gambar 3.49
1721_I_Bulanan Mei PT TMI
(I)
(II)
(I)
(II) (III)
117 Gambar 3.50
BPN PPh Pasal 21 PT TMI
Gambar 3.51
SSE PPh Pasal 21 DTP PT TMI
(I)
(II)
(III)
(IV)
PT TMI
(I)
(II)
(III)
(IV)
PT TMI
PT TMI
118 2. Membuka aplikasi e-SPT PPh Pasal 21 dengan cara klik tombol windows lalu klik ‘Folder e-SPT Masa 21-26 2014’ dan pilih ‘Open’ seperti pada Gambar 3.52.
Gambar 3.52
Folder e-SPT Masa 21-26 2014
3. Membuka database perusahaan terkait yaitu dengan cara klik database perusahaan lalu klik ‘Pilih DB’ (Gambar 3.53 Poin I) lalu isi ‘Username’
dan ‘Password’ (Gambar 3.53 Poin II) setelah itu klik ‘Login’ (Gambar 3.53 Poin III).
Gambar 3.53
Login dan Koneksi Database
(I)
(II)
(III)
119 4. Setelah masuk ke e-SPT PPh Pasal 21 klik ‘Pilih SPT’ lalu ‘Buat SPT Baru’
(Gambar 3.54 Poin I); masukkan masa SPT yang akan dibuat yaitu ‘Mei 2021’ lalu klik ‘Buat SPT’ (Gambar 3.54 Poin II); selanjutnya pilih masa yang akan dibuat dan klik ‘Buka SPT’ (Gambar 3.54 Poin III).
Gambar 3.54 Buat SPT Baru
5. Melakukan input untuk data pegawai tetap yaitu dengan cara klik ‘CSV’ lalu
‘Impor’ kemudian ‘Bukti Potong’ dan pilih ‘Pemotongan Pajak Bulanan’
(Gambar 3.55 Poin I); setelah itu klik ‘Buka File’ (Gambar 3.56 Poin II) untuk mengimpor data pegawai tetap yang sebelumnya sudah diberikan oleh senior yaitu file 1721_I_Bulanan format CSV (Gambar 3.49) kemudian klik ‘Impor’ (Gambar 3.56 Poin III).
(I)
(II)
(III)
120 Gambar 3.55
Home e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 2014
Gambar 3.56
Impor Pemotongan Pajak Bulanan PT TMI
6. Untuk melihat daftar pemotongan pajak form 1721-I maka klik ‘Isi SPT’
lalu ‘Daftar Pemotongan Pajak (1721-I)’ dan pilih ‘Satu Masa Pajak’
(Gambar 3.57); pada form 1721-I isi bagian B ‘Jumlah Pegawai’ yaitu ‘5’
(Gambar 3.58 Poin I) sesuai dengan jumlah pegawai pada Gambar 3.48 Poin I, ‘Jumlah Penghasilan Bruto Pegawai (Rp.)’ diisi ’29.172.268’ (Gambar 3.58 Poin II) sesuai dengan total Bruto pada Gambar 3.48, lalu klik
‘Simpan’.
(I)
(II)
(III)
121 Gambar 3.57
Home e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 2014
Gambar 3.58
Daftar Pemotongan Pajak Bulanan
7. Melakukan input untuk non pegawai yaitu dengan cara klik ‘Isi SPT’ lalu pilih ‘Daftar Bukti Potong’ dan ‘Tidak Final (1721-II)’ seperti pada Gambar 3.59. Data acuan untuk mengisi bukti potong tidak final adalah file all tax Gambar 3.47. Pada tabel Input Bukti Potong Tidak Final maka isi ‘Nomor Bukti Potong’ menjadi ‘1.3-05.21-0000001’ (Gambar 3.60 Poin I); ‘NPWP’
(I)
(II)
122 diisi ‘00.000.000.0-000.000’ (Gambar 3.60 Poin II); ‘Nama’ diisi
‘BHANURASMI SYUA MADANI’ (Gambar 3.60 Poin III); ‘NIK/No.
Paspor’ diisi ‘0’ dan ‘Alamat’ diisi ‘-’ (Gambar 3.60 Poin IV); ‘Kode Objek Pajak’ diisi ’21-100-08’ (Gambar 3.60 Poin V) untuk kode Bukan Pegawai yang Menerima Penghasilan Bersifat Berkesinambungan; ‘Jumlah Penghasilan Bruto’ diisi ‘2.500.000’ (Gambar 3.60 Poin VI); ‘Dasar Pengenaan Pajak’ diisi ‘1.250.000’ (Gambar 3.60 Poin VII); ‘Tarif’ diisi ‘5’
(Gambar 3.60 Poin VIII); ‘PPh Dipotong’ diisi ‘0’ (Gambar 3.60 Poin IX) karena Penghasilan Bruto dibawah PTKP (TK/0); pada bagian C ‘Tanggal’
diisi akhir bulan masa SPT yang dibuat yaitu ’31-05-2021’ (Gambar 3.60 Poin X); lalu klik ‘Simpan’ (Gambar 3.60 XI).
Gambar 3.59
Home e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 2014
Gambar 3.60
Input Bukti Potong Tidak Final
123 8. Input terhadap daftar Surat Setoran Pajak (SSP) dilakukan 2 kali yaitu untuk BPN dan SSE. Klik ‘Isi SPT’ lalu pilih ‘Daftar SSP/Pbk (1721-IV)’
(Gambar 3.61). Untuk BPN seperti pada Gambar 3.62 Poin I yaitu ‘Kode Akun Pajak’ diisi ‘411121’ untuk PPh Pasal 21; ‘Kode Jenis Setoran’ diisi
‘100’ untuk Masa; ‘Tanggal SSP/Bukti Pbk’ diisi ’10-06-2021’ sesuai dengan tanggal bayar pada file BPN; ‘NTPN/Nomor Bukti Pbk’ diisi sesuai dengan NTPN pada file BPN; ‘Jumlah PPh Disetor’ diisi ’52.085.183’;
‘Ket’ diisi ‘0’ kode untuk SSP. Sedangkan untuk SSE seperti pada Gambar 3.62 Poin II yaitu ‘Kode Akun Pajak’ diisi ‘411121’ untuk PPh Pasal 21;
‘Kode Jenis Setoran’ diisi ‘100’ untuk Masa; ‘Tanggal SSP/Bukti Pbk’ diisi
’10-06-2021’ sesuai dengan tanggal 1 bulan sebelum masa aktif pada file SSE; ‘NTPN/Nomor Bukti Pbk’ diisi sesuai dengan angka 9 + ID BILLING pada file SSE; ‘Jumlah PPh Disetor’ diisi ’52.085.183’ atau diisi sesuai dengan PPh yang Masih Harus Disetor pada Gambar 3.53 Poin III; ‘Ket’
diisi ‘1’ kode untuk SSP PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah.
Gambar 3.61
Home e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 2014
124 Gambar 3.62
Daftar SSP PT TMI
9. Untuk melihat SPT Induk maka klik ‘Isi SPT’ lalu pilih ‘SPT Induk (1721)’
seperti pada Gambar 3.63. Pada tampilan SPT Masa 21-26 Induk maka klik
‘D. Lampiran’ lalu checklist nomor ‘7. SURAT SETORAN PAJAK (SSP) DAN/ATAU BUKTI PEMINDAHBUKUAN (Pbk)’ dan isi ‘2’ lembar seperti pada Gambar 3.64 Poin I. Selanjutnya klik ‘E. Pernyataan dan Ttd Pemotong’ dan isi ‘TANGGAL’ yaitu ’16-06-2021’ (Gambar 3.64 Poin II) sesuai dengan informasi dari senior, lalu klik ‘Simpan’ (Gambar 3.64 Poin III).
(I)
(II)
125 Gambar 3.63
Home e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 2014
Gambar 3.64
SPT Masa 21-26 Induk Bagian Lampiran dan Pernyataan Ttd Pemotong
(I)
Tuan SO
(II)
(III)
126 10. Cetak SPT Masa PPh Pasal 21 dengan cara klik ‘Cetak’ lalu klik ‘Formulir SPT’ (Gambar 3.65 Poin I). Pada Menu Cetak SPT maka klik satu per satu dimulai dari ‘1721 Formulir SPT Induk’ lalu secara urut hingga ‘1721-IV Daftar SSP/Pbk’ (Gambar 3.66 Poin II). Pada SPT Induk 1721 klik icon
‘Printer’ (Gambar 3.67 Poin III); kemudian klik ‘PDF redirect v2’ (Gambar 3.67 Poin IV); klik ‘Preferences’ (Gambar 3.67 Poin V); pada menu Printing Preferences klik ‘Advanced’ (Gambar 3.67 Poin VI) dan pilih ukuran kertas menjadi ‘Legal’ (Gambar 3.67 Poin VII) dan klik ‘OK’
(Gambar 3.67 Poin VIII); kemudian akan kembali lagi pada menu Print dan klik ‘Print’ (Gambar 3.67 Poin IX).
Gambar 3.65
Home e-SPT Masa PPh Pasal 21-26 2014
Gambar 3.66 Menu Cetak SPT
(II)
(I)
127 Gambar 3.67
Menu Print SPT Masa PPh Pasal 21
(VII)
(VIII)
(VI)
(IV)
(V)
(IX)
PT TMI
(III)
128 11. Hasil cetak SPT Masa PPh Pasal 21 seperti pada Gambar 3.68 akan
diberikan kepada senior untuk di-review.
Gambar 3.68
SPT Masa PPh Pasal 21 PT TMI
Selama kerja magang, SPT Masa PPh Pasal 21 dibuat untuk PT TMI Pusat periode Mei, Juni, dan Juli 2021; PT AP Pusat, PT EMP Pusat, dan PT IMN
PT TMI
129 Pusat periode Juni 2021; PT AKI periode Juni dan Juli 2021 serta PT KSI periode Juli 2021. SPT PPh Pasal 21 secara lebih lengkap dapat dilihat pada Lampiran 11.