• Tidak ada hasil yang ditemukan

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.2 Pengujian Data

4.2.3 Mencari Hubungan Antar Variabel dengan Analisis Korelasi.

Untuk mencari korelasi atau hubungan diantara variabel-variabel, yakni variabel bebas dengan variabel tak bebas, variabel bebas dengan sesama variabel bebas. Maka dapat mencari nilai korelasinya dengan menggunakan rumus seperti berikut:

:�

, = � ∑ − ∑ ∑

√[� ∑ 2−(∑ 2][� ∑ 2−(∑ 2]

menggunakan rumus tersebut, dapat mencari nilai korelasi antara variabel bebas dengan variabel tak bebas maupun diantara sesama variabel bebas. Berikut adalah tabel korelasi SPSS 17.0

TABEL 4.3 Nilai Korelasi Sesama Variabel

Y X1 X2 X3 X4 X5 X6 X7 X8 X9 Pearso n Correla tion Y 1,000 0,108 0,001 -0,063 -0,067 -0,086 -0,281 -0,063 -0,040 -0,082 X1 0,108 1,00 -0,089 -0,126 0,013 -0,066 0,063 0,037 0,085 -0,146 X2 0,001 -0,089 1,000 0,069 0,071 -0,031 0,230 0,014 0,088 0,066 X3 -0,063 0,126 0,069 1,000 -0,048 -0,127 0,122 0,253 0,009 -0,011 X4 -0,067 0,013 0,071 -0,048 1,000 -0,023 -0,013 0,277 0,203 0,088 X5 -0,086 -0,066 -0,031 -0,127 -0,023 1,000 -0,065 -0,117 -0,016 0,090 X6 -0,281 0,063 0,230 0,122 -0,013 -0,065 1,000 0,321 0,136 0,147 X7 -0,063 0,037 0,014 0,253 0,277 -0,117 0,321 1,000 0,064 0,120 X8 -0,040 0,085 0,088 0,009 0,203 -0,016 0,136 0,064 1,000 0,011 X9 -0,082 -0,146 0,166 -0,011 0,088 0,090 0,147 0,120 0,011 1,000

TABEL 4.4 Interpretasi Koefisien Korelasi

Interval koefisien Tingkat Hubungan

0,800 – 1,00 Sangat kuat

0,600 – 0,799 Kuat

0,400 – 0,599 Cukup Kuat

0,200 – 0,399 Lemah

0,000 – 0,199 Sangat Lemah

Dari tabel 4.3 dapat diketahui sebagaimana hubungan/korelasi antara variabel terikat dengan variabel bebas, maupun sesama variabel bebas. Adapun sedikit penjelasannya adalah sebagai berikut:

a. Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan kurangnya perhatian orang tua (X1). Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan kurangnya perhatian orang tua sebesar 0,108. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah korelasi antara pengaruhnya terhadap prestasi dengan kurangnya perhatian orang tua. Sedangkan tanda positif mengartikan adanya arah hubungan yang searah. Semakin tinggi kurangnya perhatian orang tua semakin tinggi pengaruhnya terhadap prestasi begitu juga sebaliknya

b. Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan broken home/perceraian orang tua (X2).

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan broken hom/perceraian orang tua sebesar 0,001. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah korelasi antara prestasi dengan broken home/perceraian orang tua. Sedangkan tanda positif mengartikan adanya arah hubungan yang searah. Semakin banyak perceraian orang tua semakin tinggi pula pengaruhnya terhadap prestasi begitu juga sebaliknya.

c. Korelasi Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan Interaksi (Hubungan) Orang tua dan anak (X3).

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan Interaksi (Hubungan) Orang tua dan anak sebesar -0,063. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah korelasi antara prestasi dengan Interaksi (Hubungan) Orang tua dan anak (X3) Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin jarang interaksi (hubungan) orang tua dan anak semakin tinggi pengaruhnya ke prestasi siswa tersebut.

d. Korelasi Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan Pengaruh teman sebangku (X4).

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan Pengaruh teman sebangku sebesar -0,067. Angka tersebut menunjukkan sangat lemahnya korelasi antara prestasi dengan Pengaruh teman sebangku Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin sedikit pengaruh teman sebangku maka semakin tinggi pengaruhnya ke prestasi siswa tersebut.

e. Korelasi Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan Masalah yang dipendam (X5)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan Masalah yang dipendam sebesar -0,086. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah korelasi antara prestasi dengan Masalah yang dipendam Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin sedikit masalah yang dipendam maka semakin tinggi pengaruhnya ke prestasi siswa tersebut

f. Korelasi Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan Problema waktu luang (X6) Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan Problema waktu luang (X6) sebesar -0,281. Angka tersebut menunjukkan lemah berkorelasi antara prestasi dengan Problema waktu luang (X6). Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin sedikit problema waktu luang maka semakin tinggi pengaruhnya ke prestasi siswa tersebut

g. Korelasi Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan Kurangnya pemahaman dasar-dasar tentang agama (X7)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan Kurangnya pemahaman dasar-dasar tentang agama (X7) sebesar -0,063. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah berkorelasi antara prestasi dengan Kurangnya pemahaman dasar-dasar tentang agama (X7) Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin sedikit Kurangnya pemahaman dasar-dasar tentang agama maka semakin tinggi pengaruhnya ke prestasi siswa tersebut

h. Korelasi Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan kondisi ekonomi (X8) Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan kondisi ekonomi (X8) sebesar -0,040. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah berkorelasi antara prestasi dengan kondisi ekonomi (X8) Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin naik kondisi ekonomi maka semakin rendah pengaruhnya ke prestasi siswa tersebut

i. Korelasi Korelasi antara pengaruhnya prestasi (Y) dan dampak negative dari perkembangan teknologi modern (X9)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara Pengaruhnya prestasi dan kondisi ekonomi (X8) sebesar -0,082. Angka tersebut menunjukkan sangat berkorelasi antara prestasi dengan dampak negative dari perkembangan teknologi modern (X9) Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin naik dampak negative dari perkembangan teknologi modern maka semakin rendah pengaruhnya ke prestasi siswa tersebut.

j. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan Broken home / perceraian orang tua (X2)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan Broken home / perceraian orang tua (X2) sebesar -0,089. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah berkorelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan Broken home / perceraian orang tua (X2) Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin tinggi Broken home / perceraian orang tua (X2 ) maka semakin rendah kurangnya perhatian dari orang tua (X1) begitu juga sebaliknya.

k. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan Interaksi (Hubungan) orang tua dan anak (X3)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan Interaksi (Hubungan) orang tua dan anak (X3) sebesar 0,126. Angka tersebut menunjukkan lemah berkorelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan Interaksi (Hubungan) orang tua dan anak (X3). Sedangkan tanda positif mengartikan bahwa arah hubungan yang searah. Semakin tinggi Interaksi (Hubungan) orang tua dan anak (X3) maka semakin tinggi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) begitu juga sebaliknya.

l. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan pengaruh teman sebangku (X4)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara sebesar 0,013. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah berkorelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan pengaruh teman sebangku (X4) Sedangkan tanda positif mengartikan bahwa arah hubungan yang searah. Semakin pengaruh teman sebangku maka semakin tinggi juga kurangnya perhatian dari orang tua (X1) begitu juga sebaliknya.

m. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan masalah yang dipendam (X5)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara sebesar -0,066. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah berkorelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan masalah yang dipendam (X5). Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik. Semakin banyak masalah yang dipendam maka semakin tinggi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) begitu juga sebaliknya.

n. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan problema waktu luang (X6)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara sebesar 0,063. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah berkorelasi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan problema waktu luang (X6). Sedangkan tanda positif mengartikan bahwa arah hubungan yang arah. Semakin banyak problema waktu luang maka semakin tinggi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) begitu juga sebaliknya. o. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan kurangnya

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara sebesar 0,037. Angka tersebut menunjukkan sangat lemah berkorelasi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan kurangnya pemahaman dasar – dasar tentang agama (X7). Sedangkan tanda positif mengartikan bahwa arah hubungan yang arah. Semakin tinggi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) maka semakin besar kurangnya pemahaman dasar-dasar tentang agama (X7) begitu juga sebaliknya.

p. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan kondisi ekonomi (X8) Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara sebesar 0,085. Angka tersebut menunjukkan cukup berkorelasi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan kondisi ekonomi (X8). Sedangkan tanda positif mengartikan bahwa arah hubungan yang searah. Semakin tinggi kondisi ekonomi (X8) maka semakin naik kurangnya perhatian dari orang tua (X1) begitu juga sebaliknya.

q. Korelasi antara kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan dampak negative dari perkembangan teknologi modern (X9)

Berdasarkan perhitungan diperoleh nilai korelasi antara sebesar -0,082. Angka tersebut menunjukkan cukup berkorelasi kurangnya perhatian dari orang tua (X1) dan dampak negative dari perkembangan teknologi modern (X9). Sedangkan tanda negatif mengartikan bahwa arah hubungan yang berbalik, Semakin tinggi kurangnya perhatian dari orang tua (X1)maka semakin rendah dampak negative dari perkembangan teknologi modern (X9).

Dokumen terkait