• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 2 LANDASAN TEORI

2.2 Pengertian Alat

2.6.1 Mengenal Android

Android adalah sistem operasi perangkat mobile berBasis linux yang mencakup

sistem operasi, middleware, dan aplikasi. Berberapa pengertian lain dari

Android,yaitu:

a. Merupakan platform terbuka atau Open Source (bagi para pengembang ) atau

proggramer untuk membuat aplikasi.

b. Merupakan sistem operasi yang dibeli Google Inc. dari Android Inc.

c. Bukan bahasa pemrograman, akan tetapi hanya menyediakan lingkungan hidup atau Run time Enivroment yang disebut DVM (Delvik Virtual Machine) yang telah dioptimasi untuk device/ alat dengan sistem memory yang kecil.

Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah

Open Handset Alliance konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak,

11

Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama

Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada

perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi

Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.

Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).

Setiap tahun Android mengalami pengembangan untuk memperbaiki dan menambah fitur – fitur yang ada adapun urutannya adalah sebagai berikut :

1. Android versi 1.1

Pada tanggal 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaharuan estestis pada aplikasi, jam alarm, voice search

(pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan e-mail.

2. Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Sofrware Development Kit) dengan versi 1.5

(Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur

dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP , kemampuan terhubung secara otomatis ke

headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuakan

12

3. Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada september dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik di banding sebelumnya, penggunaan baterai indikakor dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus, kamera, camcorder dan galeri yang diintegrasikan, CDMA /

EVDO, 802.1x, VPN, Gesture, dan Text-to-speech engine, kemampuan dial kontak,

teknologi text to change ( tersedia pada semua ponsel, pengadaan resolusi VWGA).

4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)

Pada tanggal 3 Desember 2009 kembali di luncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Éclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan Hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan

HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom,

dan Bluetooth 2.1. Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkaat generasi

berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile

terbaik (killer apps-aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang apliksi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik. Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan

WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs internet juga di anggap penting

13

5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)

Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe

Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8

Java Script engine yang dipakai Google Chrome yang mencermatkan kemampuan

rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi

Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi AndroidMarket.

6. Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada tanggal 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan, peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka

(User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio

baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

7. Android versi 3.0 (HoneyComb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung

ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (Hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.

14

8. Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)

Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk

smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan

pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotograsi, mencari e-mail secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC

9. Android versi 5.0 (Jelly Bean)

Android Jelly Bean lebih memofuskan fiturnya ke peningkatan User Interface yang

lebih lancar dan responsif. Di versi ini juga menandai hadirnya fitur GoogleNow yang memberikan saran dan rekomendasi berdasarkan data-data yang tersimpan (kontak, kalender, lokasi, dll) di Handphone.(Dodit,2012)

2.6.2 Fitur-Fitur Android

Fitur-fitur yang dimiliki Android yaitu sebagai berikut:

1. Handset Layout adalah Platform disesuaikan dengan lebih besar, VGA, grafik 2D

perpustakaan, grafis 3D perpustakaan berdasarkan open GL ES 1,0 spesifikasi, dan tata letak smartphone tradisional.

2. Stronge (Penyimpanan) adalah Software database SQLite digunakan untuk tujuan

15

3.Connectivity (Konektivitas) adalah Android mendukung teknologi konektivitas

termasuk GSM/EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, dan Wi-Fi.

4.Messaging ( Pesan) adalah SMS dan MMS tersedia bentuk threaded pesan termasuk

pesan teks.

5.Web browser adalah Browser web yang tersedia di Android di dasarkan pada open

source Web Kit kerangka aplikasi.

6.Java support (Dukungan Java) adalah Perangkat keras yang di tulis di Java dapat di

komplikasi akan dieksekusi dalam Dalvik mesin virtual, yang merupakan implementasi VM yang dirancang khusus untuk perangkat mobile digunakan, meskipun tidak secara teknis standar Java Virtual Machine.

7.Media support (Dukungan Media) adalah Android berikut mendukung audio

/video/masih format media: H.263, H.264 (Dalam 3GP atau MP4 wadah), MPEG-4 SP, AMR, AMR-WB (dalam kontainer 3GP), AAAC, HE-AAC (dalam MP4 atau kontainer 3GP), MP3, MIDI, OGG Vorbis, JPEG, WAV, PNG, GIF, BMP.

8.Additional Hardware support (Dukungan Hardware tambahan) adalah Android

dapat menggunakan video /still camera, touchscreens, GPS, pengukur kecepatan, maagnet meter, akselerasi 2D bitblits (dengan Hardware orientasi, scaling, konversi format piksel) dan mempercepat grafis 3D.

9. Development enviroment (Lingkungan pengembangan), Termasuk perangkat

emulator, tools untuk debugging, memori dan kinerja profil, sebuah plugin untuk

16

10.Market (Pasar), mirip dengan App Store pada iPhone OS, Android pasar adalah

sebuah aplikasi yang dapat di download dan di install untuk menargetkan Hardware

over-the-air, tanpa menggunakan PC. Awalnya hanya freeware aplikasi yang

didukung. Paid untuk aplikasi telah tersedia di pasar Android Amerika Serikat sejak 19 Februari 2009.

11.Multi-touch adalah Android memiliki dukungan asli multi-touch tapi fitur

dinonaktifkan pada level kemel (mungkin untuk menghindari Apple melanggar paten

pada teknologi layar sentuh). Model tidak resmi telah dikembangkan yang memungkinkan multi-touch, tetapi membutuhkan super user akses ke perangkat berkedip kemel yang unsigned.

2.6.3 Struktur dan Arsitektur Android

Struktur aplikasi Android atau fundamental aplikasi ditulis dalam bahasa pemrograman Java. Kode Java dikompilasi dengan file Resource yang dibutuhkan oleh aplikasi, dimana prosesnya di-Package oleh tools yang dinamakan “app tools” kedalam paket Android, sehingga menghasilkan file dengan ekstensi apk. File apk ini yang disebut dengan aplikasi, dan nantinya dapat dijalankan pada eclipse/peralatan

mobile.(Supriadi,2011) Lihat pada gambar 2.1

Ada empat komponen aplikasi Android sebagai berikut:

a. Activities merupakan komponen untuk menyajikan user interface(tampilan

program) kepada pengguna.

b. Services merupakan komponen yang tidak memiliki user interface(tampilan

17

c. Broadcast Reciever merupakan komponen yang berfungsi menerima dan bereaksi

untuk menyampaikan notifikasi.

d. Content provider merupakan komponen membuat kumpulan aplikasi data secara

spesifik sehingga bisa digunakan aplikasi lain.

Secara garis besar, arsitektur Android terdiri atas Applications, Applications

Frameworks, Libraries, Android Run time, dan Linux Kernel.

a. Apllications merupakan layer (lapis), dimana kita berhubungan dengan aplikasi

saja.

b. Application Frameworks merupakan Open Development Platform yang

ditawarkan Android untuk dapat dikembangkan guna membangun apikasi. Pengembang memiliki akses penuh menuju API frameworks seperti yang dilakukan oleh aplikasi kategori inti. Komponen-komponen yang termasuk didalam Appliaction

Frameworks adalah sebagai berikut : Views, Content Provider, Resource Manager,

Notifications Manager, dan Activity Manager.

c. Libraries merupakan layer, dimana fitur-fitur Android berada.

d. Android Run Time merupakan layer yang membuat aplikasi Android dapat

dijalankan, dimana dalam prosesnya menggunakan implementasi linux.

18

Gambar 2.1 Arsitektur Sistem Operasi Android

Dokumen terkait