[S 3] Meningkatnya kualitas kurikulum dan pembelajaran
IKU 3.1 menggambarkan jumlah program studi S1 dan D4/D3/D2 yang melaksanakan Kerjasama dengan mitra
Perguruan tinggi Dunia yang masuk dalam QS 100 dan atau Instansi/Lembaga Lainnya.
Mitra Perguruan tinggi terdiri dari:
1. Mitra Dunia Usaha
2. Mitra Institusi Pendidikan 3. Mitra Organisasi
4. Mitra Institusi Pemerintah
Kriteria Kerjasama di IKU 3.1 untuk Program studi sarjana, D4, D3, D2 adalah pengembangan kurikulum bersama (merancang output, konten, dan metode pembelajaran), menyediakan program magang (setidaknya 1 semester penuh); menyediakan kesempatan kerja; kegiatan Tridharma lainnya (misalnya kemitraan penelitian); mengisi kegiatan pembelajaran dengan dosen tamu praktisi; dan memberikan training bagi dosen dan instruktur.
Penentuan capaian kinerja ini menggunakan rumus:
[IKU 3.1] Persentase program studi S1 dan D4/D3/D2
yang melaksanakan kerja sama dengan mitra
n = jumlah program studi S1, D4/D3/D2 yang melaksanakan Kerjasama dengan mitra
x = jumlah program studi S1
y= jumlah program studi D4/D3/D2
Target PK 2021 Satuan Capaian % Ketercapaian
50 % 69 138,00%
Target Program studi Program studi S1 dan D4/D3/D2 yang melaksanakan kerja sama dengan mitra tahun 2021 adalah 50%. Capaian dari target tersebut adalah 69% dengan ketercapaian 138%. Mitra kerjasama terbesar dari UB adalah Mitra Institusi Pemerintah (42%). Mitra kerjasama yang lain adalah dari
Dunia Usaha (27%), Institusi Pendidikan (23%) dan Mitra
Organisasi (8%).
KEGIATAN
Program kegiatan yang dilaksanakan untuk mendukung kegiatan tersebut antara lain adalah:
Jenis mitra kerjasama program studi
73 | P a g e 1. Menjalin Kerjasama dengan pemerintah daerah untuk program KKN tematik yang dikelola oleh LPPM UB dan fakultas
2. Menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah untuk pelaksanaan program kampus mengajar di sekolah 3. Menjalin Kerjasama dengan
instansi pemerintah dan industri untuk pelaksanaan Magang, Praktek Kerja Lapang dan penelitian
4. Menjalin Kerjasama dengan
suatu organisasi/Lembaga untuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan program Doktor Mengabdi 5. Menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk
pelaksanaan mahasiswa belajar di luar Prodi di luar kampus
6. Menjalin Kerjasama dengan perguruan luar
negeri untuk
pelaksanaan mahasiswa
outbound/pertukaran mahasiswa
7. Menjalin Kerjasama dengan perguruan
Program Kerjasama UB dengan pemerintah daerah dengan UB dalam kegiatan Kampus Mengajar
Program Kerjasama UB dengan pemerintah daerah dengan UB dalam kegiatan KKN
tinggi/ industry/Lembaga/kelompok masyarakat untuk dosen melaksanakan kegiatan dosen di luar kampus
8. Menjalin Kerjasama dengan perguruan tinggi/Lembaga untuk penelitian dan publikasi
9. Menjalin Kerjasama dengan Perguruan Tinggi di luar negeri dan industri untuk kegiatan program 3 in 1, perkuliahan yang melibatkan dosen dari perguruan tinggi luar negeri dan praktisi
10. Memberikan beasiswa bagi mahasiswa asing vokasi/sarjana ke Program studi bagi negara yang telah menjalin Kerjasama dengan
UB
11. Menjalin Kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri untuk program credit earning bagi mahasiswa vokasi/sarjana 12. Menjalin Kerjasama dengan
Perguruan tinggi di dalam dan luar negeri serta
organisasi profesi untuk pengembangan kurikulum sesuai dengan program studinya.
13. Menjalin Kerjasama dengan Lembaga yang memberikan pelatihan yang tersertifikasi bagi dosen dan mahasiswa 14. Pengumpulan data dan data dukung Kerjasama MoU/PKS
di Fakultas/Program studi
Kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri untuk program credit earning
75 | P a g e HAMBATAN
Hambatan dan tantangan yang dialami oleh UB dalam pencapaian target kinerja tersebut adalah:
1. Calon mitra belum mengetahui program kerja dari program studi atau komptensi dosen/mahasiswa sehingga calon mitra belum tertarik untuk mengadakan kerjasama
2. Kegiatan pembekalan bagi mahasiswa yang akan terjun di kampus mengajar terkandala dengan waktu pelaksanaan 3. Pelaksanaan PKL, magang di industri atau lembaga adalah
waktu atau lama PKL/magang yang tersedia di industri tidak sesuai dengan waktu yang direncanakan mahasiswa, kapasitas industri untuk menerima mahasiswa juga terbatas
4. Kegiatan mahasiswa untuk belajar di luar kampus tekendala dengan kalender akademik yang tidak sesuai dan pengakuan/konversi mata kuliah yang diambil
Kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri untuk program credit earningadn Kerjasama dengan institusi dalam dan luar negeri untuk pengembangan kurikulum Kelas Partisipatif
dan Kolaboratif
5. Kegiatan mahasiswa yang mengikuti outbound adalah pembiayaan pelaksanaannya
6. Permasalahan mitra Kerjasama belum banyak diketahui 7. Kegiatan penelitian dosen dengan mitra kerjasama
terkendala informasi kompetensi sumber daya UB yang belum tersampaikan ke pihak mitra
8. Pemberian beasiswa seringkali terkendala masalah administrasi dan kejelasan informasi tentang fasilitas yang didapatkan oleh mahasiswa penerima beasiswa
9. Jumlah mata kuliah yang ditawarkan oleh perguruan tinggi mitra di luar negeri terbatas
10. Biaya pelatihan yang tersertifikasi cukup besar bagi dosen atau mahasiswa
11. Pengumpulan data Kerjasama di semua program studi belum terkoordinasi
LANGKAH ANTISIPASI
Langkah antisipasi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut, sebagai berikut:
1. Melakukan promosi ke berbagai pihak
2. Pembekalan untuk kampus mengajar dilakukan melalui materi yang dikirimkan ke mahasiswa
3. Untuk pelaksanaan magang mahasiswa mengikuti apa yang telah ditetapkan oleh industri
4. Universitas/fakultas/program studi saling berkoordinasi untuk membantu mahasiswa dalam pelaksanaan dan membuat pedoman konversi matakuliah yang diambil di luar kampus
77 | P a g e 5. Universitas/fakultas mencari informasi perguruan tinggi di luar negeri yang memberikan beasiswa ke mahasiswa UB yang akan kuliah di perguruan tinggi di luar negeri
6. Menjalin komunikasi dengan mitra kerjasama untuk mendata permasalahan yang dihadapi oleh mitra
7. Dosen dan ketua Jurusan melakukan pendekatan dengan instansi atau industri untuk memberikan informasi kompetensi atau penelitian yang dilakukan oleh dosen pada suatu forum seminar, kunjungan, symposium dan lain-lain.
8. Mahasiswa asing dibantu oleh UB melalui International Office UB
9. Memberikan bantuan pembiayaan pelatihan yang tersertifikasi
10. Membuat Google form untuk pengumpulan data kerjasama dan data dukungnya dari fakultas/jurusan
STRATEGI
Strategi ke depan yang dilakukan agar ketercapaian indikator kinerja meningkat antara lain:
1. Universitas/fakultas melaksanakan promosi tentang kompetensi dan prestasi dosen program studi di website UB atau fakultas secara bilingual
2. Universitas/fakultas memberikan informasi secara ringkas tentang kurikulum dan capaian lulusan program studi di website untuk memberikan informasi kepada mitra/calon mitra tentang CPL dari mahasiswa setiap program studi
3. Universitas/fakultas melakukan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai jenis mitra kerjasama tentang permasalahan dari mitra dan upaya penyelesaiannya yang sesuai dengan kompetensi /keahlian dari dosen di program studi
4. Universitas/fakultas melakukan promosi program studi melalui kegiatan seminar internasional, pelatihan, lomba-lomba internasional sehingga mitra/calon mitra kerjasama sehingga tertarik untuk melakukan kerjasama bidang akademik, penelitian atau pengabdian kepada masyarakat dengan program studi yang ada di UB.
5. Penjajagan kerjasama dengan berbagai lembaga untuk penelitian bagi dosen dan mahasiswa
6. Membuat aplikasi /sistem pengisian data data mou/PKS yang terpusat beserta data dukungnya.
7. Melakukan evaluasi pelaksanaan kerjasama bedasarkan kuesioner yang diperoleh dari mitra kerjasama
IKU 3.2 menyebutkan peresentase matakuliah