4.3.2 Perancangan Basis Data Logikal
4.3.2.1 Menghilangkan fitur yang tidak sesuai dengan model relasional
1. Menghilangkan many-to-many binary relationship type
o Pegawai (1..*) mendapat Surat Peringatan (0..*) Pegawai dengan Surat Peringatan
Penjelasan relationship:
6 = Menerima Surat SP & Memberikan SP
Menjadi:
Penjelasan relationship: 6 = Mempunyai
12 = Menjadi
Gambar 4.7 Dekomposisi Pegawai dengan Surat Peringatan
o Pegawai (1..*) Memberikan Lembur & Menyetujui Lembur (0..*) Pegawai dengan Permintaan Lembur
Penjelasan relationship:
Menjadi:
Penjelasan relationship: 5 = Mempunyai
11 = Menjadi
Gambar 4.8 Dekomposisi Pegawai dengan Lembur
2. Menghilangkan atribut multi-valued
o Calon Pegawai mempunyai (0..*) No.Handphone
Menjadi :
Gambar 4.9 Calon Pegawai mempunyai No.Handphone Calon Pegawai
Menjadi :
Gambar 4.10 Calon Pegawai mempunyai Alamat Calon Pegawai
o Calon Pegawai mempunyai (0..*) Alamat Email
Menjadi :
Gambar 4.11 Calon Pegawai mempunyai Alamat Email Calon Pegawai
o Pegawai mempunyai (0..*) Alamat
Menjadi :
o Pegawai mempunyai (0..*) No.Handphone
Menjadi :
Gambar 4.13 Pegawai mempunyai No.Handphone Pegawai
o Pegawai mempunyai (0..*) Alamat Email
Menjadi :
4.3.2.2 Pembentukan Relasi Model Data Logikal Lokal 1. One-to-one (1:1) binary relationship types
Post CalonPegawaiIDdari CalonPegawai ke Recruitment
CalonPegawai (CalonPegawaiID , IDCalonPegawai ,
NamaCalonPegawai,Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHp , GajiDiminta , Deskripsi , NoKTP)
Primary Key CalonPegawaiID
Recruitment (IDRecruitment , IDDepartemen , Tanggal Pengajuan , Posisi , Jumlah Dibutuhkan ,
Keterangan)
Primary Key RecruitmentID
Foreign Key CalonPegawaiID references Recruitment
Post PegawaiID dari Pegawai ke Recruitment
Pegawai ( PegawaiID ,IDPegawai ,NamaPegawai ,Agama ,
JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TanggalMulaiBekerja ,Status ,Status Absen) Recruitment ( RecruitmentID,IDRecruitment ,TanggalPengajuan ,Posisi ,JmlDibutuhkan , Deskripsi ) Primary Key RecruitmentID
Primary Key PegawaiID
Foreign Key PegawaiID references Recruitment
Post PegawaiID dari Pegawai ke Departement
Pegawai (PegawaiID ,IDPegawai ,NamaPegawai ,Agama ,
JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TanggalMulaiBekerja ,Status ,Status Absen)
Primary Key PegawaiID
Departement (
DepartementID,IDDepartement ,Deskripsi ,UangTunjangan ) Primary Key DepartementID
Foreign Key PegawaiID references Departement
Post PegawaiID dari Pegawai ke Gaji
Pegawai (PegawaiID ,IDPegawai ,NamaPegawai ,Agama ,
JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TanggalMulaiBekerja ,Status ,Status Absen)
Primary Key PegawaiID
Gaji (IDGaji , IDPegawai , JumlahHadir , JumlahAbsen , JumlahSakit , JumlahIzin , JumlahTelat , JumlahLembur , JumlahPulangCepat , GajiPokok , UangTunjangan , UangLembur , DendaCuti , GrandTotal)
Primary Key IDGaji
Foreign Key PegawaiID references Gaji
2. one-to-many binary relationship types Post PegawaiID dari Pegawai ke Cuti
Pegawai (PegawaiID ,IDPegawai ,NamaPegawai ,Agama ,
JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TanggalMulaiBekerja ,Status ,Status Absen)
Primary Key PegawaiID
Cuti(IDCuti , IDPegawai ,TglDIajukan , TglMulaiCuti , TglSelesaiCuti , Alasan ,
Keterangan , LamaCuti , Status , IsProses , IsDenda , CutiDenda
)
Primary Key IDCuti
Foreign Key PegawaiID references Gaji
3. zero-to-one binary relationship types Post PegawaiID dari Pegawai ke Pemberhentian
Pegawai (PegawaiID ,IDPegawai ,NamaPegawai ,Agama ,
JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TanggalMulaiBekerja ,Status ,Status Absen)
Primary Key PegawaiID
Pemberhentian(IDPemberhentian , TglDiajukan ,IDEmployee ,
IDDepartemen , Alasan , Jenis Pemberhentian ,Keterangan , Status , IsProcess)
Primary Key DepartementID
Foreign Key PegawaiID references Pemberhentiant
4. zero-to-many binary relationship types
Post PegawaiID dari Pegawai ke Pemberhentian
Pegawai (PegawaiID ,IDPegawai ,NamaPegawai ,Agama ,
JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TanggalMulaiBekerja ,Status ,Status Absen)
Primary Key PegawaiID
Absensi(IDAbsensi , IDPegawai , NamaPegawai , IDDepartemen , Status , TanggalAbsensi , Status , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk ,Keterangan , Persentase Kehadiran)
Primary Key IDAbsensi
Foreign Key PegawaiID references Absensi
5. many-to-many binary relationship types
Post PegawaiID dari Pegawai ke Surat_Peringatan
Pegawai ( PegawaiID ,IDPegawai ,NamaPegawai ,Agama ,
JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TanggalMulaiBekerja ,Status ,Status Absen)
Primary Key PegawaiID
Surat_Peringatan (IDSp , IDPegawai ,TglSP ,JenisSP , Alasan , Keterangan , TglAkhirSP ,
IsProcess , Status)
Primary Key IDSP
Foreign Key PegawaiID references Surat_Peringatan
Detail_Surat_Peringatan(PegawaiID, IDSP)
Primary Key PegawaiID, IDSP Foreign Key PegawaiID references Pegawai
Foreign Key IDSP reference Surat_Peringatan
Detail_Surat_Peringatan(PegawaiID, IDSP)
Primary Key PegawaiID, SPID Foreign Key PegawaiID references Pegawai
Foreign Key SPID
reference Surat_Peringatan
Post PegawaiID dari Pegawai ke Lembur
Pegawai ( PegawaiID ,NamaPegawai ,Agama , JenisKelamin ,TempatLahir ,TanggalLahir ,AlamatLengkap ,Email ,NoHP ,GajiPokok ,Deskripsi ,NoKTP ,MshAktif ,TglMulaiBekerja ,Status ,Status Absen)
Primary Key PegawaiID
Lembur ( LemburID ,TglDiajukan ,MulaiLembur ,SelesaiLembur ,DiTolak ,Alasan ,Deskripsi )
Primary Key LemburID
Foreign Key PegawaiID references Lembur
Detail_Lembur(PegawaiID, LemburID)
Primary Key PegawaiID, LemburID Foreign Key PegawaiID references Lembur
Foreign Key IDLembur reference Lembur
Tabel 4.5 Model Data Logikal Lokal
CalonPegawai (CalonPegawaiID. Nama CalonPegawai. Agama. JenisKelamin. TempatLahir. TanggalLahir. AlamatLengkap. Email. NoHP. GajiDiminta. Deskripsi. NoKTP)
Primary Key CalonPegawaiID
Recruitment (RecruitmentID. CalonPegawaiID. DepartemenID. TglPengajuan. Posisi. JmlDibutuhkan. Deskripsi)
Primary Key RecruitmentID
Foreign Key CalonPegawaiID references CalonPegawai
AlamatLengkap CalonPegawai (AlamatLengkap. CalonPegawaiID) PrimaryKey AlamatLengkap
Foreign Key CalonPegawaiID references CalonPegawai EmailPelamar (Email. CalonPegawaiID )
PrimaryKey Email
Foreign Key CalonPegawaiID references CalonPegawai TelpHPPelamar (NoHP. CalonPegawaiID )
Primary Key NoHP
Foreign Key CalonPegawaiID references CalonPegawai
Absensi (AbsensiID. PegawaiID. TglAbsensi . TipeAbsen. JumlahLembur. JumlahPulangCepat. Keterangan)
Primary Key AbsensiID
Foreign Key PegawaiID references Pegawai
Cuti (CutiID. PegawaiID. TglDiajukan. TglMulaiCuti. TglSelesaiCuti. Alasan. Deskripsi)
Primary Key CutiID
PermintaanLembur ( LemburID. PegawaiID . TglDiajukan. MulaiLembur. SelesaiLembur. Ditolak. Alasan. Deskripsi)
Primary Key LemburID
Foreign Key PegawaiID references Pegawai
4.3.2.3 Normalisasi
Tujuan dilakukan normalisasi adalah memastikan tiap – tiap relasi yang memiliki atribut untuk mendukung kebutuhan data didalam perusahaan.untuk memvalidasi relasi – relasi tersebut didalam model data logikal lokal terdapat beberapa langkah – langkah dalam menggunakan teknik normalisasi
CalonPegawai UNF
TanggalLahir. AlamatLengkap. Email. NoHP. GajiPokok. Deskripsi. NoKTP. MshAktif)
Primary Key PegawaiID
AlamatLengkapPegawai (AlamatLengkap. PegawaiID) PrimaryKey AlamatLengkap
Foreign Key PegawaiID references Pegawai EmailPegawai (Email. PegawaiID)
PrimaryKey Email
Foreign Key PegawaiID references Pegawai NoHPPegawai ( NoHP. PegawaiID)
PrimaryKey NoHP
Foreign Key PegawaiID references Pegawai
Surat_Peringatan (SPID. IDPegawai. TglSP. JenisSP. Alasan. Deskripsi) Primary Key SPID
Foreign Key IDPegawai references Pegawai
Gaji ( IDGaji. IDPegawai. PeriodeMulai. PeriodeSelesai. JumlahHadir. JumlahAbsen. JumlahSakit. JumlahIjin. JumlahLembur. JumlahPulangCepat. GajiPokok. UangLembur. UangTunjangan. Potongan. GrandTotal)
Primary Key IDGaji
Foreign Key PegawaiID references Pegawai
Departemen (DepertemenID. PegawaiID. Deskripsi. UangTunjangan) Primary Key DepertemenID
Foreign Key PegawaiID references Pegawai
Pemberhentian (PemberhentianID. DepartemenID. IDPegawai. Perjanjian) Primary Key PemberhentianID
CalonPegawai ( IDCalonPegawai, NamaCalonPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHp, GajiDiminta, Deskripsi, NoKTP )
1NF
Pada entitas Calon Pegawai tidak terdapat repeating group dan derived atribut. Entitas calon pegawai telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
CalonPegawai ( IDCalonPegawai, NamaCalonPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHp, GajiDiminta, Deskripsi, NoKTP )
2NF
Pada entitas calon pegawai tidak terdapat partial dependencies pada primary key. Entitas calon pegawai telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
CalonPegawai ( IDCalonPegawai, NamaCalonPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHp, GajiDiminta, Deskripsi, NoKTP )
3NF
Pada entitas calon pegawai tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas calon pegawai telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
No handphone calon pegawai UNF
No handphone calon pegawai ( IDcalonpegawai, NoHandphone ) 1NF
Pada entitas NoHandphone tidak terdapat repeating group dan derived atribut. Entitas NoHandphone telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
No handphone calon pegawai ( IDcalonpegawai, NoHandphone ) 2NF
Pada entitas NoHandphone tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas NoHandphone telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
No handphone calon pegawai ( IDcalonpegawai, NoHandphone ) 3NF
Pada entitas NoHandphone tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas NoHandphone telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Alamat Calon Pegawai UNF
Alamat Calon Pegawai ( IDcalonpegawai, Alamat Calon Pegawai ) 1NF
Pada entitas alamat calon pegawai tidak terdapat repeating group dan derived atribut. Entitas alamat calon pegawai telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Alamat Calon Pegawai ( IDcalonpegawai, Alamat Calon Pegawai ) 2NF
Pada entitas alamat calon pegawai tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas alamat calon pegawai telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Alamat Calon Pegawai ( IDcalonpegawai, Alamat Calon Pegawai ) 3NF
Pada entitas alamat calon pegawai tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas alamat calon pegawai telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Alamat Email Calon Pegawai UNF
Alamat Email ( IDcalonpegawai, Alamat Email ) 1NF
Pada entitas alamat email tidak terdapat repeating group dan derived atribut. Entitas alamat email telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Alamat Email ( IDcalonpegawai, Alamat Email ) 2NF
Pada entitas alamat email tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas alamat email telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Alamat Email ( IDcalonpegawai, Alamat Email ) 3NF
Pada entitas alamat email tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. Entity alamat email telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Recruitment UNF
Recruitment ( IDRecruitment, Tanggal Pengajuan, Posisi, Jumlah Dibutuhkan, Keterangan, IDCalonPegawai, NamaCalonPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir , AlamatLengkap, Email, NoHp, GajiDiminta, Deskripsi, NoKTP, IDDepartement, keterangan, Uang Tunjangan )
1NF
Pada entitas recruitment tidak terdapat repeating group dan derived atribut.setelah dinormalisasikan bahwa entitas recruitment telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Recruitment ( IDRecruitment, Tanggal Pengajuan, Posisi, Jumlah Dibutuhkan, Keterangan, IDCalonPegawai, NamaCalonPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir , AlamatLengkap, Email, NoHp, GajiDiminta, Deskripsi, NoKTP, IDDepartement, keterangan, Uang Tunjangan )
2NF
Pada entitas recruitment tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas recruitment telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Recruitment ( IDRecruitment, Tanggal Pengajuan, Posisi, Jumlah Dibutuhkan, Keterangan, IDCalonPegawai, NamaCalonPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir , AlamatLengkap, Email, NoHp, GajiDiminta, Deskripsi, NoKTP, IDDepartement, keterangan, Uang Tunjangan )
3NF
Pada entitas recruitment terdapat transitive dependencies pada primery key. setelah dinormalisasikan bahwa entitas recruitment telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Departement ( IDDepartement , keterangan , Uang Tunjangan )
Recruitment ( IDRecruitment , Tanggal Pengajuan , Posisi , Jumlah Dibutuhkan , Keterangan, IDDepartement , IDCalonPegawai)
Calon Pegawai ( IDCalonPegawai , NamaCalonPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHp , GajiDiminta , Deskripsi , NoKTP )
Pegawai UNF
Pegawai ( IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja ,Status, Status Absen, IDRecruitment , Tanggal Pengajuan, Posisi, Jumlah Dibutuhkan, Keterangan )
1NF
Pada entitas pegawai tidak terdapat repeating group dan derived atribut.setelah dinormalisasikan bahwa entitas pegawai telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Pegawai ( IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja ,Status, Status Absen, IDRecruitment , Tanggal Pengajuan, Posisi, Jumlah Dibutuhkan, Keterangan )
2NF
Pada entitas pegawai tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas pegawai telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Pegawai ( IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja ,Status, Status Absen, IDRecruitment , Tanggal Pengajuan, Posisi, Jumlah Dibutuhkan, Keterangan )
3NF
Pada entitas pegawai terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas pegawai telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Pegawai ( IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Absen, IDRecruitment )
Recruitment (IDRecruitment, Tanggal Pengajuan, Posisi, Jumlah Dibutuhkan, Keterangan )
Alamat Pegawai UNF
Alamat Pegawai ( IDPegawai , Alamat Pegawai ) 1NF
Pada entitas alamat pegawai tidak terdapat repeating group dan derived atribut. Entitas alamat pegawai telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Alamat Pegawai ( IDPegawai , Alamat Pegawai ) 2NF
Pada entitas alamat pegawai tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas alamat pegawai telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Alamat Pegawai ( IDPegawai, Alamat Pegawai ) 3NF
Pada entitas alamat pegawai tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. alamat pegawai telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
No handphone pegawai UNF
No handphone pegawai ( IDPegawai , NoHandphone ) 1NF
Pada entitas nohandphone tidak terdapat repeating group dan derived atribut.Entitas nohandphone telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
No handphone pegawai ( IDPegawai , NoHandphone ) 2NF
Pada entitas nohandphone tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas nohandphone telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
No handphone pegawai ( IDPegawai , NoHandphone ) 3NF
Pada entitas nohandphone tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas nohandphone telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Alamat Email Pegawai UNF
Alamat Email Pegawai ( IDPegawai , Alamat Email ) 1NF
Pada entitas alamat email tidak terdapat repeating group dan derived atribut. Entitas alamat email telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Alamat Email Pegawai ( IDPegawai , Alamat Email ) 2NF
Pada entitas alamat email tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas alamat email telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Alamat Email Pegawai ( IDPegawai , Alamat Email ) 3NF
Pada entitas alamat email tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas alamat email telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Departement UNF
Departement ( IDDepartement , keterangan , Uang Tunjangan ) 1NF
Pada entitas departement tidak terdapat repeating group dan derived atribut.setelah dinormalisasikan bahwa entitas departement telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Departement ( IDDepartement , keterangan , Uang Tunjangan ) 2NF
Pada entitas departement tidak terdapat partial dependencies pada primery key. setelah dinormalisasikan bahwa entitas departement telah berada dalam bentuk normal
kedua(2nf).
Departement ( IDDepartement , keterangan , Uang Tunjangan ) 3NF
Pada entitas departement tidak terdapat transitive dependencies pada primery key. setelah dinormalisasikan bahwa entitas departement telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
UNF
Absensi ( IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran , IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Absen )
1NF
Pada entitas absensi tidak terdapat repeating group dan derived atribut.setelah
dinormalisasikan bahwa entitas absensi telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf). Absensi ( IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran , IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Absen )
2NF
Pada entitas absensi tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas absensi telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Absensi ( IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran , IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Absen )
3NF
Pada entitas absensi terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas absensi telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Absensi ( IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk, IDPegawai )
Pegawai ( IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Karyawan , Jumlah Cuti )
Gaji UNF
Gaji ( IDGaji , JumlahHadir , JumlahAbsen , JumlahSakit , JumlahIzin , JumlahTelat , JumlahLembur , JumlahPulangCepat , GajiPokok , UangTunjangan , UangLembur , DendaCuti , GrandTotal , IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase
Kehadiran , IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Karyawan , Jumlah Cuti ) 1NF
Pada entitas gaji tidak terdapat repeating group dan derived atribut. setelah
dinormalisasikan bahwa entitas gaji telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf). Gaji ( IDGaji , JumlahHadir , JumlahAbsen , JumlahSakit , JumlahIzin , JumlahTelat , JumlahLembur , JumlahPulangCepat , GajiPokok , UangTunjangan , UangLembur , DendaCuti , IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran ,
IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Karyawan , Jumlah Cuti )
2NF
Pada entitas gaji tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas absensi telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Gaji ( IDGaji , JumlahHadir , JumlahAbsen , JumlahSakit , JumlahIzin , JumlahTelat , JumlahLembur , JumlahPulangCepat , GajiPokok , UangTunjangan , UangLembur , DendaCuti , , IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran ,
IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Karyawan , Jumlah Cuti )
3NF
Pada entitas gaji terdapat transitive dependencies pada primery key. Sehingga perlu dilakukan normalisasi ketiga(3nf).
Gaji ( IDGaji , JumlahHadir , JumlahAbsen , JumlahSakit , JumlahIzin , JumlahTelat , JumlahLembur , JumlahPulangCepat , GajiPokok , UangTunjangan , UangLembur , DendaCuti, IDAbsensi )
Absensi ( IDAbsensi , Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran )
Cuti UNF
Cuti ( IDCuti , TglDIajukan, TglMulaiCuti, TglSelesaiCuti, Alasan, Keterangan ,LamaCuti, Status, IsProses, IsDenda, CutiDenda, IDAbsensi, Jumlah Pegawai, Jumlah Absen, Jumlah Telat , Jumlah Sakit, Jumlah Ijin Cuti, Jumlah Lembur, Jumlah Masuk, Persentase Kehadiran, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir,
TanggalLahir, AlamatLengkap , Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif, TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
1NF
Pada entitas cuti tidak terdapat repeating group dan derived atribut.setelah
dinormalisasikan bahwa entitas cuti telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf). Cuti ( IDCuti , TglDIajukan, TglMulaiCuti, TglSelesaiCuti, Alasan, Keterangan ,LamaCuti, Status, IsProses, IsDenda, CutiDenda, IDAbsensi, Jumlah Pegawai, Jumlah Absen, Jumlah Telat , Jumlah Sakit, Jumlah Ijin Cuti, Jumlah Lembur, Jumlah Masuk, Persentase Kehadiran, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap , Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif, TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
2NF
Pada entitas cuti tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas cuti telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Cuti ( IDCuti , TglDIajukan, TglMulaiCuti, TglSelesaiCuti, Alasan, Keterangan ,LamaCuti, Status, IsProses, IsDenda, CutiDenda, IDAbsensi, Jumlah Pegawai, Jumlah Absen, Jumlah Telat , Jumlah Sakit, Jumlah Ijin Cuti, Jumlah Lembur, Jumlah Masuk, Persentase Kehadiran, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap , Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif, TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
3NF
Pada entitas cuti terdapat transitive dependencies pada primery key. Sehingga perlu dilakukan normalisasi ketiga(3nf).
Cuti ( IDCuti , TglDIajukan , TglMulaiCuti , TglSelesaiCuti , Alasan ,Keterangan ,LamaCuti , Status , IsProses , IsDenda , CutiDenda, ID Absensi )
Absensi ( IDAbsensi, Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran , ID Pegawai )
Pegawai ( IDPegawai , NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir,
TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status, Status Absen )
Pemerhentian UNF
Pemberhentian ( IDPemberhentian, TglDiajukan,IDEmployee, IDDepartemen , Alasan, Jenis Pemberhentian,Keterangan, Status, IsProcess, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
1NF
Pada entitas tidak pemberhentian terdapat repeating group dan derived atribut.setelah dinormalisasikan bahwa entitas pemberhentian telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Pemberhentian ( IDPemberhentian, TglDiajukan,IDEmployee, IDDepartemen , Alasan, Jenis Pemberhentian,Keterangan, Status, IsProcess, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
2NF
Pada entitas pemberhentian tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas pemberhentian telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Pemberhentian ( IDPemberhentian, TglDiajukan,IDEmployee, IDDepartemen , Alasan, Jenis Pemberhentian,Keterangan, Status, IsProcess, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
3NF
Pada entitas pemberhentian terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas pemberhentian telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Pemberhentian ( IDPemberhentian, TglDiajukan,IDEmployee, IDDepartemen , Alasan, Jenis Pemberhentian,Keterangan, Status, IsProcess, IDPegawai )
Pegawai ( IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir,
TanggalLahir, AlamatLengkap, Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
Surat Peringatan UNF
Surat Peringatan ( IDSp, TglSP, JenisSP, Alasan, Keterangan, TglAkhirSP, Alasan, Keterangan, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap , Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
1NF
Pada entitas surat peringatan tidak terdapat repeating group dan derived atribut.setelah dinormalisasikan bahwa entitas surat peringatan telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Surat Peringatan ( IDSp, TglSP, JenisSP, Alasan, Keterangan, TglAkhirSP, Alasan, Keterangan, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir,
TanggalLahir, AlamatLengkap , Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
2NF
Pada entitas pemberhentian tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas surat peringatan telah berada dalam bentuk normal kedua(2nf).
Surat Peringatan ( IDSp, TglSP, JenisSP, Alasan, Keterangan, TglAkhirSP, Alasan, Keterangan, IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir, TanggalLahir, AlamatLengkap , Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
3NF
Pada entitas surat pemberhentian terdapat transitive dependencies pada primery key. Entitas pemberhentian telah berada dalam bentuk normal ketiga(3nf).
Surat Peringatan ( IDSp,TglSP,JenisSP,Alasan, Keterangan, TglAkhirSP, Alasan, Keterangan, IDPegawai )
Pegawai ( IDPegawai, NamaPegawai, Agama, JenisKelamin, TempatLahir,
TanggalLahir, AlamatLengkap , Email, NoHP, GajiPokok, Deskripsi, NoKTP, MshAktif , TanggalMulaiBekerja, Status, Status Absen )
Lembur UNF
Lembur ( IDLembur , TanggalDiajukan , MulaiLembur , SelesaiLembur , DiTolak , Alasan , Deskripsi , IDAbsensi, Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran , IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir ,
TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Absen )
1NF
Pada entitas lembur tidak terdapat repeating group dan derived atribut.setelah dinormalisasikan bahwa entitas surat lembur telah berada dalam bentuk normal pertama(1nf).
Lembur ( IDLembur , TanggalDiajukan , MulaiLembur , SelesaiLembur , DiTolak , Alasan , Deskripsi , IDAbsensi, Jumlah Pegawai , Jumlah Absen , Jumlah Telat , Jumlah Sakit , Jumlah Ijin Cuti , Jumlah Lembur , Jumlah Masuk , Persentase Kehadiran , IDPegawai , NamaPegawai , Agama , JenisKelamin , TempatLahir , TanggalLahir , AlamatLengkap , Email , NoHP , GajiPokok , Deskripsi , NoKTP , MshAktif , TanggalMulaiBekerja , Status , Status Absen )
2NF
Pada entitas lembur tidak terdapat partial dependencies pada primery key. Entitas