Pelayanan kesehatan masyarakat yang esensial adalah mobilisasi dan kemitraan masyarakat dan melakukan tindakan untuk mengidentifikasi dan memecahakan masalah kesehatan. Upaya ini dilakukan oleh lembaga kesehatan masyarakat dan sangat penting untuk menempatkan bagian-bagian sistem kesehatan bersam auntuk melindungi dan meningkatkan kesehatan serta mencegah kecacatan dan kematian.
Sebagai contoh kesuksesan kolaborasi antara program pengendalian tembakau di suatu negara oleh lembaga kesehatan masyarakat, tetapi lebih banyak dipimpin oleh
organisasi non pemerintah, profesional kesehatan dan lembaga pemerintah lainnya. Upaya ini akan menurunkan angka merokok di suatu negara secara subtasnsial.
Upaya koordinasi yang terorganisir dari suatu program untuk mengambil peran dalm pengendalian juga telah menemukan beberapa kesuksesan. Salah satu upaya kolaborasi antara kesehatan masyarakat dengan pelayanan kesehatan, yaitu dapat mengidentifikasi dan melakukan pengobatan terhadap anak-anak yang terpapar timbal (Pb) dengan konsentrasi tinggi. Kerjasama dengan beberapa lembaga juga tersedia dalam mengurangi tingkat timbal (Pb) pada cat di rumah, melakukan pengujian dan pengendalian kandungan Pb di taman bermain, air, dan mainan anak-anak.
Hal ini mungkin untuk melihat upaya mobilisasi kerjasama antara publik dan swasta sebagai Komunitas-Berorientasi Kesehatan Masyarakat (COPH). Di COPH, upaya kesehatan telah diperluas dengan menambahkan bagian untuk kesehatan masyarakat, dan kesehatan masyarakat dapat bekerjasama dengan institusi pelayanan kesehatan, dengan komuniats lain dan upaya pemerintah, seperti contoh di bawah ini:
6 Langkah Proses Komunitas-Berorientasi Pelayanan Primer (COPC) No
.
Proses Langkah Pertanyaan
Komunitas-Berorientasi Kesehatan Masyarakat (COPH)
Komunitas-Berorientasi Pelayanan Primer (COPC) adalah upaya struktural untuk memberi perluasan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berfokus secara individual dan juga memasukkan fokus tambahan yang dibutuhkan dalam komunitas. Pelayanan yang dibutuhkan oleh masyarakat membawa pelayanan kesehatan dan kesehatan masyarakat melakukan upaya bersama-sama. COPC bisa dilihat sebagai salah satu usaha dalam situs penyampaian kesehatan, seperti pusat kesehatan masyarakat, untuk mencapai sampai ke masyakat dan institusi pemerintah kesehatan masyarakat.
Tabel di bawah ini merupakan enam langkah pada proses COPC dan menyajikan pertanyaan dan cara penanganan setiap langkah. Dengan melihat persamaan antara COPC dan pendekatan berbasis bukti (evidence-based) juga memiliki outline. Pada kedua kasus ini, sebenarnya pada perosesnya saling berhubungan karena upaya evaluasi sering di perbaiki untuk memindahkan proses ke depan.
1. Definisi masyarakat Bagaimana definisi masyarakat berdasarkan geografi, afiliasi (keanggotaan) institusi, atau karakteristik umum, seperti penggunaan situs internet?
2. Karakteristik masyarakat Apa saja karakteristik demografi dan karakteristik kesehatan dalam masyarakat dan apa saja isu kesehatannya?
3. Prioritas Apa masalah kesehatan yang paling penting yang terjadi di masyarakat dan bagaimana memprioritaskan masalah kesehatan berdasarkan data objektif dan kebutuhan yang dirasakan?
4. Pengkajian secara detail dan menentukan masalah kesehatan
Apa intervensi yang paling efektif dan efisien dalam menangani masalah kesehatan berdasarkan pengkajian evidence-base?
5. Intervensi Apa strategi yang akan diimplementasikan untuk untervensi?
6. Evaluasi Bagaimana sebuah keberhasilan intervensi di evaluasi? Prinsip-prinsip COPC antara lain:
a. Kebutuhan kesehatan didefinisikan sebagai pemeriksaan masyarakat secara keseluruhan, bukan hanya mencari yang sakit.
b. Kebutuhan pelayanan kesehatan diberikan kepada semua oranga, pada masyarakat maupun komunitas.
c. Preventif, kuratif, dan perawatan rehabilitatif teritegrasi dalam sistem penyampaian yang terkoordinasi.
d. Anggota masyarakat berpartisipasi langsung dalam semua langkah-langkah prose COPC. Konsep dari COPC, tidak spesifik terhadap struktur, telah diterima secara luas sebagai pendekatan untuk menghubungkan penyampaian secara terorganisir pada pelayanan kesehatan dasar dengan kesehatan masyarakat. Ini menyiratkan bahwa masalah kesehatan masyarakat dapat dan harus ditangani bila mungkin terjadi di tingkat masyarakat dengan melibatkan penyedia layanan kesehatan dan anggota masyarakat itu sendiri.
Kesehatan Mulut-Gigi Anak dan Komunitas-Berorientasi Kesehatan Masyarakat (COPH) Ilustrasi masalah kesehatan mulut-gigi pada anak-anak merupakan hal yang potensial pada Komunitas-Berorientasi Kesehatan Masyarakat (COPH). Kurangnay perawatan rutin gigi meninggalkan masalah besar, terutama di negara berkembang. Untuk perawatan tipe ini membutuhkan peranan besar dari ornag tua, guru, bahkan anak-anak itu sendiri.
Upaya kesehatan masyarakat memperbaiki kesehatan mulut kembali pada thaun 19th dan 20th Masehi saat sikat gigi dan pasta gigi merupakan teknologi yang baru dikembangkan. Promosi kesehatan masyarakat dilakukan pada awal 20th Masehi yang sangat berperan dalam membuat bahwa menyikat gigi menjadi bagian rutin dari kehidupan Amerika. Sejarah intervensi kesehatan masyarakat pada kesehatan mulut-gigi anak adalah cerita harapan besar dan sebagian berhasil. Manfaat fluoridasi air minum yang baik didasarkan pada bukti. Asosiasi Dokter Gigi Amerika dan Asosiasi Medis Amerika telah mendukung intervensi ini selama lebih dari setengah abad. Resistensi dari orang-orang yang melihatnya sebagai intrusi otoritas pemerintah, bagaimanapun, telah mencegah penggunaan universal fluoridasi di AS. Setelah lebih dari setengah abad upaya fluoridasi telah mencapai kurang dari dua pertiga dari masyarakat Amerika melalui pasokan air. Saat ini, teknologi baru dari sealant dental lebih menggunakan metode efektif-biaya untuk merawat gigi berlubang melalui kesehatan mulut-gigi merupakan prioritas kesehatan masyarakat. Bagaimanapun, jumlah dokter gigi tidak bertambah dengan cepat dibandingkan dengan pertambahan populasi. Sebagai tambahan, perawatn gigi di klinik gigi tanpa membayar merupakan hal yang yang tidak memadai dan tidak bisa dijangkau. Oleh karena itu, strategi baru dari COPH harus dilakukan.
Komunitas-Berorientasi Kesehatan Masyarakat (COPH) bisa dicapai di luar batasan lembaga dan geografis pada COPC ketika berbasis di pusat kesehatan masyarakat atau lembaga lain yang melayani populasi atau komunitas yang didefinisikan secara geografis. COPH sebagai upaya yang dimpimpin pemerintahan memungkinkan rentang yang lebih besar dalam melakukan pilhan untuk intervensi, termasuk mereka yang membutuhkan perubahan dalam hukum, insentif dan pemerintah. Ini mungkin termasuk: otorisasi jenis baru dari dokter, penyediaan pelayanan di tempat-tempat non tradisional seperti sekolah, dana inovasi untuk menempatkan teknologi baru dalam praktek, dan mengatasi hambatan regulasi untuk penyampaian cepat dan dan efektif-harga
Pengembangan kemitraan masyarakat membutuhkan waktu yang lama dan proses politik yang tinggi sehingga membutuhkan kepemipinan yang baik dan kemampuan berdiplomasi. Otoritas pusat dan pengendalian pimpinan umumnya tidak efektif dalam struktur organisasi yang kompleks dari Amerika Serikat. Pendekatan dan strategi baru dibutuhkan untuk dibawa bersama pada organisasi dan individu yang dapat melakukan pekerjaan tersebut.
Setelah melihat organisasi yang terdapat pada sistem kesehatan masyarakat dan tantangan ke depan dalam mencapai fungsi utama dan memberikan pelayanan yang esensial. Peran kesehatan masyarakat tidak dapat dilihat dalam kondisi saat ini saja. Untuk memahami kesehatan masyarakat juga memerlukan pertimbangan di masa yang akan datang.
BAB III PENUTUP
1.1 Kesimpulan
Berdasarkan makalah yang kami buat, maka dapat disimpulkan :
1. Kebijakan kesehatan atau health policy adalah segala sesuatu untuk mempengaruhi faktor-faktor penentu di sektor kesehatan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kebijakan pemerintah dalam hal kesehatan terdiri atas visi, misi, strategi dan program kesehatan. Masing-masing memiliki peran untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat.
2. Menurut IOM ditetapkan tiga fungsi inti kesehatan masyarakat yang lembaga kesehatan
masyarakat pemerintah perlu melakukan, yaitu penilaian, jaminan dan pengembangan kebijakan.
3. Sepuluh esensial pelayanan kesehatan masyarakat terdiri dari Fungsi Inti Penilaian (Assessment) meliputi : Memonitor status kesehatan untuk mengidentifikasi masalah kesehatan masyarakat dan Mendiagnosa dan menyelidiki masalah kesehatan dan bahaya kesehatan di masyarakat. Kedua Kebijakan fungsi inti pembangunan (Policy Development) meliputi : Menginformasikan, Mendidik, Memberdayakan masyarakat tentang masalah kesehatan dan Memobilisasi kemitraan masyarakat untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah kesehatan dan Mengembangkan Kebijakan dan Rencana yang mendukung upaya kesehatan perorangan dan masyarakat. Ketiga fungsi jaminan inti (Assurance) meliputi : Menegakkan hukum dan peraturan yang melindungi dan menjamin kesehatan dan keselamatan publik, Link masyarakat untuk kebutuhan pelayanan kesehatan pribadi dan menjamin penyediaan pelayanan kesehatan saat dinyatakan tidak tersedia, Pastikan penyediaan publik dan pribadi tenaga kerja kesehatan yang kompeten dan Evaluasi Efektivitas, aksesibilitas, dan Kualitas Pribadi dan Penduduk Berbasis Pelayanan Kesehatan. 4. Pelayanan publik merupakan tanggungjawab pemerintah dan dilaksanakan oleh
instansi pemerintah, baik itu di pusat, di Daerah, dan dilingkungan Badan Usaha Milik Negara. Pelayanan publik berbentuk pelayanan barang publik maupun pelayanan jasa. Jenis instansi kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia antara lain : Rumah Sakit, Puskesmas, Poskesdes, Polindes, Bidan Praktik Swasta dan BPO. 5. World Health Organization (WHO) Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization/WHO) adalah salah satu badan PBB yang bertindak sebagai sebagai koordinator kesehatan umum internasional dan bermarkas di Jenewa, Swiss. WHO didirikan oleh PBB pada 7 April 1948. Direktur Jendral sekarang adalah Margaret Chan (menjabat mulai 8 November 2006). WHO mewarisi banyak mandat dan
persediaan dari organisasi sebelumnya, Organisasi Kesehatan, yang merupakan agensi dari LBB.
6. Untuk mengatasi masalah kesehatan, penting untuk mengenali peran penting instansi pemerintah tidak ditujukan sebagai badan kesehatan dalam kesehatan masyarakat. Lembaga tersebut ada pada negara bagian, federal, dan global tingkat lokal.
7. Terdapat hubungan antara kesehatan masyarakat dengan pelayanan kesehatan. Pelayanan kesehatan masyarakat yang esensial adalah mobilisasi dan kemitraan masyarakat dan melakukan tindakan untuk mengidentifikasi dan memecahakan masalah kesehatan. Upaya ini dilakukan oleh lembaga kesehatan masyarakat dan sangat penting untuk menempatkan bagian-bagian sistem kesehatan bersam auntuk melindungi dan meningkatkan kesehatan serta mencegah kecacatan dan kematian.