4.5 Informasi masing-masing elemen kompetensi
4.5.2 Menginstal dan mengkonfigurasi peralatan untuk menambah
1) Pengetahuan Kerja
Peralatan komunikasi jaringan adalah peralatan-peralatan baik itu berupa perangkat lunak, perangkat keras dan komponen jaringan lainnya yang memungkinkan terjadinya hubungan atau komunikasi dalam suatu jaringan. Untuk menyediakan layanan komunikasi jaringan, Anda harus menginstall dan mengkonfigurasi peralatan komunikasi jaringan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Anda juga harus memastikan kabel dan komponen jaringan diperiksa dan diinstall sesuai dengan strandar industri, sehingga tidak terjadi masalah di kemudian hari. Setelah melakukan instalasi dan konfigurasi, maka Anda perlu untuk menyusun dokumentasi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi yang akan menjadi sumber pengetahuan bagi perusahaan.
2) Ketrampilan Kerja
Peralatan komunikasi jaringan untuk menyediakan layanan jaringan diinstall dan dikonfigurasi sesuai kebutuhan pengguna.
Layanan yang disediakan oleh jaringan begitu banyak, dan salah satu layanan tersebut yang paling penting di antaranya adalah layanan komunikasi yang tidak mengenal batas waktu dan lokasi. Layanan ini melibatkan fungsi dari beberapa peralatan komunikasi. Komunikasi jaringan yang dijelaskan dalam bagian ini adalah layanan email dengan menggunakan web server.
Email merupakan jenis komunikasi yang sudah ada sejak Internet mulai ada. Dengan makin berkembangnya Internet, email juga lebih dikenal luas oleh para pengguna Internet. Kelebihan email adalah kenyamanan dan kecepatan dalam berkomunikasi. Dengan email, pesan dapat dikirim ke siapa saja bahkan ke banyak orang sekaligus. Selain itu, pesan yang diterima dapat disimpan di mailbox (kotak surat). Email juga dapat digunakan untuk mengirim file-file kecil (biasanya kurang dari 1MegaBytes) berupa apa saja.
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi
Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin
Kode Modul TIK.JK04.002.01
Bermacam-macam jenis file seperti dokumen, software, gambar, dapat disertakan lewat email melalui attachment.
Supaya dapat mengirim dan menerima email, tentunya harus ada software yang namanya mail client atau suatu program yang akan menghubungi mail server. Mail server adalah server yang mengirimkan email ke tujuan dan menyimpan email-email yang masuk. Komunikasi yang digunakan oleh mail client untuk mengirimkan email melalui mail server adalah SMTP (Simple Mail Transfer Protocol). Sedangkan komunikasi yang digunakan oleh mail client untuk mengambil email-email yang masuk dan tersimpan di mail server adalah POP (Post Office Protocol) atau IMAP (Internet Message Access Protocol). Ada mail client yang dapat digunakan untuk mengakses email yang berada di mail server. Dengan cara ini, penerima email mengakses email-email langsung di mail server. Pengguna tidak perlu men-download email-email yang ada seperti cara kerja POP, walaupun pada waktu pengiriman tetap lewat protokol SMTP. Setelah diakses, email-email tersebut tetap berada di mail server.
Oleh karena itu, untuk memenuhi kebutuhan pengguna jaringan, dalam berkomunikasi dengan mail server, pada pengguna harus diinstall dan dikonfigurasi mail client dan POP atau IMAP.
Kabel dan komponen jaringan diperiksa dan diinstall sesuai standard industri
Kabel yang digunakan dalam jaringan biasanya terdiri dari tiga jenis, yaitu: 1. Coaxial
2. Twisted Pair
3. Fiber Optic (Serat Optik)
Tapi dari ketiga kabel di atas yang paling umum digunakan dalam jaringan adalah untuk jenis Twisted Pair, khusunya kabel UTP. Jadi dalam bagian ini, yang dibahas adalah tentang kabel UTP. Anda harus memeriksa pemasangan kabel UTP. Pemasangan kabel UTP mempunyai standar tertentu, bahkan standarisasi ini terdapat pada standar nasional untuk bidang teknologi informasi di Indonesia. Dengan adanya standarisasi nasional, tentu keberadaan teknologi informasi akan semakin bersinergi dengan baik. Untuk standarisasi Teknologi Informasi dilakukan secara nasional dan juga tidak boleh melanggar ketentuan standar internasional, ini dimaksudkan agar keberadaan peralatan masih tetap dapat digunakan di Indonesia dan dunia Internasional. salah satu standar internasional yang akan kita lirik saat ini adalah keberadaan kabel jaringan/UTP (Unshield Twisted Pair) yang digunakan untuk keperluan transfer data dan informasi melalui jaringan LAN (Local Area Network) baik untuk internal maupun untuk menuju ke Internet.
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi
Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin
Kode Modul TIK.JK04.002.01
Kabel UTP sudah memilik standar internasional baik dari segi ukuran maupun pewarnaan kabel. Warna di kabel jaringan memiliki 8 (delapan) jenis warna yaitu : - putih-kuning - Kuning - Putih-hijau - Hijau - Putih-biru - Biru - Putih-coklat - Coklat
Dengan standar warna dan ukuran, maka setiap perusahaan yang akan memproduksi kabel UTP harus mengikuti standar internasional agar dapat masuk ke pasar.
Pemasangan Kabel UTP harus mengikuti standar internasional (dan tentu saja secara nasional ketentuan ini berlaku) untuk urutan pemasangan kabel dan pengaturan jenis transfer data melalui kabel ini. ada dua jenis tipe pengaturan/konfigurasi kabel UTP, yaitu :
- Straight (langsung) - Cross (menyilang) Urutan angka, yaitu :
- kabel Straight, ujung 1 adalah 1 2 3 4 5 6 7 8 dan ujung satunya sama 1 2 3 4 5 6 7 8 .
- kabel Cross, ujung satu adalah 1 2 3 4 5 6 7 8 dan ujung berikutnya adalah 3 6 1 4 5 2 7 8 .
Untuk pengaturan warna kabel straight adalah seperti berikut: Untuk Tipe A
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi
Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin
Kode Modul TIK.JK04.002.01
Untuk Tipe B
Gambar 13 Kabel Straight Tipe B(Elemen Kompetensi 2) Untuk kabel cross adalah sebagai berikut:
Gambar 7 Kabel cross (Elemen Kompetensi 2)
dengan mengkombinasi antara tipe A di ujung kabel 1 dan tipe B di ujung berikutnya.
Selain itu Anda juga harus memperhatikan dan memeriksa komponen-komponen jaringan yang lain, seperti switch, hub, router, dan lain. Dalam bagian ini Penulis akan mengambil contoh untuk Router. Jika Anda menginstall router, maka berikut cara-cara menginstallnya:
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi
Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin
Kode Modul TIK.JK04.002.01
2. Kemudian masukkan cd driver router tersebut ke PC yang terhubung langsung ke Cable Modem.
3. Klik program setup, maka program tersebut akan mengecek konfigurasi
TCP/IP dari PC tersebut. TCP/IP LanCard
dari PC harus blank/obtain tcp/ip automatically.
4. Jika ada perubahan IP, maka PC direstart dulu. Setelah itu, baru routernya dipasang. Hubungkan kabel ethernet dari internet ke port yang ada di Cable Modem. Hubungkan juga kabel ethernet dari port router lain ke PC atau switch/hub.
5. Program setup akan mencoba meng-configure TCP/IP dari gateway sebelumnya untuk dicopy ke router.
6. Untuk IP public, jika anda tidak mendapat static IP dari ISP maka harus dikosongkan. Bisa saat proses setup, atau dengan melakukan konfigurasi dari browser (ketik langsung 192.168.1.1). Untuk dynamic IP, maka diset Internet Connection Type di Setup Basic setup sebagai "Automatic Configuration (DHCP)". Local IP Address 192.168.1.1 dan subnet mask 255.255.255.0 (default). Setelah selesai menginstall dan mengkonfigurasi, hasilnya biasanya akan kelihatan pada keesokan harinya.
Satu hal yang penting diperhatikan pada waktu menginstall untuk security adalah anda harus merubah router password dari "admin" menjadi yang lain. Kemudian Wireless Network Name (SSID) harus anda ubah namanya dan SSID Broadcast sebaiknya didisable. Jangan lupa aktifkan securitynya.
Dokumentasi dibuat sesuai dengan kebutuhan organisasi
Dalam masalah menginstal dan mengkonfigurasi peralatan untuk menambah jangkauan jaringan, contoh informasi yang dapat disajikan dalam dokumentasi bagian pembahasan, adalah:
1. Peralatan-peralatan jaringan komunikasi yang dibutuhkan oleh organisasi untuk menyediakan layanan jaringan. Informasi-informasi tentang perawatan dan pemeliharaan jaringan ini juga disediakan agar dapat membantu pengguna untuk memelihara peralatan jaringannya. 2. Informasi tentang kabel atau komponen jaringan, serta dapat juga
disajikan informasi tentang bagaimana merakit suatu kabel sebagai pengetahuan bagi perusahaan apabila mereka mengalami masalah dalam kabel jaringan mereka.
3) Sikap Kerja
1. Mengevaluasi dan mengkonfigurasi peralatan komunikasi jaringan untuk menyediakan layanan jaringan sesuai kebutuhan pengguna.
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi
Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin
Kode Modul TIK.JK04.002.01
2. Memeriksa dan menginstall kabel dan komponen jaringan sesuai standard industri.
3. Membuat dokumentasi sesuai dengan kebutuhan organisasi.
4.5.3