• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mengintegrasikan dan mengelola resource jaringan dengan

4.5 Informasi masing-masing elemen kompetensi

4.5.5 Mengintegrasikan dan mengelola resource jaringan dengan

1) Pengetahuan kerja

Pokok bahasan terakhir yang kita bahas dalam buku informasi ini adalah menyangkut pengintegrasian dan pengelolaan resource jaringan dengan utiliti-utiliti jaringan. Pembahasan ini akan diawali dengan pengidentifikasian perangkat manajemen jaringan yang cocok dan membantu dalam administrasi jaringan yang kompleks untuk membantu pengguna di kemudian hari dalam manajemen jaringan mereka. Dari hasil identifikasi tersebut akan dipilih mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna dan kemudian diinstall sesuai dengan standar industri. Kemudian dari instalasi tersebut akan dilakukann pengujian untuk memastikan bahwa perangkat jaringan beroperasi secara maksimal. Setelah semuanya dilakukan, maka dilakukan penetapan kemampuan pengguna untuk melalukan perubahan. Hal ini sangat penting agar tidak terjadi kesalahan yang riskan di kemudian hari, hanya karena tidak adanya penetapan atau standarisasi kemampuan pengguna. Dan yang paling terakhir dibicarakan pada bagian ini adalah tentang pembuatan Prosedur untuk memastikan pelaporan jaringan secara reguler dan administrasi sesuai kebijakan organisasi.

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin

Kode Modul TIK.JK04.002.01

2) Ketrampilan Kerja

Perangkat Manajemen Jaringan yang cocok dan membantu dalam administrasi jaringan yang kompleks diidentifikasi

Jaringan mempunyai jangkauan yang sangat luas, apalagi jaringan tersebut sudah mencakup jaringan WAN. Oleh karena itu untuk mengatur bagaimana lalu lintas jaringan perusahaan Anda dapat berjalan dengan baik, maka jaringan harus dimanajemen. Ada beberapa perangkat jaringan yang berfungsi untuk manajemen jaringan. Untuk mengetahui dan memilih perangkat manajemen jaringan yang tepat dengan jaringan perusahaan maka kita harus mengetahui bagaimana kebutuhan dan jangkauan jaringan yang terdapat dalam perusahaan. Namun hal ini tidak cukup, Anda juga harus mengetahui perangkat-perangkat manajemen jaringan dalam administrasi jaringan yang terdapat di pasaran dan sejauh mana fungsi-fungsi dari setiap perangkat tersebut dapat memenuhi kebutuhan administrasi jaringan perusahaan Anda.

Berdasarkan Douglas W. Stevenson, dalam tulisannya, manajemen jaringan meliputi lima hal, yaitu:

1. Fault management (manajemen fault)

Manajemen fault mencakup deteksi masalah, pengisolasian fault, dan perbaikan sehingga kembali ke operasi normal. Biasanya hal ini dilakukan dengan cara menangkap event dan trap yang dikirim oleh berbagai elemen jaringan.

Berbagai piranti mengkomunikasikan fault melalui SNMP Trap. Trap ini dikirim oleh piranti ke suatu alamat yang telah ditentukan. Agar alamat tujuan dapat menerima dan mengolah trap, diperlukan daemon yang mampu melayaninya. Contoh perangkat lunak yang dapat menerima trap SNMP adalah Net-SNMP. 2. Configuration management (manajemen konfigurasi)

Manajemen konfigurasi menyangkut pengelolaan konfigurasi setiap komponen jaringan. Contoh paling sederhana: alokasi alamat.

3. Accounting (akunting)

Akunting jaringan menyangkut perhitungan pemakaian bandwidth dan/atau trafik yang seringkali dikaitkan dengan tagihan. Masalah cukup rumit yang harus dihadapi misalnya ketika harus diterapkan quota.

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin

Kode Modul TIK.JK04.002.01

Kinerja jaringan perlu diukur secara berkala agar dapat diamati kondisinya. Setiap sistem jaringan memiliki perilaku masing-masing. Agar kita dapat mengenali perilaku normal dari suatu jaringan, kita perlu melakukan pengamatan selama selang waktu tertentu. Hasil pengamatan tersebut kita jadikan tolok ukur/baseline. Tolak ukur ini akan dijadikan sebagai standar untuk menentukan keadaan yang normal atau tidak. Contoh perangkat yang digunakan untuk manajemen kinerja adalah:

MRTG

Cacti

iftop

iptraf

5. Security management (manajemen keamanan)

Manajemen ini berkaitan dengan pengelolaan keamanan jaringan.

Perangkat Jaringan dipilih dan diinstall sesuai dengan standard industri dan organisasi

Setelah Anda dapat mendefinisikan kebutuhan perangkat administrasi jaringan yang dibutuhkan oleh perusahaan, maka Anda dapat memilih perangkat jaringan sesuai dengan kebutuhan tersebut. Dalam bagian ini penulis akan menjelaskan tentang perangkat jaringan router. Router merupakan perangkat jaringan yang sebenarnya aktif dan intelegent dan dapat berpartisipasi dalam manajemen jaringan. Router mengatur jaringan dengan menyediakan kontrol dinamis melalui sumber daya dan mendukung tugas dan tujuan dari jaringan. Beberapa tujuan tersebut antara lain konektivitas, perfomansi yang reliabel, kontrol manajemen dan fleksibilitas. Pada bagian ini, Penulis tidak menjelaskan lagi bagaimana cara menginstall router karena sudah dijelaskan pada bab sebelumnya, yaitu Anda dapat membaca pada bab “Kabel dan komponen jaringan diperiksa dan diinstall sesuai standard industri”.

Perangkat jaringan diuji untuk memastikan dapat beroperasi secara maksimal

Setelah Anda menginstall perangkat jaringan yang tersebut di atas, yang dalam contoh ini Router, maka Anda dapat melakukan pengujian untuk memastikan apakah perangkat tersebut dapat beroperasi dengan baik, sesuai dengan kebutuhan pengguna. Untuk melakukan pengujian terhadap penggunaan Router, Anda dapat mencoba menghubungkan suatu terminal ke jaringan internet melalui router ini. Jika koneksi ke internet dapat berlangsung dengan baik, maka dapat dipatikan bahwa hasil instalasi dan konfiigurasi

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin

Kode Modul TIK.JK04.002.01

router tersebut berhasil. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, sebaiknya router diuji untuk koneksi beberapa terminal ke internet.

Kemampuan pengguna untuk melakukan perubahan ditetapkan Mengelola jaringan suatu perusahaan bukanlah hal yang mudah, tetapi membutuhkan suatu kemampuan dan keahlian yang cukup besar dalam hal jaringan. Jaringan merupakan hal yang sarat akan masalah-masalah baik dari dalam terutama dari luar jaringan internal perusahaan. Jaringan sendiri mempunyai beberapa bidang keahlian, yaitu:

1. Bidang penelitian jaringan 2. Bidang pengembangan jaringan 3. Bidang implementasi jaringan 4. Bidang pemeliharaan jaringan 5. Bidang pengoperasian jaringan.

Sementara itu, untuk kepentingan pengguna tentu saja kita akan menitikberatkan pada bidang pemeliharaan dan pengoperasian jaringan.

Karena dalam kedua hal inilah pengguna akan banyak terlibat. Oleh karena itu, harus ditetapkan kemampuan pengguna dalam kedua hal ini dan perubahan-perubahan apa saja yang terjadi akibat dari koneksi maupun aktivitas jaringan.

1. Bidang pemeliharaan jaringan

Bidang ini meliputi pekerjaan mencari, menganalisa dan memperbaiki kerusakan / kesalahan / tidak bekerjanya koneksi di sistem jaringan, hingga menjadi normal kembali SDM yang diharapkan mampu melakukan analisa, dan perbaikan jaringan dengan benar, termasuk setup sistem komputer supaya dapat memanfaatkan kembali resource pada jaringan. SDM ini dikenal dengan istilah Administrator Sistem Jaringan / Administrator Sistem Komputer

2. Bidang pengoperasian jaringan

Bidang ini meliputi pekerjaan untuk mengoperasikan atau memanfaatkan resource pada jaringan. Resource pada jaringan, dapat berupa :

• Hardware : printer, scanner, camera, komponen lain yang di sharing • Software / program aplikasi : internel, email, aplikasi lain yang sharing • Jaringan : Gateway, Router

• Data : Database dan file data lain yang di sharing

SDM yang diharapkan mampu melakukan setup / setting untuk membuat resource pada jaringan maupun memanfaatkan resource pada jaringan.

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin

Kode Modul TIK.JK04.002.01

Jadi kemampuan pengguna dalam menghadapi perubahan-perubahan dalam konfigurasi jaringan maupun hal-hal lain terkait dengan masalah jaringan dalam pengguna ditetapkan seperti hal di atas. Namun contoh di atas bukanlah sesuatu hal yang mutlak bisa saja ditambahi maupun dikurangi. Prosedur untuk memastikan pelaporan jaringan secara reguler dan administrasi sesuai kebijakan organisasi dibuat

Jaringan merupakan bagian dari teknologi informasi yang sangat perlu diperhatikan karena terkait dengan jaringan komunikasi internal maupun eksternal perusahaan. Kesalahan dalam hal jaringan dapat berakibat fatal dalam perusahaan. Oleh karena itu, masalah jaringan perusahaan harus benar-benar diperhatikan dan dipantau atau dimonitor. Administrasi jaringan harus dipantau secara regular, sehingga jika ada hal-hal/gerakan-gerakan yang mencurigakan yang menyelusup ke dalam jaringan perusahaan, administrator dapat segera mengetahuinya. Tindakan kejahatan dalam jaringan sangat berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Bahkan bisa jadi seseorang menyusup ke dalam jaringan perusahaan Anda, dan mengubah konfigurasi jaringan perusahaan Anda. Oleh karena itu, setiap perkembangan traffic dalam jaringan perusahaan harus di-update secara teratur dan terus menerus.

Hasil monitor jaringan harus mengikuti prosedur tertentu, sehingga monitor terhadap jaringan dapat dilakukan secara maksimal. Oleh karena itu, perlu ditetapkan suatu prosedur pelaporan jaringan secara regular. Prosedur ini dapat berupa, administrator jaringan melakukan pelaporan secara periodik tentang bagaimana traffic yang terjadi dalam jaringan perusahaan. Hasil traffic dalam jaringan perusahaan dapat diperoleh dengan bantuan adanya suatu aplikasi khusus untuk administrasi dan monitor jaringan.

Sedangkan contoh prosedur tertulis yang efektif adalah dengan menyediakan dokumentasi isian secara lengkap. Jadi setiap timbul suatu masalah maka laporan kesalahan tersebut diisikan ke dalam dokumen sesuai dengan tanggal dan jam kejadian. Laporan ini digunakan untuk mengumpulkan informasi dasar yang diperlukan untuk mengidentifikasi dan menentukan masalah, dan juga memberi cara dalam memantau kemajuan dan solusi akhir dari masalah tersebut. Laporan kesalahan memberikan pertimbangan kepada manajemen membeli perangkat, dan memberi pelatihan tambahan. Laporan ini juga memberikan solusi untuk masalah yang sama yang telah dipecahkan.

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin

Kode Modul TIK.JK04.002.01

3) Sikap Kerja

1. Mengidentifikasi perangkat manajemen jaringan yang cocok dan membantu dalam administrasi jaringan yang kompleks.

2. Memilih dan menginstall Perangkat jaringan sesuai dengan standard industri dan organisasi.

3. Menguji perangkat jaringan untuk memastikan dapat beroperasi secara maksimal.

4. Menetapkan kemampuan pengguna untuk melakukan perubahan. 5. Membuat prosedur untuk memastikan pelaporan jaringan secara

Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi

Sektor Telematika Sub Sektor Jaringan dan Sistem Admin

Kode Modul TIK.JK04.002.01

BAB V

SUMBER-SUMBER YANG DIPERLUKAN UNTUK PENCAPAIAN KOMPETENSI

Dokumen terkait