JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
MENGUTAMAKAN KELESTARIAN
LINGKUNGAN
Lippo Karawaci selalu mengutamakan kelestarian lingkungan dalam
pengembangan propertinya. Perseroan senantiasa menerapkan konsep ramah lingkungan dengan melengkapi ruang hijau yang ada dengan fasilitas terbaik. Sebagai contoh Lippo Village, di lokasi ini 21% dari total lahan yang ada dialokasikan untuk ruang hijau (green space), yang ditanami lebih dari 56.850 pohon yang digunakan untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim (climate change) dan peningkatan suhu udara dan polusi.
Lippo Karawaci juga membangun instalasi pengolahan air dan limbah untuk mendaur ulang air menjadi air layak minum dan kebutuhan irigasi. Proyek-proyek kota mandiri
perencanaannya. Sebagai contoh, lokasi padang golf Lippo Village di ditentukan secara strategis sehingga mampu menampung air hujan untuk secara alami diserap sistem air tanah. Kemang Village memiliki wet detention basin dengan kapasitas 90.000 kubik meter air hujan. Pengembangan kota-kota mandiri juga memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat setempat. Kota mandiri utama Perseroan membuka lapangan pekerjaan bagi lebih dari 45.000 pekerja sedangkan kota mandiri industri ringan bebas polusi Lippo Cikarang memberi kesempatan kerja kepada lebih dari 400.000 pekerja. Unit-unit usaha Perseroan yang mengelola 40 mal dan 8 hotel di seluruh Indonesia juga menyerap tenaga kerja dalam jumlah yang signifikan.
Berbagai kesempatan kerja yang tersedia tersebut memberikan manfaat kepada masyarakat setempat dan para pekerja untuk meraih taraf hidup yang lebih berkualitas, Perseroan patut merasa bangga atas keterlibatannya
DATA PERUSAHAAN
DATA
DATA PERUSAHAAN
DEWAN
KOMISARIS
Profil
Bapak Theo L. Sambuaga, 65 tahun, sangat berpengalaman dalam dunia politik sehingga bisa memahami kondisi sosial ekonomi Indonesia dalam peranannnya sebagai Presiden Komisaris PT Lippo Karawaci Tbk. Sejak tahun 1982 sampai sekarang, beliau turut terlibat aktif dalam perpolitikan dalam negeri. Sebagai mantan Menteri Perumahan Rakyat dan Menteri Tenaga Kerja, Bapak Theo juga memiliki kontribusi penting bagi kesuksesan pengembangan proyek-proyek properti Perseroan. Beliau saat ini juga menjabat sebagai Presiden Grup Lippo, Presiden Komisaris PT First Media Tbk, Presiden Komisaris PT Multipolar Tbk, Presiden Direktur Berita Satu Media Holding, Wakil Presiden Komisaris PT Matahari Putra Prima Tbk dan Komisaris PT Siloam International Hospitals Tbk. Beliau memegang gelar Sarjana Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dari Universitas Indonesia dan gelar Master of International Public Policy dari School of International Studies, Johns Hopkins University, Amerika Serikat.
Bapak Surjadi Soedirdja, 76 tahun, memulai karirnya sebagai militer dan pernah menduduki berbagai posisi penting di pemerintahan termasuk Gubernur DKI Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan, serta Menteri Dalam Negeri. Berkat pengalamannya tersebut, beliau menyerap banyak pengetahuan tentang pembangunan perkotaan. Mantan jenderal ini kini juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Yayasan Putra Mama (Pemberi Beasiswa Mahasiswa Aceh-Ambon), Penasehat Direksi PT Krakatau Steel, Ketua Dewan Pembina Yayasan Lembaga Pendidikan Tirtayasa Banten, Ketua Dewan Penyantun Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa Banten dan Ketua Dewan Pembina Yayasan Jati Diri Bangsa.
Surjadi Soedirdja
Wakil Presiden Komisaris dan Komisaris Independen
Theo L. Sambuaga
1
Bapak Agum Gumelar, 69 tahun, adalah seorang figur yang disegani. Mantan jenderal TNI ini memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun mengelola organisasi berskala besar dan pernah terjun ke operasi-operasi yang kompleks. Karirnya di pemerintahan mencakup sebagai Menteri Perhubungan dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Sosial, dan Keamanan. Selain itu, beliau juga aktif dalam berbagai kegiatan olahraga sebagai Ketua Umum Persija Timur, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, dan Komite Olahraga Nasional Indonesia. Sejak tahun 2002 sampai dengan sekarang, beliau masih menjabat sebagai Ketua Ikatan Alumni Lemhanas. Bapak Agum juga memegang gelar Master of Science di bidang Manajemen dari American World University, Amerika Serikat.
Bapak Tanri Abeng, 73 tahun, memiliki pengalaman luas di sektor swasta dan juga pemerintah. Memulai karirnya di perusahaan multinasional, beliau pernah menjabat sebagai Komisaris Bursa Efek Jakarta, Menteri Negara BUMN, dan anggota MPR. Karirnya di perusahaan swasta antara lain sebagai Direktur Utama PT Multi Bintang Indonesia dan PT Bakrie & Brothers. Beliau tidak pernah berhenti berkarya, kini menjabat sebagai Chairman Executive Center for Global Leadership, Co-Chairman Kantor Dagang Indonesia-Malaysia, Komisaris Utama PT Alcatel Lucant, Komisaris Independen PT Gowa Makassar Tourism Development, Komisaris Utama PT Tason Putra Mandiri dan International Advisory Panel WIEF Foundation. Bapak Tanri Abeng menyelesaikan gelar MBA di State University of New York di Buffalo, New York, Amerika Serikat, dan Advanced Management Program di Claremont Graduate School, Los Angeles, Amerika Serikat.
Agum Gumelar
Komisaris Independen Tanri Abeng
DATA PERUSAHAAN
Bapak Farid Harianto, 62 tahun, memiliki pengalaman tinggi dalam bidang ekonomi. Pernah menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia dan penasehat Gubernur Bank Indonesia. Sampai dengan saat ini beliau masih menjadi menjabat sebagai komisaris independen di beberapa perusahaan termasuk PT Sepatu BATA Tbk, PT Unggul Indah Cahaya Tbk, PT Toba Bara Sejahtera, PT Siloam Hospitals International Hospitals Tbk dan anggota Risk Oversight Committee, Bank International Indonesia Tbk. Dalam masa pemulihan Indonesia setelah krisis keuangan tahun 1997-1998, Bapak Farid menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Penyehatan Perbankan Indonesia, di mana beliau memelopori konsolidasi (penutupan, penggabungan dan rekapitalisasi) sektor perbankan dan melakukan negosiasi dan penyelesaian dengan para pemegang saham pengendali beberapa bank yang menghasilkan aset miliaran dolar dialirkan ke BPPN. Beliau memperoleh gelar Master dan PhD dari Wharton School, University of Pennsylvania, Amerika Serikat, dalam bidang ekonomi terapan dan ilmu manajerial.
Bapak Muladi, 71 tahun, adalah seorang pakar di bidang hukum. Karirnya di pemerintah mencakup Menteri Kehakiman, Menteri Sekretaris, dan Hakim Agung. Mantan rektor Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, ini memiliki Justitia Law Firm yang didirikan pada tahun 2011. Beliau juga menjadi komisaris independen di beberapa perusahaan termasuk PT First Media Tbk dan PT Siloam International Hospitals Tbk, serta Presiden Komisaris PT Multipolar Technology Tbk, Senior Advisor Lippo Group, Komisaris Utama PT Mulia Argo Perkasa, Surabaya dan Founder & Chairman Justitia Law Firm, Jakarta. Bapak Muladi adalah Sarjana Hukum Undip dan Doktor Ilmu Hukum lulusan Program Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Bandung, dengan predikat Cumlaude.
Farid Harianto
Komisaris Independen Prof. Dr. Muladi, SH
Komisaris Independen
DEWAN
KOMISARIS
Viven G. Sitiabudi
Komisaris
Ibu Viven Gouw Sitiabudi, 59 tahun, memiliki pengalaman luas mencakup bidang komputer, asuransi, dan properti. Jejak karirnya yang cemerlang dibawa untuk memajukan Lippo Karawaci. Beliau saat ini juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Lippo Malls Indonesia Retail Trust Management Ltd. Sebagai salah satu pelopor PT Lippo Life Insurance, Ibu Viven berhasil membawa perusahaan menjadi salah satu perusahaan asuransi jiwa terbesar di Indonesia dan melakukan Penawaran Saham Perdana. Beliau memiliki Sarjana di bidang Ilmu Komputer dan Statistik dari University of New South Wales, Australia.
Bapak Sutiyoso, 70 tahun, pernah menjabat sebagai gubernur DKI Jakarta selama 10 tahun. Mantan jenderal yang sangat dihormati ini dikenal berkat upayanya memperkenalkan konsep busway di ibukota, yang turut membantu mengatasi masalah kemacetan. Karir beliau di TNI terbilang mengkilap, menjabat sebagai wakil komandan jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan panglima Komando Distrik Militer Jakarta Raya (Kodam Jaya). Posisinya sebagai Pangdam Jaya mempertemukan Bapak Sutiyoso dengan berbagai figur yang disegani di Jakarta terkait masalah keamanan. Ini yang kemudian memuluskan jalannya untuk menjadi gubernur DKI Jakarta. Sutiyoso juga secara aktif terlibat dalam aktivitas politik dengan partainya Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).
Bapak Benny Haryanto Djie, 54 tahun, memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di industri keuangan. Lulusan MBA dari Washburn University di Kansas ini memulai karirnya di sektor perbankan, mulai dari PT Bank Danamon Indonesia, Standard Chartered Bank, sampai Deutsche Bank AG. Setelah krisis keuangan Asia di tahun 1997-1998, beliau menduduki jabatan sebagai direktur utama Kustodian Sentral Efek Indonesia dari tahun 1998 sampai 2002. Bapak Benny juga pernah bekerja di beberapa perusahaan sekuritas termasuk PT Lippo Securities, PT Ciptadana Capital, dan PT Equator Capital.
Sutiyoso
Komisaris Independen Benny Haryanto Djie
DATA PERUSAHAAN
Bapak Ketut Budi Wijaya 59 tahun, adalah seorang professional yang memiliki keahlian dan kompetensi yang mendalam di bidang akuntansi dan keuangan perusahaan serta sarat akan pengalaman di berbagai aspek bisnis yang diperolehnya dengan menempati berbagai posisi kunci di Grup Lippo termasuk di PT Matahari Putra Prima Tbk,
PT Multipolar Tbk, dan PT Bank Lippo Tbk. Pengalamannya yang luas ini menjadikan beliau mampu untuk memberikan kontribusi yang bermanfaat dan memimpin Perseroan agar terus bergerak ke arah yang semakin baik. Saat ini beliau juga menjabat sebagai Presiden Komisaris
PT Siloam International Hospitals Tbk, Presiden Komisaris PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk, Presiden Komisaris PT Lippo Cikarang Tbk dan sebagai Komisaris PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk. Beliau juga menjabat sebagai Direktur Non Eksekutif di Bowsprit Capital Corporation Limited, Singapore.
Sebelum bergabung dengan Lippo Karawaci, beliau juga dipercaya untuk memegang posisi kunci di peruasahaan multi nasional seperti PT Bridgestone Tire Indonesia dan di Kantor Akuntan Publik Darmawan & Co.
Bapak Ketut Budi Wijaya menyelesaikan studinya di Sekolah Tinggi Ekonomi Indonesia pada tahun 1982.
Ketut Budi Wijaya
Presiden Direktur
Bapak Tjokro Libianto, 55 tahun, adalah seorang yang memiliki pengetahuan tentang seluk beluk peraturan mengenai persyaratan pengembangan lahan. Pengalamannya yang luas dalam bidang khusus ini telah mejadikannya mampu untuk memberikan pandangan yang tepat dan kontribusi banyak bagi keberhasilan pengembangan kawasan Perseroan. Beliau juga sangat berperan dalam negosiasi yang dilakukan dengan pihak-pihak lain terkait akuisisi lahan Perseroan dan diharapkan melanjutkan perannya ini di masa depan. Sebelum bergabung dengan Lippo Karawaci beliau pernah menempati beberapa posisi penting yang telah menempa kemampuan manajerialnya hingga mampu melaksanakan tugas pentingnya saat ini. Termasuk jabatan yang pernah beliau tempati adalah Manajer Administrasi dan Keuangan PT Dwi Satya Utama Surabaya, dan posisi setingkat di PT Tifa Finance dan PT Tifa Securities.
Bapak Tjokro Libianto memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari Universitas Brawijaya, Malang. Tjokro Libianto Direktur
DIREKSI
Profil
Mr Stephen Choo Kooi Yoon, 65 tahun diangkat sebagai anggota Direksi Perseroan pada tahun 2014. Beliau memiliki pengalaman lebih dari 40 tahun di bidang teknik, pengadaan, dan konstruksi pada berbagai proyek pengembangan industri, komersial, residensial dan kota mandiri, infrastruktur lahan, reklamasi pantai, instalasi pelabuhan dan kelautan, pengembangan kilang minyak bumi dan gas serta pabrik kimia, pengembangan kawasan industri dan bandara, kontraktor untuk pengolahan air minum, pembangkit listrik dan dan gas di negara-negara Singapura, Malaysia, India, Pakistan, Arab Saudi, Vietnam, Thailand, Filipina dan Cina.Sebelumnya beliau adalah Executive Director Lippo Karawaci yang membawahi divisi landbank strategik , manajemen pengembangan kota dan pengembangan terpadu berskala besar yang meliputi rumah sakit, mal, rumah tinggal, hotel, bioskop, sekolah serta manajemen talent. Stephen adalah insinyur profesional yang terdaftar di the Engineering Council, Inggris. Beliau merupakan anggota ICE , ASCE , ISSFME , IES , IEM & TD &I; dan juga memiliki lisensi untuk bekerja sebagai insinyur profesional di Singapura dan Malaysia dalam bidang Sipil dan Struktural dan merupakan insinyur profesional di bidang rekayasa Geoteknik di Singapura.
Stephen Choo Kooi Yoon
Ibu Niniek Prajitno Nathan, 50 tahun diangkat sebagai Direktur Perseroan pada tahun 2014 dan sangat memahami bisnis Lippo Karawaci dengan keterlibatannya dalam serangkaian proyek pengembangan dan pengelolaan proyek yang dimiliki oleh Perseroan dengan posisi Chief of Staff to the CEO dan Chief of Marketing dari mal-mal strata Perseroan. Sebelum diangkat sebagai Direktur Perseroan, beliau adalah Chief Financial Officer (CFO) Lippo Homes, yang merupakan divisi Residential and Urban Development Perseroan. Pengetahuan lain yang mendukung tugas beliau saat ini adalah di bidang perbankan dan keuangan yang diperolehnya saat menjabat sebagai Direktur Consumer Banking PT Bank Lippo Tbk dan Direktur PT Lippo Merchants Finance.
Ibu Niniek meraih gelar Bachelor of Arts dari University of Washington, Seattle, Amerika Serikat.
Ninik Prajitno Nathan
Direktur
Ibu Rachmawaty, 51 tahun, meniti karirnya di bidang keuangan sebagai Auditor pada Prasetio, Utomo & Co. sejak tahun 1987 hingga 1996 Pengalaman beliau yang luas di bidang keuangan kemudian menjadikannya dipercaya untuk menempati posisi Direktur PT Lippo Land Development Tbk pada tahun 1996 yang kemudian beliau rangkap dengan menempati posisi sebagai Komisaris PT Lippo Cikarang Tbk sejak tahun 1997 hingga tahun 1999. Pada tahun 2002, beliau pernah juga menjabat sebagai Wakil Presiden Direktur Bank Lippo.
Ibu Rachmawaty memperoleh gelar sarjana Ekonomi dari Fakultas Ekonomi Universitas Ekonomi Trisakti pada tahun 1988.
Rahmawaty
Direktur
Ibu Jenny Kuistono, 52 tahun, telah menjabat sebagai Sekretaris Perusahaan Lippo Karawaci sejak tahun 2014. Kepercayaan yang diberikan kepada beliau untuk memegang posisi strategis ini adalah pengetahuannya yang luas dan mendalam tentang peraturan dan kepatuhan yang diperlukan oleh Perseroan sebagai perusahaan publik, yang diperolehnya selama meniti karir di beberapa perusahaan terkemuka di Indonesia. Beberapa posisi kunci yang pernah dijabat oleh Ibu Jenny termasuk sebagai Presiden Direktur dan kemudian sebagai Komisaris PT Sharestar Indonesia, General Manager PT Jasa Century Permai Nusantara (JCPenny) serta Direktur PT Multipolar Tbk hingga Juli 2004. Ibu Jenny Kuistono merupakan lulusan Universitas Trisakti, Jakarta dengan gelar Insinyur Teknik Elektro.
Jenny Kuistono
DATA PERUSAHAAN
SENIOR
EKSEKUTIF
Profil
Corporate
Bapak Mark Wong, 69 tahun, memiliki spesialisasi di bidang pasar keuangan Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun. Kedatangan beliau ke Indonesia di awal tahun 70an bermula dari tugasnya sebagai perwakilan untuk bank Singapura terbesar kelima saat itu. Kunjungan ini menghantarkannya ke suatu studi ADB yang menjadi cikal bakal berdirinya Pasar Modal Indonesia di mana beliau juga memberikan asistensinya dalam pendirian dua perusahaan sekuritas di negeri ini. Peran beliau lainnya di pasar modal Indonesia adalah dalam persiapan pembentukan AMVI (Asosiasi Modal Ventura Indonesia) dan dalam pendirian APVCA (Asia Pacific Venture Capital Alliance), dimana beliau kini menjadi salah satu dewan pengurus. Sebelum bergabung dengan Lippo Karawaci, Bapak Mark Wong telah memberikan kontribusinya dalam sejumlah transaksi merger dan akuisisi serta konsultasi keuangan. Di luar aktifitasnya dalam komunitas bisnis dan pelayanan masyarakat, beliau juga aktif menjadi salah satu pengurus International Business Chamber dan Singapore Chamber of Commerce, yang turut dipelopori oleh beliau dalam proses pendiriannya. Bapak Mark Wong adalah lulusan bisnis dari University of Singapore dan University of Pennsylvania, Amerika Serikat.
Mark Wong
Mr Hong Kah Jin, warga negara Malaysia berusia 38 tahun, telah bergabung dengan Perseroan sejak tahun 2013 sebagai Controller dan adalah seorang praktisi di bidang keuangan yang telah berkarir di beberapa negara Asean. Sebelum bergabung dengan Lippo Karawaci, pengalamannya mencakup jabatan sebagai Country Financial Controller Keppel Land International Vietnam (2007-2013), Country Financial Controller di Ascott Group Vietnam (2004-2007) dan Chief Accountant Mekong Flour Mills , Vietnam (2003-2004). Karir beliau dimulai saat bekerja sebagai Audit Assistant Manager di Pricewater house Coopers, Kuala Lumpur, Malaysia (1997- 2003). Mr Hong meraih gelar Bachelor of Commerce dari Monash University, Australia pada tahun 1996, dan menjadi Certified Public Accountat di Australia pada tahun 2000 serta Chartered Accountant di Malaysia [2000].
Hong Kah Jin
Ibu Norita Alex merupakan seorang profesional yang telah menimba pengalaman selama lebih dari 28 tahun dalam dunia usaha. Pengalamannya yang berharga ini dimulai saat beliau diterima sebagai karyawan di Bank of Trade – Los Angeles pada tahun 1986. Berbekal pengalamannya terasebut, beliau kemudian memutuskan untuk berbagung dengan Lippo Bank pada tahun 1988 dan meniti karirnya selama 17 tahun di salah satu perusahaan Grup Lippo tersebut hingga menempati jabatan terakhir sebagai HR Group Head.
Ibu Norita kemudian bergabung dengan PT Lippo Karawaci Tbk sebagai Direktur Corporate HR pada tahun 2005, dan diangkat sebagai Direktur Pemasaran Lippo Village pada tahun 2017. Sejak Agustus 2013 hingga saat ini, beliau menjabat sebagai menjadi Direktur Talent Admin.
Ibu Norita memperoleh gelar sarjana Akuntansi dari Sydney Technical College.
Bapak Susanto, 45 tahun, adalah seorang profesional yang berpengalaman di bidang keuangan dan akuntansi. Memulai karir di Perusahaan Akuntan Publik Prasetio, Utomo & Co – Arthur Andersen dengan jabatan terakhir sebagai Andersen Worldwide Manager, beliau kemudian bergabung dengan Grup Lippo pada tahun 2000 sebagai Kepala Divisi Keuangan dan Akuntansi Lippo Karawaci. Di tahun 2001, beliau diangkat sebagai Direktur PT Lippo Cikarang Tbk dan pada tahun 2004 ditunjuk sebagai Chief Controller di Lippo Karawaci. Saat ini beliau menjabat sebagai Direktur Akuntansi di Lippo Karawaci. Bapak Susanto memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dari STIE “YAI”, Jakarta.
Susanto