Apa saja yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan indikator angka kontak ?
Kesulitan yang dihadapi lebih ke kurangnya sumber daya manusia. Dari puskesmas sendiri maupun dari masyarakatnya.
Belom terlaksana
Karena menurut yang saya pahami bahwa jumlah penderita penyakit kronis harus ada 20 orang per desa. Sedangkan di sini blom ada sampek 20 orang dek.
Kalau misalnya udah mencapai target pesertanya dek, akan kita laksanakan.
KBK iya salah satunya kontak rate ya.
Kontak rate kita belum tercapai.
Gimana ya.. kontak rate ini agak susah.
Yang ke puskesmas itu-itu aja orangnya, kayak mana bisa aman kontak rate ini.
Hambatan kontak rate ya dek.. targetnya besar ya, saya lupa 100 atau 150 gitu.
Yang dilihat BPJS ini kan berapa banyak peserta yang dapat pelayanan, kunjungan sehat atau sakit, tapi ga dilihat berapa banyak kunjungannya kan. Pelayanannya bisa di mana aja, bisa di puskesmas, posyandu, posbindu.
Kegiatan program kita sih udah cukup ya, cuma pesertanya aja mungkin yang masih belum manfaatin kegiatan yang kita buat. Orangnya yang itu lagi itu
Bagaimana angka rujukan sejak KBKP diterapkan ?
Bagaimana pencapaian angka rujukan non spesialistik ?
Apa saja hambatan yang dijumpai dalam pencapaian indikator rujukan non spesialistik ?
Bagaimana rasio kunjungan rumah di Puskesmas Pintu Pohan Meranti ? puskesmas juga semua program sudah ada yang menanggung jawabi, dokter kita juga sudah kompeten dalam menangani pasien.
Kita sudah di zona prestasi dek. Karena udah mencapai target kurang dari 1%.
Begini dek, pasien kan biasanya sering bilang kirim ke rumah sakit aja dok, sekarang kan ga bisa. Menjelaskannya itulah yang sulit. Kalo dia ga mau terima, dia marah-marah.
Kunjungan rumah belom kita jalankan sampai sekarang.
Hambatannya itu karena masih kurangnya tenaga pelayanan kesehatan di Puskesmas.
Tabel Matriks 2. Dokter Umum Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pernyataan Pertanyaan
Apa yang Dokter ketahui mengenai KBKP ?
Kapan KBKP diterapkan di Puskemas ini Dok ?
Bagaimana dengan pencapaian angka kontak di Puskemas Pintu Pohan Meranti
?
KBKP itu kan kepanjangannya kapitasi berbasis komitmen pelayanan yang tujuannya untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Misalnya kan di rujukan lah, semenjak adanya KBKP ini rujukan udah di minimalisir karena ketentuan rujukan itu udah ada. Jadi pasien di rumah sakit enggak menumpuk lagi.
Semenjak 2017 udah kita terapkan dek.
Kontak rate udah terlaksana ya, tapi belom mencapai target karena kesadaran masyarakat mengenai pentingnya
69
Apa saja yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan indikator angka kontak ?
Bagaimana cara dokter secara pribadi untuk menarik perhatian masyarakat agar peduli dengan kesehatan ?
Bagaimana pencapaian angka rujukan non spesialistik ?
Apa saja hambatan yang dijumpai dalam pencapaian indikator rujukan non spesialistik ?
Bagaimana pelaksanaan prolanis di Puskesmas Pintu Pohan Meranti ?
Apa kesulitan yang dihadapi sehingga Pelaksanaan prolanis belom terlaksana ?
memeriksa kesehatan itu meskipun kita sehat. Blom pernah saya mendapatkan pasien yang datang ke puskesmas untuk memeriksa kesehatannya meskipun dia sehat. Padahl itukan perlu untuk jaga-jaga. Karena gak semua penyakit itu ada gejalanya dulu kan.
Hambatannya yang utama itu karena kurangnya kepedulian masyarakat dengan kesehatannya. Yang mereka fikirkan ah masih sehatnya aku gitulah.
Kalau yang saya fikirkan sih dengan mengadakan penyuluhan atau edukasi tentang bahaya penyakit itu, tapi dek asal kasih rujukan. Kalo untuk targetnya saya kurang tau dek, tapi rujukan di sini udah menurun sih.
Kadang dek pas saya meriksa pasien, dia maksa minta rujukan, padahal masih bisa saya tangani di sini sebenarnya. Apa lagi kalau pasiennya udah tua, sakit hipertensi, kita kasih tau bagus-bagus aja dia udah emosi duluan. Mau ga mau kita kasih rujukan kan.
Kalau prolanis tidak tidah laksanakan dek.
Prolanis tidak ada disini, nggak ada kita laksanakan karena jumlah biar terbentuknya masih kurang, maksudnya jumlah peserta BPJS yang merupakan peserta prolanis masih belom mencukupi.
Bagaimana rasio kunjungan rumah di
Kendala di kunjungan rumah itu di transportasi, ditambah lagi wilayah kerja puskesmas ini kan luas. Banyak lagi masih desa yang sulit di datangi.
Kayak Pintu Pohan Dolok itukan, kreta pun gabisa masuk.
Tabel Matriks 3. Kepala Tata Usaha Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pertanyaan Pernyataan mengenai jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana ketersediaan sarana dan prasarana di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio peserta prolanis rutin berkunjung ke FKTP di Puskesmas Pintu Pohan makanya prolanis kita nggak terlaksana.
Persepsi masyarakat juga makanya angka kontak kita blom tercapai. Itulah kira-kira.
Jumlah tenaga kesehatan disini masih kurang menurut kakak ya, karena masih
Masih kurang kesadaran masyarakat di sini kalau mengenai indikator yang satu ini.
Untuk buat senam aja dek susah sekali,
71
Bagaimana pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai hambatan dalam pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik?
Bagaimana pencapaian indikator rasio kunjungan rumah atau home visit di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio kunjungan rumah?
yang alasan masyarakat mau keladanglah, nggak sempatlah, kegitulah dek.
Kontak rate ini sulit tercapai karena geografis yang luas, juga karena disetiap desa tenaga medis kita sudah merata yaitu bidan bidan desa, bahkan ada yang sampai dua bidan desa per desa.
Ya paling kendala kontak rate ini karena letak geografisnya yang luas tadi,dan bidan desa yang sudah merata disetiap desa.
Rujukan non spesialistik udah ditekan angkanya dari beberapa bulan yang lalu.
Ini sih yang sangat dihimbau karena kan kalo rujukan tinggi, otomatis rumah sakit membludak. Harusnya bisa ditangani di puskesmas, jadi lari ke rumah sakit kan.
Rujukan udah aman sih di sini.
Karena paksaan dari masyarakat sendiri sih seringnya untuk minta dirujuk.
Gadak kita jalankan masih itu dek, sama kayak prolanis tadi jugak.
Kendala dikunjungan rumah itu di transportasi, ditambah lagi wilayah kerja puskesmas ini kan luas. Kalo transportasi ga ada, ya ga bisa gerak
Tabel 4. Penyuluh Kesehatan Masyarakat Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pertanyaan Pernyataan
Bagaimana pelaksanaan KBK di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan KBK?
Masih belum aman sih karena masih ada indikator yang belum terlaksana dek.
Lebih ke masyarakatnya lah yang utama dek. Kita juga sebagai petugas pelayanan kesehatan masih ada kendala juga, masih kurang petugas.
Bagaimana pendapat Ibu mengenai jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio peserta prolanis rutin berkunjung ke FKTP di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa kesulitan yang dihadapi dalam pelaksanaan prolanis?
Bagaimana pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai hambatan dalam pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik?
Bagaimana pencapaian indikator rasio kunjungan rumah atau home visit di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio kunjungan rumah?
Petugas kesehatan masih kurang sih dek, dokter gigi aja kita belum ada kan.
Belom tercapai karena memang enggak terlaksana.
Menurutku sih kurangnya sarana transportasi kalau kita melaksanakan salah satu kegiatan prolanis ini yang mengunjungi rumah itu. Karena kunjungan rumah kan termasuk salah satu kegiatan prolanis.
Kontak rate belum tercapai, belum pernah.
Targetnya 150 kan. Di puskesmas ini masih sekitar 50 % kayaknya.
Menurut saya sih, dari masyarakatnya sendiri ya. Kalo ga sakit, ga ke puskesmas.
Padahal kami sering juga buat penyuluhan, tapi yang datang itu-itu aja. Sekalinya datang udah parah, terus dirujuklah kan.
Kegiatan banyak, tapi ya emang susah sih kalo untuk mencapai target kontak rate ini.
Udah tercapai sih, tapi gatau pastinya brapa persen bulan ini. Datanya ada sama Buk Butar itu dek.
Hambatannya kurang ngertilah kakak dek mengenai ini. Karena kakak itu tugasnya bukan dibagian ini sih.
Masih dalam tahap perencanaan dek.
Kalau menurutku lebih kemasalah sumber daya manusianya sih dek. Karena kita aja disini hanya 35 termasuk bidan desa, padahal banyak kegiatan lain yang harus
73
kita laksanakan juga.
Tabel 5. Bendahara BPJS Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pertanyaan Pernyataan
Bagaimana pelaksanaan KBK di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan KBK?
Bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai jumlah tenaga kesehatan di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana ketersediaan sarana dan prasarana di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio peserta prolanis rutin berkunjung ke FKTP di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa kesulitan yang dihadapi dalam pelaksanaan prolanis?
Bagaimana pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai hambatan dalam pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Pelaksanaannya belom terbilang baik karena masih ada dua lagi indikator yang belom terlaksana.
Ada yang karena sumberdaya manusianya, ada yang karena sulit saya urus ke BPJS ada yang karena kurang lengkapnya sarana transportasi jugak.
Masih belum memadai lah dek, saya aja disini bertugas dibagian BPJS sendirian.
Sarana transportasi sih yang paling utama untuk melaksanakan indikator yang blom terlaksana ini. Sarana alkes juga makanya November 76,51 % dan Desember 47,6 %.
Yang dikasih BPJS baru 4 bulan ini.
Bagaimana pencapaian indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik?
Bagaimana pencapaian indikator rasio kunjungan rumah atau home visit di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio kunjungan rumah?
kan.
Rujukan kita aman sih. Dari bulan September itu 0 %, Oktober 0,36 %, November 0,5% dan Desember 0,6 %. Jadi aman ya.”
Ada aja dek pasien yang maksa dirujuk dengan alasan kalau diobati di Rumah sakit itu katanya lebih yakin karena sarana dan prasarana di rumah sakit lebih bagus.
Kalau kunjungan rumah ini lagi kita rencanakan dek, karena BPJS juga menuntut kegiatan ini harus terlaksana.
Karena masih banyak kegiatan yang dilakukan dipuskesmas jadi yang diutamakan di puskesmas dulu.
Tabel 6. Promotor Kesehatan Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pertanyaan Pernyataan
Bagaimana ketersediaan sarana dan prasarana di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio peserta prolanis rutin berkunjung ke FKTP di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa kesulitan yang dihadapi dalam pelaksanaan prolanis?
Bagaimana pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Kalau menurut saya khusus yang berhubungan dengan promotor kesehatan lah yakan udah bagus, karena sudah ada gedung khusus untuk melaksanakan promosi kesehatan. In fokus juga udah ada dan sungguh layak digunakan juga.
Lengkap sih kalau sarana untuk promosi kesehatan.
Kayaknya gadak deh dilaksanakan.
Bukan masalah di kaminya yang enggak mau melakukan edukasih mengenai penyakit kronis misalnya, tapi pesertanya nggak mencukupi dek.
Belom tercapai loh dek, kontak rate itu juga kan termasuk juga senam sehat. Aku udah ajak-ajak masyarakat pun untuk senam misalnya mana mau.
75
Bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai hambatan dalam pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik?
Bagaimana pencapaian indikator rasio kunjungan rumah atau home visit di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator rasio kunjungan rumah
Hambatannya karena di kampung ini dek kalau sakit kan masih percaya dengan berobat kampung lah istilahnya. Sekali datang ke puskesmas nggak langsung sembuh. Udah langsung kesitulah beralih berobatnya.
Angka rujukan di Puskesmas ini sudah tidak tinggi, sejauh yang saya ketahui angka rujukan di puskesmas ini sudah rendah. Jadi bisa dibilang udah baguslah.
Kemarin ada kejadian pasien ngeluh sakit banyak lah memang yang kegitu ya.
Ini juga blom terlaksana dek.
Hambatannya karena kalau misalnya dek kita datangi kerumahnya pun banyak yang udah pada enggak di rumah lagi. Banyak yang udah ke sawah, kerja atau sibuk jaga anaknya. Padahal jam kerja kita kan sama dengan jam kerja masyarakat.
Tabel 7. Bidan Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pertanyaan Pernyataan
Bagaimana pencapaian indikator rasio peserta prolanis rutin berkunjung ke FKTP di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa kesulitan yang dihadapi dalam pelaksanaan prolanis?
Belom terlaksana nang.
Di prolanis kan ada kegiatan edukasi klub tadi adek bilang ya dan masih ada kegiatan lain lupa aku. Itu belum jalan. Kalo senam
Bagaimana pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pendapat Bapak/Ibu mengenai hambatan dalam pencapaian indikator angka kontak di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Bagaimana pencapaian indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator indikator rasio rujukan rawat jalan non spesialistik?
Bagaimana pencapaian indikator rasio kunjungan rumah atau home visit di Puskesmas Pintu Pohan Meranti?
Apa saja hambatan atau tantangan yang dihadapi dalam mencapai indikator rasio kunjungan rumah? penyuluhan pentingnya KB misalnya, kalau bukan ada bagi makanan mana datang masyarakat itu.
Kalo dari puskesmasnya sendiri menurut saya juga kurang cukup baik ya. Sarana, juga masih kurang misalnya alkes, cek darah lah contohnya kan enggak ada, yah otomastis masyarakat berobatnya yah ke rumah sakit atau klinik. bilangnya udah lama berobat di puskesmas ini tapi nggak sembuh – sembuh. Jadi kerumah masyarakat kalau adalah yang mau partus
Tabel 8. Pasien Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pertanyaan Pernyataan
Bagaimanapenerapan angka kontak Bapak/Ibu laksanakan di Puskesmas Pintu Pohan Meranti ?
Kalau enggak sakit ya ngapain aku ke puskesmas. Paling kemarin sebelum amputasi aku kepuskesmas bersihkan luka karena aku
77
Bagaimana penerapanindikator angkarujukan Bapak/Ibu hadapi di Puskesmas Pintu Pohan Meranti ?
Bagaimana penerapan indikator prolanis Bapak/Ibu hadapi di Puskesmas Pintu Pohan Meranti ?
Bagaimana penerapan indikator kunjungan rumah Bapak/Ibu hadapi di Puskesmas Pintu Pohan Meranti ?
gula basah jadi rutin dibersihkan dan minta oba atau rujukan kalau kumat kurasa sakit ini.
Memang iya bukan mesti sakit ke puskesmas tapi kan dek aku udah sakitnya. Yah otomatis aku kepuskesmas karena sakit
Kesehatan nomor satu dalam hidup ini. Kalau misalnya sakit saya kambuh dek yah wajar sampek diamputasi. Lagian penyakit saya juga udah sewajarnya lah menurut saya untuk di rujuk kan. Sejauh ini sih saya masih merasa puas dengan pelayanan di puskesmas kalau khusus mengenai rujukan. Karena dokternya sih mau aja buar rujukan kalau aku butuh. dengan tongkat jalannya. Memang disitu ada kemauan disitu ada jalan dan apa yang enggak mungkin kayak adek bilang tadi. Tapi bagiku dek enggaklah. Mau menikmati hidup dulu aku. Kalau pelayanan obat rutin sih rutin nya aku konsumsi obat. Tapi enggak dari puskesmas lagi. Taulah dek dari mulut kemulut ini obat bagus ini bagus yah di cobain lah. Tapi ada juga sih memang obat dari puskesmas. Kalau mengenai datang kerumah gadak pernah datang bidan atau dokter kerumah dah.
Kunjungan rumah maksud adek itu datangnya bidan atau petugas puskesmas kerumah kita gitu kan. Enggak pernah lah setauku datang kerumah bidan atau petugas puskesmas kerumah ini kalau bukan karena misalnya ada yang sakit anggota keluarga pada saat jam kerja puskesmas udah tutup, trus kami
telponlah bindes untuk mengobati.
Tabel 9. Pasien Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Pertanyaan Pernyataan
Bagaimana penerapan angka kontak Bapak/Ibu laksanakan di Puskesmas Pintu Pohan Meranti ? enggak karena sakit, itupun kalau sakit selagi bisa aku konsumsi obat warung dulu. Kalau dibilang ke puskemas itu bukan karena sakit atau untuk priksa kesehatan gak salah memang, yah cuman belum pernah sih kulakukan itu. Mungkin selanjutnya bisalah sesekali sekedar memeriksa kolesterol.
Kalau selagi bisa diobati dokter yang di puskesmas pribadiku sendiri sih nggaknya maksa kali aku untuk dirujuk ini. Kalau bisa pun dek gausah ada rujuk rujukan. Kalau bisa juga pun gausah sakit. Karena dokter pun dek udah lebih taunya mengenai mana yang layak untuk dirujuk mana yang tidak kan. Kalau udah parahnya sakit kita dan kira-kira dokter dan pelayanan kesehatan lain nggak sanggup lagi mengobati nggak mungkin ditahan tahannya kita enggak dirujuknya kan.
Gak pernah ada pelayanan kesehatan datang kerumah untuk melakukan pendekatan dalam mencapai Indonesia Sehat. Kita udah pengguna BPJS kok.
79 Lampiran 3. Foto Dokumentasi
Gambar 1. Tampak depan Puskesmas Pintu Meranti
Gambar 2. Dokumentasi dengan pihak Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Gambar 3. Wawancara dengan informan
Gambar 4. Menjelaskan penelitian yang dilaksanakan
81
Gambar 5. Wawancara dengan informan di Puskesmas Pintu Pohan Meranti
Gambar 6. Pelayanan yang dilakukan pada Puskesmas Pintu Pohan Meranti