• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENINGKATNYA AKSEBILITAS PENDIDIKAN

TUJUAN DAN SASARAN

MENINGKATNYA AKSEBILITAS PENDIDIKAN

Sasaran Dinas Pendidikan dirumuskan berdasarkan tujuan dari masing-masing misi yang sudah dirumuskan. Adapun definisi sasaran itu sendiri adalah hal yang ingin dicapai oleh individu, kelompok, atau seluruh organisasi. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan. Ada dua pendekatan utama yang dapat digunakan lembaga untuk mencapai sasarannya.

42 Pendekatan pertama disebut pendekatan tradisional. Pada pendekatan ini, pimpinan tertinggi memberikan sasaran-sasaran umum, yang kemudian diturunkan oleh bawahannya menjadi sub-tujuan (subgoals) yang lebih terperinci. Bawahannya itu kemudian menurunkannya lagi kepada anak buahnya, dan terus hingga mencapai tingkat paling bawah. Pendekatan kedua disebut dengan management by objective atau MBO. Pada pendekatan ini, sasaran dan tujuan organisasi tidak ditentukan oleh pimpinan puncak saja, tetapi juga oleh bawahan. Pimpinan dan bawahan bersama-sama membuat sasaran-sasaran yang ingin mereka capai. Dengan begini, seluruh karyawan akan merasa dihargai sehingga produktivitas mereka akan meningkat.

Keterkaitan rumusan tujuan, sasaran, dan target indikator kinerja masing-masing sasaran adalah sebagaimana tertuang dalam tabel 4.1 berikut :

43 TABEL 4.1

TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH PELAYANAN SKPD DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN

KONDISI AWAL KINERJA

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- 2018 2019 2020 2021 2022 2023 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Meningkatnya Mutu Dan Aksesibilitas Pelayanan Pendidikan

1 Meningkatnya Mutu Kelulusan 1 Nilai rata-rata UN dari SD 74.60 77.98 81.36 84.74 88.12 91.5

2 Nilai rata-rata UN dari SMP 49.98 55.08 60.19 65.29 70.40 75.5

2 Meningkatnya Aksesibilitas Pendidikan 1 Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 43.33 45.48 47.75 50.13 52.63 55.25

2 Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/PA 77.62 97.46 97.47 97.48 97.49 97.50

3 Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/PB 62.53 92.70 92.72 93.16 93.17 93.18

4 Angka Putus Sekolah SD-MI 0.098 0.094 0.091 0.088 0.084 0.081

5 Angka Putus Sekolah SMP-MTs 0.273 0.263 0.253 0.243 0.233 0.223

44

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN

KONDISI AWAL KINERJA

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE-

2018 2019 2020 2021 2022 2023

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

7 Persentase sekolah menengah (SMP) yang terakreditasi minimal B 63.72 68.97 74.21 79.57 84.92 90.62

45 Terkait dengan Uraian tentang relevansi sasaran terhadap tujuan Kepala Perangkat Daerah, kalau kita tarik benang merah dari dua pola pendekatan dalam penentuan sasaran di atas, yang dilakukan di Dinas Pendidikan untuk menentukan sasaran-sasaran yang ada dalam mencapai visi misi yang sudah dirumuskan, Dinas Pendidikan cenderung lebih menggunakan pola yang kedua, yaitu dalam penentuan sasaran-sasaran pendidikan, tidak hanya dilakukan oleh pucuk pimpinan, tapi juga ada peran aktif pejabat di bawahnya. Dan rumusan sasaran-sasaran yang ingin dicapai atau dihasilkan oleh lembaga dalam jangka waktu tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan dengan tetap berpijak pada RPJMD periode 2018-2023 adalah: (a) Membangun, merehabilitasi dan merevitalisasi sekolah; (b) Memberikan penunjang pendidikan melalui Kartu Bogor Cerdas; (c) Meningkatkan kualitas pendidik dan siswa; (d) Optimalisasi koordinasi dan pembinaan wilayah; (e) Tata kelola kelembagaan yang efektif dan akuntabel dalam rangka optimalisasi fungsi layanan publik dinas pendidikan.

41

BAB IV

TUJUAN DAN SASARAN

4.1 TUJUAN dan SASARAN JANGKA MENENGAH PERANGKAT DAERAH Tujuan dalam bahasa Inggris disebut goal atau objektif. Tujuan adalah hasil yang diinginkan untuk jangka waktu tertentu. Bedanya dengan misi adalah, jika misi berbicara tentang tujuan keberadaan organisasi atau individu, maka tujuan memiliki cakupan lebih kecil dan merupakan bagian dari misi. Apabila misi disebut tugas, maka tujuan adalah tugas-tugas kecil yang merupakan bagian dari misi.

Dari definisi tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai dalam waktu periode 2018-2023 oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor pada sektor pendidikan yang tertuang dalam renstra Dinas Pendidikan dengan berpijak pada rumusan visi dan misi yang sudah ditetapkan, juga berdasarkan pada hasil pengkajian pada isu-isu dan analisis lingkungan strategis. Dengan kata lain, tujuan Dinas Pendidikan mengarahkan pada perumusan strategi, program, dan kegiatan dalam rangka merumuskan tujuan makro yang dikemas dalam rumusan visi dan misi. Berdasarkan tujuan yang sudah ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Pendidikan akan mengetahui hal-hal yang harus dicapai dalam kurun waktu yang tersedia dengan salah satu pertimbangannya antara lain adalah sumber daya yang di miliki serta faktor lingkungan yang dapat mempengaruhi tercapainya tujuan tersebut.

Rumusan tujuan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor periode tahun

2018-2023 sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD adalah

MENINGKATNYA MUTU DAN AKSESIBILITAS PELAYANAN PENDIDIKAN

yang sasarannya adalah :

 MENINGKATNYA MUTU KELULUSAN.

 MENINGKATNYA AKSEBILITAS PENDIDIKAN

Sasaran Dinas Pendidikan dirumuskan berdasarkan tujuan dari masing-masing misi yang sudah dirumuskan. Adapun definisi sasaran itu sendiri adalah hal yang ingin dicapai oleh individu, kelompok, atau seluruh organisasi. Sasaran memandu manajemen membuat keputusan dan membuat kriteria untuk mengukur suatu pekerjaan. Ada dua pendekatan utama yang dapat digunakan lembaga untuk mencapai sasarannya.

42 Pendekatan pertama disebut pendekatan tradisional. Pada pendekatan ini, pimpinan tertinggi memberikan sasaran-sasaran umum, yang kemudian diturunkan oleh bawahannya menjadi sub-tujuan (subgoals) yang lebih terperinci. Bawahannya itu kemudian menurunkannya lagi kepada anak buahnya, dan terus hingga mencapai tingkat paling bawah. Pendekatan kedua disebut dengan management by objective atau MBO. Pada pendekatan ini, sasaran dan tujuan organisasi tidak ditentukan oleh pimpinan puncak saja, tetapi juga oleh bawahan. Pimpinan dan bawahan bersama-sama membuat sasaran-sasaran yang ingin mereka capai. Dengan begini, seluruh karyawan akan merasa dihargai sehingga produktivitas mereka akan meningkat.

Keterkaitan rumusan tujuan, sasaran, dan target indikator kinerja masing-masing sasaran adalah sebagaimana tertuang dalam tabel 4.1 berikut :

43 TABEL 4.1

TUJUAN DAN SASARAN JANGKA MENENGAH PELAYANAN SKPD DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BOGOR

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN

KONDISI AWAL KINERJA

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE- 2018 2019 2020 2021 2022 2023 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Meningkatnya Mutu Dan Aksesibilitas Pelayanan Pendidikan

1 Meningkatnya Mutu Pendidikan 1 Nilai rata-rata UN dari SD 74.60 77.98 81.36 84.74 88.12 91.5

2 Nilai rata-rata UN dari SMP 49.98 55.08 60.19 65.29 70.40 75.5

3 Guru yg memenuhi kualifikasi S1 / D-IV 82.97 85.39 87.83 90.26 92.70 95.13

2 Meningkatnya Aksesibilitas Pendidikan 1 Angka Partisipasi Kasar (APK) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) 43.33 45.48 47.75 50.13 52.63 55.25

2 Angka Partisipasi Kasar (APK) SD/MI/PA 77.62 97.46 97.47 97.48 97.49 97.50

3 Angka Partisipasi Kasar (APK) SMP/MTs/PB 62.53 92.70 92.72 93.16 93.17 93.18

4 Angka Putus Sekolah SD-MI 0.098 0.094 0.091 0.088 0.084 0.081

44

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR SASARAN

KONDISI AWAL KINERJA

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE-

2018 2019 2020 2021 2022 2023

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

6 Persentase sekolah dasar (SD) yang terakreditasi minimal B 78.17 82.53 86.90 91.24 95.64 100.00

45 Terkait dengan Uraian tentang relevansi sasaran terhadap tujuan Kepala Perangkat Daerah, kalau kita tarik benang merah dari dua pola pendekatan dalam penentuan sasaran di atas, yang dilakukan di Dinas Pendidikan untuk menentukan sasaran-sasaran yang ada dalam mencapai visi misi yang sudah dirumuskan, Dinas Pendidikan cenderung lebih menggunakan pola yang kedua, yaitu dalam penentuan sasaran-sasaran pendidikan, tidak hanya dilakukan oleh pucuk pimpinan, tapi juga ada peran aktif pejabat di bawahnya. Dan rumusan sasaran-sasaran yang ingin dicapai atau dihasilkan oleh lembaga dalam jangka waktu tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan dengan tetap berpijak pada RPJMD periode 2018-2023 adalah: (a) Membangun, merehabilitasi dan merevitalisasi sekolah; (b) Memberikan penunjang pendidikan melalui Kartu Bogor Cerdas; (c) Meningkatkan kualitas pendidik dan siswa; (d) Optimalisasi koordinasi dan pembinaan wilayah; (e) Tata kelola kelembagaan yang efektif dan akuntabel dalam rangka optimalisasi fungsi layanan publik dinas pendidikan.

46

BAB V

Dokumen terkait