• Tidak ada hasil yang ditemukan

Menjelaskan keterkaitan antara

Dalam dokumen SILABUS MATA PELAJARAN BIOLOGI (Halaman 31-38)

struktur, fungsi dan proses serta

kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem ekskresi manusia dan hewan (misalnya ikan dan serangga)

Struktur dan Fungsi Alat-alat Ekskresi Manusia

Alat ekskresi pada manusia antara lain paru-paru, kulit, ginjal, hati yang

mengekskresikan hasil metabolisme.

Tatap Muka

• Menjelaskan struktur berbagai organ ekskresi, letak dan fungsinya melalui kegiatan demonstrasi kelas.

Tugas Terstruktur

• Menggambarkan macam-macam organ eksresi pada manusia.

• Mendeskripsikan organ ekskresi manusia dalam sebuah tabel yang dilengkapi dengan ciri-ciri dan fungsinya.

• Mengidentifikasi struktur dan fungsi alat-alat ekskresi.

Jenis Tagihan : Tugas Kelompok Tugas Individual Kuis dan Ulangan Bentuk Instrumen : Performans, Laporan Tertulis 2 JP Sumber Belajar : Campbell NA. 2005. Biology 7th ed.Benjamin Cummings. Dyah Aryulina. 2008. Biologi 2 ESIS. Khristiyono I. 2008. Buku Kerja Biologi 2B ESIS.

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi

Waktu Sumber/Bahan/ Alat

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Membandingkan struktur dan fungsi sistem ekskresi manusia dengan ikan, burung dan belalang melalui kerja kelompok.

dan Tes Tertulis Komputer/Infocus,

Tabung reaksi, gelas kimia, pembakar spiritus.

Bahan :

LKS, bahan presentasi, urin, benedict, biuret, AgNO3, charta sistem ekskresi manusia, ikan dan belalng.

Proses ekskresi pada manusia

Ekskresi sisa-sisa metabolisme melalui paru-paru, hati, ginjal dan kulit menunjukkan mekanisme yang berbeda.

Tatap Muka

• Menjelaskan perbedaan struktur dan fungsi alat-alat ekskresi.

• Menjelaskan proses ekskresi, seperti keringat, urine, bilirubin dan biliverdin, CO2 dan H2O.

• Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja urine.

• Menjelaskan perbedaan struktur dan proses ekskresi pada ikan dan belalang (ginjal).

Tugas Terstruktur

• Megkaji literatur untuk menemukan fungsi dan proses alat-alat ekskresi manusia.

• Mengkomunikasikan hasil kajian literatur dalam diskusi kelas.

• Melakukan kajian literatur untuk menemukan proses pengeluaran sisa metabolism ; keringat, urine, bilirubin, biliverdin, CO2 dan H2O pada berbagai organ ekskresi melalui kerja kelompok.

• Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja urine.

• Mempresentasikan hasil kerja kelompok tentang proses pengeluaran sisa metabolisme.

• Membedakan struktur dan fungsi alat-alat ekskresi.

• Menjelaskan proses ekskresi, seperti keringat, urine, bilirubin dan biliverdin, CO2 dan H2O.

• Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi kerja urine.

• Membedakan struktur alat ekskresi ikan belalang (ginjal).

• Mengidentifikasi proses ekskresi ikan dan dan belalang.

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Melakukan observasi/wawancara terhadap

penderita gagal ginjal untuk mengetahui bagaimana proses hemodialisis (cuci darah) dilakukan.

Ekskresi Pada Hewan

Hewan mengekskresikan sisa metabolismenya menggunakan alat seperti kulit, ginjal, sel api, nefridia, dll.

Tatap Muka

• Mendemonstrasikan eksperimen pembedahan untuk mengetahui organ ekskresi pada ikan dan belalang.

Tugas Terstruktur

• Melakukan pembedahan untuk mengetahui organ ekskresi pada ikan dan belalang melalui kerja kelompok.

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Membuat laporan tertulis dari kegiatan praktikum.

• Mengidentifikasi organ ekskresi pada ikan dan belalang.

2 JP

Kelainan dan Penyakit Yang Terjadi Pada Sistem Ekskresi

Gangguan pada sistem ekskresi, antara lain

albuminaria, nefritis, polyuria, dll.

Tatap Muka

• Uji kandungan urin

Tugas Terstruktur

• Melakukan kegiatan uji urin untuk menemukan kandungan zat dalam urin melalui kegiatan kerja kelompok.

• Mempresentasikan hasil kajian literatur tentang kelainan/gangguan pada sistem ekskresi.

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Membuat laporan tertulis dari kegiatan praktikum.

• Mendeteksi kandungan urin sebagai tolok ukur ada tidaknya gangguan pada proses pembentukan urin.

• Menjelaskan penyebab kelainan/penyakit yang terjadi pada sistem ekskresi.

• Menghimpun gambar penggunaan teknologi yang membantu sistem ekskresi.

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi

Waktu Sumber/Bahan/ Alat

3.6. Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses serta

kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem regulasi manusia (saraf, endokrin, dan penginderaan)

Struktur dan Fungsi Sistem Regulasi (Saraf, Endokrin dan Indera)

Sistem saraf meliputi saraf pusat dan susunan saraf tepi. Hormon mengatur

pertumbuhan, keseimbangan internal, reproduksi dan tingkah laku. Alat indera sebagai reseptor rangsang dari luar dilakukan oleh mata, telinga, lidah dan hidung.

Tatap Muka

• Menjelaskan struktur dan fungsi organ penyusun sistem saraf.

• Menjelaskan macam sistem saraf berdasarkan fungsinya.

• Menjelaskan perbedaan gerak biasa dan gerak refleks.

• Menjelaskan tentang pengaruh obat-obatan terhadap sistem saraf.

Tugas Terstruktur

• Menggambarkan sebuah sel saraf.

• Mendeskripsikan pembagian system saraf manusia dengan menggunakan skema.

• Membandingkan mekanisme gerak biasa dan gerak refleks melalui diskusi kelompok.

• Membandingkan efek saraf simpatik dan parasimfatik.

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Melakukan observasi ke pusat rehabilitasi

gangguan saraf melalui kerja kelompok, kemudian membuat laporan tertulis.

• Menjelaskan struktur dan fungsi organ penyusun sistem saraf.

• Menjelaskan macam sistem saraf berdasarkan fungsinya.

• Menjelaskan perbedaan gerak biasa dan gerak refleks.

• Mendeskripsikan obat-obatan yang mempengaruhi sistem saraf. Jenis Tagihan : Tugas Kelompok Tugas Individual Kuis dan Ulangan Bentuk Instrumen : Performans, Laporan Tertulis dan Tes Tertulis

2 JP Sumber Belajar : Campbell NA. 2005. Biology 7th ed.Benjamin Cummings. Dyah Aryulina. 2008. Biologi 2 ESIS. Khristiyono I. 2008. Buku Kerja Biologi 2B ESIS.

Alat :

Komputer/Infocus,

Bahan : LKS, bahan pre-sentasi, charta/ gambar susunan saraf, hormon dan berbagai indera.

Proses Regulasi (Saraf, Endokrin, Indra)

Proses regulasi bekerja sesuai dengan rangsangan dan koordinasi yang mantap.

Tatap Muka

• Menjelaskan tempat-tempat dihasilkannya hormon, peranan dan kelainannya.

• Menjelaskan berbagai kelenjar penghasil hormon serta pengaruhnya apabila kelebihan atau kekurangan hormon terhadap tubuh.

Tugas Terstruktur

• Studi literatur tentang jenis hormon yang dihasilkan oleh kelenjar dalam tubuh lengkap dengan fungsinya.

• Membuat rangkuman tentang kelebihan atau kekurangan hormon terhadap tubuh.

• Mengidentifikasi struktur, fungsi dan macam organ penyusun sistem hormon (kelenjar endokrin).

• Mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada sistem hormon.

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Melakukan observasi terhadap orang-orang yang menderita gangguan hormon. Dan membuat laporan dari hasil observasi.

Kelainan/penyakit Yang Terjadi Pada Saraf, Endokrin dan Indra

Beberapa gangguan regulasi, antara lain hipertiroidisme, kretinisme, mabuk, gangguan kesadaran, mata rabun dsb.

Tatap Muka

• Menjelaskan struktur kulit sebagai alat indra.

• Menjelaskan letak dari ujung indra pengecap pada lidah manusia.

• Menjelaskan struktur dan proses penciuman pada hidung.

• Menjelaskan struktur telinga manusia.

• Menjelaskan struktur dan fungsi alat keseimbangan manusia.

• Menjelaskan struktur mata manusia (bagian dan fungsinya).

• Menjelaskan mekanisme melihat dan kelainan yang terjadi pada mata manusia.

Tugas Terstruktur

• Menggambar struktur kulit dilengkapi dengan ujung-ujung saraf yang dapat menerima rangsangan.

• Menggambar bagian lidah yang peka terhadap bahan makanan berasa asam, asin, manis dan pahit.

• Melalui kerja kelompok mengkaji dari beberapa literatur tentang mekanisme proses penciuman.

• Menggambar bagian-bagian telinga.

• Melalui kerja kelompok mengkaji dari beberapa literatur tentang mekanisme proses mendengar.

• Menggambar bagian-bagian mata.

• Melalui kerja kelompok mengkaji dari beberapa literatur tentang proses melihat.

• Mempresentasikan hasil kajian literatur tentang mekanisme proses penciuman, mendengar dan melihat dalam diskusi kelas.

• Mengidentifikasi struktur, fungsi dan macam alat indra.

• Mengaitkan struktur, fungsi dan proses sistem indra manusia.

• Mengidentifikasi kelainan yang terjadi pada sistem alat indra manusia.

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi

Waktu Sumber/Bahan/ Alat

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Mencari informasi dari buku dan internet tentang jenis kelainan atau penyakit yang terjadi pada kulit, lidah, hidung, telinga dan mata manusia.

3.7. Menjelaskan keterkaitan antara struktur, fungsi dan proses yang meliputi pembentukan sel kelamin, ovulasi, menstruasi, fertilisasi dan pemberian ASI, serta kelainan/penyakit yang dapat terjadi pada sistem

reproduksi manusia.

Struktur dan Fungsi Alat-alat Reproduksi Pada Laki-laki dan Wanita

Sistem reproduksi manusia ada yang terdapat dalam rongga tubuh dan tampak dari luar.

Tatap Muka

• Menjelaskan struktur dan fungsi organ-organ sistem reproduksi pada manusia.

Tugas Terstruktur

• Menggambarkan secara lengkap anatomi sistem reproduksi pria dan wanita.

• Mendeskripsikan organ bagian dalam dan bagian luar sistem reproduksi pria.

• Mendeskripsikan organ bagian dalam dan bagian luar sistem reproduksi wanita serta menyebutkan fungsi organ-organ tersebut.

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Mencari informasi dari buku, artikel, internet tentang penyakit prostat yang menyerang organ kelamin pria.

• Mengidentifikasi struktur dan fungsi bagian luar dan bagian dalam organ reproduksi pada pria.

• Mengidentifikasi struktur dan fungsi bagian luar dan bagian dalam organ reproduksi pada wanita.

Jenis Tagihan : Tugas Kelompok Tugas Individual Kuis dan Ulangan Bentuk Instrumen : Performans, Laporan Tertulis dan Tes Tertulis

2 JP Sumber Belajar : Campbell NA. 2005. Biology 7th ed.Benjamin Cummings. Dyah Aryulina. 2008. Biologi 2 ESIS. Khristiyono I. 2008. Buku Kerja Biologi 2B ESIS. Alat: Komputer/Infocus, Bahan : LKS, bahan presentasi, charta/gambar alat reproduksi, Charta pola menstruasi, charta gametogenesis.

Proses Pembentukan Sel Kelamin

Proses pembentukan sel kelamin meliputi pembentukan sperma dan sel telur

Tatap Muka

Menjelaskan proses pembentukan sel-sel gamet (spermatogenesis dan oogenesis).

Tugas Terstruktur

• Mendeskripsikan pengertian spermatogenesis.

• Mendeskripsikan tahapan dalam spermatogenesis.

• Menggambarkan proses spermatogenesis.

• Mendeskripsikan pengertian oogenesis.

• Mendeskripsikan tahapan dalam oogenesis.

• Menggambarkan proses oogenesis.

• Menjelaskan

spermatogenesis pada pria.

• Menjelaskan oogenesis pada wanita.

• Membandingkan antara spermato-genesis dan oogenesis

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Membuat model spermatogenesis dan oogenesis dari bahan-bahan bekas melalui kegiatan kelompok.

Ovulasi

Proses pelepasan sel telur yang sudah matang dari ovarium ke tuba fallopi untuk dibuahi.

Menstruasi

Wanita mengalami masa menstruasi setiap kurun 28 hari setiap bulan. Menstruasi merupakan salah satu kekhasan makhluk hidup golongan primate.

Tatap Muka

• Menjelaskan pengaruh hormon pada sistem reproduksi manusia.

• Menjelaskan siklus menstruasi.

Tugas Terstruktur

• Mendeskripsikan pengertian menstruasi.

• Mendeskripsikan fase-fase dalam menstruasi dalam bentuk gambar.

• Mendeskripsikan pengaruh hormon FSH, LH dan ICSH pada alat reproduksi manusia.

Tugas Mandiri Tidak Terstruktur

• Mencari informasi dari buku, artikel, internet tentang beberapa kasus yang berkaitan dengan menstruasi.

• Menjelaskan fase-fase menstruasi.

• Menjelaskan pengaruh hormon FSH pada sistem reproduksi pria dan wanita.

• Menjelaskan pengaruh LH dan ICSH pada sistem reproduksi pria.

• Menjelaskan pengaruh estrogen dan progesteron pada sistem reproduksi wanita.

2 JP

Fertilisasi, Gestasi dan Persalinan

ASI

ASI memiliki bahan nutrisi yang amat penting bagi bayi, terutama setelah proses kelahiran.

Tatap Muka

• Menjelaskan kehamilan (gestasi) dan kelahiran (partus).

Tugas Terstruktur

• Mendeskripsikan pengertian kehamilan.

• Mendeskripsikan tahap-tahap perkembangan bayi dalam rahim dengan menggunakan gambar yang telah dipersiapkan guru.

• Mendeskripsikan macam dan fungsi selaput pembungkus bayi saat masa kehamilan.

• Mendeskripsikan proses yang terjadi pada kelahiran bayi dan menerangkan hormon yang berperan penting dalam proses tersebut.

• Menjelaskan proses terjadinya kehamilan.

• Menyebutkan pembungkus janin.

• Menjelaskan fungsi masing-masing pembungkus janin.

• Menjelaskan proses kelahiran.

• Menyebutkan hormon yang terlibat dalam proses kehamilan.

• Menjelaskan pengaruh ASI terhadap bayi

Kompetensi Dasar Materi Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Indikator Penilaian Alokasi

Waktu Sumber/Bahan/ Alat

• Mendiskusikan pentingnya ASI bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi.

Tugas Mandiri Tak Terstruktur

• Mencari informasi dari buku, artikel, internet tentang hamil anggur dan kelainan/penyakit yang berkaitan dengan sistem reproduksi wanita.

3.8. Menjelaskan

Dalam dokumen SILABUS MATA PELAJARAN BIOLOGI (Halaman 31-38)

Dokumen terkait