BAB II BENCANA ALAM
D. Menulis Surat Lamaran Pekerjaan
Pada dasarnya, surat lamaran pekerjaan adalah permohonan untuk memperoleh suatu pekerjaan. Surat lamaran pekerjaan adalah semacam paparan yang menjelaskan sesuatu, mengemukakan tujuan, atau maksud penulis surat, menjelaskan apa yang kita rasakan, serta menguraikan gagasan penulis surat. Berikut ini disajikan lowongan pekerjaan beserta surat lamaran pekerjaanya. Perhartikan dengan seksama!
---LOWONGAN KERJA
---Dibutuhkan segera karyawan/karyawati
Untuk ditempatkan pada Staf Kantor & Staf Lapangan Syarat:
Pria/wanita umur min. 17 tahun Pendidikan min. SMA/sederajat Berpakaian rapi dan sopan
FASILITAS Gaji dan transport Insentif
Pendidikan dan jenjang karir disediakan perusahaan Lamaran kami tunggu:
hari : Senin, Selasa, Rabu tanggal : 11, 12, 13 Februari 2008 pukul : 09.00-13.00 WIB di Komp. Satria Plaza Blok C.2 Jln. Jendral Soedirman PURWOKERTO
(Kedaulatan Rakyat, 2008:22)
Berdasarkan lowongan pekerjaan di atas, bila disusun ke dalam surat lamaran pekerjaan sebagai berikut.
Yogyakarta, 10 Februari 2008 Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada
Yth. Pimpinan Perusahaan di Jln. Jendral Soedirman Purwokerto
Dengan hormat,
Setelah membaca iklan yang dimuat di harian Kedaulatan Rakyat tanggal 9 Februari 2008 yang menyatakan bahwa perusahaan yang Bapak pimpin membutuhkan karyawan sebagai staf kantor dan staf lapangan.
Maka dengan ini yang bertanda tangan di bawah ini:
nama : Andi Kuncoro
tempat/tanggal lahir : Yogyakarta, 1 Desember 1980
alamat : Jl. Patangpuluhan No. 33 Wirobrajan Yogyakarta Pendidikan terakhir : SMA
Dengan ini mengajukan permohonan agar diterima sebagai staf kantor di perusahaan Bapak, karena saya yakin akan kemampuan saya.
Bersama ini saya lampirkan pula: 1. daftar Riwayat Hidup 2. fotokopi Ijazah SMA
3. surat Keterangan Kelakuan Baik dari kepolisian 4. pasfoto teakhir (3 lembar)
Atas segala perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih. Hormat Saya (Andi Kuncoro)
Latihan
Bila Anda telah mengamati lowongan pekerjaan di atas beserta surat lamaran pekerjaannya, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan baik! 1. Dalam lowongan pekerjaan di atas, posisi apa yang dibutuhkan perusahaan? 2. Kriteria apa yang dipersyaratkan?
3. Berdasarkan pernyataan yang dicantumkan, apakah surat lamaran tersebut perlu dikirim via pos?
4. Kapan surat lamaran di atas dibuat?
5. Di manakah posisi pelamar saat membuat surat lamaran pekerjaan? 6. Ke manakah surat lamaran akan ditujukan?
7. Posisi apa yang dikehendaki pelamar dalam surat lamaran tersebut? 8. Dalam surat lamaran di atas, pelamar mencantumkan beberapa bekas,
sebutkanlah!
9. Siapa yang harus menandatangani surat lamaran di atas?
10. Mengapa dalam pernyataan di atas, tertera kata “Hormat Saya” bukan “Hormat Kami”?
Dalam surat lamaran juga perlu dikemukakan jasa pelamar yang dapat didedikasikan, seperti pengetahuan, pendidikan, pengalaman yang menunjukkan kualitas pelamar.
Selain itu, perlu juga diperhatikan lampiran-lampiran yang diminta oleh perusahaan atau instansi yang membutuhkan tenaga kerja. Lampiran-lampiran yang biasa diminta sebagai berikut:
1. ijazah terakhir yang sudah disahkan 2. daftar riwayat hidup
3. pasfoto terakhir
4. surat Berkelakuan Baik dari kepolisian 5. dan lain-lain
Surat lamaran pekerjaan termasuk surat resmi sehingga isi surat tersebut harus singkat, padat, jelas, langsung menuju sasaran. Surat lamaran tidak boleh bersifat santai dengan bahasa yang berbunga-bunga karena pelamar di pihak yang lemah hendaknya harus bersikap hormat, sopan dan tidak berlebih-lebihan.
Dalam membuat surat lamaran, selain isi, bahasa dan keterangan-keterangan yang dilampirkan, pembuat surat lamaran juga harus memperhatikan hal-hal berikut:
1. Tulisan
Jika tidak diisyaratkan, surat lamaran boleh ditulis dengan tangan atau dengan mesin tik. Baik tulisan tangan maupun berujud ketikan hendaknya jelas, bersih dan tidak ada coretan. Tinta yang digunakan sebaiknya berwarna hitam.
2. Bentuk dan Kertas
Surat lamaran harus ditulis dengan bentuk yang baik, sesuai dengan sistem penulisan surat resmi yang berlaku. Kertas yang digunakan dalam surat lamaran harus bersih dan sebaiknya kertas folio bergaris untuk tulisan tangan dan kertas HVS untuk ketikan. Sebagai bahan perbandingan, cermati contoh surat lamaran pekerjaan berikut!
Yogyakarta, 12 Februari 2008
Hal : Lamaran Kepada
Lamp. : 1 berkas Yth. Pimpinan PT Cipta Makmur Jl. Wisanggeni 108 A
Semarang Dengan hormat,
Dalam harian Kedaulatan Rakyat tanggal 11 Februari 2008, saya membaca bahwa perusahaan yang Bapak pimpin membutuhkan 10 orang lulusan SMA. Karena saya merasa dapat memenuhi persyaratan yang bapak minta, maka saya memberanikan diri mengajukan surat lamaran untuk mengisi lowongan pekerjaan yang Bapak tawarkan.
Sebagai bahan pertimbangan, bersama surat ini saya lampirkan: 1. daftar riwayat hidup
2. salinan ijazah SMA yang sudah disahkan 3. pasfoto terakhir (3 lembar)
4. surat kelakuan baik dari polisi
Besar harapan saya untuk mengisi lowongan pekerjaan pada perusahaan yang Bapak pimpin. Terima kasih.
Hormat saya
(...)
Surat lamaran yang dibuat hendaknya disajikan semenarik mungkin baik dari segi bahasa (efektivitas, penyesuaian dengan ejaan yang berlaku, jelas, komunikatif, dan tidak menimbulkan makna ganda/ambigu), segi isi (tidak mengiba kepada perusahaan, isinya jelas dan tidak berbeli-belit), segi struktur (memperhatikan sistematika penulisan dan penyajian, serta menempatkan bagian-bagian dari surat lamaran pekerjaan secara jelas).
Untuk lebih jelasnya, perhatikanlah unsur-unsur surat lamaran pekerjaan yang tergambar pada bagan berikut ini.
...,... (tempat dan tanggal pembuatan surat) Lampiran :...
Hal :... ... (alamat yang dituju)
..., (salam pembuka) ... (dasar melamar) ... ... ... (identitas pelamar) ... ... ... (penutup) ... ... Salam penutup, tanda tangan pelamar (nama terang pelamar)
Perhatikan pula penjelasan berikut!
1. Tempat dan tanggal pembuatan surat, hal tersebut dibuat sesuai dengan saat pembuatan surat
2. Lampiran, diletakkan terpisah dengan surat lamaran yang dapat berupa fotokopi ijazah terakhir, surat berkelakuan baik, dll.
3. Hal merupakan perihal melamar pekerjaan.
4. Alamat yang dituju, yaitu alamat yang menjadi tujuan surat lamaran 5. Salam pembuka, bentuknya bermacam-macam, seperti Dengan hormat,
Assalamualaikum Wr. Wb. Namun, dalam surat lamaran pekerjaan cukup ditulis dengan “Dengan hormat.”
6. Isi, terdiri dari:
- alasan melamar (latar belakang penulisan surat lamaran pekerjaan) - identitas pelamar (data pribadi, pendidikan, riwayat pengalaman) - penutup
7. Salam Penutup, merupakan salam terakhir bagi penulis surat lamaran terhadap perusahaan/instansi, dapat berupa “Hormat Saya”
8. Tanda tangan pelamar 9. Nama terang pelamar
Tugas Mandiri
Berikut ini disajikan iklan lowongan pekerjaan yang diambil dari harian Kedaulatan Rakyat. Anda dapat berlatih menulis surat lamaran berdasarkan iklan tersebut. Perhatikan unsur-unsur yang terdapat di dalamnya dan hal-hal yang dipersayaratkan.
———————————————————————————— DIBUTUHKAN SEGERA
Staf Perusahaan
Syarat: Pria/wanita max. 35 th
Lulus SMA/SMEA-S1 segala jurusan Pengalaman/belum
Kirimkan lamaran lengkap + No. Hp/ Telp. Ke. Bagian. Personalia
PO BOX 1130/Yk/55000 Paling lambat 7 hari cap pos
—————————————————————————————
Kedaulatan Rakyat, 2008:23)
1. Membacakan puisi yang baik selalu memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. kejelasan pengucapan kata-katakata (lafal)
b. penyesuaian intonasi atau nada dengan makna puisi
c. ketepatan ekspresi atau penghayatan dengan interpretasi puisi 2. Hal-hal yang perlu ditanggapi pada pembacaan novel adalah sebagai
berikut:
a. Apakah lafal yang diucapakan jelas atau tidak? b. Bagaimana intonasi yang diucapkan?
c. Sesuaikah penghayatan yang ditampilkan dengan isi cerita?
3. Menyampaikan gagasan dan menanggapinya dalam forum diskusi harus memperhatikan hal-hal berikut.
a. menggunakan bahasa Indonesia yang efektif dan komunikatif b. mengungkapakan gagasan sesuai dengan topik pembicaraan c. memberikan tanggapan dengan sikap yang santun
d. tidak mengedepankan emosi dalam setiap perdebatan e. menghargai pendapat orang lain walaupun bertentangan
4. Unsur-unsur yang terdapat dalam surat lamaran pekerjaan sebagai berikut: a. tanggal penulisan surat
b. alamat pengirim c. hal/perihal d. salam pembuka e. isi f. salam penutup g. tanda tangan
h. nama terang pengirim
5. Menulis surat lamaran pekerjaan harus memperhatikan rambu-rambu berikut:
a. bahasa yang digunakan disesuaikan dengan ejaan yang berlaku b. bentuk tulisan dapat berujud tulisan tangan atau ketikan
c. kertas yang digunakan kertas folio (tulisan tangan) atau HVS (ketikan) d. Hal-hal yang dipersyaratkan (fotokopi berkas seperti ijazah, daftar
riwayat hidup, SKKB, pas foto)
1. Sikap yang harus dilakukan dalam membacakan puisi karya sendiri adalah memperhatikan lafal, intonasi dan penghayatan agar penampilan Anda menjadi sempurna dan hindari sikap membaca dengan apa adanya tanpa memaknai terlebih dahulu.
2. Dalam menanggapi pembacaan novel yang dilakukan teman Anda hindari sikap cuek tetapi berikan komentar dari segi lafal, intonasi maupun penghayatan terhadap cerita tersebut.
3. Dalam mengungkapkan gagasan dan menanggapi dalam forum diskusi hindari sikap mau menang sendiri, emosi dan tidak menghargai pendapat orang lain. Bersikaplah bijaksana dan arif dalam menghadapi perbedaan pendapat.
4. Menulis surat lamaran pekerjaan haus memperhatikan unsur-unsur yang terdapat di dalamnya dan hal-hal yang dipersyaratkan. Hindari tulisan yang isinya mengiba.
1. Bagaimanakah cara yang baik dalam membacakan puisi karya sendiri? 2. Dalam memberikan tanggapan terhadap hasil pembacaan novel yang dilakukan
teman Anda, dari segi apa saja yang Anda komentari?
3. Forum diskusi adalah satu media bertukar pikiran untuk memecahkan per-masalahan. Apa yang harus Anda perhatikan bila Anda menyampaikan gagasan dan ingin menanggapi pendapat peserta lain?
4. Melamar pekerjaan selalu di awali dengan mengirim surat lamaran pekerjaan. Bagaimanakah seluk-beluk penulisannya?
5. Cobalah Anda menyajikan salah satu hasil penulisan surat lamaran pekerjaan!
Evaluasi
Setelah mempelajari materi bab ini, Anda dapat mengukur kemampuan
Anda dengan mengerjakan soal-soal evaluasi berikut ini.
LINGKUNGAN Membaca Membaca cerpen menjelaskan unsur intrinsik Mendengarkan Membaca penggalan novel Menjelaskan unsur intrinsik Menulis Bentuk surat-surat dinas Menulis surat dinas
Berbicara
Membaca inti sari buku nonviksi Anda akan diajak berlatih menjelaskan unsur-unsur intrinsik cerpen dan novel, mengomentari berbagai laporan lisan serta menulis surat dinas
III
LINGKUNGAN
III
Tujuan Pembelajaran
Mempelajari karya sastra yang diciptakan pengarang-pengarang Indonesia akan sangat membantu Anda dalam memperluas wawasan kesastraan. Tidak hanya itu saja, tapi Anda akan terdorong ingin mengetahui lebih lanjut apa yang ada di dalamnya, unsur-unsur apa yang membangun karya itu sehingga Anda dapat menjelaskan kepada orang lain tentang hal tersebut. Tidak jauh berbeda dengan karya sastra, pengetahuan tentang hal-hal di luar karya sastra pun layak dipelajari. Semisal dalam penulisan surat. Jika pada pembelajaran lalu, Anda sudah mengenal surat lamaran pekerjaan, sekarang Anda dapat mengenal surat dinas dan bentuk-bentuknya. Selain hal di atas, dalam pembelajaran selanjutnya, Anda akan diajak ke dalam forum diskusi untuk membicarakan intisari buku nonfiksi.