perusahaan, membuat poster dan selebaran, dan mengadakan kegiatan musik. Upaya terebut telah berhasil meningkatkan jumlah pengunjung yang datang ke Hom Pim Pa. Rata-rata jumlah pengunjung per bulan naik menjadi 4.900 orang, tumbuh pesat sebesar 53% dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah pengunjung meningkat selama liburan sekolah dan umum, hingga mencapai 11.400 pengunjung selama bulan September 2009. Sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengunjung, pada akhir tahun 2009 pendapatan Hom Pim Pa tumbuh 9% menjadi Rp1,47 miliar.
Megumi Driving Range (MGDR)
Megumi Driving Range (MGDR), adalah golf driving range yang menarik banyak pengunjung asing, terutama dari Korea, Jepang dan Taiwan. Area ini dibangun pada tahun 1996 di atas lahan seluas 2 hektar berdekatan dengan pusat rekreasi Hom Pim Pa.
Di tahun 2009, usaha pemasaran dilakukan melalui pemasangan poster dan iklan di berbagai media. Rata-rata jumlah pengunjung bulanan menurun 5% menjadi 2.457 orang dari 2.900 di tahun 2008. Jumlah pengunjung tertinggi sebanyak 3.410 orang dicapai selama bulan Maret 2009. Meskipun rata-rata jumlah pengunjung menurun, namun MGDR dapat mencapai kinerja keuangan yang baik. Pendapatan tahun 2009 mencapai Rp1,01 miliar atau 19% di atas pendapatan 2008. Untuk meningkatkan jumlah pengunjung, MGDR telah membuka kelas golf baru khusus untuk wanita dan menambah lebih banyak fasilitas seperti kafe dan rumah makan, serta fasiitas hotspot bagi pengunjung.
Several recreation facilities available at Lippo Cikarang area has made it an exciting and fun place for children to play.
These efforts have successfully increased the number of visitors going to Hom Pim Pa. Average number of visitors per month increased to 4,900 visitors, grew significantly by 53% compared with the previous year. The number of visitors increased during school and public holidays, reaching 11.400 visitors during one month in September 2009. In line with the growth in the number of visitors, at end of 2009 Hom Pim Pa’s revenue grew 9% to Rp 1.47 billion.
Megumi Driving Range (MGDR)
Megumi Driving Range (MGDR), is a golf driving range that attracts foreign visitors, particularly from Korea, Japan, and Taiwan. It was developed in 1996 on 2 hectares land area in a location close to Hom Pim Pa recreation center.
In 2009, marketing efforts were carried out through posters and advertisements placement in various kinds of media. Average monthly visitors decreased 5% to 2,457 from 2,900 in 2008. The highest number of visitors was 3,410 during March 2009. Despite of decreasing average number of visitors, MGDR still able to achieve a notable financial performance. 2009 revenue was Rp 1.01 billion, 19% above revenue in 2008. In order to increase the number of visitors, MGDR has opened a new golf class for ladies and also renovated and added more facilities in MGDR such as cafés and restaurants, as well as provide hotspot facility for visitors.
Usaha pemasaran dan perbaikan fasilitas yang terus menerus telah memberikan dukungan pada peningkatan kinerja unit-unit Rekreasi.
Olympic Sports Club
Olympic Sports Club adalah suatu klub olah raga yang dilengkapi dengan kolam renang dan fasilitas berstandar internasional yang dibangun di atas lahan seluas 1 hektar. Kolam ini secara rutin digunakan oleh pelajar dan pengunjung umum, maupun kompetisi renang nasional dan internasional.
Pada akhir tahun 2009, Olympic Sports Club mencatat peningkatan nyata dalam hal jumlah rata- rata pengunjung per bulan yang tumbuh 20% dari 2.922 menjadi 3.670 orang. Sejalan dengan hal ini, pendapatan naik menjadi Rp 701 juta atau meningkat 18%.
Olympic Sports Club akan terus meningkatkan diri dengan membangun area fitness baru.
Pasar Sentral Lippo Cikarang
Pasar Sentral merupakan bangunan seluas 2,3 hektar yang memiliki 827 toko dan rumah toko. Sejak mulai beroperasi pada bulan Juli 2006, tingkat hunian Pasar Sentral terus menunjukkan tren meningkat. Selama tiga tahun terakhir, tingkat hunian adalah 43% di tahun 2007, 72,8% di tahun 2008, dan 83,6% di tahun 2009. Pertumbuhan sewa toko mencapai 17,5% di tahun 2009.
Strategi pemasaran di tahun 2009 mencakup penyebaran newsletter dan kunjungan ke beberapa bank untuk membuka ATM dan cabang di lokasi Pasar Sentral Lippo Cikarang. Manajemen juga menyediakan tiang-tiang baru untuk pemasangan poster dan spanduk.
Olympic Sports Club
Olympic Sports Club is a sports club equipped with international standard of swimming pool and facilities developed on 1 hectare land area. The swimming pool is used regularly by students and daily visitors, as well as participants for national and international competition.
By end of 2009, the Olympic Sports Club recorded a significant improvement on the average number of visitors per month, which grew 20% from 2,922 to 3,670 visitors. Consistently, revenue rose to Rp 701 million or increasing by 18%.
The Olympic Sports Club will continue to improve itself by building a new fitness area.
Lippo Cikarang Central Market
Central Market is a two-storey building with building size of 2.3 hectare land area, having 827 shops and shophouses in the area. Since its initial operation in July 2006, the Central Market’s occupancy rate has continuously shown an increasing trend. For the last three years, occupancy rate was 43% in 2007, 72.8% in 2008, and 83.6% in 2009. Growth in the rental of shops was 17.5% in 2009.
Marketing strategy in 2009 includes distribution of newsletter and canvassing to some banks to open ATM and branch in Lippo Cikarang Central Market. The management also provided new pole for public to put posters and banners.
Hingga Desember 2009, dari jasanya sebagai operator Pasar Lippo Cikarang, Perusahaan menghasilkan pendapatan sebesar Rp 3 miliar, atau meningkat 24% dari tahun 2008. Pendapatan berasal dari biaya jasa, sewa tempat, parkir, biaya operator, air dan listrik.
Pujasera Sirkus
Pujasera Sirkus dibangun pada tahun 1992 adalah suatu area yang diisi oleh 60 unit warung makanan yang memenuhi selera seluruh anggota keluarga.
Pada akhir tahun 2009, pendapatan Pujasera Sirkus tumbuh 31% menjadi Rp 772 miliar.
Pada tahun 2010, manajemen mempersiapkan relokasi ke kawasan Elysium Residence Food Festival.
Up to December 2009, from its service as operator of Lippo Cikarang Market Place, the Company generated Rp 3 billion in revenue, or increasing by 24% from 2008. The revenues were resulted from service charge, rental of casual leasing area, parking, operator fee, water and electricity.
Pujasera Sirkus
Pujasera Sirkus developed in 1992 is a center occupied by 60 food stalls that caters to the need of every member of the family.
At end of 2009, Pujasera Sirkus revenue grew 31% to Rp 772 billion.
In 2010, the management is preparing for its relocation to the Elysium Residence Food Festival.