• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mesin dan Peralatan

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN (Halaman 30-36)

Dalam proses produksinya, PT. Asia Raya Foundry menggunakan berbagai jenis mesin dan peralatan. Berikut akan diuraikan mesin dan peralatan produksi yang digunakan dalam proses produksi PT. Asia Raya Foundry :

2.5.1. Mesin produksi

Mesin-mesin yang digunakan dalam di PT. Asia Raya Foundry dapat dilihat pada Tabel 2.6 berikut ini:

Tabel 2.6. Jenis – jenis Mesin Produksi PT. Asia Raya Foundry Jeinis Mesin Fase Tegangan

( Volt ) Daya (Kw) Jumlah ( Unit ) Putaran (Rpm) Cos φ Frek (Hz) Fungsi Mesin Planner 3 380 2.24 1 1500 0.8 2 50 Munghaluskan permukaan kayu Mesin Jointer 3 380 2.24 1 1500 0.8 50 Meratakan permukaan kayu Mesin Amplas 3 380 0.75 2 1500 0.8 50 Menghaluskan untuk meratakan permukaan triplek dan kayu Mesin Bensaw 3 380 2.24 1 1500 0.8 50 memotong atau menggergaji triplek dan kayu Mesin Jigsaw - 220 - 2 - 50 menggergaji triplek untuk pattern Mesin Grinder 3 380 2.24 8 2500 0.8 50 untuk menggerinda permukaan untuk core Mesin Bor 3 380 2.2 3 - 0.8 50 untuk mengebor atau membuat lubang produk coran

Sand mixer 3 380 1.49 1 900 - 50 mengaduk pasir dan

water glass Mesin water

glass mixer 3 380 1.49 1 150 - 50

untuk melunakkan waterglass yang kental atau keras Mesin sand

screener 2 380 1.49 1 1440 - -

untuk mendaur ulang pasir bekas

Mesin Tanur - 2000 600 2 - 0.8 50

untuk melebur besi scrap, baja dan paduannya Mesin Bubut 3 380 22 13 - 0.8 7 50 untuk membubut produk coran

Mesin Skrap 3 380 0.15 3 - 0.8 50 untuk membuat

lubang spi Mesin

Milling 3 380 3.8 4 - 0.8 50

Untuk meratakan sisi

2.5.2. Peralatan/ Equipment

Peralata-peralatan yang digunakan di PT. Asia raya Foundry dapat dilihat pada Tabel 2.7. di bawah ini:

Tabel 2.7. Jenis – jenis Peralatan Produksi PT. Asia Raya Foundry

Jeinis Peralatan Jumlah Fungsi

Cooling Tower 1 untuk mendinginkan air untuk keperluan tanur Compresor 4 sebagai motor penggerak angin

Chemical Composition Analyzer

1 untuk mengetahui komposisi kimia produk coran

Mikroskop 1 untuk mengetahui susunan mikro struktur dari produk cor

Termocouple 2 untuk mengetahui kenaikan suhu pada cairan besi

Sumber PT. Asia Raya Foundry

2.5.3. Sarana Pendukung Proses Produksi

Berikut akan diuraikan sarana pendukung kegiatan produksi pada PT. Asia Raya Foundry :

Tabel 2.8. Jenis – jenis Sarana Pendukung PT. Asia Raya Foundry Jeinis Peralatan Jumlah Kapasitas (kg) Fungsi

Crane 3 5000-10000 sarana memindahkan produk coran

Forklift 1 2500 untuk mengangkat atau memindahkan produk Hand Pallet 1 2000 sarana untuk mengangkat produk

Katrol 2 1500 untuk menderek atau mengangkat produk coran ke mesin bubut

Gerobak Sorong 1 500 Untuk mengangkut pasir

Loader/Tractor 1 5000 Untuk mengangkat pasir dari tempat pengeringan

2.5.4. Utilitas

Dalam melakukan proses produksi, PT. Asia Raya Foundry menggunakan beberapa fasilitas penunjang. Adapun fasilitas-fasilitas penunjang tersebut adalah sebagai berikut:

1. Listrik

PT. Asia Raya Foundry menggunakan listrik yang disupplai dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) dengan daya sebesar 865 KVA, 20000 Volt. Sebagai alat Bantu produksi dalam hal suplai listrik, PT. Asia Raya Foundry juga menggunakan (2) dua buah genset dengan daya 125 KVA, 380 Volt yang digunakan oleh perusahaan apabila listrik dari PLN padam.

2. Air

Air bersih disediakan dari sumur bor, dimana untuk mengambil air tersebut digunakan pompa air dan kemudian ditampung kedalam bak penampung/tangki.

2.5.5. Safety and Protection

Kesehatan dan keselamatan pekerja merupakan salah satu yang sangat penting dalam suatu perusahaan. Dimana pekerja merupakan aset dari sebuah perusahaan. Untuk itu perlu diperhatikan tentang keselamatan pekerja pada saat bekerja.

Dalam memperhatikan keselamatan para pekerjanya, pihak perusahaan mempersiapkan alat-alat keselamatan kerja. Dalam hal ini, pihak perusahaan

menyediakan beberapa jenis alat pelindung diri yang wajib digunakan oleh operator saat kegiatan produksi berlangsung, diantaranya adalah :

1. Masker, diberikan kepada seluruh karyawan pabrik, dan bagi juga staf kantor. yang pergi ke masker ini wajib digunakan apabila berada di daerah lantai produksi. Masker ini berguna untuk melindungi karyawan/staf dari debu dan asap.

2. Kacamata kerja, diberikan kepada karyawan bagian fettling. Gunanya untuk melindungi mata karyawan ketika melakukan penggerindaan (melindungi mata dari percikan grinda).

3. Sarung tangan, diberikan kepada bagian fettling, furnace/tanur dan fabrikasi. Gunanya untuk melindungi tangan karyawan dari benda tajam dan juga melindungi dari percikan grinda.

4. Helm, diberikan kepada bagian tanur dan fettling. Gunanya untuk melindungi kepala karyawan, karena pada stasiun ini sering menggunakan cran sebagai alat angkat.

Alat-alat ini diberikan perusahaan kepada pekerja untuk membantu mencegah terjadinya kecelakaan kerja bagi operator/ pekerja selama berada dikawasan produksi.

Selain alat pelindung diri, perusahaan juga memperhatikan fire protection, yaitu dengan menyediakan tabung pemadam api (fire exyinguisher) di setiap departemen. Tujuannya adalah apabila terjadi kebakaran maka dapat langsung diatasi dengan alat tersebut untuk tindakan awal yang dapat dilakukan.

Dalam hal keamanan dan keselamatan para pekerja, PT. Asia Raya Founry melakukan beberapa program, diantaranya:

1. Mengganti alat pelindung diri para karyawan setiap 6 bulan.

2. Memberi sanksi kepada karyawan yang tidak memakai alat pelindung diri. 3. Memeriksa tabung pemadam api (fire exyinguisher) setiap 3 bulan.

2.5.6. Pengolahan Limbah

Limbah pada PT. Asia Raya Foundry hampir semua dapat dimanfaatkan lagi pada proses berikutnya. Misalnya pasir digunakan pada staasiun pencetakan digunakan kembali pada pencetakan berikutnya dengan sebelumnya dikenai perlakuan pengeringan, selain itu kayu pada pada stasiun pattern. Asap produksi juga telah disaring dan menggunakan cerobong asap yang tinggi, sehingga tidak mengganggu warga disekitarnya.

2.5.7. Perbaikan/Maintenance

Maintenance merupakan proses perawatan terhadap mesin dan alat kerja untuk mencegah terjadinya kerusakan dan kesalahaan pada saat proses peoduksi berlangsung. Perawatan ini ditujukan agar proses seluruh produksi dapat berjalan dengan baik, sehingga tidak ada hambatan yang disebabkan oleh mesin atau peralatan yang dapat mengakibatkan cacat pada produk dan keterlambatan waktu penyelesaian produk yang berakibat pada keterlambatan waktu pengiriman.

Proses maintenance terbagi atas 2 jenis, maintenance yang dilakukan secara berkala sesuai periode waktu tertentu, dan maintenance yang dilakukan

sebagai penanggulangan kerusakan. Pada perusahaan ini proses maintenance dilakukan secara berkala.

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN (Halaman 30-36)

Dokumen terkait