Penelitian yang digunakan penulis kali ini merupakan jenis penelitian teoritik.
Sumber-sumber yang digunakan penulis untuk menyusun penelitian ini tidak hanya menggunakan buku-buku, namun menggunakan sumber-sumber yang lain yang relevan dan bisa di jadikan sebagai bahan untuk referensi dalam penelitian kali ini.
Penulis juga menggunakan data-data yang terdapat di halaman web yang terpercaya yang menyajikan data-data moneter dari negara China sehingga bisa di pertanggung jawabkan. Peneliti dalam menganalisis data menggunakan metode analogi, deskriptif analitik, dan interpretative. Analogi merupakan sebuah metode dalam gas ideal yang dimana dalam gas ideal menggunakan pengkiasan terhadap model moneternya yang didasarkan pada karakteristik dari gas ideal. Deskriptif analitik sendiri merupakan sebuah metode perumusan menggunakan pengumpulan data-data dan dianalisis sesuai dengan karakteristik dari gas ideal guna mendeskripsikan
13
atau memberi gambaran terhadap persamaan yang dibangun. Interpretatif merupakan metode yang dilakukan dengan penelaahan data yang terkumpul, lalu menginterpretasikan maksud yang lebih substansial dari hasil penelaahan data.
Menceritakan awal mulanya penyusunan skripsi ini berawal dari membaca skripsi dan membicarakan dengan seorang teman yang sedang membahas skripsi tentang ekonofisika. Akhirnya mendapat inovasi untuk bisa membuat sebuah penelitian tentang menganalisis pola moneter negara China yang saat ini dirumorkan akan menjadi negara yang memiliki tingkat ekonomi terbaik di dunia.
Setelah menentukan apa yang akan menjadi bahan penelitian, penulis membicarakan hal itu dengan dosen yang memiliki literasi dibidangnya yaitu Bapak Resmiyanto dosen prodi pendidikan fisika UIN Sunan Kalijaga, yang akhirnya judul yang dipaparkan dinyatakan bisa dijadikan bahan untuk penelitian dengan hanya menentukan nilai n dari persamaan πππ=πΆ. Sehingga didapat perumusan masalah, Bagaimana perumusan dan menentukan nilai indeks politropik dari persamaan πππ=πΆ dengan menganalisis data-data dari negara yang telah ditentukan penulis dari negara China ?. Adanya perumusan masalah tersebut akhirnya penulis memilih negara China dengan kategori negara maju, untuk dijadikan sebagai objek penelitian.
Setelah penulis mendapatkan objek yang ingin dijadikan bahan penelitiannya, selanjutnya penulis mengkaji terlebih dahulu buku-buku literasi yang berkaitan dengan ekonomi yang berawal dari ekonomi arus pertama. Seperti buku yang dikarang oleh Mankiw (2000), Rothbard (2007), Boediman (1982), Luckett (1994), dan Chapra (1997). Selanjutnya penulis juga mempelajari literasi yang ada pada
14
jurnal-jurnal yang memiliki focus tentang dinamika moneter ekonomi negara China. Setelah penulis bisa memahami dari sisi ekonomi, selanjutnya penulis melakukan pengkajiannya dari sisi ekonofisika yang pendekatannya melalui buku yang berjudul Ilusi Ekonomi Modern: Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Uang Kita? (Resmiyanto,2015). Beberapa literasi yang dibuat oleh peneliti-peneliti ekonofisika juga digunakan sebagai bahan telaah terhadap konsep dari gas ideal, seperti yang ditulis oleh V.Z Nuri (2012), Chakrabarti & Chatterjee (2013), dan Jon Bryant (2014).
Awal mula teori gas ideal itu tercetus dari sebuah sistem barter. Sistem barter merupakan sebuah proses penukaran yang berbentuk barang, dimana barang tersebut memiliki nilai rasio yang digunakan sebagai bahan ukur dalam taraf penukaran yang setara dan cocok. Nilai rasio juga terdapat di dalam uang dimana nilai uang yang merupakan nominal menjadi nilai banding untuk bisa menjadi alat untuk menebus sebuah barang. Uang termasuk dalam sistem barter karena uang merupakan bentuk dari barang. Proses moneter gas ideal yang dirumuskan dalam literasi karangan (Resmiyanto, 2015), bahwa suatu proses moneter yang terjadi di dalam suatu negara merupakan sebuah proses politropik, yang memiliki perumusan:
πππ = C (1.1)
Untuk gas ideal ditulis dalam persamaan:
ππ = ππ π (1.2)
15
Persamaan diatas merupakan sebuah analogi yang dianut dari beberapa variabel dalam ekonomi yang dijadikan sebagai dasar dari analisis sebuah perekonomian, diman: V merupakan analogi dari nilai uang yang beredar dari sebuah negara, T merupakan analogi dari jumlah barang dan jasa yang dihasilkan dari sebuah negara, P merupakan analogi dari tingkat kekuatan dari daya beli yang ada di sebuah negara. Nilai N dan R merupakan sebuah variabel hasil dari penelitian yang nantinya akan ditiadakan dan akan menghasilkan penulisan rumus sebagai berikut:
ππ = π (1.3)
π(π‘ππππ π ππ‘π’ππ) π₯ π(π ππ‘π’ππ π’πππ) = π(π ππ‘π’ππ π’πππ) (1.4)
Daya beli (P) merupakan suatu indeks. Didapatkan dari persamaan
π =πΌπ»πΎ1 (1.5)
Persamaan πΌπ»πΎ1 , tidak memiliki satuan. Tahap selanjutnya yaitu mencari data-data moneter yang dimiliki oleh negara China, yaitu Data M2, Indeks Harga Konsumen (IHK), dan Produk Domestik Bruto (PDB), data nilai inflasi, juga pola distribusi kekayaan lewat subjek-subjek masyarakat yang ada di sana. Data yang didapatkan akan disimulasikan dengan perangkat lunak Gnuplot, untuk mendapatkan persamaan moneternya.
Berasaskan literasi di awal sebelum penulis mendapatkan ide dalam penyusunan skripsi ini penulis mendapatkan premis bahwasanya sebuah negara akan memiliki perekonomian yang sangat baik dan pesat perkembangannya bilamana pembangunan infastruktur dalam negeri maupun luar negeri yang baik,
16
nilai uang yang beredar nilainya stabil, dan juga memiliki angka pendapatan dari masyarakatnya yang besar ataupun nilai angka pengangguran yang kecil. Dan negara china melalui proyek-proyek pembangunan infastruktur dan kerjasamanya dengan negara lain yang sangat baik, ditambah nilai mata uang dari negara china yang stabil, juga tingkat pengangguran yang minimalis membuat negara China menjadi negara yang sangat pesat perkembangan ekonominya. Rumor juga mengatakan bahwasanya pada tahun yang akan datang negara China akan menjadi negara dengan perekonomian yang mapan dan tertinggi di dunia.
Hasil yang didapatkan dari sistem moneter yang diberikan dalam penelitian ini merupakan bentuk dari analisis yang dibuat berdasarkan data moneter yang ada di negara China. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai referensi untuk bisa menganalisis dan mengetahui cara sebuah negara untuk bisa mengembangkan dalam bidang perekonomiannya. Sebuah negara yang perekonomiannya maju mapan ataupun tinggi pastilah akan menjadikannya negara yang sangat makmur dan masyarakatnya hidup sejahtera.
69 BAB V PENUTUP 1.1. KESIMPULAN
Berdasarkan beberapa bagian sebelumnya, terutama hasil penelitian dan pembahasan, juga berdasarkan rumusan masalah dan tujuan dari penelitian, maka penulis dapat menarik beberapa kesimpulan:
1. Dinamika moneter china dalam rentang waktu 15 tahun dari tahun 2004-2018 dapat dimuat dalam sebuah persamaan dengan nilai ππ0,18= 5,47 yang didapat dari grafik di bawah ini:
Grafik Data Moneter China
70
2. Pertumbuhan ekonomi negara China dalam rentang waktu 14 tahun dari 2005-2019, bisa dilihat dalam hasil perhitungan berbentuk persentase dengan menggunakan persamaan 2.14, dibawah ini:
Grafik Data Pertumbuhan Ekonomi China
No Tahun
71
1.2. SARAN
Sangat jelas bahwa penulisan ini masih membutuhkan banyak kritik, saran, dan pengembangan lebih lanjut. Dikatakan bahwa sifat penelitian ini belum sepenuhnya diselidiki. Sebab, begitu banyak variabel ekonomi, baik variabel mikro maupun makro, yang harus diperhatikan guna memperkuat konstruksi model mata uang didalam sebuah negara.
Berdasarkan hal tersebut, untuk pengembangan lebih lanjut saran yang dapat penulis sampaikan adalah sebagaimana berikut:
1. Buat dan analisis model mata uang gas ideal untuk semua negara guna untuk memetakan kerentanan ekonomi negara-negara di seluruh dunia.
2. Gunakan pendekatan model mata uang gas ideal untuk menganalisis secara lebih rinci negara-negara yang ekonominya runtuh karena kesalahan kebijakan moneter dan kemudian menganalisis negara lain yang kehilangan ekonominya karena kesalahan kebijakan moneter.
3. Menganalisis pola uang atau bidang lain menggunakan fisika yang ada, sehingga pendekatan ilmiah utama dapat dibandingkan dengan pendekatan fisik untuk membuatnya lebih sederhana meskipun rumit.
4. Buat grup riset atau kelompok yang tertarik mempelajari fisika kompleks. Karena, berdasarkan fisika, Anda dapat menganalisis masalah non-fisik dengan cara yang lebih sederhana.
72 LAMPIRAN