• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE DAN PROSES PENYELESAIAN

Dalam dokumen Ghea Dwi Yulinda (Halaman 47-53)

III.1 Langkah-langkah dan Metode Penyelesaian Masalah

Metode analisis yang digunakan untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif kualitatif. Dengan metode ini data diolah secara kualitatif yaitu dengan cara mengumpulkan, mengkaji, memaparkan dan menjelaskan data – data yang diperoleh dari PT. Perkebunan Nusantara VIII untuk mengetahui proses pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian dan pengungkapan yang dilakukan oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII terhadap aset biologis nya. Setelah mengkaji data yang diperoleh langkah selanjutnya adalah membandingkan perlakuan akuntansi yang dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara VIII dengan ketentuan atau standar yang berlaku yaitu Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 16 : Aset Tetap, dan standar tersebut akan dijadikan tolak ukur apakah perlakuan akuntansi yang dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara VIII relevan atau tidak dengan standar yang berlaku dan realitas ekonomi.

Secara garis besar, proses dan penyelesaian masalah dalam penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut, yaitu:

a. Studi Pendahuluan

Pada tahap ini dilakukan studi literature dan studi lapangan. Studi literature dilakukan untuk mengkaji dan menganalisis secara teoritis sebagai dasar dalam melakukan penelitian untuk menganalisis perlakuan akuntansi aset biologis meliputi proses pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian dan pengungkapan yang dilakukan oleh PT. Perkebunan Nusantara VIII.

Sedangkan studi lapangan digunakan untuk merumuskan masalah serta mengumpulkan data-data yang diperlukan sebagai alat pendukung yang akurat.

III-2

b. Perumusan Masalah

Pada tahap ini dilakukan perumusan masalah dalam perlakuan akuntansi aset biologis meliputi proses pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian dan pengungkapan yang dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara VIII, dan relevansi perlakuan yang dilakukan oleh PT Perkebunan Nusantara VIII dengan standar yang berlaku dan realitas ekonomi serta merumuskan tujuan dilakukannya penelitian ini.Perumusan masalah diperoleh dari studi lapangan yang telah penulis lakukan.

c. Penetapan Tujuan Penelitian

Berdasarkan masalah yang telah dirumuskan maka selanjutnya ditentukan tujuan penelitian. Hal ini dilakukan agar tujuan penelitian yang ingin dicapai menjadi jelas. Tujuan penelitian ini merupakan jawaban atas permasalahan yang telah dirumuskan pada tahap sebelumnya.

d. Pengumpulan dan Pengolahan Data

Proses selanjutnya adalah mengumpulkan data yang dibutuhkan untuk melakukan analisis perlakuan akuntansi aset biologis di PT. Perkebunan Nusantara VIII, untuk menjawab masalah yang telah dirumuskan.

e. Analisis Data

Pada tahap ini akan dilakukan pembahasan dan pengolahan data secara lebih mendalam. Setiap data yang ada akan dianalisis untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan. Hasil dari analisis tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan dan dijadikan alat bantu yang berguna untuk kepentingan bagian yang terkait.

f. Kesimpulan

Pada tahap ini dilakukan penyimpulan dari hasil penelitian yang telah dilaksanakan. Kesimpulan ini berupa pernyataan-pernyataan yang menggambarkan permasalahan serta jawaban dari permasalahan.

g. Saran

Pada tahap ini diajukan beberapa usulan yang kiranya dapat diterima oleh perusahaan sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan penyesuaian dari permasalahan yang ada. Tahapan ini merupakan tindak lanjut dari pernyataan-pernyataan yang berasal dari kesimpulan.

Adapun diagram alir yang menggambarkan langkah-langkah penelitian dalam penyelesaian masalah yang telah dijelaskan diatas, yaitu sebagai berikut:

Gambar III.1 Diagram Alir Penyelesaian Masalah

III.2 Bahan atau Materi Tugas Akhir

Bahan atau materi yang akan digunakan dalam melaksanakan penelitian tugas akhir ini adalah buku yang berkaitan dengan perlakuan akuntansi aset tetap (aset biologis), Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 16: Aset Tetap, penelitian terdahulu serta pedoman-pedoman lain yang sesuai dengan perlakuan akuntansi aset tetap (aset biologis). Dalam penelitian tugas akhir ini, penulis membutuhkan data dari PT. Perkebunan Nusantara VIII, yaitu:

a. Sejarah dan informasi mengenai PT Perkebunan Nusantara VIII b. Struktur organisasi dan deskripsi jabatan.

III-4

c. Kebijakan akuntansi untuk aset biologis d. Jurnal yang terkait dengan aset biologis e. Laporan Laba Rugi

f. Laporan Posisi Keuangan g. Catatan atas Laporan Keuangan

III.3 Alat Analisis Data

Alat analisis data yang digunakan dalam menganalisis perlakuan akuntansi aset biologis dalam penelitian ini adalah Standar Akuntansi Keuangan terutama Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan No. 16: Aset Tetap dan peraturan pendukung lainnya untuk menganalisis bagaimana perlakuan akuntansi aset biologis khususnya dalam pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian, dan pengungkapan.

III.4 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data didasarkan oleh beberapa faktor, antara lain jenis data, sumber data dan teknik pengumpulan data.

III.4.1 Jenis Data

Jenis data penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif yang digunakan yaitu data berupa angka-angka seperti nilai aset biologis yang diakui dan ditentukan oleh perusahaan dalam laporan keuangan dan data-data lain yang diperlukan untuk menyusun informasi lain seperti catatan atas laporan keuangan. Data kualitatif yaitu data yang didapatkan berbentuk lisan atau deskriptif seperti wawancara, informasi mengenai sejarah perusahaan, struktur organisasi dan data lainnya.

Berdasarkan tipe data tersebut, maka dapat dikelompokkan jenis data yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini yaitu:

a. Data subyek

Menurut Indriantoro (2011:145)[13], data subjek adalah jenis data penelitian berupa opini, sikap, pengalaman atau karakteristik dari seseorang atau sekelompok orang yang menjadi subjek penelitian (responden). Dalam hal ini, penulis memperoleh tanggapan atas pertanyaan yang diajukan dalam

wawancara dengan pihak-pihak yang terkait di PT Perkebunan Nusantara VIII mengenai perlakuan akuntansi aset biologis.

b. Data Dokumenter

Menurut Indriantoro (2011:146)[13], data dokumenter adalah jenis data penelitian yang antara lain berupa: faktur, jurnal, surat-surat, notulen hasil rapat, memo, atau dalam bentuk laporan program. Dalam hal ini, penulis memperoleh dokumen-dokumen mengenai sejarah perusahaan, struktur organisasi perusahaan, deskripsi jabatan masing-masing bagian di perusahaan, kebijakan akuntansi mengenai aset biologis, jurnal terkait, serta laporan keuangan PT Perkebunan Nusantara VIII.

III.4.2 Sumber Data

Sumber data yang digunakan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah:

a. Data Primer

Data primer merupakan sumber data penelitian yang diperoleh secara langsung dari sumber asli (tidak melalui media perantara). Kegiatan tersebut dilakukan secara langsung kepada pihak-pihak yang berkepentingan di PT. Perkebunan Nusantara VIII dalam perlakuan akuntansi terhadap aset biologis perusahaan tersebut.

b. Data Sekunder

Data sekunder merupakan sumber data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara berupa bukti, catatan atau laporan historis yang telah tersusun dalam arsip (data dokumenter) yang dipublikasi secara umum oleh perusahaan. Data yang penulis gunakan untuk data sekunder ini adalah arsip yang berkaitan dengan aset biologis, berupa laporan keuangan, catatan-catatan mengenai perlakuan akuntansi aset biologis dan data yang didapatkan dari buku referensi, karya ilmiah, atau jurnal yang relevan.

III.4.3 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang dilakukan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah:

III-6

a. Teknik Pengumpulan Data Primer

Yaitu pengumpulan data yang dilakukan secara langsung pada lokasi penelitian diperoleh dengan cara wawancara, yaitu penulis mengadakan wawancara dengan pihak perusahaan yang bersangkutan seperti staf akuntansi perusahaan.

b. Teknik Pengumpulan Data Sekunder

Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan cara dokumentasi, yaitu pengumpulan data dengan cara memanfaatkan dokumen tertulis, gambar, foto atau benda-benda lain yang sesuai dengan topik yang diteliti.

III.5 Proses Pengerjaan

Proses pengerjaan ini diawali dengan mengumpulkan data-data terkait dari perusahaan yang berhubungan dengan perlakuan akuntansi aset biologis dengan cara wawancara langsung ataupun dengan mengumpulkan dokumen yang sesuai seperti jurnal terkait, buku besar, laporan keuangan dan catatan atas laporan keuangan. Peneliti akan mengkaji, menelaah data yang sudah terkumpul tersebut dan menjelaskan mengenai perlakuan akuntansi aset biologis di PT. Perkebunan Nusantara VIII. Disamping itu peneliti juga mengkaji, menelaah dan menjelaskan perlakuan akuntansi aset tetap (aset biologis) meliputi pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 16: Aset Tetap. Setelah mendapatkan gambaran yang jelas, peneliti akan membandingkan perlakuan akuntansi aset biologis di perusahaan dengan perlakuan akuntansi aset tetap (aset biologis) berdasarkan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 16: Aset Tetap meliputi proses pengakuan, pengukuran, pencatatan, penyajian dan pengungkapan sehingga dapat ditentukan apakah perlakuan akuntansi tersebut sesuai atau tidak dengan standar yang berlaku dan realitas ekonomi yang ada.

III.6 Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan di PT Perkebunan Nusantara VIII yang terletak di Jl. Sindangsirna No. 4 Bandung, sedangkan waktu penelitian dimulai pada bulan Maret 2016 sampai dengan Juni 2016.

IV-1

BAB IV

Dalam dokumen Ghea Dwi Yulinda (Halaman 47-53)

Dokumen terkait