Metode kajian menggunakan dua pendekatan yaitu kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mengevaluasi implementasi kebijakan dan program pembangunan bisnis lokal PT.NNT. Pada pendekatan kuantitatif, dilakukan melalui sensus terhadap persepsi komunitas pengusaha lokal atas profil dirinya dan atas implementasi kebijakan dan program pembangunan bisnis lokal PT.NNT.
Lokasi dan Waktu
Lokasi penelitian adalah di lima desa (Desa Sekongkang Atas, Sekongkang Bawah, Desa Kemuning, desa Tongo dan Desa Aik Kangkung) dari delapan desa yang ada di wilayah Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat. Desa yang terpilih adalah desa yang di dalamnya terdapat entitas bisnis lokal (sebagai mitra bisnis PT.NNT). Waktu pelaksanaan penelitian adalah bulan Maret 2013 (Praktek Lapangan-2) sampai Desember 2014.
Pendekatan Kualitatif
Pendekatan kualitatif dilakukan untuk memperoleh data/informasi yang dijadikan bahan analisis yang diperoleh dari para informan yang dipilih secara sengaja (purposive) atas pertimbangan keterwakilan aspek permasalahan yang diteliti. Informasi yang kualitatif dapat menjadi sama ilmiahnya dengan data kuantitatif, bahkan lebih valid. Intepretasi atau penafsiaran yang berulang-ulang diterima sebagai metode penelitian yang valid (Mikkelsen 1999).
Pemilihan informan disesuaikan dengan kajian yaitu para pengusaha lokal (mitra bisnis PT.NNT) di Kecamatan Sekongkang, pihak terkait di PT.NNT (Departemen Social Responsibility, Contract, dan Purchasing), tokoh masyarakat desa, Kepala Kecamatan dan aparatur pemerintah desa di lima desa wilayah kajian yang memiliki informasi cukup tentang keberadaan perusahaan lokal yang ada di wilayahnya.
Pengumpulan Data Kualitatif
Guna mendapatkan data-data yang diperlukan dalam menjawab permasalahan yang deskriptif kualitatif, metode yang digunakan adalah: berikut: (a) wawancara mendalam (indept interview), (b) wawancara kelompok (Group interview), dan Focus Group Discussion (FGD). Wawancara terstruktur dilakukan untuk mendapatkan informasi mendalam yang terkait dengan tujuan penelitian. Daftar wawancara terstruktur dapat dilihat pada lampiran 3.a.
Pengolahan dan Analisis Data
Data kualitatif berupa manuskrip atau catatan lapangan dari hasil wawancara (indepth interview, group discussion, focus group discussion) kemudian diolah menggunakan metode content analysis dengan mereduksi catatan lapangan (manuskrip) dan dokumen menurut tematik dan topik-topik telaah sesuai dengan tujuan penelitian.
Pendekatan Kuantitatif
Pendekatan kuantitatif dilakukan dengan metode sensus yaitu metode pengumpulan data dimana seluruh populasi diselidiki tanpa terkecuali (Mikkelsen 1995). Metode sensus diatetapkan dalam penelitian ini dengan mempertimbangkan tujuan dan manfaat penelitian serta jumlah populasi yang relatif kecil yaitu kurang dari 50 populasi. Kuesioner memuat daftar pertanyaan sesuai dengan tujuan penelitian. Jumlah populasi per desa tersaji pada tabel 1. Tabel 1 Jumlah Populasi Per Desa
No
Perusahaan Lokal Mitra bisnis PT.NNT di Setiap Desa Jumlah (perusahaan) Jumlah instrument/Kuesion er yang terkumpul Keterangan
1 Desa Sekongkang Atas 12 8 4 kuesioner tidak
dikembalikan
2 Desa Kemuning 5 5 semua kuesioner
diterima
3 Desa Sekongkang Bawah 9 7 2 kuesinoer tidak
dikembalikan
4 Desa Tongo 7 4 3 kuesioner tidak
dikembalikan
5 Desa Aik Kangkung (SP-1) 2 2
6 Desa Tatar (SP-2) - -
7 Desa Talonang (SP-3) - -
8 Desa Talonang Baru (SP-4) - -
Jumlah Total 35
Sumber: Departemen Kontrak PT.NNT (data diolah)
Keterangan: Kuesioner yang berhasil terkumpul sejumlah 26 (74persen). Kuesiner yang tidak dikembalikan disebabkan oleh kesibukan sebagian kecil pemilik perusahaan (pengusaha) yang sering ke luar kota/daerah dan sebagian yang tidak bisa ditemui karena kesibukan raktivitas pertanian ladang di luar desanya.
Pengumpulan Data
Data dikumpulkan dengan memberikan kuesioner kepada seluruh populasi yang diteliti, yaitu pengusaha lokal mitra bisnis PT.NNT yang ada di wilayah Kecamatan Sekongkang. Pelaksanaan pengambilan data kuantitatif sebagian besar dilakukan bersamaan dengan pengambilan data kualitatif yaitu melakukan wawancara mendalam dan kelompok kemudian memberikan kuesioner untuk diisi/dijawab dan memandu pengisian kuesioner kepada responden.
Pengolahan dan Analisis Data
Data hasil sensus diolah berdasarkan wilayah desa (per desa) untuk mengetahui persepsi pengusaha lokal terhadap profil dirinya dan persepsi terhadap implementasi kebijakan dan program pembangunan bisnis lokal PT.NNT. Data ini kemudian diperkuat dengan data kualitatif dan data sekunder lain berupa dokumen-dokumen tentang distribusi akses proyek PT.NNT oleh pengusaha lokal, kemudian dianalisis dengan menggunakan konsep pemberdayaan Narayan (2002). Untuk mendapatkan alternatif rancangan strategi digunakan analisis SWOT yang menghasilkan alternative-alternatif strategi sebagaimana terlihat pada tabel 2.
Tabel 2 Matriks SWOT Internal eksternal Strength (S) Faktor-Faktor Kekuatan Weaknesses (W) Faktor-Faktor Kelemahan Opportunities (O) Faktor-faktor peluang Strategi SO
Ciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang
Strategi WO
Ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang Threats (T)
Faktor-faktor ancaman
Strategi ST
Ciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk menghindari ancaman
Strategi WT
Ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman
Sumber : David (2006) dalam Burhan (2009)
Perancangan Strategi Kebijakan Metode Perancangan
Metode perancangan strategi kebijakan dilakukan secara partisipatif yaitu dengan Focus Group Discussion (FGD) yang secara teknis dilakukan secara terpisah dan bertahap.
Partisipan Perancangan
Partisipan perancangan akan melibatkan pihak terkait, diantaranya: 1. Pengusaha lokal mitra bisnis PT.NNT di Kecamatan Sekongkang 2. Staf Desa dan Kepala Kecamatan
3. Staf PT.NNT di Departemen Kontrak 4. Staf PT.NNT di Departemen Purchasing
5. Staf PT.NNT di Departemen Social Responsibility Proses Perancangan
Penyusunan alaternatif strategi program pembangunan bisnis lokal PT.NNT yang meningkatkan keberdayaan pengusaha lokal di Kecamatan Sekongkang dilakukan dengan pendekatan partisipatif, yaitu dengan melibatkan pengusaha lokal di Kecamatan Sekongkang, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan, dan Manajemen PT.NNT melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion secara terpisah dengan tahapan sebagai berikut:
1. Melakukan sosialisasi hasil kajian dan mendiskusikan kepada Pengusaha Lokal di Kecamatan Sekongkang dilakukan dalam dua (2) sesi yaitu di Kantor Kecamatan Sekongkang.
2. Melakukan seminar dan workshop dengan para pengusaha lokal dengan melibatkan Pemerintah Kecamatan bertempat di Hotel Trophy desa Sekongkang Bawah.
3. Melakukan diskusi hasil kajian di kalangan pemerintah desa dan kecamatan Sekongkang.
4. Melakukan diskusi hasil kajian secara terpisah di kalangan para staf PT.NNT (Departemen Kontrak, Departemen Purchasing, Departemen Social Responsibility)
5. Hasil-hasil kajian dan diskusi pada sesi FGD di setiap tahapan di atas dianalisis menggunakan SWOT.
Dalam kajian ini jenis, sumber dan teknik pengumpulan data secara rinci tersaji pada Tabel 3.
Tabel 3 Jenis dan Teknik Pengumpulan Data
Jenis Data Nama Data Variabel yang Diamati Metode Pengumpulan Data Sumber Data (responden/informan /dokumen) Data Primer Profil Pengusaha Lokal Mitra Bisnis PT.NNT di Kec. Sekongkang
- Latar Belakang (orang tua, etnis, pekerjaan, pendidikan, pengalaman bisnis) - Manajemen rekruitmen karyawan dan admin - Sumber permodalan bisnis - Kepemilikan kapital sosial (trust, networking) - Tingkat kemandirian - Kuesioner - wawancara mendalam - Responden - informan Implementasi kebijakan pembangunan bisnis lokal PT.NNT - Ketersediaan akses informasi bisnis - Ketersediaan akses sumberdaya/proyek - Program peningkatan kapasitas - Program infrastruktur Comdev - Sistem manajemen proyek internal di area tambang
- Sistem manajemen proyek eksternal di luar area tambang (proyek Comdev) - Kuesioner - Wawancara mendalam - Wawancara kelompok - Responden - informan Data Sekunder Kebijakan pembangunan bisnis lokal PT.NNT - Program - Tujuan - Pendekatan - Proses - Implementasi - Studi dokumen - PT.NNT
Visi dan Misi dan Tujuan PT.NNT
Studi dokumen Dokumen PT.NNT Kebijakan dan program pembangunan bisnis lokal PT.NNT Studi dokumen Dokumen PT.NNT Sistem Operational Procedure (SOP)
Studi dokumen Dokumen PT.NNT Data pembelanjaan
Jasa PT.NNT tahun 2000-2014
Studi dokumen Dokumen PT.NNT Data pembelanjaan
Comdev PT.NNT tahun 2000-2014
Studi dokumen Dokumen PT.NNT Laporan penelitian terkait PT.NNT Studi dokumen PT.NNT Data Primer Alternatif strategi pembangunan bisnis lokal yang memberdayakan pengusaha lokal - Kekuatan - Kelemahan - Peluang - Tantangan FGD Informan (stakeholder): - Pengusaha lokal - Pemerintah desa - Pemerintah kecamatan - Pihak PT.NNT