• Tidak ada hasil yang ditemukan

E. KELUARGA BERENCANA 1. Pengertian

4. Metode kontrasepsi

a. Alat kontrasepsi non hormonal 1) Senggama terputus

a) Pengertian

Senggama terputus adalah metode keluarga berencana tradisional, dimana pria mengeluarkan alat kelaminnya (penis) dari vagina sebelum pria mencapai ejakulasi (Anwar,2011; h.438).

b) Keuntungan

Menurut Affandi (2012; h. MK-15) keuntungan senggama terputus, yaitu:

(1) Efektif bila dilaksanakan dengan benar (2) Tidak mengganggu produksi ASI

(3) Dapat digunakan sebagai pendukung metode Kb lainnya (4) Tidak ada efek samping

(5) Dapat digunakan setiap waktu (6) Tidak membutuhkan biaya c) Manfaat non kontrasepsi

(1) Meningkatkan keterlibatan suami dalam keluarga berencana

(2) Untuk pasangan memungkinkan hubungan lebih dekat dan pengertian yang sangat dalam

d) Keterbatasan

Menurut Manuaba (2010; h. 596) Kekurangan dari senggama terputus, yaitu:

(1) Efektivitas sangat bergantung pada kesediaan pasangan untuk melakukan senggama terputus setiap melaksanakannya (angka kegagalan 4-27 kehamilan per 100 perempuan per tahun)

(2) Efektivitas akan jauh menurun apabila sperma dalam 24 jam sejak ejakulasi masih melekat pada penis

(3) Memutus kenikmatan dalam berhubungan seksual 2) Metode amenorea laktasi (MAL)

1) Pengertian

Metode amenorea laktasi (MAL) adalah kontrasepsi yang mengandalkan pemberian air susu ibu secara eksklusif, artinya hanya diberikan ASI tanpa tambahan makanan atau minuman apapun lainnya (2012; h. MK-18).

2) Keuntungan kontrasepsi

a) Efektivitas tinggi (keberhasilan 98% pada enam bulan pasca persalinan)

c) Tidak mengganggu senggama

d) Tidak ada efek samping secara sistemik e) Tidak perlu pengawasan medis

f) Tidak perlu obat atau alat g) Tanpa biaya

3) Keuntungan non kontrasepsi a) Untuk bayi

(1) Mendapat kekebalan pasif (mendapatkan antibody perlindungan lewat ASI

(2) Sumber asupan gizi yang terbaik dan sempurna untuk tumbuh kembang bayi yang optimal

(3) Terhindar dari keterpaparan terhadap kontaminasi dari air susu atau formula, atau alat minum yang dipakai b) Untuk ibu

(1) Mengurangi perdarahan pasca persalinan (2) Mengurangi resiko anemia

(3) Meningkatkan hubungan psikologik ibu dan bayi 4) Keterbatasan

a) Perlu persiapan sejak perawatan kehamilan agar segera menyusui dalam 30 menit pasca persalinan

c) Efektivitas tinggi hanya sampai kembalinya haid atau sampai dengan 6 bulan

d) Tidak melindungi terhadap IMS termasuk virus hepatitis B/HBV dan HIV/AIDS

2) Kondom

a) Definisi kondom

Kondom merupakan selubung/sarung karet yang dapat terbuat dari berbagai bahan di antaranya lateks (karet), plastic (vinil), atau bahan alami (produksi hewani) yang dipasang pada penis saat berhubungan seksual (Affandi, 2012; MK-17).

b) Keuntungan kondom

Menurut Affandi (2012; h. MK-18) keuntungan kondom yaitu :

(1) Efektif bila digunakan dengan benar (2) Tidak mengganggu produksi ASI (3) Tidak mengganggu kesehatan klien (4) Tidak mempunyai pengaruh sistemik (5) Murah dan dapat dibeli secara umum

(6) Tidak perlu resep dokter atau pemeriksaan kesehatan khusus

(7) Metode kontrasepsi sementara bila metode kontrasepsi lainnya harus ditunda

c) Manfaat non kontrasepsi

(1) Memberi dorongan kepada suami untuk ikut ber-Kb (2) Dapat mencegah penularan IMS

(3) Mencegah ejakulasi dini

(4) Membantu mencegah terjadinya kanker serviks (mmengurangi iritasi bahan karsinogenik eksogen pada serviks)

(5) Saling berinteraksi sesama pasangan (6) Mencegah imuno infertilitas

d) Kekurangan kondom

Menurut Affandi (2012; h. MK-19) kekurangan kondom, yaitu: (1) Efektivitas tidak terlalu tinggi

(2) Cara penggunaan sangat mempengaruhi keberhasilan kontrasepsi

(3) Agak mengganggu hubungan seksual (mengurangi sentuhan langsung)

(4) Pada beberapa klien bisa menyebabkan kesulitan untuk mempertahankan ereksi

(6) Beberapa klien malu untuk membeli kondom di tempat umum

(7) Pembuangan kondom bekas mungkin menimbulkan masalah dalam hal limbah

b. Alat kontrasepsi hormonal 1) Pil kombinasi

a) Definisi

Pil kontrasepsi kombinasi adalah pil kontrasepsi yang berisi estrogen dan progesteron (Mochtar, 2011; h.204). b) Keuntungan pil kombinasi

Menurut Manuaba (2011,hal;599) keuntungan dari pil kombinasi adalah :

(1) Bila minum pil sesuai aturan dijamin berhasil 100% (2) Dapat dipakai pengobatan dalam beberapa masalah

seperti ketegangan menjelang mestruasi,perdarahan menstruasi yang tidak teratur, nyeri saat menstruasi, pengobatan pasangan mandul

(3) Pengobatan penyakit endometritis (4) Dapat meningkatkan libido

c) Keterbatasan

Menurut Affandi (2012; h. MK-32) keterbatasan pil kombinasi, yaitu:

(1) Mahal dan membosankan karena harus menggunakannya setiap hari

(2) Mual, terutama pada 3 bulan pertama

(3) Pusing, nyeri payudara, berat badan naik sedikit (4) Tidak mencegah IMS

2) Suntikan kombinasi a) definisi

Suntikan tiap bulan yang mengandung dua macam hormon, hormon progestin dan hormon estrogen seperti hormon alami pada tubuh perempuan (Anwar, 2011; h.450).

b) Keuntungan kontrasepsi

(1) Resiko terhadap kesehatan kecil

(2) Tidak berpengaruh pada hubungan suami istri (3) Jangka panjang

(4) Efek samping sangat kecil c) Keuntungan non kontrasepsi

(1) Mengurangi jumlah perdarahan (2) Mengurangi nyeri saat haid (3) Mencegah anemia

(4) Mencegah kehamilan ektopik d) Kerugian

(2) Mual, sakit kepala, nyeri payudara ringan (3) Penambahan berat badan

(4) Kemungkinan terlambatnya pemulihan kesuburan 3) Implant

a) definisi

Implant adalah metode kontrasepsi hormonal yang efektif, tidak permanen dan dapat mencegah terjadinya kehamilan antara tiga hingga lima tahun (Affandi, 2012; h.MK-55).

b) Keuntungan implant

Menurut Manuaba (2011,hal;603) keuntungan KB implant ialah :

(1) Dipasang selama lima tahun (2) Kontrol medis rinngan

(3) Dapat dilayani di daerah pedesaan (4) Penyulit medis tidak terlalu tinggi (5) Biaya murah

c) Kerugian implant

Menurut Manuaba (2011,hal;603) kekurangan dari KB implant yaitu :

(1) Menimbulkan gangguan menstruasi yaitu tidak mendpat menstruasi dan terjadi perdarahan yang tidak teratur

(2) Berat badan bertambah

(3) Menimbulkan acne, ketegangan payudara (4) Liang senggama terasa kering

4) AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim) a) Definisi

AKDR merupakan alat yang dipasang di dalam rahim dan bertujuan untuk menghindari kehamilan (Manuaba.I,dkk,2011 hal: 610).

b) Keuntungan kontrasepsi

Menurut Affandi (2012; h. MK-81) keuntungan AKDR, yaitu:

(1) Efektivitasannya tinggi

(2) Efektivitasannya segera setelah pemasangan. (3) Metode kontrasepsi jangka panjang yakni 10 tahun. (4) Tidak mempengaruhi hubungan seksual.

c) Kerugian kontrasepsi

Menurut Manuaba (2011,hal;611) kerugian kontrasepsi AKDR ialah :

(1) Terdapat perdarahan (2) Dapat terjadi infeksi

(3) Tingkat akhir infeksi menimbulkan kemandulan primer atau sekunder dan kehamilan ektopik

(4) Tali AKDR dapat menimbulkan perlukaan portio uteri dan mengganggu hubungan seksual

d) Penapisan AKDR

Tabel 2.7 Penapisan AKDR

AKDR (Semua Jenis pelepas tembaga dan progestin ya tidak Apakah HPHT 7 hari yang lalu

Apakah klien/ pasangan mempunyai pasangan seks yang lain Apakah pernah mengalami infeksi menular seksual (IMS) Apakah pernah menderita radang panggul/ kehamilan ektopik

Apakah pernah mengalami haid banyak (lebih dari 1-2 pembalut tiap 4 jam)

Apakah pernah mengalami haid lama (lebih dari 8 hari)

Apakah pernah mengalami dismenorea berat yang membutuhkan analgetika dan/ atau istirahat baring

Apakah pernah mengalami perdarahan/ perdarahan bercak antara haid setelah senggama

Apakah pernah mengalami gejala penyakit jantung valvular atau kongenital

Dokumen terkait