3.8 Metode Analisa Data
3.8.2 Metode Korelasional
Metode analisis data yang akan digunakan adalah korelasi Product moment karena penelitian ini menguji hubungan antara satu variabel independen dengan satu variabel dependen (Nayana, 2013).
Ariati, Jati. (2010). Subjective Well Being (Kesejahteraan Subjektif) dan Kepuasan Kerja pada Staf Pengajar (Dosen) di Lingkungan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Jurnal Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro. Vol. 8, No. 2.
Azwar, S. (1997). Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar ________. (2014). Metode Penelitian. Yogyakrta: Pustaka Pelajar
Fajarwati, Desi Indah. 2014. Hubungan Dukungan Sosial dan Subjective Well Being pada Remaja SMP N 7 Yogyakarta. Skripsi Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Kalijaga Yogyakarta.
Gumulya, Jessica., Mariyana Widiastuti. (2013). Pengaruh Konsep Diri Terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Universitas Esa Unggul. Jurnal Psikologi Vol. 11, No 1
Harli, Felicia.C., Nanik Linawati., Gesti Memarista. (2015). Pengaruh Financial Literacy dan Faktor Sosiodemografi terhadap Perilaku Konsumtif. Jurnal FINESTA Vol. 03, No. 1. 58-62
Handoyo, Retno. (2014). Hubungan Forgiveness dengan Subjective Well-Being pada Wanita yang telah Menikah Usia Dewasa Madya. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang: tidak diterbitkan.
Husna, Sabiqotul. (2012). Hubungan Kekuatan Karakter dengan Subjective Well-Being pada Penduduk Dewasa Muda Asli Yogyakarta. Skripsi Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Hotpascaman, S. (2010). Hubungan antara Perilaku Konsumtif dengan Konformitas pada Remaja. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara.
Imawati, I., Susilaningsih, Ivada E. (2013). Pengaruh Financial Literacy terhadap Perilaku Konsumtif Remaja pada Program IPS SMA Negeri 1 Surakarta Tahun Ajaran 2012/2013. Jupe UNS Vol 2, No.1. 48-58
Ningrum, Ulfa Yunita. (2011). Perilaku Konsumtif terhadap produk pakaian distro ditinjau dari konformitas pada siswi SMK Abdi Negara Muntilan.
Skripsi Program Studi Psikologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta
Nayana, Firra Noor. (2013). Hubungan antara Fungsi Keluarga dengan Subjective Well-Being pada Remaja. Skripsi Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang: tidak diterbitkan.
Pamudji, Noveda Amelia. 2014. Subjective Well-Being dan Happiness. Jurnal Psikologi Positif Universitas Muhammadiyah Malang.
Ramadhan, Achmad Syaiful. (2012). Hubungan Gaya Hidup Konsumtif dengan Harga Diri Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas “x”. Skripsi Fakultas Ilmu Keperawatan Program Sarjana Keperawatan Depok.
Ratner RK., Khan BE. (2002). The Impact of Private versus Public Consumption on Variety-Seeking Behavior. Journal of Consumers Research Inc, Vol. 29.
Rohmawati, Yuni. (2012). Subjective Well-Being pada Abdi Dalem Keraton Kasepuhan Cirebon. Skripsi. Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Malang: tidak diterbitkan.
Sholihah, Amalina Mar’atus. (2014). Pendekatan Teori pada Subjective Well-Being. Jurnal Psikologi Positif Universitas Muhammadiyah Malang.
Winarsunu, Tulus. (2007). Statistik Dalam Penelitian Psikologi dan Pendidikan. UMM Press: Malang.
LAMPIRAN
Skala 1
DATA IDENTITAS
Nama : (boleh inisial)
Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan
Usia :
PETUNJUK PENGISIAN
1. Berikan tanda checklist (√) pada salah satu jawaban dari setiap pernyataan seperti dibawah ini:
SS : Sangat Sesuai, yaitu bila pernyataan tersebut sangat sesuai dengan
keadaan diri anda
S : Sesuai, yaitu bila pernyataan tersebut sesuai dengan keadaan diri anda.
TS : Tidak Sesuai, yaitu bila pernyataan tersebut tidak sesuai dengan keadaan diri anda.
STS : Sangat Tidak Setuju, yaitu bila pernyataan tersebut sangat tidak sesuai dengan keadaan diri anda.
2. Apabial terjadi kesalahan dalam menjawab, berilah lingkaran pada tanda (√) yang telah dibuat, kemudian berilah tanda (√) yang baru pada jawaban yang anda kehendaki
3. Apabila saudara telah selesai menjawab, periksalah dan pastikan kembali tidak ada yang terlewatkan
No Pernyataan Pilihan Jawaban
SS S TS STS
1 Saat sedang melihat-lihat aksesoris motor, saya sering tiba-tiba membeli barang tersebut.
2 Ketika berada di toko aksesoris motor, saya membeli barang tersebut karena suka dengan modelnya, walupun sebenarnya saya tidak berniat membeli
3 Setiap melihat aksesoris motor, saya selalu tertarik dengan barang tersebut dan langsung membelinya 4 Saya sering tiba-tiba membeli barang di toko
takut kehabisan
5 Saat sedang melewati toko aksesoris motor, saya sering tiba-tiba membeli barang tersebut tanpa rencana sebelumnya
6 Membeli aksesoris motor secara tiba-tiba tanpa rencana hanya akan menyesal nantinya.
7 Saya dapat menahan diri untuk tidak membeli barang ketika berada di toko aksesoris motor. 8 Saya tidak menyesal jika menunda pembelian,
meskipun nanti ketinggalan atau kehilangan barang tersebut.
9 Saya menahan diri untuk tidak membeli barang tersebut, meskipun saat itu saya menginginkannya 10 Saya tidak mudah tergoda untuk membeli
barang-barang menarik yang tiba-tiba saya lihat di toko aksesoris motor.
11 Aksesoris motor yang saya inginkan tidak harus segera saya beli saat itu juga.
12 Membeli aksesoris motor secara tiba-tiba sering saya lakukan.
13 Saya sering mementingkan membeli aksesoris motor daripada membeli kebutuhan yang lebih penting.
14 Saya tetap membeli sepatu biker meskipun saya sudah memiliki sepatu namun berbeda model. 15 Tidak perlu memaksakan diri untuk membeli
aksesoris motor hanya karena ingin diperhatikan oleh orang lain.
16 Saya tidak malu membeli barang yang tidak bermerk atau branded.
17 Saya merasa penampilan luar bukan segalanya, jadi tidak harus selalu memakai pakaian atau aksesoris motor yang mengikuti trend.
18 Saya hanya membeli aksesoris motor sesuai keperluan.
19 Membeli aksesoris motor, banyak digemari namun bagi saya itu hanya sia-sia belaka.
20 Saya akan membandingkan harga terlebih dahulu sebelum membeli barang tersebut.
21 Saya sering membeli barang secara online daripada membeli langsung.
22 Saya tidak segan-segan membeli barang tersebut, meskipun saat ini belum berpenghasilan sendiri. 23 Saya selalu membeli peralatan motor yang sedang
trend meskipun saya sudah mempunyai banyak barang yang jenisnya sama.
24 Bagi saya menghabiskan uang saku untuk belanja aksesoris motor adalah hal yang biasa.
25 Saya rela mengeluarkan banyak uang untuk membeli aksesoris motor demi penampilan saya. 26 Saya kurang mampu mengatur uang saku, sehinga
cenderung boros, terutama untuk membeli aksesoris motor.
27 Aksesoris motor yang harganya diluar kemampuan, tidak akan saya beli.
28 Saya sering membeli aksesoris motor yang murah. 29 Saya lebih memproritaskan menabung daripada
membeli aksesoris motor yang sedang trend.
30 Saya akan membandingkan harga dengan seksama sebelum membeli aksesoris motor.
31 Saya tidak suka membeli aksesoris motor yang mahal karena hanya menghabiskan uang saku saya.
32 Saya akan menghemat pengeluaran uang untuk membeli aksesoris motor.
33 Saya merubah bentuk motor saya sesuai impian saya.
34 Saya tidak pernah buru-buru dalam membeli aksesoris motor.
35 Ketika melihat aksesoris motor yang saya suka modelnya, saya harus beli saat itu juga.
36 Saya membeli aksesoris motor karena tiba-tiba tertarik saja.
untuk memperbanyak koleksi.
38 Aksesoris motor yang saya beli kadang-kadang tidak terpakai.
39 Lebih baik mementingkan keperluan sekolah/kulaih dari pada kendaraan saya.
40 Saya cenderung boros menggunkan uang saku karena saya gunakan untuk membeli aksesoris motor.
41 Saya tetap membeli aksesoris motor yang sedang
trend walaupun uang saya pas-pasan.
42 Aksesoris motor yang saya beli terkadang jarang saya pakai.
43 Saya mampu menahan diri untuk tidak terpengaruh rayuan penjual atau promosi.
44 Saya lebih baik menabung daripada harus menghamburkan uang untuk membeli aksesoris motor.
45 Lebih baik menghemat uang daripada menghamburkan uang untuk membeli aksesoris motor.
46 Saya percaya diri dengan kendaraan yang saya pakai, meskipun tidak sebagus milik orang lain. 47 Saya selalu mengatur sebelumnya jika ingin
membeli peralatan motor.
48 Saya membeli aksesoris motor dengan minta ijin terlebih dahulu dengan orang tua.
49 Saya sulit mengontrol perilaku membeli.
50 Aksesoris motor yang sedang trend tidak harus saya miliki.
51 Saya senang membeli aksesoris motor yang sedang populer.
Skala 2
DATA IDENTITAS
Nama : (boleh inisial)
Jenis Kelamin : Laki-laki/Perempuan
Usia :
PETUNJUK PENGISIAN
1. Berikan tanda checklist (√) pada salah satu jawaban dari setiap pernyataan seperti dibawah ini:
SS : Sangat Sesuai, yaitu bila pernyataan tersebut sangat sesuai dengan
keadaan diri anda
S : Sesuai, yaitu bila pernyataan tersebut sesuai dengan keadaan diri anda.
TS : Tidak Sesuai, yaitu bila pernyataan tersebut tidak sesuai dengan keadaan diri anda.
STS : Sangat Tidak Setuju, yaitu bila pernyataan tersebut sangat tidak sesuai dengan keadaan diri anda.
2. Apabila terjadi kesalahan dalam menjawab, berilah lingkaran pada tanda (√) yang telah dibuat, kemudian berilah tanda (√) yang baru pada jawaban yang anda kehendaki.
3. Apabila saudara telah selesai menjawab, periksalah dan pastikan kembali tidak ada yang terlewatkan. Mohon agar dikaitkan dengan kondisi yang anda rasakan atau anda alamai.
No Pernyataan Pilihan Jawaban
SS S TS STS
1 Kehidupan ini menyenangkan ketika apa yang saya inginkan terpenuhi.
2 Saya merasa hidup ini damai ketika barang yang saya inginkan sudah saya miliki.
3 Saya tidak merasa malu meski dianggap kurang baik dalam hal penampilan kendaraan saya.
5 Saya dapat menikmati waktu senggang tanpa menghabiskan banyak uang.
6 Saya menggunakan waktu luang untuk berkumpul bersama sahabat dan teman.
7 Saya kecewa dengan hidup saya karena tidak dapat memiliki barang yang saya inginkan.
8 Saya merasa mudah gelisah jika barang yang saya inginkan tidak langsung saya dapatkan.
9 Saya merasa malu bila aksesoris motor saya tidak mengikuti trend.
10 Bila mengingat kendaran saya yang tidak bagus, saya merasa malu dengan diri saya sendiri.
11 Saya mudah merasakan jenuh jika tidak melakukan perubahan kepada kendaraan saya. 12 Waktu libur terasa lama jika saya tidak melakukan
apapun dengan kendaraan saya.
13 Saya menyayangi kendaraan anda selayaknya pacar/istri.
14 Saya ingin memberikan kasih sayang kepada kendaraan saya.
15 Semua hal yang saya lakukan selama ini selalu benar
16 Saya merasa tidak perlu merasa bersalah karena membeli banyak barang untuk kendaraan saya. 17 Kehidupan saya selama ini menyenangkan
18 Saya memanfaatkan setiap liburan dengan mempercantik kendaraan saya.
19 Saya merasa tidak berharga, jika tidak mampu membentuk kendaraan saya seperti yang saya inginkan.
20 Saya memiliki banyak masalah, dalam keuangan. 21 Setiap waktu saya merasa iri dengan orang lain. 22 Saya merasa menyesal setelah membeli aksesoris
motor.
23 Saya merasa kurang tentram jika kendaraan saya tidak mengikuti trend.
24 Saya berfikir untuk membeli kendaraan yang lebih bagus lagi.
25 Saya bangga dengan diri saya dan kendaraan yang saat ini saya miliki.
26 Kehidupan saya bermakna
27 Saya selalu merasa bahwa saya harus memiliki banyak motor yang berbeda-beda.
28 Saat keinginan saya tidak tercapai saya cenderung meluapkan kemarahan saya.
29 Saya merasa bahagia menjalani kehidupan bersama komunitas saya.
30 Saya merasa beruntung memiliki komunitas yang baik.
31 Saya membayangkan komunitas ini pantas mendapatkan musibah.
32 Saya membenci banyak orang.
33 Saya merelakan barang yang saya inginkan agar tidak larut dalam kemarahan atau kekecewaan. 34 Saya berusaha tersenyum pada orang yang
menyinggung harga diri saya.
35 Perjalanan hidup saya mengecewakan. 36 Kehidupan saya menjengkelkan.