Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
C. Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-1 s.d. 6 Pendahuluan Apersepsi :
Siswa diberi pemahaman tentang perlindungan dan penegakan HAM Motivasi :
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami perlindungan dan penegakan HAM
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami pengertian hak asasi manusia (HAM) 2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami tentang penegakan HAM di Indonesia
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara kreatif, mandiri, rasa ingin tahu, dan tanggung jawab
Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak menyebutkan peran serta pemerintah dan masyarakat dalam penegakan HAM
2. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diminta menjelaskan kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia 3. Dengan metode inkuiri, melalui contoh siswa diajak memahami instrumen hukum dan lembaga perlindungan l
HAM di Indonesia
4. Dengan praktik, siswa dapat menghormati hak asasi orang lain
5. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang perlindungan dan penegakan HAM pada buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1A dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman materi 2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya E. Alat dan Bahan
1. Alat :
-2. Sumber belajar : - Buku paket
- Buku lain yang relevan
- Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1A F. Penilaian
1. Teknik/jenis : kuis dan tugas individu 2. Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis 3. Instrumen/soal :
1. Sebutkan undang-undang yang menjamin hak-hak kebebasan rakyat yang disahkan pada era Reformasi! 2. Hak apa sajakah yang termasuk hak asasi di bidang sosial dan kebudayaan?
3. Sebutkan faktor kebijakan pemerintah yang menjadi hambatan penegakan HAM! 4. Sebutkan contoh penegakan HAM sebelum kebangkitan nasional 1908! 5. Apakah yang disebut dengan right of legal equality? Sebutkan contohnya!
6. Alasan apa yang melatarbelakangi terjadinya upaya penegakan dan perlindungan HAM? 7. Apa yang dimaksud dengan genocide (genosida)?
8. Sebutkan lima hak asasi manusia yang diatur dalam UU No. 39 Tahun 1999! 9. Sebutkan lima instrumen penegakan HAM di Indonesia!
10. Sebutkan dua manfaat adanya UU No. 39 Tahun 1999 dalam permasalahan hak asasi manusia!
Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut: Nilai akhir = perolehan skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui Kepala Sekolah
……… Guru Mata Pelajaran
________________________ NIP.
________________________ NIP.
Kompetensi Inti : - Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
- Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
- Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
- Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar : - Menghayati nilai-nilai ajaran agama dan kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat - Menghayati isi dan makna Pasal 28E dan 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945
- Menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara - Menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam berbagai aspek kehidupan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta hukum
- Mengamalkan sikap toleransi antarumat beragama dan kepercayaan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Mengamalkan perilaku toleransi dan harmoni keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia
- Mengamalkan nilai dan budaya demokrasi dengan mengutamakan prinsip musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
- Memahami pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Menyaji hasil telaah pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Indikator : - Memahami dan menghayati nilai-nilai ajaran agama dan kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat
- Memahami dan menghayati isi dan makna Pasal 28E dan 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
- Memahami dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam berbagai aspek kehidupan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta hukum
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan
Kelas/Semester : X/1
Satuan Pendidikan : SMA/MA/SMK/MAK
Pembukaan UUD 1945Rencana Pelaksanaan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran
Pembelajaran
dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Memahami dan mengamalkan perilaku toleransi dan harmoni keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia
- Memahami dan mengamalkan nilai dan budaya demokrasi dengan mengutamakan prinsip musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
- Menjelaskan pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Memahami dan menyaji hasil telaah pokok-pokok pikiran Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alokasi Waktu : 8 jam pelajaran (4 x pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran
- Siswa dapat menjelaskan substansi UUD Negara Republik Indonesia 1945
- Siswa dapat menjelaskan makna masing-masing alinea Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945 - Siswa dapat menjelaskan pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia
1945
- Siswa dapat menjelaskan kedudukan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945 Karakter siswa yang diharapkan:
- Disiplin, kreatif, mandiri, dan tanggung jawab B. Materi Pembelajaran
Pembukaan UUD 1945 Pertemuan Ke-7 s.d. 10
1. Secara umum seperangkat aturan dapat dikatakan sebagai konstitusi jika memenuhi dua syarat, yaitu syarat materiil dan formal.
a. Syarat materiil artinya seperangkat aturan itu harus memuat hal-hal yang bersifat fundamental bagi suatu negara.
b. Syarat formal adalah bahwa konstitusi tersebut harus dibuat atau dikeluarkan oleh badan yang berwenang, yaitu lembaga yang paling berkuasa dalam negara itu atau lembaga yang memang dibentuk untuk tugas tersebut.
2. Keempat alinea dalam Pembukaan UUD 1945 memiliki makna masing-masing dan saling berhubungan satu sama lain.
3. Makna alinea keempat Pembukaan UUD 1945, yaitu:
a. Tentang tujuan negara yang berhubungan dengan kesatuan bangsa Indonesia b. Tentang ketentuan diadakannya Undang-Undang Dasar
c. Tentang bentuk negara d. Tentang dasar filsafat negara
4. Pokok pikiran dalam Pembukaan UUD 1945, yaitu:
a. Pokok pikiran I : negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
tumpah darah Indonesia dengan
berdasarkan atas persatuan dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
b. Pokok pikiran II : negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.
c. Pokok pikiran III :
negara yang berkedaulatan rakyat berdasarkan atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.
d. Pokok pikiran IV : negara yang berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. C. Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-7 s.d. 10 Pendahuluan
Apersepsi :
Siswa diberi pemahaman tentang Pembukaan UUD 1945 Motivasi :
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami makna Pembukaan UUD 1945
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara disiplin, kreatif, mandiri, dan tanggung jawab
Elaborasi:
Dalam kegiatan elaborasi:
1. Dengan berdialog dan berdiskusi, siswa diajak menjelaskan pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh siswa diajak memahami kedudukan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945
3. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang Pembukaan UUD 1945 pada buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1A dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman materi 2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya E. Alat dan Bahan
1. Alat :
-2. Sumber belajar : - Buku paket
- Buku lain yang relevan
- Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1A F. Penilaian
1. Teknik/jenis : kuis dan tugas individu 2. Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis 3. Instrumen/soal :
1. Sebutkan makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 alinea pertama! 2. Sebutkan tujuan negara Indonesia seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945! 3. Bagaimanakah pokok pikiran ketiga Pembukaan UUD 1945?
4. Sebutkan lima contoh hak asasi manusia yang diatur dalam Pasal 28A-J UUD 1945! 5. Mengapa Pembukaan UUD 1945 berkedudukan sebagai tertib hukum tertinggi di Indonesia? 6. Bagaimana bunyi Pembukaan UUD 1945 alinea pertama?
7. Jelaskan makna yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 alinea kedua!
8. Pada alinea ke berapakah dalam Pembukaan UUD 1945 yang menyatakan tentang dasar filsafat negara? 9. Bagaimana pokok pikiran keempat Pembukaan UUD 1945?
10. Bagaimana bunyi Pasal 37 ayat (1) UUD 1945?
Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut: Nilai akhir = perolehan skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui Kepala Sekolah
……… Guru Mata Pelajaran
________________________ NIP.
________________________ NIP.
Kompetensi Inti : - Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
- Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
- Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
- Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar : - Menghayati nilai-nilai ajaran agama dan kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat - Menghayati isi dan makna Pasal 28E dan 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945
- Menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara - Menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam berbagai aspek kehidupan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta hukum
- Mengamalkan sikap toleransi antarumat beragama dan kepercayaan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Mengamalkan perilaku toleransi dan harmoni keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia
- Mengamalkan nilai dan budaya demokrasi dengan mengutamakan prinsip musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
- Memahami bentuk dan kedaulatan negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Menyaji hasil telaah bentuk dan kedaulatan negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Indikator : - Memahami dan menghayati nilai-nilai ajaran agama dan kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat
- Memahami dan menghayati isi dan makna Pasal 28E dan 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan
Kewarganegaraan
Kelas/Semester : X/1
Satuan Pendidikan : SMA/MA/SMK/MAK
Bentuk dan Kedaulatan NKRIRencana Pelaksanaan Rencana Pelaksanaan
Pembelajaran
Pembelajaran
- Memahami dan mengamalkan sikap toleransi antarumat beragama dan kepercayaan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Memahami dan mengamalkan perilaku toleransi dan harmoni keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia
- Memahami dan mengamalkan nilai dan budaya demokrasi dengan mengutamakan prinsip musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
- Menjelaskan bentuk dan kedaulatan negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Memahami dan menyaji hasil telaah bentuk dan kedaulatan negara sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Alokasi Waktu : 8 jam pelajaran (4 x pertemuan)
A. Tujuan Pembelajaran
- Siswa dapat menjelaskan bentuk negara dan pemerintahan - Siswa dapat menjelaskan sistem pemerintahan Indonesia - Siswa dapat menjelaskan kedaulatan negara
- Siswa dapat menjelaskan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia Karakter siswa yang diharapkan:
- Bersahabat/komunikatif, demokratis, kreatif, mandiri, dan rasa ingin tahu B. Materi Pembelajaran
Bentuk dan kedaulatan NKRI Pertemuan Ke-11 s.d. 14
1. Unsur-unsur berdirinya sebuah negara terdiri atas unsur konstitutif dan unsur deklaratif.
2. Terdapat beberapa teori yang menjelaskan tentang terbentuknya suatu negara, yaitu teori primer dan teori sekunder.
3. Secara umum bentuk-bentuk negara diklasifikasikan dalam dua bentuk pokok, yaitu kesatuan dan serikat. a. Negara kesatuan adalah negara yang merdeka serta berdaulat di mana di seluruh wilayah negara yang berkuasa hanya ada satu pemerintah pusat yang mengatur seluruh daerah.
b. Negara serikat ialah negara yang susunan negaranya jamak, terdiri dari negara-negara bagian.
4. Selain negara kesatuan dan serikat, bentuk-bentuk negara yang lain, yaitu: a. Negara dominion
b. Negara protektoral c. Uni
5. Menurut UUD 1945, sistem pemerintahan negara Indonesia tidak menganut sistem pemisahan kekuasan atau
separation of power (Trias Politica) sebagaimana ajaran Montesquieu, akan tetapi menganut sistem pembagian kekuasaan (distribution of power).
6. Sistem pemerintahan Indonesia adalah sistem pemerintahan presidensial, di mana presiden berkedudukan sebagai kepala negara sekaligus sebagai kepala pemerintahan.
7. Kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi untuk menentukan hukum dalam suatu negara. 8. Macam-macam kedaulatan, antara lain:
a. Kedaulatan Tuhan b. Kedaulatan raja c. Kedaulatan negara d. Kedaulatan hukum e. Kedaulatan rakyat C. Metode Pembelajaran
Diskusi kelompok, tanya jawab, inkuiri, dan penugasan D. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan Ke-11 s.d. 14 Pendahuluan
Apersepsi :
Siswa diberi pemahaman tentang kedaulatan Motivasi :
Memotivasi akan pentingnya menguasai materi ini dengan baik, untuk membantu siswa dalam memahami bentuk dan kedaulatan negara Republik Indonesia
Kegiatan Inti Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi:
1. Guru memberikan informasi agar siswa dapat memahami tentang bentuk negara dan pemerintahan 2. Guru memberikan informasi agar siswa dapat menjelaskan sistem pemerintahan Indonesia
3. Guru memfasilitasi terjadinya interaksi antarpeserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya secara bersahabat/komunikatif, demokratis, kreatif, mandiri, dan rasa ingin tahu Elaborasi
2. Dengan metode inkuiri, melalui contoh siswa diajak menjelaskan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia
3. Siswa mengerjakan tugas latihan soal-soal tentang bentuk dan kedaulatan NKRI pada buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1A dan buku penunjang lainnya
Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi:
1. Guru bertanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa
2. Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan
Penutup
1. Dengan bimbingan guru, siswa diminta untuk membuat rangkuman materi 2. Siswa dan guru melakukan refleksi
3. Guru memberikan tugas rumah (PR)
4. Guru merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remidi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik
5. Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya E. Alat dan Bahan
1. Alat :
-2. Sumber belajar : - Buku paket
- Buku lain yang relevan
- Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 1A F. Penilaian
1. Teknik/jenis : kuis dan tugas individu 2. Bentuk instrumen : pertanyaan lisan dan tes tertulis 3. Instrumen/soal :
1. Apa yang dimaksud dengan negara kesatuan?
2. Jelaskan proses pembentukan negara menurut teori sekunder! 3. Jelaskan perbedaan pengakuan de facto dan de jure! 4. Sebutkan sifat-sifat pokok kedaulatan!
5. Jelaskan yang dimaksud dengan kedaulatan Tuhan! 6. Jelaskan yang dimaksud dengan kedaulatan raja! 7. Bagaimana bunyi Pasal 1 ayat (1) UUD 1945? 8. Apa yang dimaksud dengan kedaulatan ke dalam?
9. Jelaskan sistem pemerintahan Indonesia menurut sistem pembagian kekuasaan! 10. Apa yang dimaksud dengan negara protektoral?
Perhitungan nilai akhir dalam skala 0 – 100 adalah sebagai berikut: Nilai akhir = perolehan skor/skor maksimum (70) x skor ideal (100)
Mengetahui Kepala Sekolah
……… Guru Mata Pelajaran
________________________ NIP.
________________________ NIP.
Kompetensi Inti : - Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
- Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
- Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
- Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan
Kompetensi Dasar : - Menghayati nilai-nilai ajaran agama dan kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat - Menghayati isi dan makna Pasal 28E dan 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945
- Menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara - Menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam pasal-pasal Undang-Undang Dasar
Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam berbagai aspek kehidupan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, serta hukum
- Mengamalkan sikap toleransi antarumat beragama dan kepercayaan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Mengamalkan perilaku toleransi dan harmoni keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara Indonesia
- Mengamalkan nilai dan budaya demokrasi dengan mengutamakan prinsip musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
- Memahami hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Menyaji hasil telaah hubungan struktural dan fungsional pemerintahan pusat dan daerah menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Indikator : - Memahami dan menghayati nilai-nilai ajaran agama dan kepercayaan dalam kehidupan bermasyarakat
- Memahami dan menghayati isi dan makna Pasal 28E dan 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
- Memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara
- Memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam kehidupan berbangsa dan bernegara