• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A. Jenis dan Disain Penelitian

Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional survey yang mendeskripsikan hubungan antara variable independen dengan variabel antara kemudian variable dependen dalam waktu yang sama. Sesuai dengan kerangka konsep, variable independen penelitian ini adalah karakteristik demografi, masa kerja, dan variabel antara adalah retensi perawat, sedangkan variable dependen pada penelitian ini adalah rencana kerja di masa depan perawat.

B. Tempat dan Waktu Penelitian

Lokasi pelitian adalah Rumah Sakit Citra Harapan – Bekasi dengan alamat di Jl.

Raya Harapan Indah, Kawasan Sentra Niaga no 3-5, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi.

Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2012. Rumah Sakit Citra Harapan (RSCH) awalnya berupa rumah bersalin yang kemudian berubah status menjadi rumah sakit pada tahun 2004 dengan izin mendirikan No. 445.1/008/Dinkes/2004.

Pada awalnya pendiri dari RSCH adalah Yayasan Harapan Indah Medika tetapi pada tahun 2007 berubah badan hukumnya menjadi PT. Jolin Sapta Medika. RS Citra Harapan Bekasi mempunyai BOR 48,35%, LOS 3,43 hari, BTO 51,13 X, TOI 3,69 hari pada tahun 2012.

C. Subjek Penelitian 1. Batasan Populasi

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di semua bagian di Rumah Sakit Citra Harapan – Bekasi. Jumlah seluruh total populasi penelitian pada tahun 2012 sebanyak 103 perawat. RSCHB memiliki 101 tempat tidur, dengan luas tanah 2011m2 dan luas bangunan 5083m2

2. Besar Sampel

Sampel penelitian ini adalah seluruh perawat yang bekerja di Rumah Sakit Citra Harapan – Bekasi secara keseluruhan (Total populasi). Jumlah sampel sama dengan jumlah populasi yaitu 103 perawat.

3. Cara Pengambilan Sampel

Seluruh populasi digunakan sebagai responden dalam penelitian ini.

D. Identifikasi Variabel Penelitian

1. Variabel independent penelitian ini adalah karakteristik demografi seperti usia, jenis kelamin, pendidikan, status perkawinan dan jumlah tanggungan termasuk dengan masa kerja.

2. Variabel antara penelitian ini adalah retensi perawat yang didalamnya termasuk beban kerja, lingkungan kerja, keamanan kerja, praktek professional dan organisasi tempat kerja.

3. Variabel dependen penelitian ini adalah rencana kerja di masa depan perawat, apakah keluar dari rumah sakit tempat bekerja atau tetap bekerja di rumah sakit tersebut.

E. Definisi Operasional Variabel

Tabel 2. Definisi operasional variabel Definisi Operasional Variabel Independen

Definisi Operasional Variabel Antara

2. Beban kerja Frekuensi kegiatan rata-rata dari

6. Organisasi untuk 5 tahun ke depan:

1. Tetap dalam self-administered quesioner. Kuesioner ini dalam bentuk angket yang berisi pernyataan-pernyataan. Kuesioner yang diterjemahkan dari penelitian Pillay tahun 2009 yang berjudul “Retention strategies for professional nurses in south Africa”. Demi memudahkan responden menjawab pernyataan dalam kuesioner, maka digunakan skala Likert dengan skala 4-1 (pernyataan positif) dan skala 1-4 (pernyataan negatif).

Untuk skala akhir data dijadikan skala kategorikal (baik dan tidak baik). Dari data dasar skala 1-4 maka untuk menjadikan kriteria adalah dengan memakai batas normatif (tengah) nilainya adalah 2,5 (nilai batas tengah/ nilai absolute). Artinya nilai diubah hasil data ukuran menjadi skala akhir <2,5 (tidak baik) dan >=2,5 (baik) atau jika data dalam persen capaian maka diubah dengan batas <62,5% (tidak baik)

dan >=62,5% (baik) untuk semua dimensi perawat dan berlaku juga untuk retensi total.

Instrumen yang digunakan bertujuan agar bisa dipakai dalam penelitian dan menghasilkan informasi yang relevan, maka instrumen yang digunakan harus valid dan dapat dipercaya. Kuesioner dibagikan secara perseorangan dan tidak perlu adanya diskusi kelompok karena untuk menghindari saling mencontoh antar perawat. Uji validitas pada penelitian ini didapat dari penelitian Pillay pada tahun 2009 dan uji reliabilitas dilakukan berdasarkan kuesioner yang dikumpulkan, dikarenakan jumlah sample yang sedikit dan jika mengambil sample dari rumah sakit lain, sulit untuk menemukan rumah sakit yang memiliki tipe yang sama dengan RS Citra Harapan – Bekasi dan memerlukan waktu yang lama.

Uji validitas pada penelitian di RSCH Bekasi tidak dilakukan karena telah dilakukan di penelitian sebelumnya yaitu pada penelitian Pillay (2009). Instrumen pada penelitian Pillay (2009) yaitu dari 50 item retensi dihasilkan tujuh item, didapatkan hasil 69,02% dari item dalam respon perawat untuk item retensi.

Pengujian validitas kuesioner menggunakan Cronbach’s alpha, hasil yang didapat sangat baik yaitu α > 0,70.

Uji reliabilitas dilakukan terhadap kuesioner yang telah dikumpulkan berjumlah 65 kuesioner. Uji reliabilitas menggunakan cronbach’s alpha. Uji reliabilitas dilakukan tiap variable dan total dari variabel-variabel tersebut. Hasil yang didapat dari uji reliabilitas per variabel yaitu beban kerja (α = 0,617); lingkungan kerja (α = 0,630); keamanan kerja (α = 0,613); praktek professional (α = 0,731); dan organisasi tempat kerja (α = 0,770). Dan hasil uji reliabilitas dari variabel retensi yang terdiri dari beberapa variabel yaitu α = 0,869. Dari hasil yang telah dijabarkan, hasil uji reliabilitasnya α > 0,60 sehingga dapat dikatakan reliable (Pillay, 2009).

G. Cara Analisis Data

Analisis dilakukan untuk mengolah data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan serta untuk menguji secara statistik kebenaran hipotesa yang telah ditetapkan. Analisa dilakukan dalam dua tahap:

1. Analisis Univariat

Untuk menjelaskan karakteristik setiap variabel, baik variabel independen maupun variabel dependen. Uji univariat menggunakan distribusi frekuensi (n,%).

Pada umumnya dalam analisis ini hanya menghasilkan distribusi frekuensi dan presentase dari tiap variabel.

2. Analisis Bivariat

Tabel 3. Analisis Bivariat

Variabel Bebas Variabel Terikat Uji

Karakteristik Demografi (Jenis kelamin, usia, status menikah, jumlah tanggungan, masa kerja.

(Ordinal)

Retensi Perawat (Beban kerja, lingkungan kerja, keamanan kerja, praktek professional, organisasi tempat kerja) (Ordinal)

X2 (Chi Square), karena variabel independen dan dependen nya terdiri dari data kategorik. (n, %, p)

Retensi Perawat (Beban kerja, lingkungan kerja, keamanan kerja, praktek professional, organisasi tempat kerja) (Ordinal)

Rencana Kerja (Ordinal) X2 (Chi Square), karena variabel independen dan dependen nya terdiri dari data kategorik. (n, %, p)

Karakteristik Demografi (Jenis kelamin, usia, status menikah, jumlah tanggungan), masa kerja (Ordinal)

Rencana Kerja (Ordinal) X2 (Chi Square), karena variabel independen dan dependen nya terdiri dari data kategorik. (n, %, p)

H. Etika Penelitian

Setelah mendapatkan ethical clearance dari komisi etik penelitian FK UGM.

Responden yang terlibat dalam penelitian ini terlebih dahulu diminta kesediaannya secara sukarela, bersedia atau tidak menjadi responden. Kepada responden diberi penjelasan mengenai tujuan, prosedur, dan manfaat penelitian serta harapan peneliti terhadap kejujuran responden. Selain itu dijelaskan bahwa penelitian ini tidak menimbulkan dampak negatif terhadap responden serta dijamin kerahasiaannya yang diberikan baik dalam pengumpulan, pengolahan maupun penyajian data. Selanjutnya bagi responden yang bersedia diminta untuk menandatangani surat persetujuan penelitian yang telah disiapkan.

I. Jalannya Penelitian

Jalannya penelitian ini dibagi dalam beberapa tahap sebagai berikut:

1. Prosedur pengumpulan data

Pengumpulan data dalam penelitian ini melalui kuesioner oleh responden dengan atau tanpa pengawasan. Langkah pengumpulan datanya sebagai berikut:

a. Memohon izin kepada Direktur Rumah Sakit Citra Harapan – Bekasi, untuk mengadakan penelitian terhadap para perawat.

b. Membuat surat disposisi kepada seluruh responden dengan persetujuan Diklat Rumah Sakit Citra Harapan – Bekasi.

c. Memberikan kode masing-masing kuesioner dengan kode “K”.

d. Membagikan kuesioner ke setiap bagian dan menjelaskan kepada responden tentang tujuan penelitian dan cara mengisi atau menjawab pernyataannya.

Pembagian tersebut adalah :

1. K1–K21 dibagikan ke bagian administrasi keperawatan lt3 (21) 2. K22–K35 dibagikan ke bagian administrasi keperawatan lt4 (14) 3. K36–K50 dibagikan ke bagian administrasi keperawatan lt5 (15) 4. K51–K60 dibagikan ke bagian ICU (10)

5. K61–K71 dibagikan ke bagian UGD (11)

6. K72–K78 dibagikan ke bagian kamar bersalin (7) 7. K79-K88 dibagikan ke bagian Poliklinik (9) 8. K89-K93 dibagikan ke bagian Kamar Bayi (5) 9. K94-K98 dibagikan ke bagian Perina (5) 10. K99-K103 dibagikan ke bagian OK (4)

e. Meminta responden menandatangani surat pemberian persetujuan menjadi subjek penelitian.

f. Peneliti menunggu dan memberi kesempatan kepada responden untuk mengisi kuesioner di tempat pada saat itu juga.

g. Setelah selesai mengisi kuesioner responden mengumpulkan kuesioner langsung kepada peneliti saat itu juga dan tidak boleh dibawa pulang.

h. Pengecekan oleh peneliti pada lembar kuesioner :

1. Apakah lengkap, dalam arti semua pernyataan sudah terisi semua atau belum.

2. Apakah jawaban atau tulisan masing-masing pertanyaan cukup jelas dan terbaca.

Jika belum lengkap responden diharapkan untuk mengecek kembali dan melengkapi jawaban kuesioner yang sudah diberikan kepada peneliti, jika telah lengkap maka responden telah selesai mengisi kuesioner.

2. Pengolahan data a. Koding data

Mengubah data berbentuk kalimat atau huruf menjadi data angka atau bilangan.

Koding atau pemberian kode sangat berguna dalam memasukkan data. Pada pemasukan data dalam penelitian ini untuk skala retensi menggunakan skala likert yaitu SS (sangat setuju) = 4, S (setuju) = 3, TS (tidak setuju) = 2, dan STS (sangat tidak setuju) = 1. Pada penelitian ini tidak dimasukkan Ragu-ragu dikarenakan akan menimbulkan penilaian yang tidak tepat dengan tujuan penelitian. Di dalam kuesioner pada pertanyaan nomor 5, 10 dan 15, penilaiannya dilakukan terbalik yaitu SS (sangat setuju) = 1, S (setuju) = 2, TS (tidak setuju) = 3, dan STS (sangat tidak setuju) = 4.

Untuk rencana kerja perawat di masa depan untuk 5 tahun ke depan pada kuesioner terdapat beberapa plihan jawaban yaitu 1) tetap dalam posisi atau jabatan sekarang; 2) meninggalkan keperawatan untuk profesi lain; 3) keluar dari keperawatan dan pensiun dari semua bentuk pekerjaan; 4) melanjutkan pendidikan; 5) dan lain-lain.

Jika responden menjawab nomer 1 maka berarti responden tetap bekerja atau retensi, jika responden menjawab nomer 2-5 berarti responden tidak tetap bekerja atau keluar.

Dan saat responden memilih maka responden harus juga memberikan alasan.

b. Memasukkan data (data entry)

Seluruh data yang telah diberi kode kemudian diolah dengan menggunakan bantuan komputer.

c. Membersihkan data (data cleaning)

Setelah semua data dari sumber telah selesai dimasukkan, kemudian di check kembali untuk melihat kemungkinan-kemungkinan adanya kesalahan-kesalahan kode, ketidak lengkapan, dan sebagainya, kemudian dilakukan pembetulan atau koreksi.

Proses ini disebut pembersihan data (data cleaning).

d. Uji statistik

Setelah semua data di check kembali kemudian dilakukan uji statistik pada data yang tersedia.

J. Keterbatasan Penelitian

Peneltian ini memiliki beberapa keterbatasan. Adapun keterbatasannya adalah:

1. Kualitas data

Instrumen yang dipergunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini adalah kuesioner. Pada penggunaan instrument yang berbentuk kuesioner mengandung informasi terbatas, sehingga tidak bisa menggali persepsi responden lebih dalam (Brink dan Wood, 2000). Kualitas data sangat tergantung pada kejujuran dan kebenaran responden perawat dalam memberikan jawaban terhadap retensi perawat.

2. Sampel penelitian

Sampel dalam penelitian ini diambil dari total perawat RS Citra Harapan Bekasi sebanyak 103 perawat, sehingga hasil penelitian ini tidak dapat digeneralisasi. Jika jumlah sample yang banyak memungkinkan untuk hasil penelitian lebih optimal.

3. Hasil analisis data

Hasil analisis korelasi karakteristik demografi kecuali usia, masa kerja, dan rencana kerja masa depan dengan retensi perawat tidak menunjukkan hasil yang signifikan.

Hal tersebut tampak dari kurangnya jumlah sampel.

BAB IV

Dokumen terkait