• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN A. Jenis Dan Lokasi Penelitian

1. Jenis Penelitian

Jenis penelitan yang digunakan adalah penelitan kuantitatif dengan melihat

gambaran psikososial di tempat kerja pada karyawan di Hotel Aston Makassar

Tahun 2019.

2. Lokasi Penelitian

Penelitian ini dilakukan pada pekerja di Hotel Aston Makassar.

B. Pendekatan Penelitian

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif

dengan mendeskripsikan setiap variabel yang diteliti pada pekerja di Hotel Aston

Makassar.

C. Populasi Dan Sampel Penelitian 1. Populasi Penelitian

Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau subyek

yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti

untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2016).

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja shift pagi, siang dan

malam di Hotel Aston Makassar pada tahun 2019 yang terdiri dari 56 orang.

2. Sampel Penelitian

Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Exhaustive

sampling. Menurut Murti (2006) Exhaustive sampling yaitu tekhnik memilih

mengambil semua anggota populasi sebagai sampel. Jadi, jumlah sampel yang

digunakan yaitu seluruh pekerja shift pagi, siang dan malam sebanyak 56 orang.

Tabel 3.1 Jumlah Sampel Pada Setiap Unit

Unit Kerja Jumlah Tenaga Kerja

Front Office 10

F & B Service 15

F & B Product 14

Housekeeping 17

Jumlah 56

Sumber : Data sekunder, 2019 D. Metode Pengambilan Data

Metode pengumpulan data dalam penelitian ini dapat dilihat sebagai

berikut :

1. Data Primer

Menurut Sugiyono (2011:187) dalam Ricky (2013) data primer

merupakan data yang diperoleh langsung dari sumbernya atau objek penelitian.

Data primer biasanya diperoleh dengan wawancara langsung kepada objek atau

dengan pengisian kuesioner yang dijawab oleh objek penelitian.

Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung oleh peneliti

berupa data-data yang didapatkan langsung melalui wawancara dan observasi

kepada pekerja di hotel terkait, jumlah pekerja keseluruhan dan setiap

departemen, dan profil perhotelan.

2. Data Sekunder

Menurut Sugiyono (2011:187) dalam Ricky (2013) data sekunder

merupakan sumber yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data

penelitian ini adalah data-data yang diambil dari jurnal sebagai tambahan

informasi bagi peneliti.

E. Instrumen Penelitian

Pada penelitian ini instrument yang digunakan adalah kuesioner yang

berisi pertanyaan untuk diisi oleh responden yaitu para pekerja di Hotel Aston

Makassar.

Instrument penelitian yang digunakan adalah kuesioner COPSOQ II (The

Copenhagen Psychosocial Questionnaire) untuk menilai psikososial di tempat

kerja. Kuesioner ini merupakan alat ukur yang dipublikasikan oleh Jan Hyld

Pejtersen, Tage Sondergard Kristensen dan Vilhelm Borg (2010) dari Danish

National Institute for Occupational Health di Copenhagen.

Pada penelitian ini, peneliti menggunakan kuesioner COPSOQ II versi

short dengan pertimbangan waktu dan kondisi pekerja. Pembahasan dalam

kuesioner COPSOQ II juga lebih mendetail karena terdapat penyebab seperti

tuntutan di tempat kerja dan juga dampaknya yaitu kesehatan dan kesejahteraan

(Pejtersen dkk, 2017) :

Tidak pernah : Perlakuan akan sesuatu yang tidak pernah dilakukan

Kadang-kadang : Perlaukan akan sesuatu yang tidak setiap hari dirasakan

F. Validitas dan Realibilitas 1. Validitas

Validitas merupakan suatu indeks yang menunjukkan alat ukur itu

benar-benar mengukur apa yang diukur. Ciri validitas yaitu ketepatan ukuran,

mengukur apa yang akan diukur (sensitivitas) dan tidak terukur hal lain selain

yang akan diukur (spesivitas). Valid artinya reliabel dan tepat ukur. Validitas

pengukuran mencakup alat ukur dengan metode ukur yang digunakan peneliti

(Saryono dan Anggraeni, 2013).

Pada dasarnya, kuisener COPSOQ II (The Copenhagen Psychosocial

Questionnaire) ini merupakan kuisener baku yang telah melakukan uji validitas

pada pekerja usia 20-59 tahun di Denmark dengan jumlah responden

3517 (Pejtersen dkk, 2010).

2. Realibilitas

Uji reliabilitas adalah istilah yang dipakai untuk menunjukan sejauh mana

suatu hasil pengukuran relatif konsisten apabila pengukuran diulang dua kali atau

lebih (Umar, 2003:176). Uji Reliabilitas dilakukan dengan menggunakan

Cronbach alpha (α).

Pada dasarnya, kuisener COPSOQ II (The Copenhagen Psychosocial

Questionnaire) telah diuji realibilitasnya menggunakan tekhnik Cronbach‟s Alpha

dengan hasil :

1. Tuntutan di tempat kerja

a. Tuntutan kuantitatif : cronbach‟s alpha 0,82.

b. Kecepatan kerja : cronbach‟s alpha 0,84.

c. Tuntutan emosional : cronbach‟s alpha 0,87.

d. Tuntutan untuk menyembunyikan emosional : cronbach‟s alpha 0,84.

a. Pengaruh pekerja di tempat kerja : cronbach‟s alpha 0,73.

b. Komitmen dari organisasi : cronbach‟s alpha 0,77.

c. Pemberian pengembangan keterampilan : cronbach‟s alpha 0,77.

d. Variasi pekerjaan : cronbach‟s alpha 0,70.

3. Hubungan interpersonal dan kepemimpinan

a. Penghargaan (reward) : cronbach‟s alpha 0,83

b. kejelasan peran : cronbach‟s alpha 0,78

c. dukungan sosial dari rekan kerja : cronbach‟s alpha 0,70.

4. Work individual interface : cronbach‟s alpha 0,80

5. Nilai-nilai di tempat kerja : cronbach‟s alpha 0,73

6. Perilaku ofensif : cronbach‟s alpha 0,76

7. Kesehatan dan kesejahteraan kerja : Cronbach‟s alpha 0,76

G. Teknik Pengolahan Dan Analisis Data 1. Teknik Pengolahan

Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak untuk

menganalisis data statistic yang meliputi beberapa tahap-tahap sebagai berikut :

a. Data Coding (Mengkode Data)

Kode data dilakukan dengan memberi kode pada tiap jawaban responden.

Pemberian kode dimaksudkan untuk memudahkan dalam memasukkan data.

b. Data Editing (Mengedit Data)

Pada tahap ini dilakukan proses penyuntingan yang dilakukan sebelum

proses pemasukan data untuk melihat apakah jawaban yang ada di kuisener telah

lengkap, jelas, relevan dan konsisten yaitu dengan cara mengukur, mengurutkan,

c. Data Entry (Memasukkan Data)

Daftar pertanyaan yang telah dilengkapi dengan pengisian kode jawaban

selanjutnya dimasukkan ke dalam program software SPSS pada komputer untuk

dilakukan analisis univariat yaitu untuk mengetahui gambaran secara umum pada

variable yang diteliti.

d. Data Cleaning (Membersihkan Data)

Pembersihan data merupakan proses terakhir dalam pengelolaan data yang

berfungsi mengecek kembali data yang telah dimasukkan untuk memastikan data

tersebut tidak ada yang salah.

2. Analisis Data

Analisis data dilakukan menggunakan uji statistic dengan menggunakan

komputerisasi dengan analisis univariat yaitu analisa yang dilakukan dengan

melihat distribusi frekuensi karakteristik pekerja dan psikososial di tempat kerja.

3. Penyajian Data

Hasil pengolahan data tersebut disajikan dalam bentuk diagram, grafik,

67 BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN