Lokasi penelitian bertempat di Kawasan Pesisir Kota Makassar yang wilayah administratifnya terfokus di Pulau Lae-lae, Kelurahan Lae-lae, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar dengan waktu penelitian kurang lebih 2 bulan. Lokasi ini dipilih secara sengaja (Purposive) dengan pertimbangan lokasi ini merupakan salah satu kawasan pesisir Kota Makassar yang berdampak langsung pada kegiatan pembangunan reklamasi yang mempengaruhi keberlanjutan kota di wilayah pesisir Kota Makassar.
B. Jenis dan Tipe Penelitian 1. Jenis penelitian
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif karena bertujuan untuk menjelaskan hasil pengamatan dan wawancara yang telah penulis lakukan dan dokumentasi yang penulis dapatkan mengenai sustainable cities and communities dalam perubahan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir di kota Makassar. Penulis akan mencoba menjelaskan terlebih dahulu akar masalah yang terjadi, kemudian menggunakan beberapa alat analisis masalah sebagai penjelasan yang lebih dalam. Penjelasan itu menggunakan argument yang untuk memudahkan pembaca dalam menyimaknya. Data yang diperoleh coba digabungkan dengan argument penulis, sehingga saling menguatkan hasil penelitian.
25
2. Tipe penelitian
Tipe penelitian ini adalah fenomenologi yang dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara jelas mengenai masalah mengenai yang diteliti berdasarkan pengalaman yang telah dialami informan. Masalah yang akan diteliti terkait sustainable cities and communities dalam perubahan sosial ekonomi masyarakat
pesisir pulau lae-lae.
C. Sumber Data
Sumber data yang di gunakan ada dua, yaitu:
1. Data Primer, melalui wawancara langsung dengan informan yang berhubungan dengan fokus penelitian. Pada penelitian ini, data primer diperoleh dengan teknik wawancara mendalam yang dilakukan dengan informan yang berkaitan dengan masalah perubahan sosial dan ekonomi masyarakat pesisir kota Makassar.
2. Data Sekunder, sebagai pelengkap dan pendukung data primer, diperoleh melalui tulisan-tulisan yang relevan dengan penelitian. Data sekunder merupakan data yang sudah diolah dalam bentuk naskah tertulis atau dokumen.
D. Informan Penelitian
Adapun teknik penentuan informan dalam penelitian ini berdasarkan purposive sampling atau sengaja memilih orang-orang yang di anggap dapat memeberikan
informasi yang akurat sesuai dengan penelitian yaitu tentang sustainable cities and communities dalam perubahan sosial ekonomi masyarakat pesisir di pulau Lae-lae.
Adapun yang akan dijadikan informan dalam penelitian ini adalah:
Tabel 1.Informan Penelitian
No NAMA JABATAN INISIAL KETERANGAN
1. H.Mansur Gessa
2. Imbang Muryanto Kabid Infrastruktur dan pengembangan
Sumber data dalam penelitian ini adalah kata-kata dan tindakan para informan sebagai data primer dan tulisan atau dokumen yang mendukung pernyataan informan dan selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain, adapun tehnik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah :
27
1. Observasi
Observasi adalah pengamatan dan pencacatan sistematik tentang gejala-gejala yang di amati. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi langsung (direct observation) dan sebagai peneliti yang menempatkan diri sebagai pengamat (rocegnized outsider) sehingga interaksi peneliti dengan subjek penelitian bersifat terbatas. Dengan melakukan observasi , peneliti mencatat apa saja yang dilihat dan mengganti dari dokumen tertulis untuk memberikan gambaran secara utuh tentang objek yang akan diteliti. Lebih rincinya observasi ini terkait dengan peran pemerintah dalam memjalankan program keberlanjutan kota di Kota Makassar.
2. Wawancara
Penelitian ini dilakukan dengan cara mengadakan wawancara secara langsung (Tanya jawab dalam bentuk komunikasi verbal) kepada semua informan yang ada.
Teknik wawancara yang digunakan adalah teknik wawancara terstruktur dengan menyiapkan bentuk-bentuk pertanyaan yang sama antar informan satu dengan informan yang lainnya.
3. Dokumentasi
Dokumentasi, yaitu pencatatan dokumen dan data yang berhubungan dengan penelitian ini. Data ini berfungsi sebagai bukti dari hasil wawancara di atas. Kegiatan yang dilakukan untuk memperoleh data yang diperlukan dengan menelusuri dan mempelajari dokumen-dokumen yang sudah ada. Hal ini dimaksud untuk mendapat data dan informasi yang berhubungan dengan materi penelitian. Studi dokumentasi
dilakukan dengan mepelajari tulisan-tulisan dan hasil laporan lain yang ada kaitannya dengan objek penelitian.
F. Tehnik Analisis Data
Adapun teknik analisis data yang di gunakan pada penelitian ini dikemukakan oleh Miles dan Human (dalam Aswad, 2018) memiliki langkah sebagai berikut:
1. Reduksi data (Data reduction)
Reduksi data berarti merangkum, memilih hal yang pokok dan memfokuskan pada hal yang penting. Reduksi data juga berarti komponen pertama dalam analisis data yang memperpendek, mempertegas, dan membuang hal yang dirasa penting ataupun tidak berkaitan dengan fokus penelitian sehingga penarikan kesimpulan dapat dilakukan.
2. Penyajian data (Display data)
Penyajian data adalah bentuk rakitan data dalam uraian singkat. Menyajikan data yang sering digunakan dalam penelitian kualitatif yaitu bersifat naratif. Hal ini dimaksudkan untuk memahami apa yang terjadi secara mudah.
3. Penarikan kesimpulan (conclusion drawing)
Langkah terakhur dari model ini adalah penarikan kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan sejak awal namun juga tidak karena masalah dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan berkembang setelah penelitian ada
29
dilapangan. Kesimpulan penelitian kualitatif merupakan temuan baru yang sebelumnya ada berypa eskripsi atau gambaran yang sebelumnya belum jelas menjadi jelas.
G. Pengabsahan Data
Triangulasi bermakna yakni mengadakan pengecekan kebenaran data yang akan dikumpulkan dari berbagai sumber data, dengan menggunakan tehnik pengumpulan data yang lain, serta pengecekan pada waktu yang berbeda. Menurut William (dalam Sugiono, 2010:2003) menjelaskan triangulasi didalam kredibilitas di artikan sebagai pengecekan data dari sumber berbagai cara dan waktu. Dengan itu terdapat triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data serta waktu.
1. Triangulasi sumber
Triangulasi sumber dilakukan dengan bentuk pengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Dalam hal ini peneliti melakukan pengumpulan data yang sudah diperoleh melalui pengamatan, wawancara dan dokumen-dokumen yang ada. Kemudian peneliti membandingkan hasil wawancara dengan dokumen yang ada.
2. Triangulasi teknik
Triangulasi teknik dilakukan dalam bentuk pengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda, dalam hal ini data diperoleh dengan wawancara lalu di cek dengan observasi dan dokumen. Apabila dengan tiga teknik pengujian kredibilitas data tersebut, menghasilkan data yang tidak sama maka, peneliti
melakukan diskusi lebih lanjut kepada sumber data yang bersangkutan atau lainnya untuk menghasilkan data mana yang dianggap benar atau mungkin semuanya benar karena sudut pandang yang berbeda-beda.
3. Triangulasi waktu
Triangulasi waktu yaitu untuk menguji kredibilitas data yang di lakukan dengan mengecek data dengan teknik wawancara di pagi hari pada saat narasumber masih segar, dan pada sore hari saat narasumber sudah merasa jenuh dan dipenuhi oleh banyak masalah. Bila hasil uji menghasilkan data yang berbeda maka, di lakukan cara berulang-ulang hingga ditemukan kepastian datanya.
31 BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN