• Tidak ada hasil yang ditemukan

Dalam penelitian ini dilakukan selama dua bulan mulai dari bulan juli sampai pada bulan september. Dalam penelitian ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengetahui strategi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Bone.

Lokasi penelitian ini dilaksanakan pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bone, dipilihnya lokasi penelitian ini karena melihat jalan yang terdapat di Kabupaten Bone masih banyak jalanan baik dalam kondisi rusak ringan, sedang dan berat yang perlu diadakan perbaikan

B. Jenis dan Tipe Penelitian 1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang akan dilaksanakan ini merupakan penelitian kualitatif, dimana penelitian ini berangkat dari data lapangan dengan menggunakan teori yang sudah ada sebagai pendukung, kemudian hasil yang didapat dari proses penelitian akan memunculkan teori dari data – data tersebut.

2. Tipe Penelitian

Tipe penelitian yang digunakan adalah tipe penelitian deskriptif kualitatif dengan melalui observasi untuk mengetahui strategi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Bone.

C. Sumber Data 1. Data Primer

Data primer merupakan sumber data yang didapatkan melalui kegiatan wawancara dengan subjek penelitian dan dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung di lapangan. Dalam penelitian ini data primer berupa catatan hasil wawancara dan hasil pengamatan langsung ketika berada di lapangan yang didapatkan melalui wawancara dengan Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan, dan masyarakat Kabupaten Bone khususnya pengguna jalan.

2. Data Sekunder

Data sekunder merupakan sumber data yang tidak langsung memberikan data kepada pengumpul data, misalnya melalui orang lain atau lewat dokumen. Sumber data sekunder digunakan untuk mendukung informasi yang didapatkan dari sumber data primer yaitu dari dokumen, bahan pustaka, literatur – literatur, buku, laporan – laporan, penelitian terdahulu dan catatan perkuliahan yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.

D. Informan

Teknik penentuan informan dilaksanakan dengan melalui cara purposive memilih orang – orang yang dianggap paling mengetahui dan dapat memberikan informasi yang sesuai dengan tujuan dari suatu penelitian.

Tabel 3.1 Daftar Informan

No. Jabatan/Instansi Jumlah

1. Kepala Sub Bagian Program 1 Orang

1. Kepala Bidang Jalan dan Jembatan 1 Orang

2. Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan 1 Orang

3. Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan 1 Orang

4. Masyarakat Kabupaten Bone khususnya pengguna jalan

2 Orang

Total 6 Orang

E. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data adalah suatu langkah yang sangat strategis dalam sebuah penelitian, sebab tujuan utama dari sebuah penelitian yaitu untuk memperoleh data yang paling akurat. Untuk mendapatkan data yang tepat maka pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara dan observasi serta dokumentasi.

1) Observasi

Observasi adalah pengumpulan data yang dilaksanakan dengan cara mencatat secara sistematis dan mengamati fenomena – fenomena yang diselidiki. Penelitian ini menggunakan teknik obsevasi non partisipatif, dimana pada pelaksanaannya peneliti tidak terlibat langsung dengan aktivitas – aktivitas orang yang diamati, dan hanya sebagai pengamat independen.

2) Wawancara

Wawancara adalah percakapan dengan maksud tertentu, yang dilakukan oleh dua pihak yaitu pewawancara sebagai orang yang mengajukan pertanyaan dan diwawancarai sebagai orang diberikan pertanyaan. Metode wawancara dilakukan untuk memperoleh data tentang strategi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam memperbaiki infrastruktur jalan desa di Kabupaten Bone.

Penelitian ini memakai wawancara semi terstruktur yang berarti wawancara dalam pengimplementasiannya lebih longgar dibanding dengan memakai wawancara terstruktur. Pewawancara memberikan pertanyaan kepada informan namun dapat berkembang dan lebih bebas sesuai dengan informasi dan situasi yang diperlukan oleh informan. Wawancara semi terstruktur bertujuan untuk mendapatkan masalah – masalah secara lebih terbuka, dimana pihak yang diwawancarai dimintai ide – ide dan pendapatnya.

Dalam penelitian ini wawancara dilakukan tatap muka dengan informan, mengenai strategi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam memperbaiki infrastruktur jalan desa di Kabupaten Bone.

3) Dokumentasi

Dokumentasi ialah tahap dalam mengumpulkan data yang dilaksanakan dengan cara mendatangi Kantor Dinas Pekerjaan dan Penataan Ruang Kabupaten Bone untuk mengkaji atau menganalisis dokumen-dokumen baik berupa referensi, buku, pasal maupun peraturan yang memiliki keselarasan dengan penelitian ini dengan bermaksud menyempurnakan data-data yang dibutuhkan serta telaah pustaka dan cara pengumpulan data, seperti dokumen-dokumen yang bisa menunjang dan terkait dengan masalah baik berupa literatur, buku, laporan dan lain sebagainya.

F. Teknik Analisi Data

Analisis data adalah sebuah langkah penting dalam rangka mendapatkan penemuan-penemuan hasil penelitian. Oleh karena itu, data akan menuntun kearah temuan ilmiah apabila dianalisis. Analisis data adalah langkah selanjutnya untuk melakukan pengolahan data dari hasil penelitian menjadi data, dimana data yang telah diperoleh, dikerjakan dan dimanfaatkan sedemikian rupa untuk menyimpulkan persoalan yang diajukan dalam menyusun hasil penelitian. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah model analisis interaktif (interactive model). Dalam model ini terdapat tiga komponen pokok. Menurut Miles da Huberman dalam Sugiono (2013) ketiga komponen tersebut ialah:

1. Reduksi Data

Reduksi data adalah bagian paling utama analisis data untuk membuat fokus, memperpendek, mempertegas, serta membuang hal yang tidak penting

dan mengatur data sedemikian rupa sehingga simpulan peneliti dapat dilakukan.

2. Sajian Data

Sajian data merupakan suatu rakitan informasi yang memungkinkan kesimpulan. Secara singkat dapat berarti cerita sistematis dan logis supaya makna peristiwanya menjadi lebih muda dipahami.

3. Verifikasi dan Penarikan Kesimpulan

Dalam awal pengumpulan data peneliti sudah harus mulai mengerti apa arti dari hal-hal yang ia temui dengan mencatat peraturan-peraturan sebab akibat, dan berbagai proporsi sehingga penarikan kesimpulan dapat dipertanggung jawabkan.

G. Teknik Pengabsahan Data

Pengabsahan data ialah bentuk batasan berkaitan suatu kepastian, bahwa yang berukur benar-benar merupakan variabel yang ingin diukur. Salah satu tekniknya ialah dengan melalui proses triangulasi, yaitu teknik pemeriksaan keabsahan data yang mengeksploitasi sesuatu yang lain diluar data itu untuk kebutuhan pemeriksaan untuk sebagai perbandingan untuk data tersebut. Triangulasi pada hakikatnya merupakan lebih dari satu metode yang dilaksanakan oleh peneliti pada saat menganalisis dan mengumpulkan data. Pada dasarnya merupakan suatu kejadian yang ditelusuri atau diteliti dapat dimengerti dengan sebaik-baiknya sehingga memperoleh kebenaran yang sesungguhnya jika melalui pendekatan dari beberapa sudut pandang, adapun bentuk triangulasi yaitu:

1. Triangulasi Sumber

Membandingkan dengan cara memeriksa kembali derajat dari suatu informasi yang didapat dengan melalui sumber yang tidak sama. Seperti membuat perbandingan terkait wawancara dengan hasil pengamatan, melakukan perbandingan antara hasil wawancara dengan dokumen yang ada.

2. Triangulasi Teknik

Untuk memperoleh data informasi yang dibutuhkan dalam penelitian ini, maka agar dapat menguji kepercayaan data dilaksanakan dengan memakai cara menkroscek data kepada sumber yang sama dengan melalui teknik yang berbeda.

3. Triangulasi Waktu

Triangulasi waktu digunakan untuk validitas data yang berkaitan dengan pengecekan dengan beberapa sumber dengan juga beberapa cara dan juga berbagai waktu. Perubahan suatu proses dan perilaku manusia mengalami perubahan dari masa ke masa sehingga untuk memperoleh data yang sah melalui observasi penelitian perlu diadakan pengamatan tidak hanya satu kali pengamatan.

36 BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Dokumen terkait