• Tidak ada hasil yang ditemukan

17

sehingga sumber daya yang dimiliki oleh organisasi dapat dimanfaatkan dan dipergunakan sebaik-baiknya.

H. Metode Penelitian

1. Sumber Data

Sumber data merupakan suatu sumber dimana data dapat diperoleh. Dalam memilih sumber data, peneliti harus benar-benar berpikir mengenai kemungkinan kelengkapan informasi yang akan dikumpulkan dan juga validitasnya. Menurut H.B Sutopo “Sumber data penelitian kualitatif dapat berupa manusia, peristiwa dan tingkah laku, dokumen dan arsip serta berbagai benda lain”.

a. Data Primer yakni melakukan observasi diUIN Sunan Ampel Surabaya tentang tata letak fasilitas. Selain itu, sumber data primer lainnya adalah wawancara. Dalam hal ini subyek peneliti yang dilakukan kepada para pegawai. Serta di lengkapi dengan adanya dokumen, yakni merupakan bahan tertulis/benda yang berkaitan dengan peristiwa atau aktivitas tertentu. Dalam penelitian ini, dokumen yang digunakan sebagai sumber data antara lain: foto, denah tata ruang, dan laporan-laporan.

18

2. Sampel

Sampel penelitian ini adalah ruang yang ada di UIN Sunan Ampel Sunan Ampel dengan ruang bagian yang berhubungan dengan unit pelayanan mahasiswa atau pegawai semua berada di lantai 1, di lantai 1 juga terdapat kantor Dekan, Wakil Dekan I,II,III dan ruang meeting. Praktis semua kegiatan terpusat di lantai 1 sehingga lantai 1 menjadi lantai utama di setiap Fakultasnya yakni di:

a. Rektorat UIN Sunan Ampel Surabaya.

b. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

c. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan d. Fakultas Dakwah.dan Komunikasi 3. Teknik Pengumpulan Data

Dalam penelitian ini, teknik-teknik pengumpulan data yang digunakan adalah:

a. Observasi merupakan metode pengumpulan data yang digunakan untuk menghimpun data penelitian melalui pengamatan danpengindraan. Dalam hal ini, peneliti mengamati proses pertukaran informasi dan mobilisasi pegawai di UIN Sunan Ampel Surabaya. b. Wawancara, merupakan suatu interaksi yang di dalamnya terdapat

pertukaran atau sharing aturan, tanggung jawab, kepercayaan, motif dan informasi dengan mewawancarai pegawai di Rektorat, Fakultas

19

Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Sunan Ampel Surabaya. Dalam hal ini, penulis membuat daftar pertanyaan yang relevan dengan penelitian yang dilakukan. Jawaban atas pertanyaan tersebut digunakan sebagai data utama dalam mendukung kebenaran-kebenaran data-data yang ada.

c. Analisis Dokumentasi, dilakukan dengan mengumpulkan data dengan mempelajari dokumen, arsip, dan laporan-laporan yang ada di UIN Sunan Ampel Surabaya, antara lain berupa struktur organisasi, job description, denah tata ruang kantor, serta dokumen lain yang relevan. 4. Validasi

Pengumpulan data sering kali terjadi perbedaan bahkan pertentangan antara sumber data terhadap data yang diperoleh. Untuk itu diperlukan suatu teknik pengabsahan data, dalam penelitian kualitatif data yang dikumpulkan diolah dan diuji validitasnya melalui trianggulasi. Menurut Lexy J. Moleong (2001:178) menjelaskan bahwa “trianggulasi adalah teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap suatu data itu”.

Patton dalam H. B. Sutopo (2002) terdapat empat macam teknik trianggulasi, yaitu:

20

a. Trianggulasi data, cara ini mengarahkan peneliti agar dalam mengumpulkan data, peneliti wajib menggunakan beragam sumber yang tersedia. Artinya, data yang sejenis akan lebih mantap kebenarannya jika digali dari berbagai sumber yang berbeda. Trianggulasi data sering disebut trianggulasi sumber.

b. Trianggulasi peneliti, hasil peneliti baik data maupun kesimpulan mengenai bagian atau keseluruhannya bisa diuji validitasnya dari beberapa peneliti.

c. Trianggulasi metodologi, jenis trianggulasi ini bisa dilakukan oleh seorang peneliti dengan mengumpulkan data sejenis tetapi menggunakan teknik atau metode yang pengumpulan data yang berbeda. Dengan menggunakan metode yang berbeda untuk satu informasi yang sama, peneliti dapat menarik kesimpulan atas data yang digali secara lebih mantap.

d. Trianggulasi teoritis, menggunakan prespektif lebih dari satu teori dalam membahas permasalahan yang dikaji. Hal ini dikarenakan setiap pandangan teori selalu memiliki kekhususan cara pandang, maka dengan menggunakan beberapa prespektif dapat menghasilkan simpulan yang multidimensi.

Untuk memastikan keabsahan data, dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi data. Data yang didapat akan dilakukan perbandingkan dan

21

mengecek balik dengan SOP (Standart Operasional Prosedur) UIN Sunan Ampel. Dengan teknik ini data yang diperoleh melalui sember yang satu bisa lebih teruji kebenarannya bila dibandingkan dengan data sejenis yang diperoleh dari sumber yang berbeda.

5. Teknik Analisis Data

Data yang telah berhasil dikumpulkan selanjutnya akan dianalisis secara deskriptif kualitatif, yaitu analisis yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati dengan metode yang telah ditentukan. Tujuan dari metode ini adalah untuk membuat deskripsi atau gambaran mengenai objek penelitian secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antar fenomena yang diselidiki. Analisis yang dilakukan dengan menggunakan analisis isi (content analysis), yaitu motode ilmiah untuk mengkaji dan menarik kesimpulan atas suatu fenomena dengan memanfaatkan dan menggunakan dokumen (teks) sebagai bahan penelitian. Fakta-fakta yang dikumpulkan adalah dokumentasi-dokumentasi dari observasi (pengamatan) yang dilakukan oleh penulis serta diikuti dengan wawancara kepada pegawai yang terkait

Analisis isi peneliti mengungkapkan hal-hal yang terdapat pada dokumen yang didapatkan dari UIN Sunan Ampel Surabaya, yaitu terkait dengan tata letak ruang. Selain itu dokumen-dokumen yang terkumpul

22

juga digunakan untuk mengungkapkan tata letak ruang yang lama untuk bisa diubah ke tata letak ruang baru UIN Sunan Ampel Surabaya.

I. Sistematika penulisan

Sistematika pembahasan ini dipaparkan dengan tujuan untuk memudahkan penelitian dan pemahaman. Oleh karena itu, dalam penelitian skripsi ini dibagi dalam beberapa bab, pada tiap-tiap bab terdiri dari beberapa sub bab, sehingga pembaca dapat memahami dengan mudah. Adapun sistematika pembahasannya adalah:

Bab pertama adalah pendahuluan. Dalam bab ini terdiri dari latar belakang masalah, identifikasi masalah dan batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitaian, kegunaan penelitian, definisi operasional, kajian pustaka, metodologi penelitian (meliputi data yang dikumpulkan, sumber data, teknik pengumpulan data, teknik pengolahan data, dan teknik analisis data) serta sistematika pembahasan.

Bab kedua adalah landasan teori, yang memuat tentang tata letak ruang dan analisis BLOCPLAN.

Bab ketiga adalah deskripsi hasil yang meliputi gambaran umum tentang UIN Sunan Ampel Surabaya, deskripsi tata letak ruang gedung Rektorat, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas

23

Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di lapangan.

Bab keempat adalah analisis masalah yang diangkat peneliti dalam penelitian. Adapun bab ini menjelaskan pelaksanaan tata letak ruang kantor dalam mencapai efisiensi kerja pegawai di Uin Sunan Ampel Surabaya. Bab ini juga mengemukaan permasalahan yang timbul mengenai layoutkantor dalam mencapai efisiensi kerja pegawai di Uin Sunan Ampel Surabaya. Analisis ini dilakukan agar menemukan solusi yang tepat dalam penerapanlayout baruyang sesuai dan baik.

Bab kelima merupakan bab terakhir yang berisi kesimpulan dari hasil penelitian dan saran-saran yang sebaiknya dilakukan Uin Sunan Ampel Surabaya dalam menerapkan tata letak ruang yang baru dengan analisi BLOCPLAN.

24 BAB II

Dokumen terkait