METODE PENELITIAN
3.1. Jenis Penelitian
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, yang termasuk dalam rumpun causal research yaitu suatu penelitian yang mencari dan mendeskripsikan adanya hubungan (sebab-akibat) dan pengaruh dari variable-variabel penelitian untuk ditarik kesimpulan.
3.2. Tempat Dan Waktu Penelitian
Penelitian akan dilaksanakan di Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara Jl. Prof. T.M. Hanafiah, SH Medan. Penelitian dilaksanakan dengan mengumpulkan data melalui penyebaran kuesioner kepada Mahasiswa Manajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara. Waktu penelitian akan dilakukan pada bulan April 2011 sampai dengan Juni 2011.
3.3.Batasan Operasional
Batasan operasional dalam penelitian ini adalah :
a. Variabel bebas (X) adalah variabel yang nilainya tidak tergantung pada variabel lain, yaitu faktor psikologis (motivasi, persepsi, pembelajaran, keyakinan dan sikap).
b. Variabel terikat (Y) adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain, yaitu keputusan konsumen dalam pembelian air mineral aqua.
3.4.Definisi Operasional Variabel
Dalam penelitian ini ada dua variabel yaitu :
a. Variabel bebas, yaitu variabel yang nilainya tidak tergantung pada variabel lain. Adapun yang menjadi variabel bebas pada penelitian ini adalah faktor psikologis yang terdiri dari :
1. Motivasi, adalah dorongan kebutuhan dan keinginan individu yang diarahkan pada tujuan untuk memperoleh kepuasan.
2. Persepsi, adalah proses bagaimana seseorang individu memilih, mengorganisasikan, dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi.
3. Pembelajaran, adalah proses perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil akibat adanya pengalaman dan informasi.
4. Keyakinan, adalah pola sifat individu yang dapat menentukan tanggapan untuk bertingkah laku. Dan sikap adalah suatu penilaian suka atau tidak suka seseorang terhadap suatu objek.
b. Variabel terikat, yaitu variabel yang dipengaruhi oleh variabel lain. Pada penelitian ini variabel terikat (Y) adalah keputusan pembelian yaitu suatu proses penilaian dan pemilihan dari berbagai alternatif sesuai dengan kepentingan tertentu dengan menetapkan suatu pilihan yang dianggap paling menguntungkan.
Table 1.2
Defenisi Operasional Variabel
Variabel Definisi Operasional Indiktor Skala
Ukur
Motivasi (X1) Motivasi adalah dorongan
kebutuhan dan keinginan individu yang diarahkan pada tujuan untuk memperoleh kepuasan.
1. Kebutuhan akan air minum yang steril
2. Kebutuhan menjaga
kesehatan
3. Kebutuhan akan
manfaat
Likert
Persepsi (X2) Persepsi adalah proses
bagaimana seorang individu memilih, mengorganisasikan,
dan menginterpretasikan masukan-masukan informasi.
Manfaat air mineral Keamanan sumber
air mineral 3. Variasi kemasan 4. Popularitas merek air
mineral
Likert
Pembelajaran (X3)
Pembelajaran adalah proses perubahan perilaku yang terjadi sebagai hasil akibat adanya pengalaman dan informasi.
1. Pembelian karena informasi dari media iklan
2. Pengalaman diri sendiri
3. Informasi dari keluarga
4. Informasi dari teman 5. Informasi dari penjual
Likert
Keyakinan dan sikap (X4)
Keyakinan adalah pola sifat
individu yang dapat
menentukan tanggapan untuk bertingkah laku. Sikap adalah suatu penilaian suka atau tidak suka seseorang terhadap suatu objek.
1. Keyakinan terhadap manfaat air mineral 2. Kepentingan terhadap air mineral 3. Kepuasan pemakaian 4. Kesesuaian harga 5. Kemudahan mendapatkan air mineral Likert Keputusan Pembelian (Y)
Keputusan pembelian adalah suatu proses penilaian dan pemilihan dari berbagai alternatif sesuai dengan kepentingan tertentu dengan menetapkan suatu pilihan yang
dianggap paling menguntungkan. 1. Pembelian berdasarkan coba-coba 2. Pembelian berdasarkan merek
3. Pembelian ulang air mineral Aqua
Likert
3.5.Skala Pengukuran Variabel
Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Likert. Skala Likert merupakan skala yang dipergunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2008:86). Peneliti memberikan 5 (lima) alternatif jawaban kepada responden, maka skala yang digunakan 1 sampai 5, bobot pemetaaan adalah sebagai berikut :
Table 3.2
Instrumen Skala Likert
No Pertanyaan Skor
1 Sangat Setuju (SS) 5
2 Setuju (S) 4
3 Kurang Setuju (KS) 3
4 Tidak Setuju (TS) 2
5 Sangat Tidak Setuju (STS) 1 Sumber: Sugiono (2005:86)
3.6. Populasi dan Sampel
a. Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Maanajemen Ekstensi Fakultas Ekonomi USU angkatan 2005 sampai 2009 yang berjumlah :
Table 3.3
Jumlah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Angkatan 2007-2010
Tahun Jumlah Mahasiswa
2007 159 orang
2008 165 orang
2009 81 orang
2010 70 orang
Total 475 orang
Sumber: Bagian Kemahasiswaan FE USU
b. Sampel
Teknik pengambilan sampel yang digunakan berdasarkan pada rumus Slovin, sebagai patokan untuk menentukan ukuran sampel minimal yang harus diambil (Umar, 2005:149), yaitu :
N = N 1 + Ne2 = 475 1 + 475(0,1)2 = 82,60 (83) mahasiswa
Dimana : n = Ukuran sampel N = Ukuran populasi e = taraf kesalahan = 10%
Maka jumlah sampel yang diharapkan adalah 82,60 responden atau dibulatkan menjadi 83 orang responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik accidental sampling. Teknik
accidental sampling adalah teknik penarikan sampel secara kebetulan
yaitu Mahasiswa Manajemen Ekstensi yang kebetulan ditemui peneliti di lokasi penelitian yaitu pada Fakultas Ekonomi USU dimana kuesioner dibagikan kepada mahasiswa yang kebetulan pernah mengkonsumsi air mineral aqua dengan melalui wawancara awal yang dilakukan penulis.
3.7. Jenis Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah : a. Data Primer
Data primer adalah data yang diperoleh secara langsung dari responden terpilih pada lokasi penelitian. Data primer diperoleh dengan memberikan daftar pertanyaan (questionare) kepada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Program Ekstensi Universitas Sumatera Utara angkatan 2005 sampai dengan 2009.
b. Data Sekunder
Data sekunder merupakan data yang berisikan informasi dan teori-teori yang digunakan untuk mendukung penelitian yang dilakukan. Peneliti mendapatkan data sekunder dari buku-buku, majalah, hasil lapangan dan internet.
3.8. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah : a. Daftar pertanyaan (questionare)
Penelitian menyediakan daftar pertanyaan yang akan diisi oleh responden yang menjadi sampel penelitian.
b. Studi Dokumentasi
Dilakukan dengan memperoleh data melalui buku-buku, dokumen, internet, dan literature yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.
3.9. Uji Validitas dan Reliabilitas
a. Uji Validitas
Uji validitas dilakukan untuk mengukur apakah data yang didapat setelah penelitian merupakan data yang valid dengan alat ukur yang digunakan (kuesioner). Uji validitas dilakukan pada 30 responden dengan menyebarkan kuesioner pada mahasiswa Manajemen Reguler Fakultas Ekonomi USU. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan antara nilai korelasi atau r hitung dari variabel penelitian dengan nilai r table.
Pengujian validitas instrumen dilakukan dengan menggunakan SPSS 17.00
for windows dengan persyaratan sebagai berikut :
1. Jika r hitung > r table, maka pernyataan tersebut dinyatakan valid. 2. Jika r hitung < r table, maka pernyataan tersebut dinyatakan tidak valid.
b. Uji Reliabilitas
Uji reabilitas digunakan untuk melihat apakah alat ukur yang digunakan menunjukkan konsistensi di dalam mengukur gejala yang sama.
Pertanyaan yang telah dinyatakan valid dalam uji validitas, akan ditentukan reabilitasnya dengan kriteria sebagai berikut :
1. Jika r alpha positif atau > r table, maka pernyataan reliable. 2. Jika r alpha negatif atau < r table, maka pernyataan tidak reliable.
3.10. Teknis Analisis Data
a. Analisis Deskriptif
Yaitu analisis yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpulkan sebagaimana adanya tanpa maksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum dan generalisasi (Ginting dan Situmorang, 2008:187). b. Analisis Regresi Linier Berganda
Analisis regresi berganda digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari variabel bebas terhadap variabel terikat. Adapun model persamaan yang digunakan adalah :
Y = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 + b4X4
Keterangan: Y = Keputusan pembelian air mineral aqua a = Konstanta
b = Koefisien regresi X1 = Motivasi
X2 = Persepsi
X3 = Pembelajaran
X4 = Keyakinan dan sikap
c. Uji Asumsi Klasik
Sebelum melakukan analisis regresi, terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik agar perkiraan tidak bias dan efisiensi. Ada beberapa criteria persyaratan asumsi klasik yang harus dipenuhi, yaitu : 1) Uji Normalitas
Uji ini bertujuan untuk mengetahui apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal. Uji ini dilakukan melalui analisis Kolmogorov smirnov. Dengan menggunakan tingkat signifikan 5% (0,05) maka jika nilai Asymp. Sig. (2-tailed) diatas nilai signifikansi 5% (0,05) artinya variable residual berdistribusi normal (Situmorang, et.al 2008:62).
2) Uji Heteroskedastisitas
Uji Heteroskedastisitas bertujuan untuk mengetahui apakah dalam sebuah model regresi terdapat ketidaksamaan variance dari residual suatu pengamatan ke pengamatan lainnya. Jika probabilitas signifikan diatas tingkat kepercayaan 5% (0,05) dapat disimpulkan model regresi tidak mengarah adanya heteroskedastisitas (Situmorang, et.al, 2008:73)
3) Uji Multikolinearitas
Artinya variable independen yang satu dengan yang lain dalam model regresi berganda tidak saling berhubungan secara sempurna. Untuk mengetahui ada tidaknya gejala multikolinearitas dapat dilihat dari besarnya nilai tolerance dan VIF (Variance Inflation
variable terpilih yang tidak dijelaskan oleh variable independen lainnya. Nilai umum yang bisa dipakai adalah nilai Tolerance > 0,1 atau nilai VIF < 5, maka tidak terjadi multikolinearitas (Situmorang, et.al, 2008:73).
d. Pengujian Hipotesis 1. Uji-t (uji secara parsial)
Uji ini bertujuan untuk mengetahui besarnya pengaruh masing- masing variabel independen secara individual (parsial) terhadap variabel dependen.
Kriteria pengujiannya sebagai berikut :
H0 : b1 = 0, artinya tidak terdapat pengaruh yang positif dan
signifikan dari variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Ha : b1≠ 0, artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari
variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Dengan kriteria pengambilan keputusan : H0 diterima jika thitung<ttabelpada α = 5%
Ha diterima jika thitung>ttabelpada α = 5%
2. Uji Fhitung (Uji Serentak)
Uji Fhitung dilakukan untuk mengetahui apakah secara serentak
variabel bebas mempunyai pengaruh positif signifikan atau tidak terhadap variabel terikat. Model hipotesis yang digunakan dalam uji Fhitung adalah :
H0 : b1 = 0 (variabel secara bersama-sama tidak terpengaruh positif
H0 : b1 ≠ 0 (variabel secara bersama-sama terpengaruh positif
signifikan terhadap variabel terikat).
Nilai Fhitung akan dibandingkan dengan nilai Ftabel. Kriteria
pengambilan keputusan yaitu :
H0 diterima bila Fhitung < Ftabel pada α = 5%
H0 ditolak bila Fhitung > Ftabelpada α = 5%
3. Koefisien Determinan (R2)
Koefisien determinan adalah untuk mengetahui seberapa besar kemampuan variabel independen menjelaskan variabel dependen. Dalam output SPSS, koefisien determinasi terletak pada table model
summaryb dan tertulis R square. Koefisien determinan menunjukkan kontribusi veriabel independen (X) terhadap dependen (Y). Semakin besar nilai koefisien determinasi, maka semakin baik kemampuan X menerangkan variabel Y.