DAFTAR KARYAWAN DEPT. MARKETING SUPPORT – KPW JKT TAHUN 2011
3.2 Metode Penelitian
Menurut Akhir Matua Harahap (2007): Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode riset kuantitatif dengan quota
sampling. Menggunakan skala interval atau data interval dalam pengukurannya.
Data interval dianggap memiliki level yang lebih tinggi daripada data nominal dan ordinal. Data jenis ini memiliki tingkatan dengan interval/jarak tertentu yang tetap, tetapi data ini tidak memiliki titik nol mutlak.Metode adalah suatu cara, suatu pendekatan, suatu strategi, atau suatu alat di dalam mencapai tujuan riset. Data sendiri adalah suatu nilai dari suatu pengukuran variabel dari unit analisis tertentu. Atau dengan kata lain, data adalah suatu kombinasi (matrik) antara variabel dan unit analisis (sampel atau populasi).
Metode riset kuantitatif dilakukan menggunakan metode kuantitatif hanya digunakan beberapa variabel (bahkan satu variabel saja) tetapi cenderung memerlukan jumlah unit analisis (sampel) yang banyak, bahkan sama dengan populasinya serta data kuantitatif yaitu suatu data yang nilainya bersifat kuantitatif
(satuan metrik). Oleh karena nilai variabel (skala pengukuran) dikategorikan ke dalam empat skala (nominal, ordinal, interval dan rasio), maka interval dan rasio digolongkan sebagai ukuran metrik (metric system) sedangkan nominal dan ordinal sebagai ukuran non-metrik. Ukuran metrik ini di dalam riset disebut sebagai ukuran kuantitatif. Oleh karenanya, data yang diukur secara metrik disebut sebagai data kuantitatif.
3.2.1 Sumber Data
Dalam suatu penelitian diperlukan data-data untuk dijadikan sebagai bahan penelitian. Adapun data yang diperoleh untuk kepentingan penelitian ini, adalah sebagai berikut: Definisi masing-masing data tersebut menurut Churchill (2005), yaitu:
a. Data primer merupakan informasi yang dikumpulkan terutama untuk tujuan investigasi riset yang sedang dilakukan. Dalam penelitian ini, data primer diperoleh dari hasil kuesioner yang telah dibagikan peneliti kepada konsumen yang meminum Fruit Tea Sosro dan Fruit Tea Sensasi yaitu Freeze (sensasi dingin), Hot (sensasi pedas), dan Wow (sensasi asem) di Avril Lavigne “The
Black Star Tour Concert”.
b. Data sekunder adalah data yang diperoleh dari pihak lain (Kuncoro,2003:136). Data ini diperoleh secara tidak langsung yang didapatkan dari data atau arsip yang dimiliki oleh perusahaan dan sumber-sumber yang terkait lainnya, seperti studi pustaka, baik dari buku maupun jurnal, internet, majalah, informasi berupa data-data dari perusahaan bersangkutan dan tabloid yang dapat mendukung penelitian ini.
3.2.2 Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di „Avril Lavigne The Black Star Tour Concert‟ pada tanggal 11 Mei 2011 di Kartini Expo Center, Balai Kartini Jakarta Pusat. Waktu penelitian pada pukul 15.00 – 19.00 WIB.
3.2.3 Populasi dan Sampel a. Populasi
Menurut Tatang Amirin. M (2011): ”Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas subyek atau obyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari kemudian ditarik suatu kesimpulan”. Populasi penelitian ini adalah berjumlah 7000 penonton konser sekaligus peminum Fruit Tea Sosro dan Fruit Tea Sensasi yaitu Hot (sensasi pedas),
Freeze (sensasi dingin), dan Wow (sensasi asem) di Avril Lavigne “The Black Star Tour Concert” pada tanggal 11 Mei 2011 di Kartini Expo Center, Balai Kartini
Jakarta Pusat. Jumlah populasi yaitu 7000 responden diambil data dari hasil laporan
event Avril Lavigne.
b. Sampel
Menurut Tatang Amirin. M (2011): ”Sampel adalah suatu himpunan bagian (subset) dari unit populasi, ukuran sampel yang layak digunakan adalah 30-500 responden atau dapat dikatkan sampel adalah sebagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Apabila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada populasi, hal ini dikarenakan adanya keterbatasan dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi tersebut. Apa yang dipelajari dari sampel itu, kesimpulannya akan diberlakukan untuk populasi. Oleh karena itu sampel yang akan
n = 1 + Ne2 n = n = n = 98.59 = 98.6
diambil dari populasi harus betul-betul representatif (dapat mewakili)”. Teknik Sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel. Terdapat berbagai teknik sampling untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian. Teknik sampling pada dasarnya dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu probability
sampling dan non probability sampling. Teknik pengambilan sampel dalam
penelitian ini adalah menggunakan teknik non probability sampling dengan quota
sampling. Teknik non probability sampling merupakan teknik yang tidak
memberikan peluang/kesempatan sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel. Digunakan teknik quota sampling yaitu teknik untuk menentukan sampel secara bebas dari populasi yang mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan. Jumlah sampel terdiri dari 100 responden antara lain 50% pria, 50% wanita dengan segmentasi usia 15-19 tahun keatas. Kriteria populasi yang diambil sebagai sampel adalah pernah meminum Fruit Tea Sosro minimal 1 bulan dan Fruit Tea Sensasi yaitu Hot (sensasi pedas), Freeze (sensasi dingin), dan Wow (sensasi asem). Karena dianggap sudah mampu untuk memberikan penilaian terhadap produk Fruit Tea Sosro tersebut. Populasi dalam penelitian ini bersifat infinite (tidak terbatas), maka penentuan jumlah minimum sampel yang mewakili populasi menggunakan rumus Slovin. Untuk mengetahui jumlah sampel yang mewakili populasi untuk populasi yang bersifat infinite dalam Yuswianto (2003) adalah sebagai berikut:
Dimana:
n = Number of samples (jumlah sampel)
N = Total population (jumlah seluruh anggota populasi diperoleh dari hasil laporan event konser)
e = Error tolerance (toleransi terjadinya galat; taraf signifikansi toleransi kesalahan; 0,10=10%) ( 2 =pangkat dua )
Taraf keyakinan atau confidence level (90%). Maka sampel dalam penelitian ini adalah 98.59 responden dibulatkan menjadi 100 orang responden.
3.2.4 Teknik Pengumpulan Data
Pada penelitian ini, teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah sebagai berikut:
1. Daftar Pertanyaan (Questionnaire)
Teknik ini dilakukan dengan cara menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden terpilih tentang bagaimana pengaruh faktor kesadaran, pengetahuan, kesukaan, kecenderungan, keyakinan dan pembelian terhadap pembentukan sensitivitas respon konsumen terhadap perluasan merek (brand extension) dari produk Fruit Tea Sosro ke Fruit Tea Sensasi yaitu Hot (sensasi pedas), Freeze (sensasi dingin), dan Wow (sensasi asem) pada penonton sekaligus peminum
Fruit Tea Sosro dan Fruit Tea Sensasi yaitu Hot (sensasi pedas), Freeze (sensasi
dingin), dan Wow (sensasi asem) di Avril Lavigne “The Black Star Tour
Concert” pada tanggal 11 Mei 2011 di Kartini Expo Center, Balai Kartini
Jakarta Pusat. Jawaban tersebut selanjutnya diberi skor dengan skala Likert. 2. Studi Kepustakaan
Teknik pengumpulan data dengan cara meninjau, membaca, dan mempelajari berbagai macam buku, jurnal, dan informasi dari internet yang berhubungan dengan penelitian.
3.2.5 Teknik Analisis dan Pengolahan Data 1. Metode Analisis Deskriptif
Metode ini merupakan cara merumuskan dan mengelompokkan (mengklasifikasikan) data yang ada sehingga memberikan gambaran yang jelas mengenai perusahaan dan masalah yang sedang diteliti.