• Tidak ada hasil yang ditemukan

Metode Penelitian 1 Desain Penelitian

Dalam dokumen DEVALUASI YUAN DAN CADANGAN DEVISA SEBAG (Halaman 44-48)

OBJEK DAN METODE PENELITIAN

3.2. Metode Penelitian 1 Desain Penelitian

Menurut Arikunto (2010:130) bahwa metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya. Jenis penelitian ini sendiri dapat digolongkan dalam penelitian eksploratori. Metode eksploratori yang digunakan sendiri adalah dengan menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan data sekunder. Menurut Sekaran (2011:119), penelitian eksploratori adalah:

“…penelitian yang digunakan dimana jika tidak banyak yang diketahui pada saat ini, tidak ada informasi yang tersedia atas masalah penelitian yang telah diuji atau dilakukan sebelumnya. Sehingga dibutuhkan penggalian yang lebih terhadap permasalahan tersebut untuk dapat memahami fenomena yang terjadi, dan menambah pengertian sebelum dikembangkan model dan desain penelitian bagi investigasi selanjutnya”

Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis dalam menyusun skripsi ini adalah penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif korelasional. Penelitian korelasi sendiri adalah penelitian deskriptif yang dilakukan untuk mencari hubungan antara dua faktor pada sekelompok subjek

penelitian. Stephen Isaac dan William B. Michael menyatakan bahwa tujuan korelasi adalah untuk menyelidiki keterkaitan variasi-variasi pada suatu faktor dengan variasi-variasi pada suatu atau lebih faktor lain berdasarkan pada koefisien korelasi (Sanjaya, 2013:81-82). Sedangkan pengertian penelitian kuantitatif menurut Emzir (2009:28), adalah:

“Pendekatan kuantitatif adalah suatu pendekatan penelitian yang secara primer menggunakan paradigma postpositivist dalam mengembangkan ilmu pengetahuan (seperti pemikiran tentang sebab akibat, reduksi kepada variabel, hipotesis, dan pertanyaan spesifik, menggunakan pengukuran dan observasi, serta pengujian teori), menggunakan strategi penelitian seperti eksperimen dan survei yang memerlukan data statistik”.

Disamping itu, sifat penelitian ini sendiri bersifat verifikatif. Penelitian verifikatif sendiri bersifat untuk memastikan dan menguji kembali beberapa determinan di penelitian lalu dan mengujinya kembali di dalam keadaan yang berbeda. Diperlukan perluasan untuk mempertajam dasar-dasar empiris mengenai hubungan di antara gejala sosial atau gejala-gejala fisik sehingga ia benar-benar mampu merumuskan hipotesis-hipotesis yang berarti bagi penelitian selanjutnya.

Sedangkan menurut Masyhuri (2010:45), metode riset verifikatif adalah :

“Metode verifikatif yaitu memeriksa benar tidaknya apabila dijelaskan untuk menguji suatu cara dengan atau tanpa perbaikan yang telah dilaksanakan di tempat lain dengan mengatasi masalah yang serupa dengan kehidupan.”

Sehingga ketiga penjelasan tersebut dirasa sudah mewakili desain penelitian yang akan digunakan dalam penelitian kali ini.

3.2.2. Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif, dimana data ini dalam bentuk angka yang dapat dihitung. Menurut Arikunto (2010:172) yang dimaksud dengan sumber data dalam penelitian adalah:

“Subjek dari mana data dapat diperoleh. Sumber data dapat berasal dari data primer dan sekunder, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari pihak eksternal”.

Sehingga berdasarkan penjabaran tersebut, maka peneliti menggunakan sumber data untuk penelitian ini yang diambil dari situs www.federalreserve.gov yang berupa data historikal kurs USD/CNY, dan data historikal USD/IDR serta cadangan devisa yang didapat dari www.bi.go.id.

3.2.3. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research). Adapun metode pengumpulan data library research menurut Nazir (2013:111-112) adalah:

“Studi kepustakaan adalah teknik pengumpulan data dengan mengadakan studi penelaahan terhadap buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan, dan laporan-laporan yang ada hubungannya dengan masalah yang dipecahkan…studi kepustakaan merupakan langkah yang penting dimana setelah seorang peneliti menetapkan topik penelitian, langkah selanjutnya adalah melakukan kajian yang berkaitan dengan teori yang berkaitan dengan topik penelitian. Dalam pencarian teori, peneliti akan mengumpulkan informasi sebanyak- banyaknya dari kepustakaan yang berhubungan. Sumber-sumber kepustakaan dapat diperoleh dari: buku, jurnal, majalah, hasil-hasil penelitian (tesis dan disertasi), dan sumber- sumber lainnya yang sesuai (internet, koran dll).”

Adapun teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah: 1. Penelitian Kepustakaan (library reseach)

Penelitian ini dimaksudkan sebagai cara untuk mendapatkan landasan teoritis yang dapat dijadikan pedoman didalam membandingkan antara teori yang didapat dengan praktek, yaitu dilaksanakan dengan cara :

a. Membaca literatur yang ada hubunganya dengan masalah yang diteliti, dan

b. Membaca buku-buku, catatan-catatan kuliah serta artikel lainnya yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.

2. Studi Lapangan (field research)

Penelitian dilakukan dengan mencari data penelitian berupa berbagai macam laporan, data, statistik yang didapatkan dari mengakses data sekunder melalui situs-situs seperti

www.federalreserve.gov, dan www.bi.go.id.

Data yang diperoleh dimaksudkan untuk memperoleh suatu gambaran maupun landasan teoritis dalam merumuskan masalah dan menganalisis data atau informasi mengenai hasil penelitian. Dalam penelitian ini, data yang digunakan merupakan data-data yang diperoleh dari situs website berupa data historis.

3.2.4. Operasionalisasi Variabel

Sebelum mengadakan penilaian dalam penelitian, peneliti harus menentukan operasionalisasi variabel, hal ini dimaksudkan agar dapat mempermudah dalam melakukan penelitian. Menurut Sekaran (2011:115), variabel penelitian adalah:

“Apa pun yang dapat membedakan atau membawa variasi pada nilai. Nilai bisa berbeda pada berbagai waktu untuk objek atau orang yang sama, atau pada waktu yang sama untuk objek atau orang yang berbeda”.

Sehingga berdasarkan pernyataan tersebut, operasionalisasi variabel yang diperlukan untuk mendapatkan suatu variasi nilai adalah harus menentukan jenis dan indikator dari variabel-variabel yang terkait dalam penelitian ini. Selain itu, proses ini juga dimaksudkan untuk menentukan skala pengukuran dari masing-masing variabel sehingga pengujian hipotesis dengan alat bantu statistik dapat digunakan secara benar. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan 2 variabel independent

atau variabel bebas., serta 1 variabel dependen atau terikat. Variabel-variabel yang digunakan sebagai berikut :

Dalam dokumen DEVALUASI YUAN DAN CADANGAN DEVISA SEBAG (Halaman 44-48)

Dokumen terkait