• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1 PENDAHULUAN

G. Metode Penelitian

Metodologi penelitian adalah teknik atau cara mengumpulkan data atau bukti yang dalam hal ini perencanaan tindakan yang di lakukan serta langkah- langkah apa yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan dan sasaran penelitian. (Poerwandri, E. Kristi, 1998, p. 78)

1. Pendekatan Penelitian

Dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu sebagai metode penelitian Ilmu- ilmu Sosial yang mengumpulkan dan menganalisis data berupa kata-kata (lisan maupun tulisan) dan perbuatan- perbuatan manusia serta peneliti tidak berusaha menghitung atau mengkuantifikasikan data kualitatif yang telah di peroleh dan dengan demikian tidak menganalisis angka-angka (Afrizal, Metode Penelitian Kualitatif, 2015, p. 13).

Dengan pendekatan kualitatif ini, peneliti dapat menggali lebih dalam mengenai data dan fakta yang ada di Pusat

16

Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA), guna mendapatkan data yang akurat mengenai efektivitas program parenting di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Tangerang Selatan.

Dalam penelitian kualitatif juga diusahakan pengumpulan data secara deskriptif yang kemudian ditulis dalam bentuk laporan.

Data yang di peroleh dari penelitian ini berupa kata-kata, gambar, dan bukan angka, maka dari itu saya memilih metode penelitian kualitatif. Penelitian ini berupaya bagaimana cara PUSPAGA memberikan tentang pemahaman pola asuh yang baik kepada orang tua melalui media MS. Power Point, Video, dan Sharing

2. Jenis Penelitian

Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian data deskriktif berupa kata-kata, analisis dalam menguji keabsahan data maka peneliti menentukan data valid, akurat, dan signifikan untuk mengungkapkan permasalahan yang diteliti. Karena peneliti menganggap bahwa metode penelitian ini dapat menggambarkan tentang suatu peristiwa, kondisi, dan situasi terutama dalam menganalisis efektivitas kegiatan program parenting di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Tangerang Selatan.

Kata deskriktif berasal dari Bahasa Inggris, descriptive, yang berarti sifat menggambarkan atau melukiskan suatu hal.

Menggambarkan atau melukiskan hal ini dalam arti sebenarnya (harfiah), yaitu berupa foto yang didapat dari data lapangan dengan kata-kata. Penelitian deskriptif kualitatif dijelaskan

dengan kata-kata sesuai dengan data yang diperoleh dari responden, apa adanya sesuai dengan pertanyaan penelitiannya., kemudian dianalisis dengan kata-kata apa yang melatarbelakangi responden berperilaku, berperasaan, dan bertindak. Lalu direduksi, ditriangulasi, disimpulkan (diberi makna oleh peneliti), dan diverivikasi (dikonsultasikan kembali kepada responden dan teman sejawat). (Usman, 2009, p. 41)

3. Sumber Data

Sumber data yang diambil oleh penulis ini terdapat dua data, data primer (pokok), dan data sekunder (pendukung).

a. Data Primer

Data primer yaitu data yang diperoleh langsung dari para informan yang ada di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) pada waktu penelitian. Data primer ini diperoleh melalui observasi partisipasi moderat dan wawancara.

b. Data Sekunder

Data sekunder merupakan data yang didapatkan oleh seorang peneliti secara tidak langsung. Seperti data yang ada di perpustakaan, dokumen, data-data perusahaan atau lembaga.

4. Teknik Pemilihan Informan

18

Dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling (bertujuan). Purposive sampling teknik purposive penentuan sample dengan pertimbangan tertentu. Peneliti memilih 8 orang informan dari 50 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan program parenting tanpa melihat kriteria tertentu guna mengetahui Efektivitas yang di rasakan oleh orangtua dalam kegiatan yang di laksanakan di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Tangerang Selatan.

Tabel 1. 1

Kerangka Informan Penelitian No. Informasi

1. Ketua PUSPAGA Wawancara,

Dokumentasi, dan

Sumber: Data Primer

5. Tempat dan Waktu Penelitian

a. Tempat Penelitian

Lokasi penelitian dilakukan di Pusat Pembelajaran Keluarga Tangerang selatan (PUSPAGA), Ruko Sentra Serua, Jl. Bukit Indah No.

3, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310. Disana peneliti melakukan penelitian untuk mendapat informasi dari beberapa staff yang berada di PUSPAGA, sedangkan objeknya dalam penelitian ini adalah peserta yang melakukan bimbingan konseling pranikah di PUSPAGA.

Dengan melakukan wawancara secara langsung dan melakukan observasi untuk mendapatkan data tertulis seperti dokumentasi dan data-data lain untuk mendukung dalam penelitian ini.

b. Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan selama 6 bulan dari November 2020 hingga April 2021.

6. Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data sangatlah di perlukan dalam data dan informasi untuk dapat menjawab dan menjelaskan permasalahan ini. Ada beberapa teknik dalam pengumpulan data yaitu:

a. Wawancara

Wawancara adalah bentuk komunikasi antar dua orang, melibatkan seseorang yang ingin memperoleh

20

informasi dari seseorang yang lainnya dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan berdasarkan tujuan tertentu (Mulyana, 2004, p. 180). Dalam hal ini, peneliti melakukan tanya jawab kepada Koordinator pelaksanaan program kegiatan parenting, serta 8 dari 50 orang tua wali murid TK AL-Falah yang berpartisipasi dalam kegiatan program parenting di PUSPAGA untuk mengetahui seberapa efektif program parenting yang di laksanakan oleh Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Tangerang Selatan.

Dapat dijelaskan melalui instrumen Wawancara bahwa Orang tua yang mengikuti kegiatan Parenting di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) 8 dari 50 Orang tua yang di wawancarai dapat disimpulkan oleh peneliti yaitu: bertujuan ingin meningkatkan keterampilan dalam mengasuh Anak, Konseling/konsultasi keluh-kesah berbagai macam permasalahan di Lingkungan Keluarga, Mengintimidasi hubungan Orang tua dan Anak dengan lebih baik.

b. Dokumentasi

Teknik dokumentasi yang berupa informasi yang berasal dari catatan penting baik dari Lembaga atau pun organisasi maupun perorangan. Peneliti menggunakan metode ini untuk berusaha

mendapatkan data sekunder sebagai pendukung dari data primer. Dokumentasi dilakukan dengan cara pengumpulan foto-foto, profil Lembaga, mempelajari arsip-arsip, serta berbagai bentuk data tertulis lainnya di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Kota Tangerang Selatan berkaitan dengan masalah yang di teliti.

7. Teknik Analisa Data

Dalam suatu penelitian sangat diperlukan suatu analisis data yang berguna untuk memberikan jawaban terhadap permasalahan yang diteliti. Dalam menulis data tersebut peneliti menggunakan analisis deskriptif, yaitu mendeskripsikan hasil temuan penelitian secara sistematis, faktual dan akurat yang disertai dengan petikan hasil wawancara.

Analisa adalah aktivitas yang dilakukan secara terus- menerus selama penelitian berlangsung, dilakukan mulai dari mengumpulkan data sampai pada tahap penulisan laporan (Afrizal, Metode Penelitian Kualitatif, 2015, p. 176).

Aktivitas dalam analisis data yaitu:

a. Reduksi Data

Merangkum atau memilih hal-hal pokok, memfokuskan pada hal-hal yang penting. Dan dicari tema beserta polanya.

22

b. Display Data (Penyajian Data)

Kegiatan memaparkan data yang telah dianalisis dan dikaji terlebih dahulu dalam bentuk diagram batang, diagram lingkaran, table, naratif atau grafik. Pada umumnya peneliti mengkaji data dalam bentuk naratif atau statistik.

c. Pengambilan Kesimpulan dan Verifikasi

Langkah ketiga dari analisis kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah penarikan kesimpulan atau dapat dikatakan sebagai verifikasi data.

Verifikasi data dapat dilakukan apabila kesimpulan awal masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak dibarengi dengan bukti-bukti kuat untuk mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Masalah yang timbul dalam penelitian kualitatif biasanya terletak pada sifatnya yang masih sementara dan dapat berkembang setelah peneliti terjun ke lapangan. Harapan dalam penelitian kualitatif adalah menemukan teori baru. Temuan itu dapat berupa gambaran suatu objek yang dianggap belum jelas, setelah ada penelitian gambaran yang belum jelas itu bisa dijelaskan. (Sugiyono, 2007, pp.

247-252)

8. Teknik keabsahan Data

Dalam penelitian kali ini menggunakan teknik triangulasi, merupakan teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain diluar data untuk pengecekan atau perbandingan data tersebut (Moleong, 2000, p. 178). Peneliti menggunakan triangulasi sumber data karena untuk menggali kebenaran informasi tertentu melalui beberapa metode dan sumber perolehan data. Yaitu:

a. Membandingkan data hasil pengamatan dengan hasil wawancara, misalnya untuk mengetahui efektivitas kegiatan parenting di Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA).

b. Membandingkan keadaan perspektif seseorang dengan berbagai pendapat dan pandangan orang lain, misalnya dalam hal ini peneliti membandingkan jawaban yang diberikan oleh penerima manfaat dengan jawaban yang diberikan oleh pegawai atau instruktur di Pusat Pembelajaran Keluaraga (PUSPAGA).

9. Pedoman Penulisan Skripsi

Penulisan penelitian kali ini mengacu pada Keputusan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Nomor 507 Tahun 2017 tentang pedoman penulisan karja ilmiah (skripsi, tesis, dan disertasi) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

24

Dokumen terkait