• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN 1. Objek Penelitian

Perusahaan yang menjadi objek penelitian ini adalah PT. Semen Cibinong di Bursa Efek Jakarta.

2. Jenis Penelitian dan Metode Penelitian

Penelitian ini merupakan jenis penelitian studi kasus dan metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif, jenis penelitian studi kasus menurut Indriantoro dan Supomo (2002:26) yaitu penelitian dengan karakteristik masalah yang berkaitan dengan latar belakang dan kondisi saat ini dari subyek yang diteliti, serta interaksi dengan lingkungan. Metode analisis deskriptif menurut Nasir (2003:54) adalah suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu obyek, suatu set kondisi, suatu sistem pemikiran atau suatu peristiwa di masa sekarang. Tujuan penelitian deskriptif adalah untuk membuat deskripsi, gambaran secara sistematis, fluktual, akurat, mengenai fakta-fakta, sifat-sifat serta hubungan antara fenomena yang diselidiki.

Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan metode dokumentas yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, buku, surat kabar, majalah atau data-data yang berkaitan dengan obyek penelitian.Dengan penelitian ini data diperoleh dari pojok BEJ Universitas Muhammadiyah malang.

4. Sumber Data

Penelitian menggunakan sumber data sekunder, yaitu data penelitian yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara atau diperoleh dan dicatat oleh pihak lain (Indriantoro dan Supomo, 2002:147). Data yang digunakan dalam penelitian terdiri atas:

- Rasio keuangan dan ringkasan laporan keuangan PT. SMCB TAHUN 1999 sampai 2000 bersumber dari Indonesia Capital Market Directory yang diterbitkan oleh Bursa Efek Jakarta.

- Laporan keuangan PT. SMCB tahun 2005 sampai 2006.

- Data-data mengenai PT. Semen Cibinong yang diakses melalui internet. 5. Definisi Operasional

Variabel-Variabel yang digunakan dalam penelitan ini adalah: Kinerja keuangan yang diukur dengan rasio keuangan yang meliputi:

1. Rasio profitabilitas yaitu return on investment (ROI). Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari aktiva yang dipergunakan. ROI mengukur tingkat kembalian investasi yang telah dilakukan oleh perusahaan. Besarnya hasil perhitungan pengembalian atas investasi menunjukkan seberapa besar kemampuan perusahaan

menghasilkan laba yang tersedia bagi para pemegang saham biasa dengan seluruh aktiva yang dimilikinya, diukur dengan % angka rasio.

Return On Investment (ROI)

Aktiva total pajak Setelah Laba Investment On Return X 100%

2. Rasio aktivitas yaitu asset turn over rasio ini mengukur perputaran dari semua aset perusahaan, dan dihitung dengan cara membagi penjualan dengan total aktiva. Besarnya hasil perhitungan rasio perputaran aktiva total menunjukkan tingkat kecepatan seluruh aktiva perusahaan menjadi kas piutang. Semakin tinggi rasio perputaran seluruh aktiva, maka semakin efektif perusahaan dalam mendayagunakan seluruh aktiva yang dimilikinya. Aktiva Total penjualan Over Turn Asset =.... kali

3. Rasio likuiditas yaitu current ratio ini dihitung dengan membagi aktiva lancar dengan hutang lancar. Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancar yang dijamin dengan menggunakan aktiva lancar, diukur dengan % angka rasio.

Current Ratio HutangAktivalancarlancar X 100%

4. Rasio leverage yaitu debt rasio (rasio hutang) rasio ini dihitung dengan membagi antara total hutang dengan total aktiva. Rasio ini digunakan untuk menunjukkan besarnya total hutang yang dapat dijamin dengan aktiva total, diukur dengan % angka rasio.

Debt ratio (Rasio Hutang) TotalTotalKewajibanAktiva X 100%

6. Analisis Data

Analisis data merupakan bagian terpenting dalam penelitian dimana data yang telah diperoleh akan dianalisis untuk mendapatkan kemudahan dalam pemahaman dan interpretasi data. Analisis kualitatif digunakan dalam tahap penelitian analisis interpretasi atas rasio-rasio keuangan. Analisis kuantitatif yaitu serangkaian kegiatan analisis data yang dinyatakan dalam bentuk angka-angka dengan cara mengklarifikasikan, melakukan perhitungan dan membandingkan data-data tersebut untuk kemudian disimpulkan.

Dalam peneltian ini menggunakan untuk analisis laporan keungan menggunakan analisis horizontal dengan teknik analisis rasio time series dan menentukan nilai perusahaan dengan perhitungan present value cash flow . Adapun tahap-tahap analisis data pada penelitian ini adalah:

1. Melakukan perhitungan atas rasio-rasio keuangan perusahaan pada periode sebelum melakukan akuisisi dan sesudah melakukan akuisisi. Penghitungan dibatasi pada empat tahun sebelum akuisisi yaitu tahun 1999 sampai tahun 2000 dan empat tahun setelah akuisisi yaitu tahun 2005 sampai tahun 2006.

Adapun rasio-rasio keuangan yang dilakukan perhitungan antara lain: a. Rasio Profitabilitas, yang meliputi ;

- Return on Investement b. Rasio Aktivitas

- Total Assets Turnover c. Rasio Likuiditas - Current Ratio

d. Rasio Leverage atau Solvabilitas. - Debt Ratio

2. Melakukan perbandingan Kinerja Keuangan Untuk mengetahui perbedaan. Pada penelitian ini Uji parametrik yang digunakan adalah uji t untuk berpasangan (Paired t-test). Adapun sebagai langkah-Langkah dalam pengujian hipotesis yaitu:

1. Menentukan formulasi hipotesis nol (Ho) dan hipotesis alternatif (Ha).

Adapun formulasinya adalah sebagai berikut :

Ho : kinerja keungan perusahaan sebelum dan sesudah akuisisi berbeda signifikan.

Ha : kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah akuisisi tidak berbeda signifikan.

2. Karena data yang diuji berdistribusi normal maka uji statistik yang sesuai yaitu menggunakan paired sample t-test (uji t untuk data berpasangan). Menentukan nilai t dihitung dengan rumus :

n Sd d t / Dimana:

d = Mean dari harga-harga d ( perbedaan harga-harga yang berpasangan).

Sd = Deviasi standar dari harga-harga d

n

= Banyaknya pasangan

3. Membandingkan angka t hitung dan t tabel

Angka t hitung dibandingkan dengan angka t tabel adalah untuk mengambil keputusan berdasarkan pada uji paired samples t-test dengan ketentuan sebagai berikut :

a. Jika t hitung <

t

tabel, maka Ho diterima, artinya kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah diakuisisi tidak berbeda signifikan

b. Jika t hitung >

t

tabel, maka Ho ditolak artinya kinerja keuangan perusahaan sebelum dan sesudah diakuisisi berbeda signifikan

sebagai kriteria penilaian adalah dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95%, yaitu untuk menguji hipotesis yang digunakan dengan membandingkan nilai probabilitas dengan alphanya yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:

a. Nilai probabilitas <

α, maka Ho ditolak; Ha diterima

b. Nilai probabilitas > ,

maka Ho diterima; Ha ditolak c.

Dokumen terkait