• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

Dalam dokumen Oleh : L i l i k H u r i y a h F (Halaman 25-33)

A. Jenis dan Pendekatan Penelitian

Penelitian yang penulis lakukan disini menggunakan pendekatan kualitatif, yakni penelitian yang bertujuan menggali atau membangun suatu proposisi atau menjelaskan makna dibalik realita. Peneliti berpijak dari realita atau peristiwa yang berlangsung di lapangan. Penelitian ini akan mengelaborasikan temuan-temuan penelitian di lapangan yang akhirnya akan menemukan suatu teori baru yakni sebuah pengembangan model penilaian kinerja pegawai berbasiskan tugas pokok dan fungsi pegawai di IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Jenis penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan atau Research and

Development (R&D); yakni sebuah strategi atau metode penelitian yang cukup ampuh

untuk memperbaiki suatu praktek. Yang dimaksud dengan Penelitian dan Pengembangan atau Research and Development (R&D) di sini, adalah rangkaian proses atau langkah-langkah dalam rangka mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada. 51

R&D juga diartikan sebagai "creative work undertaken on a systematic basis in

order to increase the stock of knowledge, including knowledge of man, culture and society, and the use of this stock of knowledge to devise new applications".52 Sehingga R&D dipahami sebagai sebuah karya kreatif yang dilakukan secara sistematis dalam rangka meningkatkan sebuah pengetahuan, termasuk pengetahuan manusia, budaya dan masyarakat. Dan Penelitian ini juga berfungsi untuk merancang sebuah teori, model atau aplikasi baru. Dan terlebih lagi dinyatakan pula bahwa "research and development"

normally refers to future-oriented, longer-term activities 53. Jadi, merupakan sebuah kewajiban bagi jenis penelitian ini untuk berorientasi pada masa mendatang.

Sedangkan Borg and Gall mengartikan penelitian pengembangan di bidang pendidikan adalah

51

Direktorat Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Departemen Pendidikan Nasional, Pendekatan, Jenis dan Metode Penelitian Pendidikan (Jakarta; 2008), 47. Serta lihat Puslitjaknov, Metode Penelitian Pengembangan (Jakarta: Pusat Penelitian Kebijakan dan Inovasi Pendidikan Badan Penelitian dan Pengembangan Departemen Pendidikan Nasional, 2008), 40.

52

OECD, Economic, Environmental and Social Statistics, 2008

53

“Educational research and development (R & D) is a process used to develop and

validate educational products. The steps of this process are usually referred to as the R & D cycle , which consists of studying research findings pertinent to the product to be developed, developing the product based on the finding, field testing it in the setting where it wil be used eventually, and revising it to correct the deficiencies found in the field testing stage. In indicate that product meets its behaviorally defined objectives”.54

Dari pengertian diatas dapat kita pahami bahwa Riset dan pengembangan bidang pendidikan (R & D) adalah suatu proses yang yang digunakan untuk mengembangkan dan mengesahkan produk bidang pendidikan. Langkah-langkah dalam proses ini pada umumnya dikenal sebagai siklus R & D, yang terdiri dari: pengkajian terhadap hasil-hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan validitas komponen-komponen pada produk yang akan dikembangkan, mengembangkannya menjadi sebuah produk, pengujian terhadap produk yang dirancang, dan peninjauan ulang dan mengoreksi produk tersebut berdasarkan hasil uji coba. Hal itu sebagai indikasi bahwa produk temuan dari kegiatan pengembangan yang dilakukan mempunyai obyektivitas.

Selain Borg & Gall yang membahas tentang penelitian pengembangan pada tahun 1983, ada Ritchey and Klein pada tahun 2007, serta Gays, Mills and Airaisian yang menyinggungnya pada tahun 2009.

Ritchey and Klein menyatakan bahwa penelitian pengembangan adalah “… is the

systematic study, development, and evaluation processes with the aim of establishing an empirical basis for the creation of instyructional products and tools and new or enhanced models that govern their development.” Jadi penelitian pengembangan

diartikan olehnya sebagai studi sistematik, proses pengembangan dan evaluasi dengan tujuan menciptakan suatu dasar/landasan empirik untuk menciptakan suatu produk pembelajaran dan membuat model baru atau meningkatkan/memperbaiki yang ada.

Sedangkan Gays, Mills and Airaisian memahami penelitian pengembangan sebagai “… the process of researching consumer needs and then developing products to

fulfill those needs. The purpose if R&D efforts in education is not to formulate or test theory but to develop effective products for use in schools. Gay, Mills and Airasian

54

Walter R. Borg dan Gall, Meredith Damien Gall, Educational Research, An Introduction, Fourt Edition (New York: Longman, 1983), 775.

menyimpulkan bahwa penelitian pengembangan tidak lebih dari sebuah proses meneliti kebutuhan pelanggan dan kemudian mengembangkan produk untuk memnuhi kebutuhan tersebut. Tujuan R&D dalam pendidikan adalah bukan untuk memformulasi atau menguji teori tapi untuk mengembangkan produk-produk yang efektif untuk digunakan di sekolah atau lembaga pendidikan.55

B. Tempat dan Subyek Penelitian

Penelitian ini dilakukan di Perguruan Tinggi Agama Islam, yakni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sunan Ampel Surabaya yang berada di Jl. A. Yani 117 Surabaya. Subyek penelitian ini adalah pegawai di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan lebih khusus lagi pengembangan model Penilaian Kinerja Pegawai berbasis Tugas pokok dan fungsi (PKP Tupoksi) ini di ujicobakan secara luas di kalangan pegawai staf Subbag Akademik dan Kemahasiswaan, Staf Subbag Kepegawaian dan Keuangan serta Staf Subbag Umum dan PRT di Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya. Untuk lebih jelasnya berikut penulis sertakan mapping IAIN Sunan Ampel Surabaya dilihat dari satelit serta gambar IAIN Sunan Ampel Surabaya.

C. Informan Penelitian

Dalam penelitian ini penulis sangat memerlukan sumber atau person yang memberikan serangkaian informasi yang sangat penting guna meyelesaikan penelitian ini. Oleh karena itu ada beberapa informan penelitian dalam tulisan ini, antara lain: 1. Prof. Dr. H. Abdul A’la, MA. (Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya)

2. Heti Setyowati, S.S, (Kabag Kepegawaian Kantor Pusat IAIN Sunan Ampel Surabaya)

3. Dr. Ali Mudlofir,M.Ag, Dekan fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya

4. Drs. Chaerul Huda, M.Si, Kabag TU Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya

5. Drs. Sahuri, M.Pd.I, Kabag TU Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya

6. Dra. Susilowati,M.M., Kabag TU Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya

7. Dra. Hasymiyatul Mukriyati, M.M. Kasubag Kepegawaian Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya

8. Mariyani, S.Ag, staf subbag Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya

55

Prinsip dasar Penelitian Pengembangan dalam http://www.teknologi pendidikan.net/

9. Irfan Sanjaya, BA, staf Subbag Umum Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya

10. Tarmini, S.Ag, Staf Subbag Kepegawaian dan Keuangan Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya

11. Fathul Ghofur, S.E., Staf Subbag Umum dan PRT Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya

D. Jenis dan Sumber Data

Jenis data yang dihimpun dalam penelitian ini adalah data kualitatif dan data kuantitatif yang dikelompokkan menjadi data primer dan data sekunder. Data primer; dalam penelitian ini data primer adalah data yang bersumber dari kata-kata dan tindakan pengelola, dalam hal ini rektor, Kabiro AKU, Kabag Kepegawaian kantor Pusat IAIN Sunan Ampel Surabaya, Kabag TU Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya, Kabag TU Fakultas Adab IAIN Sunan Ampel Surabaya, Kabga TU Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya, Kasubbag Kepegawaian Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya, Kasubbag Kepegawaian Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya, Staf subbag Akademik dan Kemahasiswaan fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya, Staf Subbag Kepegawaian dan Keuangan fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya dan staf Subbag Umum dan PRT Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya.

Data berikutnya adalah data sekunder. Data sekunder; dalam penelitian ini adalah data yang bersumber dari buku-buku tentang penilaian kinerja pegawai, jurnal, internet, serta dokumen resmi IAIN Sunan Ampel Surabaya dan data-data pegawai serta dokumen resmi Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya. Data kuantitatif dalam penelitian ini dianalisis secara kuantitatif dan dideskripsikan atau dipaparkan secara kualitatif, sebagaimana pendekatan penelitian ini yang menggunakan pendekatan penelitian kualitatif.

E. Metode Pengumpulan Data

Ada beragam teknik yang digunakan oleh penulis dalam mengumpulkan data, yakni antara lain wawancara, dokumentasi, observasi dan kuesioner.

1. Metode Observasi

Teknik pengumpulan data yang pertama adalah observasi. Observasi diartikan sebagai pengamatan dan pencatatan secara sistematik terhadap gejala yang tampak pada objek penelitian. Pengamatan dan pencatatan yang dilakukan terhadap objek di tempat terjadinya atau berlangsungnya peristiwa, sehingga observasi berada bersama

objek yang diselidiki dan disebut juga observasi langsung. Penelitian ini dapat dilakukan dengan tes, rekaman gambar, dan sebagainya.56 Sedangkan observasi tidak langsung adalah pengamatan yang dilakukan tidak pada saat berlangsungnya suatu peristiwa yang akan diselidiki. 57

Dalam menggunakan metode observasi cara yang paling efektif adalah melengkapinya dengan format atau blangko pengamatan sebagai instrumen. Format yang disusun berisi item-item tentang kejadian atau tingkah laku yang digambarkan akan terjadi. Metode ini digunakan untuk mengetahui dan memperoleh data tentang pelaksanaan evaluasi kinerja pegawai IAIN Sunan Ampel Surabaya. Teknik observasi digunakan untuk mengamati secara langsung proses pelaksanaan penilaian kinerja pegawai berbasis tugas pokok dan fungsi (PKP Tupoksi). Ada empat observer dalam penelitian ini, yakni (1). Hilda Izzati Madjid, MA, (2) Agus Prasetyo Kurniawan, M.Pd, (3) Sigit Pramono Jati, M.Pd., dan (4) Lilik Huriyah, M.Pd.I.

2. Metode wawancara (interview)

Metode wawancara/interview adalah percakapan dengan maksud tertentu. Percakapan itu dilakukan oleh dua pihak, yaitu pewawancara (interviewer) yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interviewee) yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu.58 Wawancara adalah proses memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan cara tanya jawab sambil bertatap muka antara pewawancara dengan responden/orang yang diwawancarai, dengan atau tanpa menggunakan pedoman (guide) wawancara.59

Teknik ini digunakan untuk mengetahui hal-hal yang lebih mendalam tentang partisipan dalam menginterpretasikan situasi dan fenomena yang terjadi, seperti mengajukan pertanyaan langsung kepada subjek penelitian mengenai model penilaian kinerja pegawai, komponen-komponen yang dinilai, para penilai, skala penilaian, manfaat penilaian kinerja pegawai, serta perlu atau tidaknya ada perbaikan model penilaian kinerja pegawai di IAIN Sunan Ampel Surabaya.

3. Metode Dokumentasi

Dokumentasi yaitu peneliti mengumpulkan data secara langsung dari dokumen-dokumen, arsip dan catatan lain yang dianggap perlu dalam penelitian ini. Seperti data tentang struktur organisasi IAIN Sunan Ampel Surabaya, pedoman

56

Baca Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Jakarta: Bina Aksara 1989), 128.

57

Periksa S. Margono, Metodologi Penelitian Pendidikan (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2004), 158-159.

58

Ibid., 186.

59

kinerja pegawai, Daftar Penilaian Pekerjaan Pegawai, Data tenaga Kependidikan, dll. Teknik ini sangat membantu penulis dalam pengumpulan data yang menyangkut jumlah pegawai, rencana strategis, penilaian kinerja pegawai, data tentang ragam evaluasi kinerja SDM yang telah terlaksana dari tahun ke tahun di lingkungan IAIN Sunan Ampel Surabaya.

4. Metode Kuesioner

Metode ini digunakan penulis untuk menggali data tentang pendapat pentingnya penerapan Penilaian Kinerja Pegawai berbasis Tugas Pokok dan Fungsi (PKP Tupoksi) di IAIN Sunan Ampel Surabaya, serta untuk mengukur kevalidan, keefektifan dan kepraktisan produk.

F. Teknik Analisis Data

Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kualitatif. Sesuai dengan karakteristik penelitian yang dilakukan, data yang dihasilkan dari kuesioner dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif untuk melihat kecenderungan-kecenderungan yang terjadi. Sedangkan data yang bersifat kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara, focus group discussion (FGD), observasi dan dokumentasi, dianalisis dengan teknik analisis data kualitatif model interaktif yang secara simultan terdiri dari tahapan: (1) pengumpulan data, (2) Reduksi data, (3) penyajian data, (4) interpretasi, dan (5) penarikan kesimpulan/verifikasi.

Gambar 3.1

Teknik Analisa Data Penelitian

Selanjutnya analisis terhadap data kuantitatif dijelaskan sebagai berikut. Analisis Kevalidan, kepraktisan dan keefektifan Instrumen Penilaian kinerja Pegawai berbasis Tupoksi (PKP Tupoksi) dapat diukur dengan angket skala Likert model standar lima.60 Rerata nilai dirujuk pada interval penentuan kriteria berikut61:

60

Riduwan, Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian (Bandung: Alfabeta, 2009), 13-14.

61

Tabel 3.1

Konversi Penilaian Validasi

INTERVAL SKOR KATEGORI KEVALIDAN

X ≥ 4,65 Sangat Baik

3,45 ≥ X ≤ 4,65 Baik

1,15 ≥ X ≤ 3,45 Cukup

0,35 ≥ X ≤ 1,15 Kurang

X ≤ 0,35 Sangat Kurang

Kesepakatan para validator dalam memberikan justifikasi dianalisis dengan rumus62 :

R = Reliabilitas A = Frekuensi kecocokan antar pengamat D = Frekuensi ketidakcocokan antar pengamat

G. Pengecekan Keabsahan Data

Dalam penelitian dan pengembangan ini, penulis menggunakan teknik pengecekan keabsahan datanya dengan cara triangulasi metode triangulasi sumber, triangulasi metode dan triangulasi teori tentang penilaian kinerja pegawai berbasis tugas pokok dan fungsi, perpanjangan waktu penelitian, ketekunan pengamatan, referensi yang sangat banyak digunakan dalam penelitian ini, uraian rinci dan detail serta dipertajam melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan mengundang pihak-pihak yang terkait untuk membahas model Penilaian Kinerja Pegawai berbasis Tugas pokok dan fungsi (PKP Tupoksi) IAIN Sunan Ampel Surabaya.

62

Jr. Richard M. Grinnelm, Social Work Research and Evaluation, (Itasca, Illinois: F.E Peacock, 1998), 134.

R = Agreements X 100 % (Disagreemenets + Agreemenets)

Gambar 3.2

BAB IV

Dalam dokumen Oleh : L i l i k H u r i y a h F (Halaman 25-33)

Dokumen terkait