3.1 Tempat dan Waktu Penelitian
Dalam penelitian ini pencarian data dilakukan di PT. Filtrona Indonesia
yang berlokasi di Jalan Berbek Industri I No.16–20 Sidoarjo 61256. Sedangkan
waktu penelitian dimulai pada bulan Juli 2011 sampai dengan data dari penelitian
ini terpenuhi.
3.2 Identifikasi dan Definisi Operasional Var iabel
Definisi operasional variabel adalah suatu indikator yang berupa variabel
yang ada pada metode yang digunakan dalam suatu penelitian yang kemudian
dijalankan dalam penelitian tersebut.
Mengacu pada judul penelitian, maka dapat diidentifikasi variabel–
variabel yang berhubungan dengan permasalahan dan nantinya akan dianalisa
adalah sebagai berikut :
1. Variabel Terikat
Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat
adanya variabel bebas. Yang termasuk variabel terikat dalam penelitian ini
adalah biaya distribusi yang minimum.
2. Variabel Bebas
Variabel bebas adalah variabel yang menjadi penyebab timbulnya variabel
a. Data permintaan customer
Variabel yang menunjukkan banyaknya permintaan filter rokok untuk
setiap customer pada periode tertentu. Dalam penelitian ini merupakan
data permintaan filter rokok dimulai bulan Januari 2010 sampai dengan
Desember 2011.
b. Data rute awal distribusi dan kapasitas alat angkut
Variabel yang menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai 6 rute
distribusi dan alat angkut yang berkapasitas sebesar 484 tray.
c. Biaya distribusi
Variabel yang menunjukkan total biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan
dalam setiap pengiriman dari pabrik atau gudang ke customer dalam satu
rute.
d. Koordinat lokasi
Variabel yang menunjukkan koordinat lokasi customer dengan pabrik.
3.3 Metode Pengumpulan Data
Berisi tentang bagaimana data dikumpulkan sebelum diolah dan dianalisa.
Data yang dikumpulkan merupakan data sekunder yang meliputi data permintaan
customer, data rute awal distribusi, data kapasitas alat angkut, dan data biaya
distribusi. Peneliti juga menggunakan beberapa cara, antara lain melalui Library
Research (Penelitian Pustaka) yang mempunyai pengertian pengumpulan data
sebagai dasar teoritis yang dipakai pedoman dalam menganalisa pada obyek yang
akan diteliti, dapat diperoleh dari berbagai literatur dan Field Research (Penelitian
3.4 Metode Pengolahan Data
Dalam penelitian ini metode-metode yang digunakan dalam pengolahan
data, yaitu :
1. Peramalan Jumlah Permintaan
Peramalan jumlah permintaan untuk 12 periode dengan menggunakan
software WINQSB untuk mengetahui rata-rata permintaan tiap periode pada
masing-masing kota customer berdasarkan data masa lalu (Single
Eksponential Smooting, Double Eksponential Smooting, Weighted Moving Average, Winter’s Method).
2. Perhitungan Mean Square Error (MSE), dengan melihat nilai kesalahan
peramalan terkecil untuk beberapa periode mendatang.
3. Pembuatan Matrik Jarak
Pembuatan matrik jarak dengan terlebih dahulu menentukan koordinat jarak
dari pabrik ke tiap kota customer, kemudian dihitung jaraknya dengan rumus:
( ) ( ) ( )
2 2 1 2 2 1 2 , 1 y y J = χ −χ + − Dimana :J (1,2) = Penghematan jarak antara customer 1 dan customer 2
(x1,x2) = Jarak customer 1 dan customer 2 di koordinat x (y1,y2) = Jarak customer 1 dan customer 2 di koordinat y
Sehingga didapat besarnya jarak dari pabrik ke tiap-tiap kota customer dan
jarak dari customer satu ke customer yang lainnya, hasil yang didapat
4. Perhitungan Savings Matrix
Perhitungan Savings Matrix bertujuan untuk menghitung besarnya
penghematan masing-masing kota customer dan kemudian ditabelkan dalam
bentuk Savings Matrix. Dengan rumus perhitungan Savings Matrix :
( ) ( ) ( ) ( )
x y J G x J G y J x yS , = , + , − ,
Dimana :
( )
x y =S , Penghematan jarak (Savings) yang diperoleh dengan
menggabungkan rute x dan y menjadi satu
( )
G x =J , Jarak dari gudang ke customer x
( )
G y =J , Jarak dari gudang ke customer y
( )
x y =J , Jarak dari customer x ke customer y
5. Penentuan Alokasi Customer ke dalam tiap alat angkut
Penentuan alokasi customer ke dalam tiap alat angkut didasarkan pada
penghematan jarak dan disesuaikan dengan kapasitas tiap armada yang ada.
6. Penentuan Rute atau Jalur Distribusi
Penentuan rute atau jalur distribusi dilakukan dengan menggunakan metode
Nearest Neighbour.
7. Perhitungan biaya distribusi sebelum dan sesudah penerapan Metode Savings
Matrix. Dengan rumus biaya distribusi :
Biaya Distribusi = Biaya Bahan Bakar+Biaya Retribusi+Biaya Tenaga Kerja
8. Mengevaluasi biaya yang dikeluarkan perusahaan sebelum dan sesudah
menggunakan Metode Savings Matrix.
9. Merekomendasikan jalur distribusi yang menghasilkan biaya transportasi yang
3.5 Langkah – Langkah Pemecahan Masalah
Langkah-langkah pemecahan masalah diperlukan sebagai pedoman
pelaksanaan penelitian agar proses penelitian dapat berjalan secara sistematis dan
terarah. Adapun langkah-langkah pemecahan masalah yang dilakukan dapat
Penjelasan Langkah – Langkah Pemecahan Masalah :
1. Mulai
Langkah awal penelitian dalam menentukan topik permasalahan.
2. Studi Lapangan
Studi lapangan dilakukan dengan maksud dapat mengetahui kondisi nyata
obyek yang akan diteliti. Hal ini untuk menghindari terjadinya ketidaksesuaian
antara tujuan peneliti dengan kondisi obyek penelitian.
3. Studi Literatur
Untuk menunjang pelaksanaan kegiatan penelitian beberapa literatur
diperlukan guna memperdalam teori sebagai bahan dasar penelitian. Literatur
diperoleh dari berbagai sumber antara lain dari perpustakaan maupun
perusahaan dan studi penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan topik
permasalahan sebelumnya. Studi ini berhubungan dengan pemilihan metode
pemecahan masalah yang digunakan dalam penelitian ini.
4. Perumusan Masalah
Perumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana menentukan jalur
distribusi produk filter rokok secara tepat waktu dan efisien ke customer untuk
meminimalkan biaya transportasi? Untuk menjawab persoalan diatas maka
digunakan metode Savings Matrix di PT. Filtrona Indonesia.
5. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah menentukan rute atau jalur distribusi yang harus
ditempuh tiap kendaraan berdasarkan kapasitasnya untuk mengefektifkan jalur
distribusi dan mendapatkan biaya transportasi yang minimum setelah
6. Identifikasi Variabel
Mengidentifikasi semua variabel berdasarkan permasalahan yang didapat pada
saat dilakukan studi lapangan dan studi literatur, sehingga dapat diketahui
variabel bebas dan variabel terikat dalam penelitian ini.
7. Pengumpulan Data
Dalam pencarian data diperlukan sumber data yang benar-benar akurat.
Sumber data yang dimaksud adalah subyek atau dari mana data itu diperoleh.
Pengumpulan data ini dilakukan dengan bantuan para karyawan PT.Filtrona
Indonesia. Data – data yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah sebagai
berikut :
a. Data permintaan dari customer periode Januari 2010 – Desember 2011.
b. Data rute awal distribusi dan kapasitas alat angkut.
c. Biaya distribusi.
d. Koordinat lokasi.
8. Menghitung Jarak Koordinat Lokasi dari Pabrik ke Tiap – tiap Customer
Dalam menghitung jarak koordinat dari pabrik ke tiap – tiap lokasi, digunakan
peta pulau Jawa dengan skala perbandingan 1 : 1.500.000, dimana 1 cm pada
peta mewakili 1.500.000 cm pada jarak lokasi customer sebenarnya atau sama
dengan 15 km.
9. Rute Awal Berdasarkan Permintaan Tahun 2011
Besarnya permintaan customer untuk tahun 2010 dialokasikan pada rute awal
10.Perhitungan Biaya Distribusi Pada Rute Awal Tahun 2011
Biaya distribusi dihitung berdasarkan biaya sewa armada, biaya bahan bakar,
dan biaya retribusi selama perjalanan dengan rute yang dilalui sebelum
penerapan metode Savings matrix.
11.Rute Baru dengan Savings Matrix Berdasarkan Permintaan Tahun 2011
Mengalokasikan permintaan customer tahun 2011 pada rute baru dengan
penerapan metode Savings matrix.
12.Perhitungan Savings Matrix
Ada beberapa langkah dalam perhitungan Savings matrix, yaitu :
a. Mengidentifikasi matrik jarak.
b. Mengidentifikasi matrik penghematan.
c. Mengalokasikan permintaan customer ke alat angkut dan rute.
d. Mengurutkan customer (tujuan) dalam rute yang sudah terdefinisi.
13.Perhitungan Biaya Distribusi Pada Rute Baru Tahun 2011
Biaya distribusi dihitung berdasarkan biaya sewa armada, biaya bahan bakar,
dan biaya retribusi selama perjalanan dengan rute yang dilalui sesudah
penerapan metode Savings matrix.
14.Ploting Data
Data permintaan periode Januari 2010 – Desember 2011 diplot untuk
mengetahui model data permintaan sebelum dilakukan peramalan permintaan
customer untuk periode Januari – Desember 2012. Model data yang ada
15.Penetapan Metode Peramalan
Berdasarkan hasil ploting data, maka dapat dilakukan penetapan metode
peramalan yang akan digunakan untuk melakukan peramalan permintaan
customer periode Januari – Desember 2012.
16.Perhitungan Mean Square of Error (MSE).
Dari masing-masing metode peramalan tersebut dilakukan perhitungan nilai
MSE.
17.Pilih Nilai MSE Terkecil
Pilih nilai MSE yang mempunyai nilai terkecil kemudian direkomendasikan
untuk permintaan masing-masing customer untuk beberapa periode
mendatang.
18.Melakukan Uji MRC Dari Metode Peramalan Yang Digunakan
Pengujian MRC dilakukan untuk mengetahui apakah metode peramalan yang
digunakan untuk meramalkan besarnya permintaan filter rokok bulan periode
Januari – Desember 2012 sesuai atau layak digunakan, metode layak
digunakan jika berada diantara batas kendali pada MRC.
19.Peramalan Dengan Metode Peramalan Yang Terpilih Untuk Periode Januari –
Desember 2012
Melakukan peramalan permintaan dari tiap – tiap customer untuk bulan
Januari – Desember 2012.
20.Rute Baru Berdasarkan Permintaan Periode Januari – Desember 2012
Berdasarkan peramalan permintaan customer periode Januari – Desember
2012, maka diterapkan kembali metode Savings matrix pada rute distribusi
21.Perhitungan Dengan Metode Savings Matrix Periode Januari – Desember
2012
Melakukan perhitungan Savings Matrix berdasarkan peramalan permintaan
periode Januari – Desember 2012.
22.Perhitungan Biaya Distribusi Untuk Periode Januari – Desember 2012
Melakukan perhitungan biaya distribusi untuk periode Januari – Desember
2012 berdasarkan hasil perhitungan Savings matrix.
23.Hasil dan Pembahasan
Setelah perhitungan biaya distribusi langkah berikutnya adalah melakukan
perbandingan hasil dari sebelum dan sesudah perhitungan dengan
menggunakan Savings matrix serta membahas permasalahan berdasarkan
alternatif-alternatif yang ada dalam metode Savings matrix.
24.Kesimpulan dan Saran
Berisikan tentang kesimpulan apakah dengan menerapkan metode Savings
Matrix akan mengurangi biaya transportasi serta saran untuk perusahaan agar
mempertimbangkan untuk menggunakan metode ini.