• Tidak ada hasil yang ditemukan

3.1. Jenis Penelitian

Penelitian menurut tingkat eksplanasi adalah penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan variabel yang lain. Pada tingkat eksplanasi peneltian termasuk kedalam penelitian asosiatif, yakni penelitian yang menghubungkan dua variabel atau lebih untuk melihat pengaruh, yaitu Kepuasan Kerja (X) berpengaruh terhadap Komitmen Karyawan (Y). (Sugiyono, 2007:11).

3.2. Tempat & Waktu Penelitian

Penelitian ini dilakukan pada PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Divisi Aspalt Mixing Plant (AMP) Kawasan Medan di Basecamp Patumbak Pasar V. Waktu penelitian dimulai bulan April 2012 sampai dengan Juni 2012.

3.3. Batasan Operasional

Batasan operasional dilakukan untuk menghindari kesimpangsiuran dalam membahas dan menganalisis permasalahan dalam penelitian yang dilakukan peneliti. Penelitian ini membahas bagaimana pengaruh variabel bebas (independent) yang merupakan kepuasan kerja terhadap komitmen karyawan PT. Adhi Karya sebagai variabel terikat (dependent).

3.4 Operasionalisasi Variabel

Untuk memahami variabel-variabel dan memberikan gambaran yang jelas dalam pelaksanaan penelitian, diberikan definisi variabel-variabel yang akan diteliti dalam penelitian yaitu Kepuasan Kerja (X) sebagai variabel bebas (independent variable) dan Komitmen (Y) sebagai variabel terikat (dependent variable). Adapun uraian dari masing-masing variabel adalah sebagai berikut : a. Variabel Bebas (X) : Kepuasan Kerja

Variabel bebas atau variabel independent adalah variabel yang dapat mempengaruhi perubahan dalam variabel dependen dan mempunyai hubungan yang positif ataupun yang negatif bagi variabel dependen nantinya (Situmorang 2010:8). Robbins dalam Fathoni (2006 : 498) mengartikan kepuasan kerja sebagai sikap umum individu terhadap pekerjaannya. Sikap individu bisa menyangkut puas dan tidak puas pada seluruh dimensi dari pekerjaannya yaitu : pekerjaan yang secara mental menantang, imbalan yang setimpal, kondisi kerja yang mendukung dan mitra kerja yang mendukung. b. Variabel Terikat (Y) : Komitmen

Variabel terikat atau variabel dependen variabel yang menjadi perhatian utama dalam sebuah pengamatan. Tujuan penelitian adalah memahami dan membuat variabel terikat, menjelaskan variabilitasnya atau memprediksinya (Situmorang 2010:8). Menurut Sunarto (2005:25), komitmen adalah kecintaan dan kesetiaan, terdiri dari : penyatuan dengan tujuan dan nilai-nilai perusahaan, keinginan untuk tetap berada dalam organisasi, dan kesediaan untuk bekerja keras atas nama organisasi.

Tabel 3.1

Operasionalisasi Variabel

Variabel Definisi Variabel Indikator Skala

Kepuasan Kerja (X)

Perbandingan mengenai apa yang secara nyata diterima oleh karyawan PT. Adhi Karya, dari pekerjaannya dibandingan dengan apa yang diharapkan, diinginkan dan dipikirkan sebagai hal yang pantas dan berhak bagi karyawan PT. Adhi Karya. Adanya kesesuaian dengan harapan dan realisasi. 1. Penempatan kerja. 2. Gaji yang layak. 3. Lingkungan kerja. 4. Fasilitas. 5. Sikap pimpinan. 6. Pengembangan dan peningkatan diri. Likert Komitmen (Y) Komitmen adalah sikap kesediaan diri untuk tetap memegang teguh visi misi serta kemauan untuk menyerahkan seluruh usaha dalam melaksanakan tugas. 1. Penyatuan dengan tujuan dan nilai – nilai perusahaan. 2. Keinginan untuk

tetap berada dalam organisasi.

3. Kesediaan untuk bekerja keras atas nama organisasi.

Likert

3.5. Skala Pengukuran Variabel

Pengukuran masing-masing variabel dalam penelitian ini menggunakan skala likert. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dengan skala likert, maka variabel yang diukur dijabarkan menjadi indikator variabel (Sugiyono, 2008:132). Sebagai gambaran bila peneliti memberikan lima alternatif jawaban kepada responden maka skala yang digunakan adalah 1 sampai 5. Skala Likert menggunakan 5 ( lima ) tingkatan jawaban dapat dilihat pada Tabel 3.2 berikut :

Tabel 3.2

Instrumen Skala Likert

No Pertanyaan Skor

1 Sangat Setuju 5

2 Setuju 4

3 Kurang Setuju 3

4 Tidak Setuju 2

5 Sangat Tidak Setuju 1

Sumber : Sugiyono (2008 :132)

3.6. Populasi dan Sampel

a. Populasi

Populasi adalah wilayah yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulanya (Sugiyono, 2005:72). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT. Adhi Karya (Persero) Tbk Divisi Aspalt Mixing Pant (AMP) Kawasan Medan yaitu sebanyak 113 orang.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah menentukan ukuran sampel dari suatu populasi dengan rumus slovin (Ginting, 2008:132). Sampel yang digunakan adalah 53 orang yang terdiri dari karyawan bagian Staff BC Patumbak, Operator dan Laboratorium.

Dimana : n = Jumlah sampel N = Ukuran Populasi E = Batas kesalahan

Jadi sampel dalam penelitian ini adalah 53 orang yang terdiri dari karyawan Staff BC Patumbak, Operator dan Laboratorium.

3.7. Jenis dan Sumber Data

1. Data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari responden yang terpilih dilokasi penelitian. Data primer diperoleh dengan cara memberikan daftar pertanyaan (kuesioner) dan melakukan wawancara (interview).

2. Data sekunder, yaitu data yang diperoleh melalui studi dokumentasi dengan mempelajari berbagai tulisan baik dari buku, jurnal, majalah dan situs internet yang mendukung penelitian ini.

3.8. Metode Pengumpulan Data

Untuk mengumpulkan data guna membahas masalah pada penelitian ini ada beberapa teknik yang digunakan yaitu terdiri dari :

1. Kuesioner

Pengumpulan data dengan cara memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan atau pernyataan tentang kepuasan kerja dan komitmen karyawan. 2. Wawancara

Wawancara adalah tanya jawab langsung kepada pihak – pihak yang berkepentingan.

3. Studi Dokumentasi

Dokumentasi dilakukan untuk mengambil data sekunder.

3.9. Uji Validitas dan Reliabilitas Data

a. Uji Validitas Data

Uji validitas data dilakukan untuk menguji apakah kuesioner layak digunakan dalam penelitian. Valid berarti pertanyaan tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur, dan jika digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama, akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono, 2008:455). Uji validitas dilakukan di PT. Adhi Karya sebanyak 30 orang diluar sampel yang terdiri dari karyawan bagian AMP, dan Crew Stone Crusher dengan menggunakan program SPSS versi 16.00 for windows dengan kriteria sebagai berikut:

Jika rhitung > rtabel, maka pertanyaan tersebut dinyatakan valid. Jika rhitung < r tabel, maka pertanyaan tersebut dinyatakan tidak valid. b. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas dilakukan untuk melihat apakah alat ukur yang digunakan (kuesioner) menunjukkan konsistensi dalam mengukur gejala yang sama (Sugiyono, 2008:456). Butir pertanyaan yang sudah dinyatakan valid dalam uji validitas akan ditentukan reliabilitasnya dengan menggunakan program SPSS versi 16.00 for windows dengan kriteria sebagai berikut:

Jika ralpha positif atau > rtabel, maka pernyataan reliabel. Jika ralpha negatif atau < rtabel, maka pernyataan tidak reliabel. Uji validitas dan reliabilitas kuesioner dilakukan untuk menguji apakah kuesioner layak digunakan sebagai instrument penelitian. Valid berarti instrument tersebut dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya diukur dan reliable berarti instrumen yang digunakan beberapa kali untuk mengukur objek yang sama, akan menghasilkan data yang sama (Sugiyono 2007:109).

3.10.Teknik Analisis Data

Untuk memperoleh analisis data, penulis menggunakan prosedur sampling untuk memperoleh sampel, maka metode analisis data yang digunakan adalah :

A. Analisis Deskriptif

Metode analisis deskriptif merupakan metode yang digunakan yaitu dengan cara mengumpulkan, mengolah, menyajikan dan menginterpretasikan data sehingga diperoleh gambaran yang jelas mengenai fakta-fakta, masalah serta

hubungan antar fenomena yang diteliti. Instrumen dalam penelitian ini adalah daftar pertanyaan. Data identitas responden dilihat dari segi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan dan lama bekerja.

B. Analisis Regresi Linier Sederhana

Metode regresi linier sederhana digunakan karena jumlah variabel bebas dan variabel terikatnya tidak lebih dari satu dan untuk melihat bagaimana pengaruh kepuasan kerja terhadap komitmen yang dapat dirumuskan sebagai berikut : Dimana : Y = komitmen a = kostanta b = koefisien regresi X = kepuasan kerja

C. Uji Asumsi Klasik

Menurut Situmorang,et.al (2010:151) sebelum melakukan analisis regresi, agar diperoleh perkiraan yang efisien dan tidak bias maka dilakukan pengujian asumsi klasik. Ada beberapa kriteria persyaratan asumsi klasik yang harus dipenuhi yaitu:

1. Uji Normalitas

Tujuan uji normalitas adalah untuk mengetahui apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal, yakni data dengan

bentuk lonceng, data tersebut tidak menceng ke kiri dan ke kanan, dan titik-titik mengikuti data di sepanjang garis diagonal. Untuk memastikan apakah data di sepanjang garis diagonal bedistribusi normal, maka dilakukan uji kolmogrov smirnov. Dengan menggunakan tingkat signifikan 5% (0,05) maka jika nilai Asymp.Sign (2-tailed) di atas nilai signifikan 5% (0,05) artinya variabel residual berdistribusi normal (Situmorang,et.al, 2010:91).

D. Uji Hipotesis

1. Koefisien Determinasi (R2)

Koefisien Determinasi (R2) digunakan untuk mengukur proporsi atau persentase kemampuan model dalam menerangkan variabel terikat. Koefisien determinasi berkisar antara nol sampai dengan satu ( 0 ≤ R 2 ≥ 1 ). Jika R2 semakin besar (mendekati satu), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas yaitu Kepuasan Kerja (X) adalah besar terhadap variabel terikat yaitu Komitmen Karyawan (Y). Hal ini berarti model yang digunakan semakin kuat untuk menerangkan pengaruh variabel bebas yang diteliti terhadap variabel terikat. Jika R2 semakin kecil (mendekati nol), maka dapat dikatakan bahwa pengaruh variabel bebas yaitu Kepuasan Kerja (X) adalah besar terhadap variabel terikat yaitu Komitmen Karyawan (Y) semakin kecil (Sugiyono, 2005:186).

BAB IV

Dokumen terkait