3.1. Pendekatan Penelitian
Pada penelitian ini, peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan pendekatan penelitian yaitu pendekatan asosiatif. Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan penelitian ini maka akan dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala. (Sugiyono, 2007, hal. 11). Adapun dalam penelitian ini akan menganalisis tentang pengaruh total quality management terhadap kinerja keuangan.
3.2. Definisi Operasional
Definisi operasional adalah penjabaran lebih lanjut tentang definisi konsep yang diklasifikasikan dalam bentuk variabel sebagai petunjuk untuk mengukur dan mengetahui baik buruknya pengukuran dalam suatu penelitian. Adapun definisi operasional dalam penelitian ini adalah :
1. Total Quality Management atau TQM merupakan penerapan metode kuantitatif dan sumber daya manusia untuk memperbaiki material dan jasa yang menjadi masukan organisasi, memperbaiki semua proses penting dalam organisasi dan memperbaiki upaya memenuhi kebutuhan para pemakai produk dan jasa pada
masa kini dan di waktu yang akan datang. Adapun indikator dari Total Quality Management adalah :
Tabel 2
Indikator Total Quality Management
Indikator Butir pertanyaan
1. kepemimpinan
2. fokus pada pelanggan 3. pemberdayaan karyawan 4. perbaikan berkelanjutan
5. fakta dasar dalam pengambilan keputusan 6. pelatihan dan pengembangan
7. penghargaan / reward dan pengakuan 8. fleksibilitas
9. peralatan dan teknik penggunaannya 10.tim kerja 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Sumber : Dorothea Wahyu Ariani (2003, hal. 45)
2. Kinerja .manajerial adalah sejauh mana seorang manajer telah memainkan bagian dalam melaksanakan strategi organisasi, baik dalam merencanakan sasaran yang berhubungan dengan peranan perseroan maupun dalam memperlihatkan kompensasi yang relevan bagi suatu organisasi dalam suatu peranan tertentu. Adapun indikator dari kinerja keuangan yaitu :
Tabel 3
Indikator Kinerja keuangan
Indikator Butir pertanyaan
1. kualitas kerja (quality of work) 2. kecepatan (promtness) 3. inisiatif (inisiative) 4. kemampuan (capability) 5. komunikasi (communication) 1,2 3,4 5,6 7,8 9,10 Sumber : Sedarmayanti (2001, hal. 51)
3.3. Tempat Dan Waktu Penelitian Tempat Penelitian
Penelitian ini dilaksanakan pada Rumah Sakit Umum Imelda Medan adalah perusahaan yang bergerak di bidang pelayanan jasa kesehatan dan obat-obatan dengan alamat di Jl. Bilal No. 32 Medan.
Waktu Penelitian
Adapun waktu bagi penulis melakukan penelitian ini yaitu mulai dilaksanakan pada bulan Januari 2014 sampai dengan selesainya.
3.4. Populasi Dan Sampel.
Populasi adalah keseluruhan objek penelitian sebagai sumber data yang memilih karakteristik tertentu di dalam suatu penelitian. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan yang ada pada Rumah Sakit Umum Imelda Medan khusus bagi karyawan yang merupakan pegawai manajerial yang jumlahnya ada 61 orang.
Setelah diketahui jumlah populasi yang ditentukan yaitu seluruh perawat yang merupakan pegawai tetap yang ada pada Rumah Sakit Umum Imelda Medan, maka penulis selanjutnya menetapkan besarnya sampel. Sampel merupakan unit-unit yang dianggap dapat mewakili populasi secara keseluruhan termasuk karakterisitik.
Pengambilan sampel yang penulis lakukan yaitu dengan menggunakan keseluruhan pegawai manajerial yang ada pada Rumah Sakit Umum Imelda Medan yaitu berjumlah 61 orang.
3.5. Teknik Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah melalui teknik Quesioner (penyebaran angket) yaitu pengumpulan data dengan menyebarkan angket berupa daftar pertanyaan kepada 61 orang pegawai manajerial yang dijadikan sampel. Adapun bentuk dari quesioner yang akan diberikan kepada responden dalam bentuk pilihan berganda biasa, hal ini agar responden tidak mengalami kesulitan dalam menjawab pertanyaan yang diberikan pada lembar kuesioner.
3.6. Teknik Analisis Data 1. Statistik Deskriptif
Statistik deskriptif, yaitu metode statistik yang digunakan untuk mengumpulkan, meringkas, menyajikan dan mengdeskriptifkan data sehingga dapat memberikan informasi yang berguna. Data yang disajikan dalam statistika deskriptif biasanya dalam bentuk ukuran pemusatan data (mean, median, dan modus), ukuran penyebaran data (standar deviasi dan varians), tabel, serta grafik (histogram, pie dan bar) (Nisfiannoor, 2009: 4). Adapun variabel yang akan diteliti dengan statistik deskriptif dalam penelitian ini adalah pengaruh total quality management terhadap kinerja keuangan.
2. Uji Normalitas Data
Tujuan uji normalitas adalah untuk menguji apakah distribusi sebuah data mengikuti atau mendekati distribusi normal, yakni distribusi data dengan bentuk lonceng (bell shaped). Data yang baik adalah data yang mempunyai
pola distribusi normal, yaitu distribusi data tersebut tidak menceng ke kiri atau menceng ke kanan. Untuk melihat normalitas data dapat dilakukan dengan melihat higtogram atau normal probabilitas plot. Menurut Ghozali (2009: 147) jika residual berasal dari distribusi normal, maka nilai-nilai sebaran data akan terletak di sekitar garis lurus, maka dapat dikatakan persyaratan normalitas bisa dipenuhi.
3. Analisis Regresi Sederhana
Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Analisis Regresi Sederhana dengan menggunakan rumus :
Y = a +bX + e
Keterangan :
Y = Kinerja Manajetr
X = Total Quality Management
a = Konstanta
b1,2 = Koefisien Regresi
e = Epsilon atau variabel pengganggu
Pengujian model regresi berganda ini digunakan untuk mengetahui pengaruh positif atau negatif dari variabel bebas X terhadap variabel terikat Y.
4. Pengujian Hipotesis
Untuk mengetahui hipotesis yang diajukan bermakna atau tidak bermakna maka digunakan penghitungan uji statistik yaitu uji t (uji parsial). Uji t digunakan untuk mengetahui apakah variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap variabel terikat. Pengujian ini dilakukan dengan cara membandingkan nilai thitung dengan nilai ttabel. Apabila thitung > ttabel dengan signifikan dibawah 0,05 (5%), maka variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat, dan sebaliknya.
Adapun kriteria yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh signifikan adalah :
a. Jika thitung < ttabel, maka menerima Ho dan menolak Ha, artinya tidak ada pengaruh signifikan variabel bebas terhadap variabel terikat.
b. Jika thitung > ttabel, maka menolak Ho dan menrima Ha, artinya ada pengaruh signifikan variabel bebas terhadap variabel terikat
5. Pengujian Koefisien Determinasi
Koefisien Determinasi (R2) menunjukkan besarnya presentase pengaruh semua variabel bebas terhadap variabel terikat. Pengaruh semua variabel bebas (secara simultan) didalam model regresi terhadap nilai variabel terikat dapat diketahui dengan analisis varians. Alat statistik yang dapat digunakan adalah Analysis of Variance (ANOVA). Hasil perhitungan R2 yaitu diantara nol dan satu dengan ketentuan.
Nilai R2 yang semakin kecil (mendekati nol) berarti semakin kecil pengaruh semua variabel bebas terhadap nilai variabel terikat atau semakin kecil kemampuan model dalam menjelaskan perubahan nilai variabel terikat. Sebaliknya, nilai R2 yang semakin besar (mendekati satu) berarti semakin besar pengaruh semua variabel bebas terhadap nilai variabel terikat atau semakin besar kemampuan model dalam menjelaskan perubahan nilai variabel terikat. Koefisien Determinasi, untuk melihat besarnya kontribusi pengaruh variabel bebas dan variabel terikat dapat dihitung dengan rumus
BAB IV