3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan pada konsumen yang dominan sebagai pengguna meja dan kursi komputer pada Lab Teknik Industri UPN “Veteran” Jawa Timur yang dimulai pada bulan oktober 2011 sampai data yang diperlukan terpenuhi.
3.2 Identifikasi dan Definisi Operasional Var iabel
Variabel dapat diartikan sebagai faktor yang mempunyai besaran dan variasi dalam penelitian. Jenis variabel dalam penelitian ada dua yaitu variabel bebas dan terikat. Variabel bebas adalah variabel yang perubahannya tidak tergantung pada variabel yang lain, sedangkan variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat karena variabel bebas. Adapun variabel bebas yang berpengaruh dalam penelitian ini adalah :
Dimensi tubuh yang bersesuaian.
Merupakan data primer yang didapatkan secara langsung melalui pengukuran dimensi tubuh manusia (operator). Adapun pengukuran dimensi tubuh yang bersesuaian adalah sebagai berikut :
a. Tinggi bahu dalam posisi duduk. (Presentil 5% , 50% , 95%)
Yang merupakan persentil rata-rata dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud yang pendek bisa menyesuaikan yang tinggi agar dapat menggunakan kursi ini dengan nyaman.
Yang merupakan persentil kecil dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud agar dapat menggunakan meja ini dengan nyaman
c. Tinggi popliteal. (Presentil 95%)
Yang merupakan persentil besar dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud agar dapat menggunakan kursi ini dengan nyaman.
d. Tinggi jangkauan tangan dalam posisi duduk tegak. (Presentil 5% , 50% , 95%)
Yang merupakan persentil rata-rata dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud yang pendek bisa menyesuaikan yang tinggi agar dapat menjangkau meja ini dengan nyaman.
e. Lebar pinggul atau pantat. (Presentil 5% , 50% , 95%)
Yang merupakan persentil besar dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud agar dapat menggunakan kursi ini dengan nyaman.
f. Panjang popliteal. (Presentil 5% , 50% , 95%)
Yang merupakan persentil rata-rata dari populasi orang dewasa yang diukur dengan maksud yang pendek bisa menyesuaikan yang tinggi agar dapat menggunakan kursi ini dengan nyaman.
3.3 Metode Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data pada penelitian ini terdiri dari dua kegiatan pokok, yakni Studi Lapangan dan Studi Kepustakaan. Melalui studi lapangan didapatkan data – data yang berkenaan dengan aktivitas kerja operator. Anthropometri dan Analisa persentil, dari jumlah populasi yang ada diambil
Teknik sampling yang digunakan adalah judgment sampling. Judgment sampling
adalah teknik pengambilan sampel yang dipilih berdasarkan penilaian peneliti bahwa dia adalah pihak yang paling baik untuk dijadikan sampel penelitiannya (Cooper dan Emory, 2005).
3.3.1Studi Lapangan
Pada tahap ini pengamatan langsung dilakukan terhadap objek yang dijadikan penelitian untuk mengetahui kondisi kerjanya. Pada penelitian ini digunakan metode :
1. Wawancara
Mengajukan pertanyaan – pertanyaan secara langsung terhadap objek (pengguna atau operator) yang diteliti mengenai informasi – informasi yang dibutuhkan untuk penelitian.
2. Observasi
Mengamati secara langsung objek (pengguna atau operator) yang diteliti dalam melaksanakan aktivitas kerjanya untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
3. Data Anthropometri
Untuk mengetahui data antropometri, yaitu dengan cara mengukur dimensi tubuh populasi sampel untuk mendapatkan ukuran data yang dibutuhkan.
Pada tahap ini pencarian informasi yang dibutuhkan dilakukan dengan cara mempelajari referensi – referensi yang berkaitan erat dengan ergonomi dan aplikasinya dalam merancang suatu system kerja dan fasilitas kerja.
3.4 Metode Pengolahan Data
Pengolahan data dimensi tubuh pekerja ini terdiri dari tes keseragaman data dan tes kecukupan data. Pengolahan data dimensi tubuh pekerja ini bertujuan untuk menentukan layak tidaknya data dimensi tubuh yang telah kita peroleh untuk kita pakai dan menentukan seberapa besar pengukuran harus kita lakukan.
Setelah itu dilakukan penetapan data anthropometri dimana pemakaian distribusi normal diterapkan. Dalam statistik, distribusi normal dapat ditentukan sebagai berikut :
Persentil = x ± zσ
Dimana :
x = Nilai rata - ratadata
σ = standar deviasi dari untuk setiap dimensi
Pemakaian nilai – nilai persentil yang umum diaplikasikan dalam perhitungan dapat dijelaskan dalam tabel berikut :
Tabel 3.1. NIlai Per sentil.
Langkah – langkah yang digunakan dalam pemecahan masalah dapat digambarkan dalam flowchart sebagai berikut :
A
Perhitungan meja dan kursi sesuai presentil
Desain meja komputer dan kursi
Pembuatan Meja komputer dan kursi
Ergonomis?
Hasil dan Pembahasan
Kesimpulan dan saran
Seleai T
Y Uji coba meja komputer dan kursi
1. Mulai
Mulai ini meliputi kegiatan seperti : pembuatan proposal, konfirmasi pada pihak personalia, penyerahan judul permasalahan pada pihak jurusan sampai pembuatan surat keterangan penelitian.
2. Studi Pustaka
Studi kepustakaan yang dilakukan sebagai sarana pembantu pengumpulan informasi yang berkaitan dengan permasalahan. Studi kepustakaan ini diperoleh dari literatur-literatur seperti text books, jurnal maupun dari penelitian-penelitian yang pernah dilakukan yang relevan dengan permasalahan yang diteliti. Dari studi kepustakaan ini akan diperoleh landasan metode-metode untuk pengolahan data, dan literatur mengenai objek pengamatan meja komputer serta acuan-acuan yang akan dipergunakan dalam penelitian.
3. Observasi penelitian
Melakukan kegiatan observasi pengungkapan fakta – fakta dalam proses memperoleh keterangan atau data dengan cara terjun langsung ke lapangan. 4. Identifikasi Masalah
Melakukan kegiatan pencarian dan pengenalan akan suatu masalah yang akan diteliti lebih lanjut.
5. Perumusan Tujuan
Menyusun permasalahan dalam bentuk kalimat tanya yang akan dijadikan sebagai pokok pembahasan dalam penelitian ini yaitu bagaimana rancangan
ada saat ini.Serta menentukan tujuan dalam penelitian ini. 6. Pengumpulan Data
Melakukan pengumpulan data dengan cara melakukan pengukuran langsung terhadap tubuh manusia.
7. Uji Keseragaman Data
Dilakukan untuk menetapkan data yang seragam untuk mengaplikasikannya dapat digunakan peta kontrol. Melalui peta kontrol dapat terlihat apakah data seragam atau tidak ada data ekstrim. Jika ada data yang tidak seragam atau ada data ekstrim , data tersebut dibuang. Perhitungan pengujian ini meliputi : a. Perhitungan nilai rata – rata tiap dimensi.
b. Perhitungan standar deviasi.
c. Perhitungan batas control atas dan bawah. 8. Perhitungan Meja dan Kursi Sesuai Presentil
Dilakukan perhitungan dimensi pada meja dan kursi sesuai dengan presentil.
9. Desain Meja Komputer dan Kursi
Dilakukan desain meja komputer dan kursi dengan ukuran yang telah dihitung berdasarkan presntil.
10.Pembuatan Meja Komputer dan Kursi
Pembuatan produk jadi sesuai desain dan ukuran yang berdasarkan perhitungan presentil.
Kegiatan uji hasil dari desain dan rancangan meja dan kursi komputer. 12.Hasil dan Pembahasan
Membahas hasil dari perancangan produk meja dan kursi komputer dan pengujian keergonomisan yang telah dilakukan.
13.Kesimpulan dan Saran
Menuangkan hasil pembahasan kedalam kesimpulan yang menjawab dari rumusan masalah dan saran untuk pengembangan penelitian ini.