3.1 Definisi J udul dan Sub J udul 3.1.1 Definisi J udul
Judul yang diangkat dalam perancangan ini adalah “ Perancangan Visual Buku wisata religi Islam Gresik ” aspek-aspek yang ditelusuri adalah media yang dapat dijadikan panduan dan pengetahuan bagi masyarakat akan wisata religi yang ada di Gresik dan sejarah bangunan religi di Gresik sehingga masyarakat luar kota Gresik khususnya masyarakat kota Gresik tertarik untuk berkunjung ke bangunan religi dan juga mengetahui sejarah tentang wisata religi dikota Gresik.
Media yang digunakan untuk member informasi tentang wisata religi berupa buku, karena buku bisa menjadi sumber informasi dan buku bisa menjadi panduan untuk berwisata, buku bisa memberi informasi dimanapun ketika buku mudah untuk dibawa. Buku juga memiliki sifat yang tidak termakan oleh zaman dan masih bisa digunakan dalam jangka waktu bertahun-tahun. Oleh karena itu bisa menjadi alat komunikasi jangka panjang dan mudah ketika tiba-tiba dibutuhkan untuk memberi informasi ketika berwisata.
3.1.2 Definisi Wisata Religi Gr esik
Wisata berarti perjalanan atau berpergian. Wisata adalah perjalanan yang dilakukan oleh seseorang atau lebih dengan tujuan untuk mencari kenikmatan, hasrat ingin mengetahui sesuatu, keagamaan, olahraga, dan lain sebagainya.1 Wisata sesuatu hal yang paling dicari orang ketika sedang dalam keadaan yang sangat penat dalam menjalani aktifitas sehari-hari, dengan berwisata seseorang bisa melepaskan penatnya dan melupakannya sejenak sehingga lebih segar dalam menghadapi aktifitas kedepannya.
1
Wisata religi adalah perjalanan dengan tujuan beribadah dan berdoa, untuk merasakan ketenangan dengan mendekatkan diri kepada sang pencipta. Wisata religi bisa mempengaruhi psikologis dan pemikiran seseorang tentang suatu kepercayaan agama. Seiring dengan berjalannya waktu wisata religi tidak hanya bertujuan untuk beribadah dan mendekatkan diri pada sang pencipta, tetapi bertujuan untuk mengenal sejarah tokoh-tokoh Islam yang dikunjungi dan dan juga mengenal sejarah dan bentuk bangunan yang ada disetiap obyek wisata religi yang dikunjungi.
Wisata religi yang ada dikota Gresik banyak berupa makam-makam dan bangunan peninggalan tokoh agama Islam yang bersejarah untuk penyebaran agama Islam, banyak wisatawan yang berkunjung ke Gresik untuk berziarah ke makam-makam wali di Gresik pada malam Jum’at, hari-hari libur dan pada bulan ramadhan. Selain itu juga ada beberapa tradisi religi yang dilaksanakan turun temurun peninggalan tokoh Islam di Gresik.
3.2 Teknik Sampling 3.2.1 Tar get Audiens
Tahap ini merupakan analisa segmentasi target yang akan dituju untuk buku wisata religi Islam kota Gresik yang akan dibuat. Analisis target segmentasi tersebut antara lain :
Demografi Target Audiens
• Jenis kelamin : Pria dan wanita
• Usia : 30 - 45 Tahun yang sudah menikah
• Pendidikan : Sekolah menengah Atas, D3, S1, S2
• Stata ekonomi social : Menengah keatas
• Pendapatan : Rp 1.000.000,- – Rp 2.000.000,- Perbulan
Target segmentasi buku wisata religi Islam kota Gresik yang dianalisa adalah pria dan wanita , karena pria dan wanita memiliki minat untuk mencari dan mendapatkan informasi tentang banyak hal, suka membaca. Target usia
segmen yang dituju adalah 30 - 45, pada segmen usia ini target seseorang mempunyai ketertarikan akan wisata, tertarik untuk melakukan wisata dengan tujuan refreshing, tertarik mengetahui tentang sejarah dan di usia itu juga meningkatnya sifat religius seseorang terhadap agama yang di anutnya, tidak menutup kemungkinan dibaca oleh semua umur. Strata ekonomi sosial yang dituju buku wisata religi Islam Gresik ini adalah kelas menengah keatas karena kelas menengah keatas sering melakukan wisata, dan juga membeli buku dengan tujuan untuk mencari informasi dan pengetahuan.
3.3 J enis dan Sumber Data 3.3.1 J enis Data
Data Primer
a. Observasi Langsung
Observasi merupakan kegiatan pengamatan langsung pada masyarakat penduduk kota gresik tentang sejarah islam di kota gresik, dan buku-buku wisata religi lain sebagai acuan dan pembanding buku.
b. Wawancara
Wawancara dilakukan dengan pihak-pihak terkait dengan judul tugas akhir, seperti pengurus obyek wisata atau juru kunci obyek wisata yang diteliti untuk mendapat data yang relevan dari obyek tersebut. Wawancara juga dilakukan ke penerbit untuk mendapatkan data mengenai penerbitan buku yang akan di buat. c. Kuisioner
Kuisioner berupa sejumlah pertanyaan yang disebarkan pada 50 orang responden yang mewakili target audience untuk buku wisata religi kota Gresik. Data Sekunder
Data sekunder untuk perancangan buku wisata religi kota Gresik didapat Dari perpustakaan kota Gresik, internet, koran, televisi.
3.3.2 Sumber Data
Sumber data berasal dari buku, artikel, maupun internet dan juga wawancara dengan pihak terkait yang berkaitan dengan wisata religi kota Gresik dan sejarah masuknya islam di kota Gresik serta teori yang mendukung judul perancangan.
3.4 Metode Penelitian
Proses penelitian untuk perancangan ini menggunakan beberapa metode penelitian, antara lain :
1. Tahap Pengumpulan Data
a. Studi Lapangan, Yaitu survey dengan kuisioner langsung pada target segmentasi.
b. Studi komparatif, yaitu dengan melakukan komparasi dengan produk-produk sejenis.
c. Studi literatur berasal dari kumpulan data-data yang berhubungan dengan perancangan yang berasal dari berbagai sumber.
2. Tahap Identifikasi Masalah
Identifikasi masalah perancangan ini muncul dari wawancara dari pihak-pihak terkait dan didukung oleh kuisioner yang ditujukan langsung pada target konsumen. Hasil yang didapat dianalisa lebih lanjut hingga muncul perlunya perancangan ini dilakukan.
3. Tahap analisa permasalahan
Permasalahan-permasalahan yang timbul dianalisa lebih mendalam untuk dapat menentukan solusi bagaimana yang dapat dilakukan dari permasalahan tersebut.
4. Tahap pengambilan keputusan
Pengambilan keputusan merupakan langkah penting yang akan menentukan perancangan ini , hingga pada penentuan hasil akhir dari perancangan ini. Segala proses desain yang diambil untuk kepentingan perancangan akan diputuskan ditahap ini.
3.5 Per encanaan
1. Dimulai dengan menganalisis dan mendefinisikan masalah yang telah ditemukan.
2. Pencarian solusi masalah yang berasal dari analisis yang dilakukan.
3. Analisis audience yang sesuai dengan karakter target segment ketika melakukan survey kuisioner maupun wawancara, terutama untuk mengetahui lebih dalam tentang sejarah dan presepsi terhadap Wisata Religi Islam Gresik. 4. Setelah melakukan analisis audience dan produk. Selanjutnya akan menjadi USP yang dicari relevansinya, relevansi tersebut diturunkan menjadi sebuah konsep perancangan buku Panduan Wisata Religi Islam Gresik.
5. Konsep tersebut diturunkan lagi menjadi sebuah keyword.
3.6 Per ancangan
1. Setelah melakukan analisis dan perencanaan, hingga akhirnya mendapat sebuah keyword. Dari keyword selanjutnya dijadikan sebuah konsep utama dalam penyusunan Buku Panduan Wisata Religi Islam Gresik.
2. Konsep perancangan meliputi penyusunan alur susunan isi buku berupa susunan obyek wisata, dan juga tradisi. Selain itu juga menentukan atribut pendukung buku mulai dari aspek estetika, layout, typhography, fotografi yang sesuai dengan Wisata Religi Islam Gresik.
3. Selajutnya memasuki tahap desain yaitu dengan pembuatan alternatif desain, rough desain, dan final desain.
4. Final desain akan diterapkan pada media-media yang sudah ditetapkan dari pada proses analisa media .
3.7 Ker angka Ber pikir
Perancangan buku wisata religi islam kota gresik
Fenomena
- Banyaknya wisata religi Di Gresik yang memiliki
nilai sejarah dan menarik untuk di ketahui.
- Adanya ketertarikan masyarakat untuk mengetahui
tempat dan sejarah dari wisata religi Islam Gresik.
- Kurangnya informasi tentang wisata religi Islam
Gresik.
- Wisata religi merupakan sektor wisata yang paling
banyak memberi pemasukan bagi gresik selain dari sektor industri.
-
Rumusan masalah
“ Bagaimana merancang visual buku wisata religi Islam kota Gresik, dengan tujuan memberi informasi dan juga pengetahuan sejarah dari obyek wisata religi kota Gresik kepada masyarakat ?”
RISET Kuisioner
Berupa pertanyaan mendalam dalam pembahasan buku wisata religi yang disebarkan pada target audiens.
IDENTIFIKASI MASALAH
1.Gresik banyak memiliki bangunan religi bersejarah untuk
perkembangan agama Islam di pulau jawa dan tetapi juga bisa sebagai tempat untuk mengetahui sejarah-sejarah yang terjadi sehingga menambah pengetahuan tentang kota Gresik.
2.Sejarah dan pengetahuan bentuk bangunan wisata religi Gresik perlu di informasikan kepada masyarakat, karena kurangnya media yang bisa memberi informasi kepada masyrakat tenatng wisata religi islam gresik .
3.Sebuah buku memerlukan elemen pendukung, daya tarik buku dan
kekuatan buku tidak hanya pada tulisan saja, namun dengan elemen pendukung seperti layout, fotografi,dan tipografi tentang cerita dan isi buku bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan sehingga pesan yang akan disampaikan sampai kepada pembaca .
BAB IV KONSEP
-penataan alur cerita bukua -gaya bahasa dan bentuk visual - thumbnail desain
BAB II Tinjauan pustaka -teori sejarah buku -teori tentang pariwisata -teori tentang komunikasi visual -studi eksisting
BAB III
-Tentang wisata religi -Sumber data
Latar belakang
-gresik kota yang mempunyai slogan gresik berhias iman, gresik kota wali, merupakan kota yang mempunyai sejarah dan merupakan tempat masuknya islam pertama kali dipulau jawa
-buku sebagai perangkat untuk memberi
informasi wisata suatu kota yang
memiliki nilai potensi wisata.
-fungsi bangunan bersejarah di era modern bagi masyarakat.
J U D U L Batasan masalah
- Studi perancangan ini dalam lingkup kota Gresik. - Wisata religi yang dibahas adalah bagunan religi yang
berupa tempat beribadah, makam – makam.
- Wisata religi yang dibahas adalah bangunan religi yang mengandung nilai sejarah yang berkaitan dengan agama Islam yang ada di kota Gresik.
ANALISIS Output - Buku -Pembatas buku -Poster -Banner promosi
BAB IV
ANALISA DAN KONSEP DESAIN
4.1 Penelusur an masalah
Kota Gresik mempunyai slogan dan motto, Gresik kota Wali, Gresik Kota santri, dan banyak mengenal Gresik berhias Iman.1 Karena Gresik banyak terdapat makam-makam Wali yang juga merupakan tokoh-tokoh penyebar agama Islam pertama di pulau Jawa. Makam-makam tersebut mempunyai sejarah yang panjang dan juga makam-makam wali di Gresik saling berhubungan satu sama lain, makam Syekh Maulana Malik Ibrahim merupakan sunan yang pertama kali menyebarkan agama Islam di Indonesia bersama sama Fatimah Binti Maimun pada awal abad ke 11 sejak saat itu agama Islam menyebar ke seluruh pulau Jawa, menyebarnya Islam ke pulau Jawa juga berkat Raden Santri yang menggantikan Syekh Maulana Malik Ibrahim.
Berdirinya kota Gresik tidak terlepas dari peran seorang janda kaya raya yang juga merupakan syahbandar, dari sini juga menjadi awal tonggak berdirinya kota gresik. Suatu waktu Nyai Ageng Pinatih menemukan seorang bayi yang di buang kelaut, bayi tersebut tak lain adalah Sunan Giri yang pada awalnya di beri nama Jaka Samudra oleh Nyai Ageng Pinatih, Setelah beranjak dewasa bergelar Raden Paku yang merupakan penguasa di Giri Kedaton sekaligus sebagai sunan yang menyebarkan agama Islam. Pada tahun 1487 M Sunan Giri dinobatkan sebagai penguasa pemerintahan pada tahun 1487M yang akhirnya dijadikan sebagai hari jadi kota Gresik, setelah Sunan Giri meninggal dunia dilanjutkan oleh beberapa penerusnya untuk memimpin Giri Kedaton dan mencapai kejayaannya pada masa pemerintahan Sunan Prapen. Bupati pertama yang memimpin kota Gresik adalah Kyai Ngabehi Tumenggung Poesponegoro.
1
Makam-makam tersebut banyak dikunjungi oleh wisatawan ataupun peziarah yang sengaja datang untuk berdoa di makam-makam Wali tersebut. tercatat data peziarah makam Sunan Giri pada tahun 2008 sampai 2009 mencapai 1.140.831 orang sedangkan tahun 2010 per april 2010 berjumlah 389.742 orang.2 Untuk makan Sunan Malik Ibrahim atau makam Sunan Gresik 2008 April sampai Maret 2009 mencapai 1.097.414 orang, yang terdiri dari peziarah umum, asing, pelajar, perguruan tinggi. Sementara April 2009 hingga Maret 2010 mencapai 1.286.280 orang.3 Untuk Makam-makam tersebut ramai pada hari libur dan juga meningkatnya para peziarah pada menjelang puasa . Oleh karena itu Wisata religi Islam Gresik bisa menjadi pariwisata yang menarik untuk di kunjungi.
Berdasarkan hasil kuisioner 28 orang tahu sedikit sejarah tentang wisata religi Gresik, 12 orang tahu tempatnya saja, 5 orang pernah mendengar namanya saja. 5 orang sangat tertarik untuk mengetahui lebih dalam sejarah dari wisata religi gresik, 31 orang tertarik untuk mengetahui sejarah dari wisata religi Islam Gresik. 24 orang tertarik untuk mengetahui bentuk bangunan wisata religi Islam Gresik dan 13 orang sangat tertarik untuk mengetahui bentuk bangunan wisata religi Islam Gresik. Berdasarkan buku-buku tentang wisata religi sudah yang ada, kebanyakan hanya berupa tulisan namun tidak didukung dengan gambar atau foto sehingga masyarakat tidak tertarik untuk membaca dan mengetahui lebih dalam tentang sejarah dari Wali yang ada di Gresik. Sehingga perlu adanya media yang mengulas tentang sejarah dari wali yang ada di Gresik. Dan sesuai dengan hasil kuisioner 49 orang setuju bahwa buku bisa digunakan untuk member informasi tentang bangunan dan sejarah wisata religi Gresik.
2
http://disbudpar.jatimprov.go.id/wisata/wisata-religi/143-wisata-religi-makam-sunan-giri.html
3
4.2 Segmentasi
4.2.1 Demogr afis target segmentasi
• Usia 30 - 45 tahun
Di usia ini lebih banyak keinginan untuk mengetahui sejarah dan menambah wawasan dari tokoh-tokoh yang berpengaruh di kehidupan sehari-hari. Di Usia ini juga banyak yang ingin mengetahui sejarah makam-makam dan sejarah tokoh penyebar agama Islam yang ada di kota Gresik. Di usia ini juga merupakan usia dimana seseorang mencapai kemapanan dan mulai mengkonsumsi barang-barang yang menunjang dirinya.
• Pengeluaran antara 1.000.000- 2.000.000 Per Bulan.
• SES Menengah Atas.
• Sekolah menengah Atas, D3, S1, S2Menyukai Membaca Buku.
• Menyukai Sejarah, terutama seni dan Budaya.
• Status lajang dan Berkeluarga.
4.2.2 Kar akter istik Tar get Segmenta si
Karakteristik target segmentasi adalah orang yang suka hiburan, hiburan merupakan suatu kegiatan wajib bagi semua usia, akan tetapi kebutuhan hiburan akan lebih meningkat ketika dewasa. Kebutuhan konsumen adalah orang yang suka mencari pengetahuan , suka membaca untuk mendapatkan pengetahuan karena media yang akan digunakan adalah buku, mempunyai ketertarikan terhadap sejarah, seni dan budaya dan juga politik.
4.3 Kuisioner
4.3.1 Hasil Kuisioner 1 Profil responden
Jumlah Responden : 50 orang Umur : 30-45 tahun
Pendapatan : 1.000.000- 2.000.000 per bulan. Pengeluaran : < 1.000.000 : 5 orang 1.000.000-2000.000 : 41 orang > 2.000.000 : 4 orang Pendidikan : SMA : 22 Orang
D3 : 2 Orang S1 : 26 Orang Kesimpulan Hasil Kuisioner 1 :
- 50 orang menjawab mengetahui wisata religi Islam Gresik.
- 46 orang menjawab mengetahui wisata religi Islam Gresik berupa makam. - 36 orang menjawab tahu sedikit tentang sejarah tentang tokoh Islam yang
ada di Gresik.
- 43 orang menjawab ingin mengetahui sejarah dari wisata religi Islam Gresik.
- 37 orang menjawab tertarik untuk mengetahui bentuk bangunan wisata religi Islam Gresik.
- 35 orang menjawab bahwa tujuan untuk wisata religi tidak hanya beribadah dan ziarah saja, namun bisa digunakan untuk mengetahui sejarah tokoh dan sejarah bangunan tersebut.
- 32 orang menjawab setuju bahwa “ buku adalah gudang pengetahuan dan informasi”.
- 28 orang menjawab setuju bahwa “ Buku adalah media yang tak lekang oleh jaman,berguna bagi kita dan generasi mendatang”
- 50 orang setuju buku bisa menjadi media untuk member informasi tenatng bangunan dan sejarah dari wisata religi Islam Gresik.
4.3.2 Kuisioner AIO ( Activity, Inter est, Opinion ) Profil Responden
Jumlah Responden : 50 orang Umur : 30-45 tahun
Jenis Kelamin : Unisex( pria dan wanita ) Pendapatan : 1.000.000- 2.000.000 per bulan. Pengeluaran : < Rp 1.500.000 : 41 orang > Rp 2.000.000 : 8 orang Kesimpulan Kuisioner :
- 42 orang suka membaca buku.
- 22 orang suka jalan-jalan untuk mencari hiburan. - 41 orang menyukai sejarah.
- 40 orang suka membaca buku tentang sejarah.
- 35 orang menyukai sejarah seni dan budaya, 11 orang menyukai sejarah wisata religi, 9 orang menyukai sejarah kemerdekaan.
- 42 orang suka membaca.
- 43 orang setuju sejarah perlu dilestarikan dan diinfromasikan.
- 40 orang setuju sejarah dan kebudayaan tentang wisata religi Gresik harus dilestarikan.
- 43 orang setuju wcana dan pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan Islam di Gresik penting jika dikemas dalam bentuk buku.
Kesimpulan AIO :
- Suka meluangkan waktu bersama keluarga. - Suka membaca.
- Tertarik akan sejarah seni dan budaya. - Orang yang aktif.
- Suka berbelanja. - Suka mencari hiburan. Psikografis target segment . Berdasarkan Observasi :
- Suka berjalan-jalan untuk mencari hiburan dan berbelanja. Bersama keluarga mengunjungi tempat-tempat wisata.
- Menggunakan waktu luang dan saat bersantai dirumah untuk membaca. Suka membaca buku dan tertarik akan isu tentang sejarah seni dan budaya.
Menurut target segment sejarah dan budaya itu penting dan tidak boleh terlupakan dan harus selalu diingat.
4.4 Unique Selling Pr eposition
Buku panduan wisata religi Islam kota Gresik ini membahas tentang lokasi wisata, sejarah dan benda-benda peninggalan yang ada di lokasi wisata tersebut. buku ini dibuat menggunakan elemen fotografi dan juga menggunakan teknik
4.5 Bagan Konsep
Bagan 4.1 Bagan Konsep Keyword
Fenomena
• Banyaknya wisata religi Di Gresik yang memiliki nilai sejarah dan menarik untuk di ketahui.
• Adanya ketertarikan masyarakat untuk mengetahui tempat dan sejarah dari wisata religi Islam Gresik.
• Kurangnya informasi tentang wisata religi Islam Gresik.
• Wisata religi merupakan sektor wisata yang paling banyak memberi pemasukan bagi gresik selain dari sektor industri.
Lat ar belakang masalah
• Gresik merupakan pintu masuk pertama masuknya agama islam di pulau jawa.
• Banyak peninggalan dari tokoh-tokoh islam di gresik yang menraik untuk di ketahui.
• Fungsi bangunan religi tidak hanya sebagai tempat ibadah namun juga bisa sebagai tempat wisata bersejarah yang menarik untuk diketahui.
• Buku adalah sumber informasi tentang segala hal,antara lain tentang informasi tantang suatu tempat, cerita sejarah, budaya ataupun cara untuk mempermudh melakukan sesuatu.
IDENTIFIKASI MASALAH
1. Gresik banyak memiliki bangunan religi bersejarah untuk perkembangan agama Islam di pulau jawa dan tetapi juga bisa sebagai tempat untuk mengetahui sejarah-sejarah yang terjadi sehingga menambah pengetahuan tentang kota Gresik.
2. Sejarah dan pengetahuan bentuk bangunan wisata religi Gresik perlu di informasikan kepada masyarakat, karena kurangnya media yang bisa memberi informasi kepada masyrakat tenatng wisata religi islam gresik .
3. Sebuah buku memerlukan elemen pendukung, daya tarik buku dan kekuatan buku tidak hanya pada tulisan saja, namun dengan elemen pendukung seperti
layout, fotografi,dan tipografi tentang
cerita dan isi buku bisa menjadi alat untuk menyampaikan pesan sehingga pesan yang akan disampaikan sampai kepada pembaca .
Kesimpulan :
Wisata religi gresik membutuhkan sebuah pendokumentasian berupa buku panduan yang memberikan informasi dan pengetahuan tentang wisata religi yang mempunyai nilai sejarah dikota gresik.
Tentang Buku
• Buku merupakan sebuah media informasi yang berisi pendokumentasian sesuatu tidak lekang oleh jaman.
• Buku tak hanya bisa di gunakan untuk masa sekarang, tetapi juga bisa di gunakan untuk masa yang akan datang.
kr iteria buku panduan
• merupakan buku yang berisi informasi tentang panduan melakukan sesuatu dan mempermudah melakukan sesuatu.
• Buku panduan wisata adalah buku yang fleksibel mudah di bawa kemana-mana, karena biasanya digunakan untuk mencari informasi sewaktu-waktu.
• Buku tentang wisata dan sejarah tidak hanya berupa tulisan atau teks tetapi juga harus di dukung oleh elemen lainnya seperti foto atau gambar, susunan layout yang cocok sehingga terlihat menarik.
Wisata r eligi Islam Gr esik
• berupa makam , masjid dan tradisi kebudayaan.
• kebanyakan berupa makam-makam wali penyebar agama islam
• dua diantaranya merupakan makam walisongo. - dikunjungi dengan tujuan
berziarah untuk meningkatkan nilai spritiual.
AI O
• Suka membaca .
• Suka berwisata
• Suka meluangkan waktu luang bersama keluarga.
• Tertarik dengan sejarah seni dan budaya.
• Aktif.
• Religious dan pekerja keras .
Ta r get audiens
• Jenis kelamin : pria dan wanita
• Umur : 30- 45 tahun, bekerja dam sudah menikah
• Pendidikan : SMA, D3, S1, S2 • Pengeluaran : > 1.500.000,- dokumentasi cerita peristiwa bersejar ah Masa lampau budaya seni Religi islam makam masjid tradisi peninggalan ziarah sholat • Menghargai sejarah • Suka bewisata • Cinta keluarga • religius Spiritual / Kepercayaan sejar ah wisata religius panduan wisata informasi gambar tulisan obyek
J OURNEY OF THE FAITH
4.6 Definisi Konsep Keywor d Keywor d : J our ney Of The Faith Mak na Denotatif :
Definisi Journey : Perjalanan
Definisi Of The Faith : Sebuah Kepercayaan Mak na Konotatif :
Journey of The Faith adalah sebuah perjalanan yang dilakukan sesuai dengan kepercayaan dan agama yang di anut oleh seseorang. Sesuai dengan judul perancangan wisata religi Islam kota Gresik ingin digambarkan bahwa Gresik memiliki perjalanan sejarah yang penting bagi perkembangan Islam di pulau Jawa dan banyak peninggalan-peninggalan dari para tokoh-tokoh agama Islam dikota Gresik yang harus dijaga dan dilestarikan. Selain itu juga konsep Journey of The Faith mewakili dari para wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata religi Gresik dengan tujuan sesuai kepercayaannya yaitu berziarah untuk mencari ketenangan, wisatawan tidak hanya dari kota Gresik sendiri tetapi wisatawan yang berkunjung juga berasal dari luar kota, luar pulau maupun dari luar negeri yang berniat melakukan perjalanan meskipun jauh dengan tujuan untuk berkunjung ke makam-makam tokoh Islam di Gresik.
4.7 Visualisasi Konsep
4.6.1 Poin – poin Isi Buk u Edisi 1