4. Peripheral Issue: yakni suatu kondisi di mana kedaulatan negara tidak terganggu oleh konflik yang bersangkutan ataupun peristiwa internasional
1.7 Metode Penelitian
1.7.1 Tipe Penelitian
Pada penelitian ini penulis menggunakan metode eksplanatif. Prasetyo dan Mifatahul dalam bukunya mengatakan bahwa penelitian eksplanatif dilakukan untuk menemukan kausalitas, mengapa sesuatu fenomena bisa terjadi atau sebuah gejala yang membuktikan adanya hubungan saling dipengaruhi dan mempengaruhi.34 Setelah itu penulis menginterpretasi kembali data-data yang sudah dikumpulkan dengan menambahkan pemahaman serta sudut pandang dalam menganalisa hasil. Pada penelitian ini, penulis melakukan eksplorasi terhadap faktor kepentingan nasional yang mempengaruhi keputusan Qatar memilih menguatkan aliansinya bersama Iran dalam krisis diplomatik tahun 2017.
33 Ibid
34 Bambang Prasetyo & Lina Miftahul Zannah, 2005, Teori dan Aplikasi Metode Penelitian Kuantitatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
34 1.7.2 Level Analisis
Pentingnya menetapkan level analisis dalam hubungan internasional, yakni kita mampu memahami tindakan politik luar negeri suatu negara, yang disusun dalam beberapa pertanyaan, misalnya; (1) apakah tindakan Individu (perilaku) itu merefleksikan preferensi individu sebagai seorang pemimpin negara; (2) apakah tindakan tersebut merupakan hasil kekuatan politik dan birokrasi negara tersebut;
(3) apakah perilaku tersebut memang menjadi resonansi dari kepentingan nasional yang juga dijadikan sebagai landasan dalam membuat kebijakan nasional; (4) apakah perilaku negara itu hanya merupakan respon atas situasi yang terjadi di dalam sistem regional maupun global.
Level analisis juga berfokus pada unit analisis dan unit eksplanasi. Unit analisis itu sendiri merupakan suatu objek yang perilakunya hendak dianalisa, disebut juga sebagai variabel dependen dimana variabel ini dalam keberadaannya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Sedangkan, unit eksplanasi merupakan suatu objek yang hendak mempengaruhi unit analisa. Oleh karenanya, unit eksplanasi disebut juga sebagai variabel independen.
Adapun berbagai tingkat analisa menurut R.F. Hopkins & R.W.
Mansbach, diantaranya analisa Reduksionis, Korelasionis, dan Induksionis.
Analisa reduksionis yakni variabel independennya berada pada tingkat yang lebih rendah dibandingkan variabel dependennya. Analisa korelasionis yakni antara variabel independen dan dependen berada pada tingkat yang sama. Terakhir
35
analisa induksionis yakni variabel independen berada pada tingkat yang lebih tinggi dibandingkan dengan variabel dependennya.35
Variabel dependen atau unit analisa dalam penelitian ini adalah kebijakan Qatar memilih menguatkan aliansinya bersama Iran, sedangkan variabel Independen atau unit eksplanasinya adalah alasan yang mempengaruhi kebijakan tersebut, yang berfokus pada kepentingan nasional Qatar. Untuk itu dapat disimpulkan tingkat analisa pada penelitian ini yakni korelasionis.
1.7.3 Teknik Analisis Data
Pada penelitian ini penulis menggunakan teknik analisis data kualitatif.
Metode pendekatan Kualitatif sendiri merupakan sebuah mekanisme dan proses dalam sebuah penelitian, dengan menggambarkan berbagai fenomena-fenomena sosial melalui pengamatan di lapangan, menganalisisnya dan kemudian berupaya melakukan teorisasi berdasarkan apa yang diamatinya tersebut. Penelitian ini hanya terbatas pada usaha mengungkapkan suatu masalah dengan keadaan apa adanya. Tujuannya guna memberikan gambaran secara sistematis, faktual, dan akurat terkait fakta-fakta, sifat serta hubungan antar fenomena yang akan diteliti.36
Pendekatan kualitatif digunakan ketika data yang dibutuhkan tidak perlu dikuantifikasikan. Adapun ciri-ciri dari penelitian kualitatif yang dijelaskan secara teratur:
35 Raymond F. hopkins and Richard W Mansbach, 1973, Structure and Process in International Politics, New York: Harper & Row.
36 Afifudin dan Beni, 2009, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: CV Pustaka Setia, hal. 56-58.
36
1. Bersifat alamiah, hal ini terjadi sesuai sifat alamiah yang menghendaki kenyatan-kenyatan sebagai sesuatu yang utuh dan tidak bisa dipahami ketika dipisahnya dari konteksnya;
2. Manusia sebagai alat instrumen, dalam penelitian ini sang peneliti menjadi salah satu pemeran utama dan proses pengumpulan data dengan bantuan orang lain. 37
Dalam penelitian ini, penulis berorientasi pada pendapat Charmaz yang mengatakan bahwa penelitian kualitatif tidak selalu dijadikan sebagai penelitian guna membangun teori atau men generalisasi teori, tetapi bisa juga teori digunakan untuk melakukan penyelidikan secara mendalam untuk mendapatkan jawaban permasalahan. Tujuan penulis menggunakan tipe penelitian kualitatif yakni untuk memperluas analisis deskripsi dan untuk menjelaskan alasan mengapa suatu fenomena perubahan dilakukan secara induktif dengan menggunakan konsep dan teori. Pada bagian akhirnya diharapkan muncul pernyataan yang sudah ditelaah secara komprehensif.38
1.7.4 Jenis dan Sumber Data
Penelitian ini hanya bersumber pada satu sumber, yakni data sekunder.
Data sekunder merupakan sumber yang berasal dari buku, dan dari media elektronik seperti jurnal, internet, media massa, serta surat kabar yang membahas mengenai kepentingan Qatar memilih menguatkan aliansinya bersama Iran dalam
37 Lexy J. Moeleong, 2005, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
38 John W. Creswell, 2013, Research Design Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed, Edisi Ketiga, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
37
krisis diplomatik tahun 2017. Data tersebut akan dianalisa guna menjawab permasalahan dalam penelitian.
Menurut Lofland sumber data yang paling penting dalam penelitian kualitatif adalah kata-kata dan tindakan, sisanya berupa data tambahan seperti dokumen dan sebaginya.39 Oleh karenanya penelitian ini mengambil jenis data berupa kata-kata dan tindakan, sumber data tertulis, foto dan data statistik.
Berdasarkan penjelasan di atas, maka penulis berusaha mencari bukti data baik secara numerik ataupun bukti dokumen perjanjian yang dapat dianalisa dengan menggunakan landasan konseptual yang telah ditentukan oleh penulis.
Landasan Konseptual digunakan sebagai sebuah interpretasi hasil data yang sudah berhasil ditemukan, dan dibuatkan kesimpulan dari data yang didapatkan.
1.7.5 Teknik Pengumpulan Data
Dalam memperoleh data dalam penelitian ini, penulis menggunakan teknik pengumpulan data melalui library research atau studi kepustakaan yang diperoleh dari buku-buku, jurnal-jurnal, surat kabar, makalah, dokumen, video pidato dan situs-situs resmi yang dimuat di internet yang menjelaskan secara rinci mengenai fokus bahasan tentang krisis diplomatik Qatar 2017 serta kepentingan yang Qatar memilih menguatkan aliansinya bersama Iran dalam krisis diplomatik tahun 2017.
Model penelitian yang digunakan penulis juga menggunakan model penelitian studi kasus yang menggunakan konsep penelitian sebagai bahan analisa yang mampu menjawab permasalahan yang ada dalam pertanyaan masalah. Data yang
39 Masyhuri dan Zainuddin, 2008, Metodologi Penelitian: Pendekatan Praktis dan Aplikatif, Bandung.
38
diambil kemudian disesuaikan dengan topik permasalahan, agar kemudian permasalahan bisa dipahami dan dapat ditampilkan dalam bentuk kesimpulan-kesimpulan, dengan ini diharapkan mampu menjelaskan analisa yang ada pada penelitian ini.